Berita

Semarakan dan Pelihara Tradisi di Malam Idul Fitri, Keluarga Besar Kodaeral IX Gelar Gema Takbir dan Pawai Obor

Ambon- beritasumbernews.com- Dalam menyambut dan menyemarakan hari kemenangan ldul Fitri 1 Syawal 1447 H, keluarga besar Komando Daerah TNl Angkatan Laut lX (Kodaeral lX) menggelar Tradisi Gema Takbir dan Pawai Obor keliling di Kesatriaan Kodaerah lX, Halong, Bagual, Kota Ambon pada Jumat malam (20/3/2026).

Tradisi Gema Takbir dan Pawai Obor keliling di Kesatriaan Kodaerah lX kali ini, dilepas Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, SH didampingi Wadan Kodaeral lX, Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi, para Pejabat Utama dan Kasatker jajaran Kodaeral lX di halaman Mesjid Nurul Imam, Kodaeral lX.

Semarak Tradisi Gema Takbir dan Pawai Obor ini, tidak hanya diikuti personel dan keluarga prajurit dan ASN yang beragma Muslim saja, namun Pawai Obor juga diikuti personel non Islam sebagai bentuk toleransi dan kebersamaan.

Perayaan malam kemenangan ini diawali dengan kumandang gema takbir, tahmid, dan tahlil secara serentak di Masjid Nurul Iman, yang menciptakan suasana religius dan haru di seluruh lingkungan Mako Kodaeral IX.

Setelah dilepas Dankodaeral lX, para peserta berjalan mengelilingi kompleks Mako Kodaeral IX. Cahaya obor yang dibawa oleh para prajurit dan keluarga menjadi simbol semangat kebersamaan serta syiar Islam dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, SH, menyampaikan perayaan malam hari raya dengan takbiran dan pawai obor ini, merupakan tradisi positif yang tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh suka cita dan rasa syukur,” ujar Dankodaeral IX.

Nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun dalam perayaan malam takbiran seperti ini lanjutnya, diharapkan dapat terus dipertahankan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai prajurit TNI Angkatan Laut.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme, serta menjadi wujud nyata soliditas keluarga besar Kodaeral IX dalam merayakan datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 H. (Chey)

Berita

Pantau Kesiapan Pengamanan Malam Idul Fitri 1447 H, Dankodaeral IX Hadiri Vicon Terpusat dengan Panglima TNI dan Kapolri

Ambon – beritasumbernews.com Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Dankodaeral IX), Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menghadiri kegiatan _video conference_ (vicon) dalam rangka pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam takbiran Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada Jumat malam (20/3/2026).

Vicon yang dilaksanakan di Gong Perdamaian Dunia, Kota Ambon, Maluku ini, diikuti Dankodaeral IX, Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, Pangdam XV/Pattimura, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku lainnya.

Vicon ini diselenggarakan secara terpusat bersama Panglima TNI dan Kapolri, serta diikuti oleh jajaran TNI-Polri di seluruh wilayah Indonesia guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang perayaan Idul Fitri.

Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.

Melalui vicon tersebut, Panglima TNI dan Kapolri memonitor kegiatan pengamanan kamtibmas di seluruh indonesia sekaligus memberikan arahan terkait langkah-langkah strategis dalam pengamanan malam takbiran, termasuk penguatan patroli, pengamanan tempat ibadah, serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Usai kegiatan vicon, Dankodaeral lX menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan pengamanan malam takbiran di wilayah Maluku.

“Kami bersama seluruh jajaran TNI siap bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Malam takbiran merupakan momen penting bagi umat Muslim, sehingga perlu dijaga bersama agar dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat,” ujarnya.

Dankodaeral IX juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu keamanan, seperti konvoi berlebihan maupun penggunaan petasan yang berpotensi membahayakan.

Dengan adanya koordinasi melalui vicon ini, diharapkan seluruh unsur pengamanan dapat bertindak cepat dan tepat dalam menjaga stabilitas keamanan, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan rasa aman dan nyaman. (Chey).

TNI AL

Gema Takbir di Bumi Jargaria: Danlanal Aru Kodaeral lX Dampingi Bupati Kaidel Lepas Ratusan Peserta Pawai Idul Fitri 1447 H

Ambon – beritasumbernews.com – Suasana religius menyelimuti Kota Dobo saat Bupati Kepulauan Aru, dr. Timotius Kaidel, didampingi Komandan Lanal Aru, Kodaeral lX, Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr.Opsla, secara resmi melepas peserta Pawai Malam Takbiran menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Yos Sudarso pada Jumat malam (20/03/2026) tersebut, berlangsung meriah, aman dan kondusif.

Bupati Timotius Kaidel dalam sambutannya menegaskan bahwa pawai ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai landasan membangun kebersamaan dalam menyukseskan pembangunan di negeri Mutiara Indah Cendrawasih Lestari yang kita cintai. Saya berharap ajang syiar Islam ini mencerminkan ajaran yang damai dan Rahmatan Lil Alamin,” ujar Bupati sebelum melepas rombongan.

Senada dengan Bupati, Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, juga memberikan imbauan agar seluruh peserta menjaga ketertiban di jalan raya. Dirinya menekankan pentingnya menjaga kerukunan yang selama ini telah terjalin kuat di Bumi Jargaria.

Disela-sela kegiatan, Danlanal Aru Letkol Laut (P) Sriadi menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga. Ia menegaskan bahwa TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Aru, berkomitmen penuh dalam mendukung keamanan dan kelancaran hari besar keagamaan di wilayah tersebut.

Selain itu, ia berharap semangat kemenangan di hari Idul Fitri ini dapat meningkatkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

Pawai yang dimulai pukul 21.40 WIT ini menempuh rute strategis mulai dari Lapangan Yos Sudarso, melintasi Jl. Lukas Mairering (Pasar Jargaria), Kampung Cina, Jl. Kapitan Malongi, Mr. DIY (belakang dewan) hingga melewati depan Pendopo Bupati, Jl. Kopi-Kopi, Penginapan Valita, jl. Cenderawasih sebelum akhirnya kembali ke titik finish.

Iring-iringan pawai melibatkan sedikitnya 15 unit kendaraan roda empat dan sekitar 100 unit kendaraan roda dua.

Menarik perhatian, Danlanal Aru turut serta dalam konvoi dengan mengendarai mobil taktis kebanggaan Indonesia, Maung MV3 2.2 Spartan, yang bersanding dengan kendaraan dinas Bupati dan unsur Forkopimda lainnya.

Demi memastikan kelancaran acara, personel gabungan dikerahkan secara maksimal. Pengamanan terdiri dari personel Lanal Aru, Polres Kepulauan Aru, Koramil 1503-03/Dobo, Brimob Kompi 2 Yon C, serta Satpol-PP Kepulauan Aru.

Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Bupati Aru Drs. Mohamad Djumpa, jajaran pimpinan TNI-Polri setempat, Ketua MUI, serta tokoh agama dan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.30 WIT dengan situasi yang aman dan kondusif, menandai kesiapan masyarakat Aru menyambut hari kemenangan. (**)).

TNI AL

Pererat Tali Silaturahmi, Keluarga Besar Kodaeral IX Laksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H dan Halal Bihalal di Masjid Nurul Iman

Ambon – beritasumbernews.com – Guna mempererah jalinan tali silaturahmi antar personel, Komando Daerah Angkatan Laut lX (Kodaeral IX) menggelar Sholat Idul Fitri 1447 H dan Halal Bihalal di Masjid Nurul Iman, Kesatrian Kodaeral lX, Halong, Baguala, Kota Ambon, Maluku pada Sabtu (21/3/2026).

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., bersama Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas melaksanakan Sholat Ied dan Halal Bihalal bersama seluruh keluarga besar Kodaeral IX.

Tampak hadir Wadan Kodaeral lX, Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi beserta istri, para Pejabat Utama dan para Kepala Satuan Kerja, perwira, bintara dan tamtama serta PNS jajaran Kodaeral lX lainnya.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan, seluruh jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dipimpin Imam sekaligus Khatib, KH. Abdul Rahman Tuanaya, L.C., dengan Serda Yasir yang bertugas sebagai Bilal.

Dalam khutbahnya, KH. Abdul Rahman Tuanaya menyampaikan pesan pentingnya menjaga konsistensi ibadah pasca-ramadhan serta memperkuat tali silaturahmi antar sesama.

Khotib juga menekankan bahwa Idul Fitri adalah momentum untuk kembali ke fitrah dan menjadi pribadi yang lebih menebar manfaat bagi lingkungan sosial.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal saling bersalaman sebagai wujud saling memaafkan di hari kemenangan yang fitri.

Dankodaeral IX dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perayaan Idul Fitri hendaknya dijadikan sebagai ajang untuk memperkuat kebersamaan, persatuan, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Mari kita jadikan hari kemenangan ini sebagai titik tolak untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas bagi TNI Angkatan Laut, bangsa, dan negara,” Pungkasnya Laksda Djodi. (Chey).

Uncategorized

Polisi Sekat Jalur di Ambon Saat Takbiran, Kapolda: Antisipasi Kemacetan dan Jaga Keamanan

Ambon – beritasumbernews.com – Polda Maluku bersama Polresta Ambon dan instansi terkait melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan utama saat pawai malam takbiran di Kota Ambon, Jumat (20/3/2026).

Penyekatan dilakukan di tiga titik strategis, yakni kawasan Batu Merah, depan Masjid Al-Fatah Ambon, dan Jalan Dr. J. Leimena (JMP) Poka.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari luar kota yang berpotensi menimbulkan kemacetan di pusat Kota Ambon selama perayaan malam takbiran.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penyekatan merupakan bagian dari strategi pengamanan untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib.

“Kami melakukan penyekatan di sejumlah titik sebagai langkah preventif untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang masuk ke pusat kota. Ini penting agar perayaan malam takbiran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolda.

Ia juga menekankan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

“Pengamanan ini tidak hanya melibatkan Polri, tetapi juga TNI dan pemerintah daerah. Sinergitas ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya pada momentum malam takbiran,” tambahnya.

Petugas gabungan yang terdiri dari personel Polda Maluku, Polresta Ambon, TNI dari Kodam XV/Pattimura, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ambon dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan kegiatan masyarakat berjalan tertib.

Penyekatan bersifat situasional dan akan dibuka kembali setelah kegiatan pawai takbiran selesai serta volume kendaraan berangsur normal.

Secara umum, pelaksanaan pengamanan pawai malam takbiran di Kota Ambon berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan berakhir. (**)

Berita

Kapolda Maluku Jadi Khatib Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Ambon, Serukan Penguatan Iman, Persaudaraan, dan Kedamaian di Bumi Raja-Raja*

Ambon – beritasumbernews.com –  Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. melaksanakan *Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M* sekaligus bertindak sebagai *khatib*, yang berlangsung di *Lapangan Merdeka Kota Ambon*, Sabtu (21/3/2026) pukul 06.30 WIT.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri tersebut dipimpin oleh Imam Drs. H. Hadi Basalamah, M.Fil.I., dan diikuti oleh ribuan jamaah yang memadati Lapangan Merdeka dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kabinda Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, Ketua Yayasan Al-Fatah Ambon, serta Wali Kota Ambon.

Selain itu, hadir pula para Pejabat Utama gabungan TNI-Polri, pimpinan OPD lingkup Provinsi Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan P.P. Lease beserta jajaran, Sekretaris Kota Ambon, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan masyarakat umum yang turut merayakan hari kemenangan dengan penuh suka cita.

Dalam khutbah Idul Fitri yang disampaikannya, Kapolda Maluku mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan makna berakhirnya bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan sebuah proses pendidikan spiritual (madrasah kehidupan) yang membentuk karakter manusia menjadi lebih baik.

Kapolda mengutip pandangan para ulama terdahulu yang tidak hanya bergembira menyambut Ramadan, tetapi juga merasa sedih ketika bulan suci tersebut berlalu.

> “Para ulama salaf berdoa selama enam bulan agar dipertemukan dengan Ramadan, dan enam bulan berikutnya mereka berdoa agar amal-amalnya diterima oleh Allah SWT. Ini menunjukkan betapa agungnya Ramadan dalam kehidupan seorang mukmin,” ungkap Kapolda.

Ia menekankan bahwa Ramadan mengajarkan umat Islam untuk menahan diri, tidak hanya dari lapar dan dahaga, tetapi juga dari amarah, hawa nafsu, dan ego pribadi.

Menurutnya, kekuatan sejati seseorang bukan terletak pada kekuatan fisik, melainkan pada kemampuan mengendalikan diri.

> “Orang yang kuat bukanlah yang menang dalam pertarungan, tetapi mereka yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah. Inilah kekuatan sejati yang melahirkan kedamaian,” tegasnya.

Kapolda menjelaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum kembali kepada fitrah, yakni kesucian diri setelah menjalani proses pembinaan selama Ramadan. Ia mengibaratkan Ramadan sebagai proses pendidikan, sementara Idul Fitri adalah hari kelulusan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kelulusan tersebut harus diwujudkan dalam perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

> “Ibadah Ramadan seharusnya melahirkan pribadi yang lebih lembut hatinya, lebih tenang sikapnya, dan lebih luas kasih sayangnya kepada sesama,” ujarnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya tradisi **saling memaafkan** sebagai bagian dari ajaran Islam yang luhur, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan sosial.

Menurutnya, memaafkan merupakan akhlak mulia yang mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengendalikan ego demi menjaga persaudaraan.

Dalam khutbahnya, Kapolda Maluku turut menyoroti pentingnya menjaga persaudaraan, terutama di tengah keberagaman masyarakat Maluku. Ia mengangkat nilai kearifan lokal **“hidup orang basudara”** sebagai fondasi utama kehidupan sosial di daerah ini.

Ungkapan seperti *“potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa, sagu salempeng dibagi dua”* disebut sebagai cerminan nilai empati, kebersamaan, dan solidaritas yang telah diwariskan oleh para leluhur.

> “Nilai ini sejalan dengan ajaran Islam, bahwa seseorang tidak sempurna imannya hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri,” jelas Kapolda.

Ia menegaskan bahwa perbedaan suku, agama, dan latar belakang bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan merupakan kehendak Allah SWT agar manusia saling mengenal dan memahami.

Kapolda juga mengingatkan bahwa *keamanan dan ketenteraman merupakan nikmat besar* yang sering kali terlupakan. Tanpa rasa aman, masyarakat tidak dapat menjalankan aktivitas dengan baik, termasuk dalam beribadah.

Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa seseorang yang merasa aman, sehat, dan tercukupi kebutuhannya, seakan telah memiliki dunia seisinya.

> “Menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Setiap ucapan dan tindakan kita memiliki dampak terhadap ketenteraman bersama,” tegasnya.

Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam bersikap, termasuk dalam menyikapi informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah belah persatuan.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa perbedaan dan dinamika sosial merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, yang terpenting adalah bagaimana menyikapinya dengan bijak.

> “Islam mengajarkan bahwa perdamaian itu lebih baik. Idul Fitri adalah momentum untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan, dan membuka pintu perdamaian,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis, dengan mengedepankan nilai kasih sayang, toleransi, dan persaudaraan.

Mengakhiri khutbahnya, Kapolda Maluku memimpin doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh umat diberikan keberkahan, keselamatan, serta kehidupan yang damai dan harmonis.

Ia juga mendoakan agar Provinsi Maluku senantiasa menjadi daerah yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan, serta dijauhkan dari konflik dan perpecahan.

> “Ya Allah, satukan hati kami, perbaiki hubungan di antara kami, dan jadikan negeri kami negeri yang aman, tenteram, dan penuh keberkahan,” tutupnya.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Pada pukul *08.30 WIT*, seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan khidmat*.

Melalui momentum Idul Fitri ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kedamaian di Bumi Raja-Raja. (**)

Berita

Kapolda Maluku Dan Forkopimda Pantau Malam Takbiran di Ambon, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Ambon – beritasumbernews.com– Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku memantau langsung pelaksanaan malam takbiran Idulfitri di Kota Ambon, Jumat (20/3/2026).

Pemantauan dipusatkan di pelataran Gong Perdamaian Dunia Ambon dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon, Sekretaris Kota Ambon, Kapolresta Ambon, perwakilan Densus 88 Antiteror Polri wilayah Maluku, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku.

Selain pemantauan langsung di lapangan, Kapolda Maluku bersama Forkopimda juga mengikuti video conference (vicon) yang digelar Mabes Polri bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI, dalam rangka memonitor situasi malam takbiran secara nasional melalui Operasi Ketupat.

Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa kehadiran aparat bersama unsur Forkopimda bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan aman dan tertib.

“Kami bersama Forkopimda turun langsung untuk memastikan masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

“Sinergitas antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan seperti Idulfitri,” tambahnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah Kota Ambon terpantau aman dan kondusif, dengan aktivitas masyarakat berjalan lancar di bawah pengamanan aparat gabungan.

Kehadiran langsung Kapolda Maluku bersama Forkopimda di tengah masyarakat pada malam takbiran bukan sekadar simbolik, tetapi mencerminkan pendekatan kepemimpinan yang responsif dan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Momentum malam takbiran yang identik dengan mobilitas tinggi dan potensi kerawanan sosial membutuhkan kehadiran negara secara nyata, bukan hanya melalui instruksi, tetapi juga melalui pengawasan langsung di lapangan.

Sinergi lintas sektor yang terlihat antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi indikator penting bahwa pengelolaan keamanan publik di Maluku semakin mengedepankan kolaborasi. Hal ini penting, terutama di wilayah dengan karakteristik sosial yang beragam seperti Ambon, di mana stabilitas keamanan sangat bergantung pada koordinasi yang solid antar pemangku kepentingan.

Selain itu, keterlibatan dalam video conference bersama Mabes Polri menunjukkan bahwa pengamanan tidak hanya bersifat lokal, tetapi terintegrasi dalam sistem pengawasan nasional melalui Operasi Ketupat. Ini mempertegas bahwa situasi kondusif di daerah merupakan bagian dari stabilitas nasional secara keseluruhan.

Dengan kondisi yang terpantau aman dan terkendali, pelaksanaan malam takbiran di Kota Ambon menjadi cerminan keberhasilan aparat dalam mengelola potensi kerawanan sekaligus menjaga ruang publik tetap nyaman bagi masyarakat dalam merayakan momen keagamaan. (Chey)

Berita

Diguyur Hujan, Wakapolda Maluku Salat Id Bersama Warga di Ambon

Ambon – beritasumbernews.com – Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Sabtu (21/3/2026) pagi, di tengah guyuran hujan.

Salat Id yang dimulai pukul 06.45 WIT tersebut tetap berlangsung khusyuk. Ribuan jemaah, termasuk personel Polda Maluku dan keluarga, bertahan mengikuti ibadah hingga selesai meski cuaca kurang bersahabat.

Pelaksanaan salat dihadiri Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, para Pejabat Utama Polda Maluku, pengurus Bhayangkari, serta masyarakat umum.

Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni mengatakan, momentum Idulfitri menjadi pengingat pentingnya memperkuat keimanan dan kebersamaan, termasuk dalam situasi apa pun.

“Cuaca tidak menyurutkan semangat kita untuk beribadah. Ini menunjukkan bahwa nilai ketakwaan dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Bertindak sebagai khatib, Ustadz Husein Abdul Aziz Arbi, Lc., M.A., dalam khutbahnya menekankan bahwa Idulfitri merupakan momentum kembali kepada fitrah serta memperkuat nilai-nilai spiritual setelah Ramadan.

“Idulfitri adalah saat untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat ukhuwah, baik sesama umat maupun sebagai bangsa,” kata khatib.

Ia juga mengajak jamaah untuk terus menjaga kepedulian sosial dan semangat berbagi sebagai bagian dari karakter seorang muslim.

Seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 07.30 WIT.

Momentum ini sekaligus mencerminkan kebersamaan antara jajaran Polda Maluku dan masyarakat dalam merayakan Idulfitri, serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku. (Chey)

Berita

Polres Maluku Tenggara terkait 2 Pembuat Puluhan Panah Wayer di Mangga Dua di Tangkap

Malra – beritasumbernews.com – Kapolres Malra, AKBP Rian Suhendi,S.Pt,SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara AKP. Barry Talabessy, S.Pd,S.H.,M.H. pada tanggal 20 Maret 2026

Kapolres Malra AKBP RIAN SUHENDI, S.Pt., S.I.K menyampaikan bahwa awalnya hari Kamis tanggal 20 Maret 2026, sekira pukul 18.40 WIT, Personil Pos Pam Operasi Ketupat di Komplek Mangga Dua yang dipimpin Kapolsek Kei Kecil Iptu Charles Kormonyanan, bersama Pemerintah Desa/Ohoi Langgur beserta Pemuda Ohoi Langgur melakukan patroli jalan kaki di Kompleks Mangga, dan mendengar suara dentingan besi, sehingga setelah mendekat ditemukan beberapa Pemuda termasuk Pelaku A.J.R. Alias Jordi dan A.P.O. Alias Paul sementara menempa dan menggurinda beberapa potongan besi untuk dijadikan Senjata Tajam yaitu anak panah waer sehingga terhadap mereka berdua langsung dilakukan tangkap tangan, dan Para Terduga Pelaku ditemukan barang bukti berupa puluhan anak panah waer, paku, martil hingga mesin gurinda, sehingga A.J.R. Alias Jordi dan A.P.O. Alias Paul langsung digelandang ke Mapolres Maluku Tenggara beserta sejumlah barang bukti, namun ada rekannya yang kabur

Kapolres Malra setelah dilakukan penyidik intensif terungkap motif pembuatan puluhan anak panah panah wayer tersebut akan digunakan untuk melakukan tawuran di Kompleks Mangga Dua, dan Saat ini terhadap A.J.R. Alias Jordi dan A.P.O. Alias Paul keduanya telah ditetapkan oleh Penyidik Satreskrim Polres Maluku Tenggara sebagai Tersangka dan telah menjalani penahanan, dan para Tersangka dipersangkaan Tindak Pidana Membuat, Menguasai, Memiliki dan Menyimpan Senjata Tajam sebagaimana dimaksud Pasal 307 Junto Pasal 21 ayat (1) KUHPidana Nasional terancaman hukuman 7 Tahun Pidana Penjara

Polres Maluku Tenggara intensif melakukan kegiatan preventif di Kompleks Mangga Dua dan sekitarnya, sehingga peran Polima (Polisi Lingkungan Masyarat) bersama Perangkat Ohoi Langgur dan Pemuda Ohoi Langgur melakukan berbagai giat kamtibmas berupa patroli atau ronda, sosialisasi pencegahan kejahatan untuk mewujudkan kamtibmas, dengan Sasaran Miras dan Senjata Tajam, dan tetap akan melakukan tindakan tegas berupa penegakan hukum bagi pelanggar hukum yang diduga terlibat berbagai tindakan kekerasan dan Tindak Pidana terkait Sajam sehingga dibutuhkan dukungan semua komponen masyarakat yang proaktif bila mengetahui peristiwa pidana untuk segera melaporkan melalui Call Center 110 atau melalui Bhabinkamtibmas dan ke kantor Polisi terdekat. Dan, diimbau kepada para pemuda untuk tidak membuat , memiliki, membawa, apalagi menggunakan senjata tajam secara illegal dan terlibat dari berbagai kejahatan jalanan yang merugikan masa depan mereka sendiri,” sambung Kapolres (**)

Berita

Polda Maluku Siagakan 707 Personel Amankan Malam Takbiran dan Salat Id di Ambon

Ambon – beritasumbernews.com – Polda Maluku menggelar apel kesiapan pengamanan malam takbiran dan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (20/3/2026).

Apel dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Iman Tobroni, serta diikuti pejabat utama Polda Maluku, Kapolresta Ambon, dan personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Ketupat Salawaku 2026.

Selain unsur Polri, apel juga melibatkan personel TNI dari Kodam XV/Pattimura, di antaranya POMdam, Yonif 733 Raider, Denkav 5 BLC, serta Kodim 1504 Ambon.

Dalam arahannya, Kapolda menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis selama pelaksanaan pengamanan.

“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan. Saya minta seluruh personel melaksanakan tugas dengan baik dan mengedepankan sikap humanis dalam melayani masyarakat,” ujar Dadang.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya koordinasi lintas instansi serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti balap liar, penggunaan petasan, hingga konvoi tidak tertib yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

“Apabila ditemukan potensi gangguan, lakukan langkah sesuai prosedur. Jika situasi membahayakan, lakukan tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan jalanan, konsumsi minuman keras, hingga potensi ancaman lain seperti terorisme dan bencana alam.

“Keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya saat mudik dan pelaksanaan Idulfitri, harus menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Dalam pengamanan malam takbiran dan Salat Idulfitri di Kota Ambon, Polda Maluku mengerahkan sebanyak 707 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, serta dukungan pengamanan swakarsa dan elemen masyarakat.

Apel kesiapan berlangsung tertib dan menjadi bagian dari upaya memastikan perayaan Idulfitri di wilayah Maluku berjalan aman dan kondusif. (**)

[instagram-feed]