Bandara Pattimura

OPTIMALKAN PELAYANAN DAN KESELAMATAN LEBARAN 1447H, BANDARA INTERNASIONAL PATTIMURA AMBON RESMI OPERASIKAN POSKO MONITORING TERPADU ANGKUTAN LEBARAN 1447H/2026M*

Ambon – beritasumbernews.com – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon secara resmi membuka Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran 1447 Hijriah / 2026 pada hari ini, Jumat (13/03/2026). Posko terpadu ini akan beroperasi selama 18 hari, terhitung mulai tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026, guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Maluku.

Penyelenggaraan posko ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat aspek Safety, Security, Service, dan Compliance (3S + 1C) melalui pendekatan yang prediktif dan responsif. Manajemen bandara telah menyiapkan serangkaian fokus utama, mulai dari optimalisasi Airport Operation Control Center (AOCC) sebagai pusat kendali operasional, memastikan keandalan fasilitas sisi udara seperti runway dan navigasi, hingga langkah mitigasi cuaca ekstrem dan penanganan kondisi darurat secara berkelanjutan.

Berdasarkan analisis data, Bandara Internasional Pattimura memproyeksikan peningkatan trafik yang signifikan selama periode Lebaran tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya:
1. Pergerakan Pesawat: Diperkirakan mencapai 444 pergerakan, meningkat sebesar 4,4% (dari 425 pergerakan pada 2025).
2. Pergerakan Penumpang: Diprediksi mencapai 48.481 orang, tumbuh sebesar 8,5% (dari 44.664 orang pada 2025).
3. Puncak Arus: Arus mudik diperkirakan mencapai puncaknya pada 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran), sementara arus balik diprediksi terjadi pada 29 Maret 2026 (H+8 Lebaran).

General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, menegaskan pentingnya kesiapan personel dan fasilitas dalam menghadapi lonjakan ini. “Posko ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya bersama untuk memberikan pelayanan prima yang aman dan nyaman. Kami memastikan seluruh fasilitas sisi udara dan darat dalam kondisi laik operasi serta melakukan koordinasi aktif dengan regulator untuk menjamin kepatuhan terhadap standar keselamatan penerbangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Johan Seno Acton menekankan bahwa keberhasilan operasional ini sangat bergantung pada sinergi antar instansi. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari TNI AU, Polsek Bandara, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Basarnas, serta seluruh mitra maskapai dan ground handling. Sinergitas dan kolaborasi lintas sektoral inilah yang akan memastikan seluruh operasional di Bandara Internasional Pattimura berjalan lancar, tertib, dan terkendali,” tambahnya.

PT Angkasa Pura Indonesia berkomitmen untuk terus memantau dinamika di lapangan secara real-time dan menyampaikan informasi akurat kepada masyarakat melalui berbagai kanal media guna memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa selama merayakan hari raya di kampung halaman.

(*)

Berita

Dari Tawiri, Dua Unsur Kapal Perang Republik Indonesia Bertolak Laksanakan Operasi Pengamanan Laut

Ambon – beritasumbernews.com – Dua unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Teluk Lada-521 dan KRI Mata Bongsang-873, kembali bertolak dari Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku untuk melaksanakan operasi pengamanan laut di wilayah timur Indonesia pada Senin (23/3/2026).

KRI Teluk Lada-521 bertolak dalam rangka melaksanakan Operasi Alur Trisena-26, dengan status Bantuan Kendali Operasi (BKO) di bawah Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III.

KRl tersebut dikomandani oleh Letkol Laut (P) Henri Wansen Naibaho, S.E. yang akan memimpin pelaksanaan tugas operasi guna menjamin keamanan dan kelancaran alur pelayaran di wilayah perairan yang menjadi tanggung jawabnya.

Sementara itu, KRI Mata Bongsang-873 juga melaksanakan keberangkatan dalam rangka Operasi Perisai Sura-26 Periode I. Kapal ini dikomandani oleh Mayor Laut (P) Sony Ardiyanto, S.S.T.Han, dengan misi utama menjaga stabilitas keamanan laut serta meningkatkan kehadiran unsur TNI Angkatan Laut di wilayah perairan strategis.

Keberangkatan kedua unsur KRI tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan timur yang memiliki tingkat kerawanan dan dinamika aktivitas maritim yang cukup tinggi.

Dengan dilaksanakannya kedua operasi ini, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap terciptanya situasi keamanan laut yang kondusif, serta mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan perekonomian masyarakat di wilayah perairan Indonesia.

Dua unsur KRl tersebut dilepas dalam tradisi Merflug oleh pejabat Kodaerak lX, antara lain Pjs. Asrena Dankodaeral IX, Kadister Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX dan Tim Merflug Kodaeral lX. (Chey).

Berita

Polres Malra Tahan Pemicu Tawuran di Mangga Dua, Pelaku Penganiayaan Terancam 2,5 Tahun Penjara

Malra – beritasumbernews.com – Polres Maluku Tenggara menetapkan seorang pria berinisial E.M. alias Risen sebagai tersangka kasus penganiayaan yang memicu keributan hingga hampir berujung tawuran di kawasan Mangga Dua. Pelaku kini telah ditahan.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi, S.Pt., S.I.K., didampingi Kasat Reskrim AKP Barry Talabessy, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIT.

“Awalnya pelaku dalam kondisi mabuk terlibat adu mulut dengan korban berinisial PLJ alias Paul. Pelaku kemudian melakukan pemukulan ke arah mata korban hingga menyebabkan luka memar,” ujar Kapolres, Sabtu (21/3/2026).

Insiden itu sempat memicu kerumunan warga dan situasi tegang di lokasi kejadian. Aparat kepolisian yang sedang patroli segera turun tangan untuk membubarkan massa dan mengamankan situasi.

Tak berhenti di situ, pelaku juga diduga melakukan aksi lanjutan dengan mendatangi kawasan Mangga Dua Atas menggunakan sepeda motor sambil melakukan pengancaman, yang nyaris memicu bentrokan antarwarga.

Hasil penyidikan mengungkap bahwa pelaku diduga kerap menjadi pemicu konflik di wilayah tersebut. Sebelumnya, pada 7 Maret 2026, pelaku juga diduga terlibat dalam kasus penganiayaan yang memicu aksi balas dendam hingga terjadi saling lempar batu antara warga Mangga Dua Atas dan Bawah.

“Pelaku telah kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah dilakukan penahanan,” tegas Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 466 ayat (1) KUHP Nasional tentang penganiayaan dan perbuatan yang membahayakan keamanan umum, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 6 bulan penjara.

Kapolres menegaskan pihaknya akan terus konsisten menindak tegas berbagai bentuk kekerasan, terutama yang dipicu konsumsi minuman keras.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi miras dan tidak terlibat dalam aksi kekerasan. Laporkan setiap kejadian melalui Call Center 110 atau kepada Bhabinkamtibmas maupun kantor polisi terdekat,” pungkasnya. (**)

Berita

Polisi Intensifkan Patroli Pasca-Lebaran, Antisipasi Kriminalitas di Pusat Keramaian Ambon

Ambon – beritasumbernews.com – Untuk mencegah potensi gangguan keamanan pasca-perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, personel Operasi Ketupat Salawaku 2026 dari Polda Maluku terus menggencarkan patroli di sejumlah titik keramaian, salah satunya di kawasuan Pasar Mardika, Senin (23/3/2026).

Patroli dialogis dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi aksi kriminalitas, seperti pencopetan dan kejahatan jalanan, yang berpotensi meningkat di tengah tingginya aktivitas masyarakat pasca-Lebaran.

Selain melakukan pemantauan aktivitas warga yang berbelanja kebutuhan pokok pada H+3 Idul Fitri, petugas juga aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap barang bawaan mereka.

Tak hanya itu, personel di lapangan turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di pintu masuk Terminal Pasar Mardika guna mencegah kemacetan akibat meningkatnya mobilitas kendaraan.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi, selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Salawaku 2026, menegaskan bahwa kegiatan patroli akan terus diintensifkan selama masa arus balik Lebaran.

“Patroli ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di pusat-pusat keramaian masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan, terutama pencopetan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas.

“Operasi Ketupat Salawaku 2026 merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya selama momentum Hari Raya Idul Fitri,” tambahnya.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

Penguatan patroli di titik-titik keramaian seperti Pasar Mardika mencerminkan pendekatan preventif yang semakin adaptif dari kepolisian dalam merespons dinamika pasca-Lebaran. Aktivitas ekonomi yang meningkat secara signifikan berbanding lurus dengan potensi kerawanan kriminalitas.

Dengan mengedepankan patroli dialogis dan kehadiran langsung di lapangan, Polri tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi publik yang efektif. Ini menjadi penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Secara nasional, langkah ini sejalan dengan pola pengamanan Operasi Ketupat yang menitikberatkan pada stabilitas kamtibmas di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi. (**)

Berita

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi H+3–H+4, Polisi Perketat Pengamanan

Ambon – beritasumbernews.com – Memasuki fase krusial arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Maluku memperkuat kesiapsiagaan melalui Apel Operasi Ketupat Salawaku 2026 yang dipimpin Direktur Reserse Narkoba, Indra Gunawan, di Lapangan Tahapary, Ambon, Senin (23/3/2026).

Langkah ini dilakukan menyusul prediksi peningkatan mobilitas masyarakat pada H+3 hingga H+4 Lebaran, yang berpotensi memicu kepadatan arus lalu lintas serta kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di jalur transportasi dan pusat aktivitas publik.

Apel diikuti oleh seluruh kasubsatgas dan personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026 sebagai bentuk konsolidasi untuk memastikan kesiapan pengamanan di lapangan.

Dalam arahannya, Indra Gunawan menyampaikan apresiasi atas kinerja personel yang berhasil menjaga situasi tetap aman sejak malam takbiran hingga pelaksanaan salat Idul Fitri.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan pengamanan belum berakhir. Seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan serta respons cepat terhadap dinamika arus balik yang cenderung lebih kompleks.

“Seluruh personel agar melaksanakan patroli sambang di titik-titik keramaian serta meningkatkan koordinasi dengan pos pengamanan terdekat apabila terjadi gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dan profesional dalam pelaksanaan tugas di lapangan, seiring meningkatnya interaksi antara petugas dan masyarakat selama arus balik.

“Keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari minimnya gangguan keamanan, tetapi juga dari kemampuan kita memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan patroli, personel juga diarahkan untuk aktif melakukan pemantauan di titik-titik rawan kemacetan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas, khususnya di jalur utama dan simpul transportasi.

Di akhir arahannya, ia mengingatkan agar setiap kejadian segera dilaporkan sebagai bagian dari sistem deteksi dini dan evaluasi berkelanjutan.

Dengan kesiapsiagaan dan sinergi lintas satuan, Polda Maluku optimistis arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Fase arus balik Lebaran merupakan salah satu periode paling krusial dalam siklus pengamanan tahunan di Indonesia. Tingginya mobilitas masyarakat, ditambah kepadatan di jalur transportasi dan pusat ekonomi, membuka potensi terjadinya kemacetan hingga gangguan kamtibmas.

Langkah konsolidasi melalui apel kesiapsiagaan yang dilakukan Polda Maluku menunjukkan pendekatan yang terukur dan antisipatif. Penekanan pada patroli, koordinasi, serta pelaporan cepat menjadi indikator penguatan sistem pengamanan berbasis deteksi dini.

Selain itu, pendekatan humanis yang ditekankan pimpinan menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika arus balik. Ini sekaligus mencerminkan transformasi Polri yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pelayanan publik.

Dalam konteks nasional, keberhasilan pengamanan arus balik akan sangat menentukan persepsi publik terhadap kinerja aparat dalam menjamin keamanan selama momentum Hari Raya Idul Fitri. (**)

Berita

Dukung Satgas Pamtas RI-PNG, KRI Teluk Bintuni-520 Kembali Sandar di Dermaga Ksatriaan Tawiri Kodaeral IX

Ambon – beritasumbernews.com – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Bintuni-520 sandar kembali di Dermaga Ksatrian Tawiri Kodaeral IX dalam rangka menjalankan misi Ops. Trisula Jaya-26 Angla.

Kehadiran unsur Satuan Kapal Amfibi ini bertujuan untuk mendukung Pergeseran Pasukan (Serpas) dan Pergeseran Material (Sermat) dalam rangka Latpratugas Satgas Pamtas RI-PNG Statis dan Kewilayahan TA 2026 pada Kamis (19/3/2026).

KRI Teluk Bintuni-520 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Budi Utomo, SE, M.Tr.Opsla., membawa personel dari satuan Yonif 764/IB dan Yonif 734/SNS yang akan melaksanakan penugasan di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Setibanya di dermaga, unsur KRI tersebut disambut dengan upacara merflug oleh sejumlah pejabat Kodaeral IX antara lain Aster Dankodaeral IX, Ka Akun Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX, Kaur Data Urikes Diskes, para Perwira Utama lainnya, Danton Merflug serta pasukan merflug dari Kodaeral IX.

Dukungan operasional ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut dalam menjamin kelancaran mobilisasi kekuatan tempur serta memastikan kesiapan personel dan material Satgas Pamtas RI-PNG dalam menjaga perbatasan wilayah secara optimal sepanjang tahun anggaran 2026.

Dengan sandarnya KRI Teluk Bintuni-520 di Dermaga Ksatriaan Tawiri, Kodaeral IX siap memberikan dukungan pangkalan yang maksimal guna memastikan seluruh rangkaian operasi pemindahan pasukan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. (Chey)

Berita

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Mudik Gratis Bersama TNI AL Tiba di Dermaga Surabaya

Ambon – beritasumbernews.com – Peserta Mudik Gratis Bersama TNI AL menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593 tiba di Dermaga Ujung, Surabaya, Kamis (19/3). Seperti diketahui pada Selasa (17/3), peserta Mudik Gratis gelombang kedua menggunakan KRI Banda Aceh-593 secara resmi dilepas dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara.

Sebanyak 1.447 orang beserta 503 motor pemudik telah terdaftar sebagai
peserta mudik gratis menggunakan Kapal Perang. KRI Banda Aceh-593 sebelumnya singgah di Semarang pada 18 Maret 2026 dengan menurunkan sebanyak 1021 pemudik. TNI AL juga menyiagakan kapal perang ini untuk mengangkut kembali para pemudik saat arus balik tiba.

Program mudik gratis ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 13 Maret 2026. Dalam arahannya, Presiden meminta agar kapal perang TNI AL dapat dimanfaatkan untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H/2026. Melalui pemanfaatan KRI Banda Aceh-593, para pemudik dapat menempuh perjalanan laut dengan fasilitas yang aman dan nyaman serta didukung oleh prajurit TNI AL yang bertugas selama pelayaran.

Mudik Gratis Bersama TNI AL ini bertujuan untuk memberikan fasilitas transportasi yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik. Selain itu, penggunaan KRI diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan transportasi selama periode mudik serta memperkuat kehadiran TNI AL dalam membantu masyarakat.

Pada kesempatan terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam membantu kelancaran arus mudik nasional, sekaligus meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan masyarakat selama perjalanan menuju kampung halaman. (**)

Berita

Sinergi Operasional dan Kewilayahan, Danguspurla Koarmada III dan Dankodaeral IX Perkuat Posal Perbatasan

Ambon – beritasumbernews.com – Dalam rangka Operasi Pamtas RI-RDTL-Australia di Laut Timor dengan menggunakan KRI PNH-626 Komandan Gugus Tempur Laut (Danguspurla) Koarmada III Laksamana Pertama TNI Andri Kristianto, M.Han melaksanakan kunjungan ke Pos TNI AL di perbatasan yaitu Posal Kisar, Posal Moa dan Posal Wetar yang merupakan Posal dibawah jajaran Kodaeral IX pada Kamis (19/3/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan selain melihat secara langsung kondisi prajurit yang bertugas di daerah perbatasan juga memberikan motivasi dan semangat bagi sesama prajurit Jalasena dalam menjalankan tugas yang diamanatkan oleh negara khususnya di wilayah perbatasan.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada III juga menyerahkan dukungan sembako kepada masing-masing Posal.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa setiap prajurit Jalasena yang bertugas di garis terdepan merasakan dukungan penuh dari pimpinan. Kalian adalah mata dan telinga negara di wilayah perbatasan,” ujar Danguspurla dalam arahannya.

Menanggapi kunjungan tersebut, Dankodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan moral dan logistik yang diberikan oleh pimpinan Guspurla III kepada prajurit di bawah jajarannya.

“Kehadiran KRI Panah-626 dan rombongan Danguspurla di Posal Kisar, Moa dan Wetar adalah suntikan moral yang luar biasa bagi prajurit kami. Sebagai satuan di bawah jajaran Kodaeral IX, Posal-posal ini memiliki peran krusial dalam deteksi dini dan pengamanan wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga,” tegas Dankodaeral IX.

Selain itu, ditempat yang terpisah Laksda TNI Hanarko Djodi P juga menambahkan bahwa sinergi antara kapal perang yang sedang beroperasi dengan Pos-pos Angkatan Laut merupakan kunci keberhasilan menjaga kedaulatan.

“Instruksi saya kepada seluruh Danposal adalah terus tingkatkan kewaspadaan dan jalin komunikasi intensif dengan unsur KRI yang melintas. Kita harus memastikan tidak ada sejengkal pun wilayah kita yang terabaikan,” tambahnya.

Kehadiran KRI Panah-626 dalam Operasi Pamtas RI-RDTL-AUSTRALIA di perairan Laut Timor menjadi wujud nyata kehadiran TNI AL wilayah perbatasan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Chey).

Berita

Pastikan Mudik Aman, Danlanal Aru Kodaeral lX dan Bupati Tinjau Posko Angkutan Laut Lebaran 2026

Ambon – beritasumbernews.com – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Aru, Kodaeral lX, Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr.Opsla, bersama Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel melakukan peninjauan langsung ke Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (1447 H) di Kantor UPP Kelas III Dobo, Kamis (19/3/2026) malam.

Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan personel dan fasilitas dalam melayani arus mudik masyarakat di Bumi Jargaria.

Kegiatan peninjauan ini dilakukan sesaat setelah rombongan Forkopimda menghadiri prosesi penjemputan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 912/Jargaria Sakti di Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo.

Di sela-sela peninjauan, Danlanal Aru Kodaeral lX, Letkol Laut (P) Sriadi menegaskan bahwa kehadiran TNI AL bersama jajaran Forkopimda merupakan bentuk komitmen negara dalam memberikan rasa aman bagi warga.

Ia menyatakan kesiapan jajarannya untuk bersinergi dalam pengamanan jalur laut yang menjadi urat nadi transportasi utama di wilayah kepulauan tersebut.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh instansi terkait siap memberikan pelayanan terbaik. TNI AL berkomitmen mendukung kelancaran arus mudik agar berjalan tertib dan aman,” ujar Danlanal.

Sementara itu, Kepala UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut, memberikan pemaparan detail mengenai situasi terkini arus mudik di Pelabuhan Yos Sudarso.

Berdasarkan laporannya, koordinasi antar instansi di pelabuhan hingga saat ini berjalan sangat baik guna mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang hari raya.

Terkait pelaksanaan mudik, Letkol Laut (P) Sriadi juga menyampaikan imbauan khusus kepada masyarakat Aru. Ia meminta warga untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, mematuhi aturan muatan di kapal, serta tidak memaksakan diri jika kondisi cuaca atau kapasitas transportasi tidak memungkinkan.

“Harapan kami, Lebaran tahun ini menjadi momen yang bahagia tanpa ada kendala keamanan. Mari bersama-sama menjaga ketertiban di area pelabuhan,” tambahnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Ketua DPRD Kepulauan Aru Fenny Selvana Loy, Wakapolres Kepulauan Aru Kompol Djesy Batara, Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf Bakri Renhoat, Dansubdenpom Persiapan Kapten Cpm (K) Wanunu Adam, serta Danpos AU Aru Letda Lek Surya Darmawan.

Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kepulauan Aru dan aparat keamanan dalam mengawal perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) tersebut. (Chey).

Berita

Semarakan dan Pelihara Tradisi di Malam Idul Fitri, Keluarga Besar Kodaeral IX Gelar Gema Takbir dan Pawai Obor

Ambon- beritasumbernews.com- Dalam menyambut dan menyemarakan hari kemenangan ldul Fitri 1 Syawal 1447 H, keluarga besar Komando Daerah TNl Angkatan Laut lX (Kodaeral lX) menggelar Tradisi Gema Takbir dan Pawai Obor keliling di Kesatriaan Kodaerah lX, Halong, Bagual, Kota Ambon pada Jumat malam (20/3/2026).

Tradisi Gema Takbir dan Pawai Obor keliling di Kesatriaan Kodaerah lX kali ini, dilepas Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, SH didampingi Wadan Kodaeral lX, Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi, para Pejabat Utama dan Kasatker jajaran Kodaeral lX di halaman Mesjid Nurul Imam, Kodaeral lX.

Semarak Tradisi Gema Takbir dan Pawai Obor ini, tidak hanya diikuti personel dan keluarga prajurit dan ASN yang beragma Muslim saja, namun Pawai Obor juga diikuti personel non Islam sebagai bentuk toleransi dan kebersamaan.

Perayaan malam kemenangan ini diawali dengan kumandang gema takbir, tahmid, dan tahlil secara serentak di Masjid Nurul Iman, yang menciptakan suasana religius dan haru di seluruh lingkungan Mako Kodaeral IX.

Setelah dilepas Dankodaeral lX, para peserta berjalan mengelilingi kompleks Mako Kodaeral IX. Cahaya obor yang dibawa oleh para prajurit dan keluarga menjadi simbol semangat kebersamaan serta syiar Islam dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, SH, menyampaikan perayaan malam hari raya dengan takbiran dan pawai obor ini, merupakan tradisi positif yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh suka cita dan rasa syukur,” ujar Dankodaeral IX.

Nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun dalam perayaan malam takbiran seperti ini lanjutnya, diharapkan dapat terus dipertahankan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai prajurit TNI Angkatan Laut.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme, serta menjadi wujud nyata soliditas keluarga besar Kodaeral IX dalam merayakan datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 H. (Chey)

[instagram-feed]