
Ambon – beritasumbernews.com – SMA.N 5 Lateri Ambon telah melaksanakan ujian dengan membagi siswa menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada tanggal 5 dan 6.
Ujian ini menggunakan fasilitas komputer dengan 56 perangkat yang dibagi menjadi dua ruang.
Kepala Sekolah SMA.N 5 Ambon, Pelfina J. Saija, S.Pd,M.Si menerima siswa SMA PGRI yang menumpang untuk mengikuti ujian karena tidak memiliki fasilitas yang memadai. ujian ini diikuti oleh 319 siswa, dengan 2 siswa yang tidak hadir.
Ujian ini dilaksanakan dengan menggunakan sistem online, dengan token yang sama untuk seluruh Indonesia.
Siswa harus masuk ke ruangan dengan waktu yang telah ditentukan dan mengerjakan soal-soal yang telah disediakan.
Maria Gurety Dumatubun, S.Pd, M.Pd, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian TKA akan dilakukan dengan pendamping dari Dinas Pendidikan dan pengawas dari sekolah lain, yaitu SMA 4. Selain itu, penyelia akan didapatkan dari universitas luar, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pelaksanaan ujian akan dilakukan dalam beberapa sesi, dengan waktu yang telah ditentukan.
Siswa harus masuk ke ruangan dengan waktu yang telah ditentukan dan mengerjakan soal-soal yang telah disediakan.
Pengawas dan penyelia akan memantau jalannya ujian dan memastikan bahwa ujian berjalan dengan lancar dan jujur.
Maria Gurety Dumatubun S.Pd, M.Pd juga menjelaskan bahwa siswa harus bergabung dengan grup WhatsApp penyelia dan memiliki akun aedicard yang telah dibagikan oleh sekolah. Link sum (Sistem Ujian Mandiri) juga telah dibagikan kepada siswa, sehingga mereka sudah tahu cara mengaksesnya.
(Chey)
