Berita

Wawali Dedikasikan Penghargaan Puspa Adhikara 2026 untuk Perempuan Ambon.

Jakarta – beritasumbernews.com -Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta menyampaikan rasa syukurnya, usai menerima penghargaan Puspa Adhikara, dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026, yang diselenggarakan oleh KompasTV, yang berlangsung di Menara Kompas, Jakarta, Senin (13/4/2026) malam.

Ely menegaskan, bahwa penghargaan tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, melainkan bentuk pengakuan atas kerja kolektif seluruh elemen masyarakat Kota Ambon.

“Penghargaan ini bukan untuk saya sendiri, tetapi untuk seluruh masyarakat Ambon, terutama perempuan-perempuan hebat yang selama ini terus berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Menurut Ely, peran perempuan saat ini semakin strategis dalam berbagai sektor, baik di bidang pemerintahan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan.

Ia menilai, keterlibatan aktif perempuan menjadi salah satu kunci, dalam mendorong kemajuan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak seluruh perempuan di Kota Ambon, untuk terus meningkatkan kapasitas diri, dan tidak ragu mengambil peran dalam ruang-ruang pengambilan keputusan.

“Perempuan harus berani tampil, berdaya, dan terus berkarya. Karena dari tangan perempuan, lahir perubahan-perubahan besar yang berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Ely berharap penghargaan yang diterimanya dapat menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi generasi perempuan di Ambon untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.

Puspa Adhikara adalah, penghargaan bagi perempuan yang memiliki peran penting, kepemimpinan, dan pengaruh nyata dalam bidangnya.

Dalam ajang tersebut, kategori Puspa Adhikara menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap perempuan yang tidak hanya inspiratif, tetapi juga memegang peran kunci dalam pengambilan keputusan dan perubahan.

Sementara ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 sendiri merupakan bentuk apresiasi kepada perempuan-perempuan inspiratif di Indonesia, yang berkiprah di berbagai bidang strategis, seperti pemerintahan dan kepemimpinan publik, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial kemasyarakatan, hingga pelestarian budaya dan lingkungan.

Penghargaan ini diberikan kepada sosok perempuan, yang dinilai memiliki dedikasi, inovasi, serta dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. (Chey)

Berita

Wali Kota Apresiasi Perumdam Tirta Yapono yang Raih Top BUMD Bintang 4

Ambon – beritasumbernews.com – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Yapono Kota Ambon, atas capaian sebagai Top BUMD Bintang 4,serta masuk dalam jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbaik tingkat nasional.

Dalam keterangannya, saat dihubungi di Ambon, Senin (13/4/2026), Wattimena mengaku, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen seluruh jajaran perusahaan, dalam melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Menurutnya, Perumdam Tirta Yapono sebelumnya sempat berada dalam kondisi kurang sehat, bahkan mengalami kerugian. Namun kini, perusahaan daerah tersebut berhasil bertransformasi menjadi BUMD yang sehat, menguntungkan, serta dikelola secara profesional dan modern.

“Ini adalah sebuah kemajuan yang patut disyukuri. Kita sadar masih ada berbagai hal yang perlu diperbaiki, tetapi perubahan signifikan ini menunjukkan bahwa upaya pembenahan berjalan ke arah yang benar,” ujarnya.

Wattimena juga memberikan apresiasi khusus kepada Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima, beserta seluruh jajaran, yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan program prioritas utama, khususnya dalam meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat Kota Ambon.

Ia menegaskan, bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus terus diperjuangkan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari keberadaan BUMD tersebut.

“Terima kasih atas kerja keras dan kerja cerdas yang telah dilakukan. Jangan berhenti berupaya, teruslah bekerja demi Ambon yang lebih baik,” tegasnya.

Wali Kota juga berharap, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Perumdam Tirta Yapono, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperluas jangkauan distribusi air bersih kepada masyarakat.

“Saya berharap, dengan prestasi ini, Perumdam Tirta Yapono mampu mempertahankan kinerja positif, sekaligus menjadi contoh bagi BUMD lainnya, dalam hal tata kelola perusahaan yang baik, dan berorientasi pada pelayanan publik,” harap Wali Kota.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih.

Ia menilai, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai, yang terus berupaya melakukan perbaikan layanan, dan tata kelola perusahaan.

Menurut Saimima, transformasi yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir difokuskan pada peningkatan kinerja operasional, efisiensi, serta penguatan sistem manajemen yang lebih transparan dan akuntabel.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat, serta memperluas cakupan layanan di Kota Ambon,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, bahwa ke depan, Perumdam Tirta Yapono akan terus mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam memastikan ketersediaan, dan distribusi air bersih yang merata bagi seluruh warga.

“Dengan capaian ini, Perumdam Tirta Yapono diharapkan mampu mempertahankan kinerja positif, sekaligus menjadi contoh bagi BUMD lainnya, dalam hal tata kelola perusahaan yang baik dan berorientasi pada pelayanan publik,” tandas Saimima. (Chey)

Berita Pemkot Ambon

Wawali Ambon Bakal Terima Penghargaan di Ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026

Ambon – beritasumbernews.com – Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta dijadwalkan menerima penghargaan, dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026, yang diselenggarakan oleh Kompas TV, Senin (13/4/2026).

Penghargaan ini merupakan bagian dari program apresiasi Kompas TV terhadap perempuan-perempuan inspiratif di Indonesia, yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dan pembangunan bangsa.

Anugerah Puspa Bangsa 2026 juga menjadi wujud komitmen Kompas Gramedia, dalam mendorong pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, sekaligus menegaskan pentingnya peran perempuan, sebagai motor penggerak perubahan sosial.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai emansipasi yang diwariskan oleh Raden Ajeng (R.A.) Kartini, serta menjadi bagian dari upaya mendukung agenda kesetaraan gender menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam pelaksanaannya, ajang ini menghadirkan berbagai kategori penghargaan, mulai dari bidang seni dan budaya, sosial dan lingkungan, hingga kepemimpinan dan organisasi.

Selain itu, penghargaan tertinggi berupa Puspa Bangsa Lifetime Achievement akan diberikan kepada sosok perempuan, yang memiliki rekam jejak panjang dan berdampak luas.

Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir sebagai pemberi penghargaan, termasuk Arifatul Choiri Fauzi dan Direktur Utama KompasTV, Rosiana Silalahi.

Acara penganugerahan akan berlangsung di Menara Kompas, Jakarta, dengan proses perekaman (taping) pada Senin, 13 April 2026, dan dijadwalkan tayang secara nasional pada Selasa, 21 April 2026 pukul 20.00 WIB.

Selain seremoni penghargaan, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan penampilan seni, pembacaan monolog surat Kartini oleh Dian Sastrowardoyo, serta sesi red carpet yang menghadirkan tokoh-tokoh perempuan dari berbagai daerah.

Melalui ajang ini, Kompas TV berharap, dapat terus menginspirasi perempuan Indonesia untuk berperan aktif, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa. (Chey)

Berita

Hadiri Pisah Sambut Pangdam XV/Pattimura, Gubernur Maluku Tekankan Sinergi Jaga Keamanan Daerah

Ambon – beritasumbernews.com -Gubernur Maluku menghadiri pisah sambut Panglima Kodam XV/Pattimura dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo kepada Mayjen TNI Dody Tri Winarto di Aula Makorem 151/Binaiya, Senin (13/4/2026).

Kegiatan dihadiri Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, Gubernur Maluku Utara, Wakil Gubernur Maluku, unsur Forkopimda Maluku dan Maluku Utara, Wakil Ketua DPRD Maluku, Sekda Maluku, Ketua TP PKK Maluku, para bupati dan wali kota se-Maluku dan Maluku Utara, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menyampaikan apresiasi tinggi kepada Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo atas dedikasi selama 561 hari bertugas di Maluku.

“Pengabdian Bapak bersama Ibu selama di Maluku tidak akan kami lupakan. Banyak kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menyambut Mayjen TNI Dody Tri Winarto sebagai Pangdam XV/Pattimura yang baru. Ia berharap kehadiran Pangdam dapat semakin mempererat kerja sama menjaga keamanan dan kedamaian di Maluku.

“Atas nama Pemprov dan seluruh masyarakat Maluku, kami sampaikan selamat datang di Kota Ambon. Kami menyambut dengan sukacita kehadiran Bapak beserta keluarga sebagai bagian dari masyarakat Maluku,” katanya.

Gubernur menjelaskan Maluku sebagai provinsi kepulauan dengan luas 712.479 km², didominasi lautan 92 persen dan memiliki 1.422 pulau. Dengan karakteristik itu, dibutuhkan sinergi kuat antara pemda, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas wilayah.

Ia berharap kebersamaan dan silaturahmi yang terjalin terus terjaga sebagai fondasi soliditas di mana pun bertugas.

Menutup sambutan, Gubernur mendoakan Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo sukses di tempat tugas baru. “Semoga Maluku tetap menjadi bagian dari cerita hidup yang selalu dikenang,” tutupnya.

(Chey)

Berita

Rapat Komisi III DPRD Promal Bersama Bapenda Maluku: Realisasi PAD Triwulan I Tunggu Rekonsiliasi, Digitalisasi Pajak Sudah Jalan Sejak 2023

Ambon –beritasumbernews.com Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku memastikan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan I 2026 akan disampaikan setelah rekonsiliasi data dengan BPKAD rampung.

“Salampessy pastikan data realisasi triwulan pertama akan disampaikan setelah rekonsiliasi dengan Bagian Keuangan dan tim BPKAD. Pagi tadi sudah kami bahas untuk segera disinkronkan dengan teman-teman akuntansi,” jelas Kepala Bapenda saat rapat, Senin (13/4/2026).

Ia menegaskan capaian target triwulan I sudah sesuai mekanisme APBD yang ditetapkan dan merupakan hasil kolaborasi dengan OPD terkait.

Digitalisasi Pajak Jalan Sejak 2023;
Terkait digitalisasi, Bapenda menyebut sistem pembayaran pajak daerah sudah sepenuhnya elektronik sejak 2023. Semua transaksi dilakukan melalui kanal instansi dan perbankan yang bekerja sama. Ujar Salampessy

“Kami sudah evaluasi, sistemnya masih jalan dan baik. Dua minggu lalu kami sosialisasi lagi sistem pembayaran pajak yang terbuka. Banyak transaksi sekarang lewat elektronik,” ujarnya.

Bapenda juga memperkuat kerja sama dengan Bank Maluku Malut dan sistem pihak ketiga sesuai rekomendasi.

Raker Rampung, Intensifkan Koordinasi Samsat ;
Untuk program kerja 2026, Bapenda baru menyelesaikan rapat kerja pada 2 Maret–20 April 2026 guna memastikan rencana kerja lebih dekat ke lapangan.

“Kami sudah komunikasi dengan seluruh Samsat di kabupaten/kota. Kami bangun komunikasi efektif dengan pemda karena ada skema _tax sharing_. Responnya baik,” katanya.

Kunjungan dan komunikasi langsung sudah dilakukan dengan pimpinan daerah di Tual, Maluku Tenggara, dan Maluku Tengah. Daerah lain akan menyusul.

*Tertibkan Kendaraan Luar Daerah*
Bapenda juga menyurati kabupaten/kota terkait kendaraan luar daerah yang beroperasi di Maluku lebih dari 6 bulan. Sesuai aturan, kendaraan tersebut wajib mutasi dan bayar pajak di Maluku.

“Surat resmi sudah kami kirim. Dari pajak kendaraan luar ini potensinya cukup besar. Kami akan dorong penegakan bersama Polda dan Polres/Polresta,” tegasnya.

*Siapkan Perda, Evaluasi 2025*
Bapenda baru kembali dari Kementerian Dalam Negeri di Jakarta dan akan segera menyusun peraturan daerah terkait optimalisasi pajak.

“Ini bagian dari dukungan untuk PAD. Kami akan rapat evaluasi 2025 untuk masing-masing sektor,” tutup Salampessy

(Chey)

Berita

Sekot Ambon Memanas, 4 Nama Bersaing: 3 Alumni IPDN vs 1 Non-IPDN

Ambon – beritasumbernews.com – Persaingan perebutan kursi Sekretaris Kota Ambon kembali memanas. Empat nama potensial diprediksi bersaing ketat mengisi jabatan strategis tersebut.

Keempat kandidat hadir dengan latar belakang beragam. Terlihat perbedaan mencolok antara tiga ASN lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan satu calon dari jalur non-IPDN.

*Komposisi Kandidat*
Berdasarkan informasi yang beredar Senin (13/4/2026), empat nama yang ramai diperbincangkan publik:

1. *Apries B. Gaspresz* – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon. Lulusan IPDN.
2. *Steven Dominggus* – Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Ambon. Lulusan IPDN.
3. *Cristian T.* – Pejabat Dinas Pariwisata Kota Ambon. Dari jalur non-IPDN, satu-satunya wakil non-IPDN di bursa.
4. *Satu nama lain* – Belum diketahui identitasnya secara pasti, namun disebut ikut masuk daftar peserta seleksi.

Kondisi ini memberi warna tersendiri pada dinamika seleksi. Tiga alumni IPDN dikenal memiliki standar pendidikan kedinasan dan disiplin yang kuat. Mereka diprediksi akan berperan aktif dalam seleksi dan birokrasi jika terpilih.

Di sisi lain, perwakilan non-IPDN dinilai tak kalah krusial menghadapi tantangan birokrasi yang kompleks. Latar non-IPDN disebut memiliki pengalaman lapangan matang dan pemahaman mendalam soal seluk-beluk pemerintahan.

Sumber media berinisial M.T menilai pencalonan Sekot kali ini lebih kompetitif dari periode sebelumnya. Terlihat semangat besar dari para kandidat untuk benar-benar memimpin birokrasi kota.

“Penilaian tidak boleh hanya lihat status akademis atau institusi. Harus utamakan pengalaman nyata dan kapabilitas. Lulusan non-IPDN juga harus diberi ruang yang sama untuk berkarya,” ujarnya.

Ia berharap proses pemilihan Sekda berjalan lancar, objektif, tanpa keberpihakan, sesuai komitmen Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena agar proses bersih, transparan, dan berintegritas.

(Chey)

Berita

Nelayan asal Dusun Parigi, Kabupaten Maluku Tengah berhasil ditemukan

Ambon – beritasumbernews.com – Roni Fatubun seorang nelayan asal Dusun Administrasi Parigi, Desa Wahai, Kabupaten Maluku Tengah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Roni berhasil diselamatkan masyarakat disekitar Perairan Desa Yelu Pulau Misol pada tanggal 11/4 sekitar pukul 18.00 WIT. Roni ditemukan dengan kondisi lemas bersama longboat miliknya dan kemudian dievakuasi masyarakat Desa Yelu untuk diserahkan ke Pos Patroli Laut TNI AL Pulau Misol guna mendapatkan perawatan.

Kepala Kantor SAR Ambon menyampaikan ” Upaya pencarian korban pada hari kedua oleh Tim SAR Gabungan kembali dilanjutkan. Sejak pukul 7 pagi Tim SAR Gabungan dikerahkan menggunakan RIB menuju sejumlah titik koordinat guna melaksanakan pencarian. Berselang satu jam Tim SAR Gabungan mendapat informasi dari Bapak Kapolsek Wahai melaporkan, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat disekitar Perairan Pulau Misol pada tanggal 11/4 dan sementara mendapatkan perawatan di Pos Patroli Laut TNI AL Pulau Misol.

Arafah menambahkan, usai Tim menerima informasi tersebut, dilakukan koordinasi bersama pihak keluarga yang sedari beberapa hari yang lalu turut melakukan pencarian disekitar Perairan Pulau Misol. Alhamdulillah kini pihak keluarga sudah tiba di Pos Patroli TNI AL untuk menjemput korban kembali ke Dusun Parigi. Setelah melakukan beberapa jam perjalanan, korban bersama pihak keluarga kini sudah tiba dengan selamat pada pukul 17.00 WIT di Dusun Parigi.

Data korban :
Roni Fatubun 40/L

Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur Potensi diantaranya, Basarnas, Polairud, TNI AL, dan Masyarakat

Alut dan Palsar yang digunakan diantaranya, RIB USS Bula, dan Longboat masyarakat

Cuaca dilapangan dilaporkan Berawan, Angin dari Utara mengarah ke Timur Laut kecepatan 19 Knot, dan Tinggi Gelombang 0,5 Meter

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. Humassar301

(Chey)

Kecelakaan

Hari kelima Operasi SAR, Nelayan asal Pulau Saparua ditemukan meninggal dunia

Ambon – beritasumbernews.com – Roy Souhoka nelayan asal Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah pada Ops SAR hari kelima berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan dan Unsur Masyarakat dalam kondisi meninggal dunia disekitar Perairan Waihoka, Desa Hulaliu dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Ambon menyampaikan “Memasuki hari kelima pencarian. Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat kembali dikerahkan guna melakukan pencarian korban di beberapa titik koordinat SAR MAPS. Upaya pencarian terus dilakukan hingga pada Pukul 09.51 WIT beberapa nelayan setempat berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia disekitar Perairan Waihoka dan dilaporkan ke Tim SAR Gabungan guna proses evakuasi.

Arafah menambahkan, Korban ditemukan pada jarak -+ 2,4 Nautical Mile dari lokasi kejadian awal dan dievakuasi menuju Desa Haria guna diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, Korban dilaporkan terjatuh dari longboat miliknya pada tanggal 9/4 dan dinyatakan hilang usai pencarian pertama oleh nelayan setempat. Hingga informasi kondisi membahayakan jiwa manusia ini diterima Basarnas Ambon dan dilaksanakan Operasi SAR selama lima hari barulah korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Data korban :
Roy Souhoka 41/L

Operasi SAR melibatkan berbagai Unsur SAR diantaranya Basarnas, Camat Saparua, Polsek Saparua, Denintel Kodam XV PTM dan Masyarakat setempat.

Sementara Alut dan Palsar yang digunakan Diantaranya, RBB Kansar Ambon, speed boat, dan longboat Masyarakat

Kondisi Cuaca dilaporkan Hujan Ringan
Angin dari Barat Daya hingga Barat 20 Knots dan Tinggi Gelombang 1,25 M

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. Humassar301 (chey)

Berita

DPRD Soroti Illegal Fishing dan Layanan Kesehatan di LKPJ Gubernur Maluku

Ambon– beritasumbernews.com- Anggota DPRD Maluku menyoroti belum adanya penjelasan soal koordinasi penanganan pencurian ikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Maluku.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yermias di balai Rakyat Kantor DPRD Promal, pembahasan LKPJ, yang bertujuan memberi informasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, kasus _illegal fishing_ di perairan Maluku sudah masuk kategori darurat.Ucapanya (Ambon 01/04/2026)

“Kami tidak mendengar dalam laporan itu ada koordinasi dengan TNI AL dan Polda Maluku melalui direktorat terkait. Padahal kasus pencurian hasil laut ini sudah merah,” ujarnya.

Anos Yermias meminta Kapal Patroli Dikerahkan;
Ia menyebut keseriusan pemerintah belum terlihat dalam menggerakkan alat negara seperti KRI atau kapal patroli. Berdasarkan hasil reses, kapal-kapal asing masih banyak beroperasi di atas 12 mil laut pada malam hari.

“Kondisi sama terjadi di MBD, mulai dari perairan Moa, Lakor, hingga Wetar. Marak terjadi kasus pencurian ikan,” katanya.

DPRD Promal meminta Pemprov memperkuat koordinasi dengan Lantamal IX Ambon, Polda Maluku, dan PSDKP. Jika perlu, Pemprov diminta menyewa kapal patroli. “Berapa pun bisa kita bayar, yang penting ada efek jera untuk mengamankan ikan-ikan kita,” tegasnya.

*Perikanan Jadi Andalan PAD*
Ia menilai sektor perikanan adalah satu-satunya andalan PAD Maluku saat ini. Sebab sumber PAD lain seperti PKB sulit dipaksakan naik.

“Kalau koordinasi dengan TNI AL dan Polairud jalan, ikan kita bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak PAD. Gubernur sesekali bisa bermalam di Aru atau Dobo untuk pantau langsung,” usulnya.

*Minta Evaluasi Balai Benih Laut di Aru*
Yermias juga mengatakan Hasil pengawasan DPRD menemukan Balai Benih Laut di Kepulauan Aru tidak berfungsi, meski ada cabang dinas di sana.
“Terhadap Balai Benih Laut sebaiknya ditutup. Anggarannya bisa dialihkan untuk pengawasan laut,”.

*Sorotan Layanan Kesehatan*
Poin kedua yang disorot adalah layanan kesehatan. Banyak masyarakat harus berobat jauh ke luar daerah. DPRD meminta perhatian serius untuk RSUD Dr. M. Haulussy, Klinik Lawamena, serta rumah sakit swasta yang selama ini membantu warga.

“RS Al Fatah, RS Bhakti Rahayu, RS Katolik, itu sangat membantu masyarakat Kota Ambon dan Maluku. Mereka harus jadi perhatian, termasuk soal BPJS Kesehatan di provinsi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemprov Maluku belum memberi tanggapan atas catatan DPRD tersebut.

(Chey)

 

Berita

Buka Sampul Ujian di SMAN 2 Ambon, Gubernur Maluku: Jaga Integritas, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Ambon – beritasumbernews.com –Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara resmi membuka sampul Ujian Sekolah tingkat SMA/sederajat di SMA Negeri 2 Ambon, Senin (13/4/2026). Pembukaan sampul ini menandai dimulainya ujian bagi siswa-siswi kelas XII.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Kepala Sekolah, dewan guru, siswa-siswi, serta panitia pelaksana ujian.

*Ujian Penentu Masa Depan*
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan ujian sekolah bukan sekadar rutinitas akhir tahun ajaran, melainkan gerbang penentu masa depan siswa menuju pendidikan tinggi maupun dunia kerja.

“Ujian sekolah adalah instrumen utama dalam menentukan kelulusan setelah tiga tahun belajar. Ini bentuk akuntabilitas publik sekolah dalam memastikan peserta didik memenuhi Standar Kompetensi Lulusan,” ujar Lewerissa.

*Potret Mutu Pendidikan Maluku*
Gubernur menyebut hasil ujian menjadi cerminan bagi Pemprov Maluku untuk memetakan mutu pendidikan daerah. Pemerintah berkomitmen mendorong pemerataan kualitas, agar siswa di kota maupun pelosok mendapat standar pendidikan yang setara.

Ia juga menekankan ujian sekolah sebagai momentum mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa, sejalan dengan upaya peningkatan capaian PISA dan rapor pendidikan daerah.

*Integritas Lebih Penting dari Nilai*
Lewerissa mengingatkan seluruh peserta didik agar menjunjung kejujuran. “Nilai tinggi penting, tapi kejujuran utama. Jangan lakukan kecurangan dalam bentuk apa pun. Pemimpin Maluku masa depan adalah mereka yang berkarakter kuat dan berintegritas,” tegasnya.

Gubernur menambahkan, nilai ujian sekolah menjadi syarat administrasi untuk lanjut ke perguruan tinggi lewat jalur SNBP, SNBT, maupun mandiri, serta seleksi TNI/Polri, sekolah kedinasan, hingga dunia kerja.

*Pesan untuk Guru dan Pengawas*
Kepada guru dan pengawas, Gubernur berpesan agar menjalankan tugas dengan profesional dan penuh tanggung jawab, serta menciptakan suasana ujian yang tertib, aman, dan kondusif.

“Laksanakan tugas dengan dedikasi dan kasih sayang, sehingga anak-anak kita dapat mengeluarkan kemampuan terbaik,” tutupnya.

(Chey)

[instagram-feed]