Berita

Kapolda Maluku Pimpin Konsolidasi Keamanan, Tual Dijaga Tetap Kondusif

Ambon – beritasumbernews.com –Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.Si, memimpin langsung kunjungan kerja ke Kota Tual sebagai respons cepat atas dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk konflik antarwarga serta insiden yang melibatkan anggota Polri. Kapolda bersama rombongan tiba di Bandar Udara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (25/2/2026) pukul 10.55 WIT.

Menurut Kabid Humas Polda Maluku, KombesbPol. ROSITAH umasugi, S.I.K., Kapolda dan rombongan tiba menggunakan pesawat Lion Air JT 8001 dan disambut jajaran kepolisian wilayah. Kunjungan ini menegaskan komitmen pimpinan Polda Maluku untuk hadir langsung di lapangan, memastikan stabilitas keamanan, serta menjamin penanganan setiap persoalan berjalan sesuai prinsip profesionalisme dan keadilan.

Dalam rombongan turut hadir sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, antara lain Direktur Binmas, Direktur Reskrimsus, Direktur Reskrimum, serta Korspripim Polda Maluku. Kehadiran unsur pengawasan internal Mabes Polri semakin memperkuat langkah institusional tersebut, termasuk Tim Wasriksus Wilayah V Itwasum Polri, unsur Komisi Kepolisian Nasional, dan Divisi Propam Polri serta Kabid Propam Korbrimob Polri.

Ditambahkan pula oleh Kombes Rositah, Sejumlah pejabat pengawasan yang turut hadir antara lain Irwil V Itwasum Polri Brigjen Pol. Budi Wasono, M.H., Ketua Tim Wasriksus Wilayah V Kombes Pol. Muhammad Hidayat, Anggota Kompolnas Muhammad Choirul Anam, serta Kaden B Ropaminal Divpropam Polri Kombes Pol. Safi’i Nafsikin, S.H., S.I.K., M.H.

Setibanya di bandara, Kapolda Maluku dan rombongan disambut Dansat Brimob Polda Maluku, Kapolres Maluku Tenggara, Wakapolres Tual, Danyon C Pelopor Brimobda Maluku, serta para Pejabat Utama Polres Tual. Kegiatan penyambutan berlangsung singkat, tertib, dan berakhir pada pukul 11.00 WIT dalam keadaan aman dan terkendali. Ungkap Kombes Rositah

Sementara itu, Kapolda Maluku menegaskan bahwa kehadirannya bersama tim pengawasan merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat melalui penanganan yang transparan dan akuntabel.

“Kami hadir untuk memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali dan seluruh proses penanganan, termasuk yang melibatkan anggota Polri, berjalan secara objektif, profesional, dan transparan. Tidak ada yang ditutup-tutupi, semua dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto.

Selain melakukan pengecekan langsung terhadap situasi keamanan di lapangan, Kapolda Maluku juga melakukan evaluasi langkah-langkah pengamanan yang telah ditempuh jajaran, serta konsolidasi internal guna mencegah meluasnya konflik antarwarga dan memastikan kondisi tetap kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan konflik dan proses hukum kepada aparat kepolisian.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga persaudaraan, dan tidak terpengaruh informasi yang belum tentu benar. Percayakan penegakan hukum kepada Polri, karena keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolda.

Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polda Maluku, Mabes Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menangani dinamika kamtibmas di Kota Tual. Dengan langkah terukur dan pengawasan berlapis, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Maluku diharapkan terus terjaga secara berkelanjutan.

ehadiran Kapolda Maluku Dadang Hartanto di Langgur untuk memimpin langsung kunjungan kerja ke Kota Tual menegaskan prinsip penting dalam tata kelola keamanan nasional: negara tidak berjarak ketika muncul persoalan di daerah. Langkah ini mencerminkan kepemimpinan lapangan (field leadership) yang dibutuhkan dalam situasi sensitif, khususnya ketika konflik warga dan insiden yang melibatkan aparat keamanan menjadi perhatian publik luas.

Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial. Hadirnya unsur pengawasan internal Mabes Polri, Tim Wasriksus Itwasum, Divisi Propam, serta Kompolnas menunjukkan komitmen institusi terhadap akuntabilitas dan transparansi. Pesan yang disampaikan jelas: setiap peristiwa akan ditangani secara objektif, tanpa pandang bulu, dan sesuai koridor hukum.

Dari perspektif nasional, pendekatan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi negara. Keamanan tidak hanya diukur dari terkendalinya situasi lapangan, tetapi juga dari rasa keadilan yang dirasakan masyarakat. Ketika proses penegakan hukum berjalan terbuka dan diawasi, ruang spekulasi dan disinformasi dapat ditekan.

Hal ini juga menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas di wilayah kepulauan seperti Maluku membutuhkan kombinasi antara ketegasan hukum, komunikasi publik yang baik, serta kehadiran pimpinan secara langsung. Konsolidasi internal dan koordinasi lintas unsur yang dilakukan Kapolda Maluku menjadi bagian penting dalam mencegah eskalasi konflik sekaligus memulihkan harmoni sosial.

Pada akhirnya, langkah cepat dan terukur ini memperlihatkan bahwa penanganan konflik berbasis kehadiran negara dan pengawasan berlapis merupakan fondasi penting bagi keamanan yang berkelanjutan—bukan hanya bagi Kota Tual, tetapi juga bagi stabilitas nasional secara keseluruhan. (**)

Berita

Kapolda Maluku Pimpin Perjanjian Damai dan Penyerahan Senjata Pasca Bentrok Warga Fiditan-Tual

Ambon – beritasumbernews.com – Komitmen kuat Kepolisian dalam memulihkan stabilitas keamanan dan merawat harmoni sosial kembali ditegaskan Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K, dengan memimpin langsung pelaksanaan Perjanjian Damai dan Penyerahan Senjata Tajam serta Bom Molotov pasca bentrokan antar kelompok warga Kompleks Fiditan Kampung Lama dan Kompleks Fiditan Kampung Baru, Kota Tual.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (26/2/2026) pukul 17.50 WIT di Balai Desa Fiditan (Masjid Sementara As-Sholeh), Kecamatan Dullah Utara. Momentum ini menjadi tonggak penting dalam proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca konflik horizontal yang sempat mengganggu ketenangan warga.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan lintas sektoral, antara lain jajaran Polda Maluku, TNI, Pemerintah Kota Tual, Kejaksaan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan masyarakat dari kedua kompleks yang sebelumnya terlibat pertikaian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Kapolda Maluku bersama rombongan, dilanjutkan prosesi penyerahan senjata tajam dan bom molotov oleh perwakilan kedua kubu secara terbuka. Sejumlah senjata yang sebelumnya digunakan dalam aksi saling serang dikumpulkan dan diserahkan kepada aparat keamanan sebagai simbol kesungguhan bersama untuk mengakhiri kekerasan dan menutup ruang konflik.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi cooling system yang dikedepankan Polda Maluku, dengan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis, tanpa mengesampingkan proses penegakan hukum terhadap pelanggaran yang telah terjadi.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Tual mengapresiasi kedewasaan para pemuda dari kedua kompleks yang berani memilih jalan damai. Ia menegaskan bahwa konflik tidak pernah melahirkan kemenangan sejati.

“Mulai hari ini tidak ada lagi Kompleks Fiditan Kampung Lama dan Kompleks Fiditan Kampung Baru. Yang ada adalah satu kesatuan, yaitu Desa Fiditan. Kita harus bersatu untuk membangun daerah ini,” ujarnya.

Pemerintah Kota Tual juga berkomitmen membentuk tim bersama lintas pemuda untuk menjaga komunikasi, mencegah provokasi, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga perdamaian.

Kapolda Maluku: Kita Berhadapan dengan Saudara, Bukan Musuh
Dalam arahannya, Kapolda Maluku mengajak seluruh masyarakat mensyukuri lahirnya kesadaran kolektif untuk berdamai.

“Mari kita berterima kasih kepada Allah SWT karena telah memberikan kita kesadaran untuk berdamai. Pertikaian dengan senjata tajam dan aksi saling serang adalah perbuatan keliru. Yang kita hadapi adalah saudara kita sendiri, bukan musuh,” tegas Kapolda.

Kapolda menekankan bahwa musuh sesungguhnya adalah sikap-sikap negatif seperti kebencian, provokasi, dan perilaku destruktif yang menghambat kemajuan daerah. Ia secara khusus mengajak generasi muda meninggalkan kekerasan dan menggantinya dengan semangat persatuan dan pembangunan.

“Mari kita bersatu, bersilaturahmi, dan saling memaafkan. Daerah ini hanya bisa maju jika kita kompak dan menjaga keamanan bersama,” tambahnya.

Kapolda Maluku juga mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi dan membimbing anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam tindakan melanggar hukum. Ia menegaskan bahwa Polri tetap akan menjalankan proses hukum secara profesional dan proporsional terhadap setiap pelanggaran.

Selain itu, masyarakat diimbau tidak melindungi peredaran minuman keras dan penyalahgunaan narkoba, serta segera melaporkan setiap informasi pelanggaran hukum kepada pihak kepolisian.

Sebagai puncak kegiatan, dibacakan pernyataan damai oleh perwakilan pemuda dari kedua kompleks dan diikuti secara serentak sebagai bentuk komitmen bersama untuk:
* Menghentikan seluruh bentuk kekerasan dan aksi balas dendam;
* Menolak segala bentuk provokasi;
* Menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Fiditan;
* Mendukung langkah aparat penegak hukum menjaga stabilitas wilayah.

Suasana haru menyelimuti jalannya kegiatan. Tokoh agama dan tokoh adat turut memberikan dukungan moral agar perdamaian tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah Kapolda Maluku memimpin langsung perjanjian damai di Fiditan menunjukkan kepemimpinan lapangan yang responsif dan berorientasi solusi. Pendekatan dialogis yang dipadukan dengan penegasan supremasi hukum menjadi contoh konkret bagaimana negara hadir tidak hanya sebagai penindak, tetapi juga penjaga persaudaraan sosial.

Penyerahan senjata secara terbuka di hadapan masyarakat dan Forkopimda memperkuat pesan bahwa konflik horizontal tidak memiliki ruang di tengah masyarakat Maluku yang menjunjung tinggi nilai pela gandong dan persaudaraan. Keberhasilan ini diharapkan menjadi model penanganan konflik berbasis rekonsiliasi yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan langkah preventif, preemtif, dan penegakan hukum yang tegas serta terukur, demi terwujudnya Kota Tual dan Maluku secara umum yang aman, damai, dan bermartabat. (*”)

Berita

Usai Pimpin Perdamaian, Kapolda Maluku Sholat Magrib dan Buka Puasa Bersama Warga Fiditan Tual

Ambon – beritasumbernews.com – Usai memimpin langsung pelaksanaan Perjanjian Damai serta Penyerahan Senjata Tajam dan Bom Molotov pasca bentrokan antarwarga, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.Si, melanjutkan agenda dengan melaksanakan Sholat Magrib Berjamaah dan Buka Puasa Bersama masyarakat Desa/Ohoi Fiditan, Kota Tual.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (26/2/2026) pukul 18.35 WIT di Balai Desa Fiditan (Masjid Sementara As-Sholeh), Kecamatan Dullah Utara, dalam suasana penuh kekhusyukan, keteduhan, dan kebersamaan yang mencerminkan kembalinya harmoni sosial pasca konflik. Kata Kabis Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K.

Acara ini turut dihadiri jajaran Polda Maluku, unsur TNI, Pemerintah Kota Tual, Kejaksaan, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan warga dari Kompleks Fiditan Kampung Lama dan Kompleks Fiditan Kampung Baru.

Selanjutnya menurut Kabid Humas, Pelaksanaan sholat berjamaah dan buka puasa bersama menjadi rangkaian lanjutan dari kesepakatan damai yang telah dicapai sebelumnya. Momentum ini dimaknai sebagai simbol berakhirnya konflik sekaligus dimulainya kembali kehidupan sosial masyarakat yang rukun, aman, dan harmonis.

Kapolda Maluku tampak berbaur tanpa sekat dengan masyarakat, duduk dan berbuka puasa bersama para tokoh agama, pemuda, serta warga dari kedua kompleks yang sebelumnya terlibat pertikaian. Suasana yang sempat diliputi ketegangan kini berubah menjadi hangat dan penuh kekeluargaan.

Sementara itu, Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk introspeksi diri, menahan emosi, serta memperkuat ukhuwah dan persaudaraan.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk menahan diri, memperbaiki sikap, dan memperkuat persaudaraan. Perdamaian yang sudah kita sepakati hari ini harus kita jaga bersama, bukan hanya secara simbolis, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kapolda.

Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati, menjauhi provokasi, serta mengedepankan musyawarah dan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Jangan lagi ada kekerasan. Setiap persoalan bisa diselesaikan dengan duduk bersama, berdialog, dan mengedepankan akal sehat demi masa depan daerah kita,” tegasnya.

Kapolda Maluku juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda, agar menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, menjauhi tindakan melanggar hukum, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan.

Ia menegaskan bahwa Polri bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus hadir mengawal perdamaian, namun keberhasilan menjaga stabilitas keamanan sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.

Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi wujud nyata sinergitas TNI–Polri, Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Tual, khususnya di Desa Fiditan.

Kehadiran unsur TNI, Kejaksaan, Pemerintah Kota Tual, serta tokoh adat dan tokoh agama menunjukkan komitmen kolektif dalam mengawal perdamaian yang telah disepakati sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Setelah sholat berjamaah dan buka puasa bersama, kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, persatuan, dan kemajuan Desa Fiditan serta Kota Tual secara umum.

Langkah Kapolda Maluku melanjutkan agenda perdamaian dengan sholat berjamaah dan buka puasa bersama warga menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang humanis dan membumi. Tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, Kapolda tampil sebagai pemimpin yang menyentuh sisi kemanusiaan dan spiritual masyarakat.

Momentum Ramadhan dimanfaatkan secara tepat sebagai ruang rekonsiliasi sosial, memperkuat pesan bahwa konflik tidak dapat diselesaikan dengan kekerasan, melainkan dengan dialog, empati, dan kebersamaan. Kehadiran lintas sektor dalam suasana ibadah bersama mempertegas bahwa perdamaian Fiditan bukan hanya komitmen aparat, tetapi kesepakatan kolektif seluruh elemen masyarakat.

Pendekatan ini patut menjadi model nasional penanganan konflik berbasis rekonsiliasi, kearifan lokal, dan nilai keagamaan, guna mewujudkan keamanan yang berkelanjutan serta masyarakat yang damai dan bermartabat. (**)

Berita

Sahur Bersama Warga Fiditan, Kapolda Maluku Perkuat Rekonsiliasi dan Serukan Perdamaian Ramadhan

Ambon – beritasumbernews.com – Dalam suasana penuh kekhusyukan bulan suci Ramadhan, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.Si melaksanakan Sahur Bersama dan Safari Ramadhan bersama masyarakat Desa/Ohoi Fiditan, Kota Tual, Kamis (26/2/2026) pukul 04.00 WIT.

Menurut Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K, Kegiatan tersebut berlangsung di Musholah Al-Sholeh, Kecamatan Dullah Utara, dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Maluku, unsur Pemerintah Kota Tual, jajaran Polres, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta perangkat Desa Fiditan.

Kehadiran Kapolda Maluku di tengah masyarakat pada waktu sahur dini hari tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam memperkuat silaturahmi sekaligus mendorong percepatan rekonsiliasi pasca terjadinya gesekan antarwarga di wilayah Fiditan.

Sementara itu Dalam penyampaiannya, Kapolda menegaskan bahwa kedatangannya bertujuan membangun kedekatan emosional dan memastikan perdamaian benar-benar terwujud di tengah masyarakat.

“Saya datang untuk bersilaturahmi dengan warga masyarakat di sini, dan besar harapan saya agar Desa Fiditan ini bisa damai secepatnya,” ujar Kapolda Maluku.

Ia mengingatkan bahwa konflik horizontal hanya akan menimbulkan kerugian, luka sosial, serta menghambat kemajuan daerah. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak luar yang ingin memecah belah persaudaraan.

“Jangan mau diadu domba oleh pihak luar. Kita semua harus bersatu. Tidak ada lagi zamannya kita berkelahi, dan jangan biarkan orang lain masuk dan memprovokasi dari dalam,” tegasnya.

Kapolda Maluku menekankan bahwa keamanan sejatinya lahir dari kesadaran kolektif masyarakat. Aparat keamanan hadir sebagai pendukung dan penjaga stabilitas, namun fondasi utama kamtibmas berada di tangan warga itu sendiri.

“Keamanan dibentuk oleh kekuatan masyarakat. Kami pihak keamanan hanya sebagai pendukung dan penjaga. Masyarakatlah yang menciptakan keamanan itu,” jelas Kapolda.

Secara khusus, Kapolda mengajak para pemuda untuk menjadi motor perdamaian dan agen perubahan di lingkungannya masing-masing. Generasi muda diminta menurunkan ego sektoral serta berani menyampaikan informasi apabila mengetahui potensi tindak pidana.

“Para pemuda-pemudi sekalian, yang paling utama kita harus bersatu dan menurunkan ego bahwa mereka adalah musuh kita. Satukan tekad dan beranikan diri memberikan informasi apabila mengetahui adanya tindak pidana,” pesannya.

Kapolda Maluku juga mengungkapkan bahwa pada malam sebelumnya telah dilakukan pertemuan informal dengan perwakilan Kompleks Fiditan Kampung Lama dan Kompleks Fiditan Kampung Baru guna membangun komunikasi dan kesepahaman bersama.

Dari pertemuan tersebut disepakati sejumlah langkah konkret sebagai bentuk komitmen perdamaian, di antaranya pelaksanaan buka puasa bersama yang dipusatkan di lingkungan Fiditan Kampung Lama dengan melibatkan warga dari kedua kompleks.

“Hari ini kita akan melaksanakan buka puasa di lingkungan Fiditan Kampung Lama, dan telah disepakati untuk memobilisasi warga Kompleks Fiditan Kampung Baru agar berbuka puasa bersama di sana,” ungkap Kapolda.

Selain itu, kedua kelompok juga sepakat untuk mengumpulkan seluruh senjata tajam yang selama ini digunakan dalam aksi saling serang sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, sebagai simbol kesungguhan mengakhiri konflik dan menjaga perdamaian.

Kesepakatan tersebut disambut positif oleh tokoh masyarakat dan para pemuda. Bulan suci Ramadhan dinilai sebagai momentum tepat untuk membuka lembaran baru, memperkuat ukhuwah, serta mengembalikan nilai-nilai persaudaraan dan kearifan lokal yang selama ini menjadi identitas masyarakat Maluku.

Langkah Kapolda Maluku turun langsung bersahur bersama warga Fiditan pada waktu dini hari menunjukkan kepemimpinan yang empatik dan berorientasi solusi. Pendekatan ini menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak semata-mata dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai fasilitator perdamaian dan perekat sosial.

Di tengah dinamika sosial yang sempat memanas, penggunaan momentum Ramadhan sebagai ruang rekonsiliasi merupakan strategi efektif dan berakar pada nilai budaya serta religius masyarakat setempat. Kesepakatan konkret berupa buka puasa bersama dan penyerahan senjata tajam menjadi indikator kuat bahwa perdamaian tidak berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata.

Model pendekatan humanis berbasis kearifan lokal dan nilai keagamaan ini layak menjadi rujukan nasional dalam penanganan konflik horizontal, demi terwujudnya keamanan yang berkelanjutan, damai, dan bermartabat.

Berita

Polres Maluku Tenggara Tetapkan Dua Tersangka Penganiayaan dan Penikaman di Taman Landmark Langgur

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Resor Maluku Tenggara menetapkan dua orang tersangka dalam kasus penganiayaan dan penikaman yang terjadi di Taman Landmark Langgur. Penetapan tersangka diumumkan secara resmi dalam press release yang dipimpin langsung Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, Jumat (27/2/2026), didampingi Kasat Reskrim AKP Barry Talabessy, S.Pd., S.H., M.H.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 23.30 WIT. Berdasarkan hasil penyelidikan, sekelompok pemuda, termasuk dua korban berinisial R.R. dan A.R., sedang mengonsumsi minuman keras tradisional jenis sopi di kawasan Taman Landmark Langgur. Dalam kondisi tersebut, datang terduga pelaku G.H. alias Obut bersama beberapa rekannya, juga dalam keadaan mabuk, sambil membawa senjata tajam berupa parang.

Pelaku diduga melakukan aksi pengancaman serta meminta sejumlah uang kepada korban dan rekan-rekannya. Cekcok kemudian berujung pada perkelahian. Situasi semakin memanas setelah G.H. alias Obut memanggil rekan-rekannya dari arah Kompleks Karang Tagepe, termasuk S.U. alias Rates, yang juga berada dalam pengaruh minuman keras. Bentrokan tidak terelakkan dan mengakibatkan dua korban mengalami luka tusuk masing-masing sebanyak tiga lubang dan bersimbah darah, sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Melalui kerja keras dan koordinasi intensif, personel Satreskrim yang dibackup Satsabhara Polres Maluku Tenggara berhasil mengamankan kedua terduga pelaku. Setelah dilakukan penyidikan mendalam dan gelar perkara, penyidik menetapkan G.H. alias Obut dan S.U. alias Rates sebagai tersangka.

Keduanya dijerat dengan Pasal 262 dan/atau Pasal 466 ayat (1) KUHPidana Nasional tentang tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap orang dan/atau penganiayaan, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara atau 2 tahun 6 bulan penjara.

Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk tindak kekerasan yang meresahkan masyarakat.

“Kami berkomitmen menegakkan hukum secara tegas dan profesional terhadap setiap pelaku tindak pidana, khususnya kejahatan dengan kekerasan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa konsumsi minuman keras di ruang publik sangat berpotensi memicu konflik dan tindakan kriminal,” tegas Kapolres.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi minuman keras serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terlebih menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung tugas kepolisian, bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Maluku Tenggara,” tambahnya.

Kasus penganiayaan dan penikaman di Taman Landmark Langgur kembali menegaskan korelasi kuat antara konsumsi minuman keras dan meningkatnya tindak kekerasan di ruang publik. Langkah cepat Polres Maluku Tenggara dalam mengungkap dan menetapkan tersangka patut diapresiasi sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman warga.

Namun demikian, penegakan hukum perlu dibarengi dengan upaya pencegahan yang berkelanjutan, termasuk edukasi kepada generasi muda, pengawasan kawasan publik, serta peran aktif masyarakat dan pemerintah daerah. Momentum menjelang bulan Ramadhan semestinya menjadi refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai kedamaian, toleransi, dan tanggung jawab sosial demi terciptanya Maluku Tenggara yang aman dan bermartabat. (**)

Berita

Raja Negeri Rutong Rezza Rivaldo Maspaittella Ajak Semua Elemen Masyarakat Jaga Kebersihan

Ambon,– beritasumbernews.com- Pemerintah Negeri Rutong, diwakili oleh Raja Rutong Rezza Rivaldo Maspaittella, menyampaikan ucapan selamat datang yang sangat hangat kepada Bapak Walikota Kota Ambon Bodewin Wattimena beserta Ibu Lissa Wattimena, Pejabat Sekretaris Kota Ambon, serta Bapak Wakil Ketua DPRD Kota Ambon yang juga merupakan Anak Negeri Rutong, yang seluruhnya berkenan menghadiri acara Hati Sampah Nasional di Negeri Rutong, wilayah Kota Ambon. (Sabtu 28/02/2026)

Selain itu, Raja Rutong juga menyampaikan salam hormat yang mendalam kepada Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Maluku beserta seluruh jajarannya yang tidak hanya turut menghadiri tetapi juga memberikan dukungan penuh pada kegiatan tersebut.

Tak ketinggalan, Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Maluku beserta seluruh jajaran yang telah berkenan hadir juga mendapatkan apresiasi khusus atas keikutsertaannya yang menunjukkan komitmen terhadap isu-isu yang berkaitan dengan pembangunan daerah dan lingkungan hidup.

Jajaran yang bertanggung jawab atas pemantapan kawasan hutan Provinsi Maluku juga termasuk dalam daftar hadirin yang disapa secara khusus dan diucapkan terima kasih atas kehadirannya yang memperkuat sinyal pentingnya perlindungan kawasan hutan bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Begitu pula Kepala Kehutanan Sosial Wilayah 3 Provinsi Maluku yang telah menyempurnakan rangkaian kehadiran para pihak terkait dengan sektor kehutanan dan lingkungan hidup, serta menunjukkan kolaborasi yang erat antara berbagai institusi dalam menjaga kelestarian alam di wilayah Maluku.

Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kota Ambon yang hadir juga mendapatkan pengakuan atas peranannya yang sangat strategis dalam mendukung pelaksanaan kegiatan yang bertemakan lingkungan hidup tersebut, sebagai bentuk kontribusi dalam mewujudkan tata kelola daerah yang baik dan berkelanjutan.

Terlebih secara khusus, Raja Rutong dengan penuh rasa syukur menyapa dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Ambon beserta seluruh jajarannya yang telah menjadi mitra pelaksana utama dalam penyelenggaraan Hari Sampah Nasional sekaligus Festival Lingkungan Hidup dengan tema “Rika Negeri Persamaan” yang memiliki makna mendalam tentang kesatuan dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan negeri.

Dalam kesempatan yang sama, para perwakilan penting dari berbagai sektor juga turut menghadirkan diri untuk memberikan dukungan, termasuk Wakil SKK Migas dan Perwakilan PT Impact Masela yang mendapatkan sambutan hangat dari Raja Rutong dan seluruh hadirin yang hadir, sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam mendukung pembangunan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.Img 20260228 120952Raja Rutong juga dengan senang hati menyapa rekan-rekan Raja Pulaku dan Ina Waktu yang berada dalam majelis tertentu yang telah berkenan hadir bersama-sama dengan seluruh pihak terkait dari berbagai elemen masyarakat Kota Ambon, menunjukkan bahwa gerakan menjaga lingkungan hidup melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Kepala Kepolisian Sektor, Pejabat Militer, serta Danramil Kota Ambon yang turut menghadiri acara tersebut juga disapa secara khusus dan dihormati atas peranannya yang sangat penting dalam menjaga ketertiban serta keamanan selama pelaksanaan kegiatan, sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan aman bagi seluruh peserta.

Para akademisi dari Universitas Pattimura yang telah berkenan hadir juga mendapatkan pujian atas kontribusinya yang luar biasa dalam menyebarkan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup kepada generasi muda, melalui penelitian, pendidikan, dan berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Puskesmas Hutumri beserta seluruh jajarannya yang hadir juga diakui peranannya yang krusial dalam mengkaitkan kebersihan lingkungan dengan kesehatan masyarakat, karena kebersihan yang baik merupakan pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif yang merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

Kepala Kecamatan beserta ibu dan seluruh jajaran dari wilayah Timur Selatan yang telah menghadiri acara tersebut juga disapa dengan hangat dan diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran kebersihan di wilayah masing-masing, dengan menjadikan setiap kecamatan sebagai contoh dalam penerapan praktik-praktik hidup bersih dan sehat.

Pimpinan Redaksi Media yang hadir di lokasi acara juga mendapatkan apresiasi yang tinggi atas peranannya yang sangat penting dalam menyebarkan pesan kesadaran lingkungan hidup kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Ambon, karena media memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik dan mendorong tindakan nyata dari masyarakat.

Pimpinan LSM Muluccas beserta timnya serta Pimpinan LSM Bumi Lestari beserta timnya yang turut hadir juga diucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasinya yang tak kenal lelah dalam advokasi dan aksi nyata untuk pelestarian lingkungan hidup, sebagai mitra penting pemerintah dalam menangani berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi daerah.

Para Ketua Adat dan Lembaga Adat Negeri Runtuh, beserta Ketua dan Anggota TNI yang berasal dari wilayah Negeri Runtuh juga mendapatkan sambutan khusus sebagai perwakilan elemen adat yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam, karena nilai-nilai adat yang dijunjung tinggi telah lama mengajarkan pentingnya hidup rukun dengan alam.

Pimpinan Majelis Jebakan, Kepala Sekolah PAUD, TK, dan Sekolah Dasar Negeri Runtuh yang hadir juga disapa dengan penuh penghargaan dan diharapkan dapat menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai kebersihan di lingkungan pendidikan dan masyarakat, karena pendidikan sejak dini merupakan kunci untuk membentuk pola pikir dan perilaku yang baik terhadap lingkungan.

Seluruh kelembagaan wadah masyarakat dan perangkat pemerintahan yang telah berkenan menghadiri acara tersebut juga diakui sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya bersama untuk mewujudkan Kota Ambon yang bersih dan sehat, karena pencapaian tujuan tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh satu pihak semata melainkan perlu kolaborasi dari semua elemen masyarakat.

Setelah menyapa seluruh hadirin dengan penuh rasa hormat, Raja Rutong dalam sambutannya yang penuh makna membuka dengan menyampaikan salam sejahtera yang hangat, “Salam sejahtera bagi kita semua, Beta sebagai Raja Negeri Rutong hari ini berdiri di hadapan basudara semua, berdiri di hadapan Kota Ambon dan jajarannya, di hadapan alam pertualangan negeri, serta di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa.Img 20260228 120839Ia menegaskan dengan tegas bahwa hari ini bukan sekadar hari kerja bakti atau hanya hari pungut sampah semata, bahkan bukan hanya hari dimana kita merayakan Festival Lingkungan Hidup, melainkan hari kesadaran dan hari peduli yang menjadi bagian penting dari peringatan Hari Sampah Nasional yang bertujuan untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk peduli pada masalah sampah.

“Acara ini mengingatkan kita semua bahwa negeri yang kotor bukan karena kurang fasilitas atau sarana pendukung, tetapi karena kurangnya rasa peduli tanpa adanya cermin hati sebagai masyarakat negeri dan masyarakat kota,” tegas Raja Rutong dalam sambutannya yang penuh semangat, mengingatkan bahwa kesadaran dan kemauan dari setiap individu adalah faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih.

Menurutnya, jika kita menemukan orang yang membuang sampah sembarangan atau tidak peduli dengan kebersihan lingkungan hidup, itu merupakan tanda dari sikap yang mengabaikan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik, dan jika kita secara pasif membiarkan sungai, pantai, serta kebun penuh dengan sampah, itu adalah bukti bahwa kita telah melupakan bahwa alam ini bukan milik kita sendiri yang dapat diperlakukan semaunya.

“Alam semesta ini adalah titipan yang sangat berharga dari Tuhan dan leluhur kita untuk diwariskan kepada anak cucu kita, sehingga negeri yang bersih harus lahir dari hati yang peduli, dan hati yang peduli tersebut akan tumbuh subur dari nilai-nilai adat dan iman yang mengajarkan kita untuk hidup bersaudara dan saling menghargai,” jelasnya

Raja Rutong kembali menegaskan bahwa menjaga kebersihan negeri adalah sebuah amanah yang tidak bisa dipilih-pilih atau ditunda-tunda, begitu pula dengan menjaga kelestarian alam yang bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kebersihan semata, bukan hanya tugas anak-anak sekolah atau para Ketua RT dan RW, melainkan tugas mutlak seluruh orang yang tinggal dan berkembang di negeri ini, tanpa terkecuali.

“Adapun pengajaran hidup tentang tertib dan saling menjaga telah jelas tercantum dalam ajaran agama dan iman kita yang menyatakan bahwa kita harus memelihara ciptaan Tuhan, karena jika kita mengaku sebagai orang-orang yang beradab namun tetap membuang sampah sembarangan.Img 20260228 120914Maka kita hanya tinggal simbol semata tanpa adanya esensi yang sebenarnya, dan jika kita mengaku beriman namun terus merusak alam yang telah diberikan Tuhan, berarti iman kita belum turun menjadi perbuatan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya dengan suara yang tegas dan penuh kesungguhan.

Tambahnya Rezza Menghimbau kepada seluruh masyarakat negeri dan tamu hadirin yang kita kasihi, sampah adalah musuh bersama yang merusak sumber air yang kita butuhkan untuk hidup, mengganggu kesehatan masyarakat dengan berbagai penyakit yang dapat dicegah, dan membahayakan masa depan anak-anak kita yang akan mewarisi negeri ini;

oleh karena itu marilah kita sepakat secara bulat untuk tidak pernah membuang sampah di sungai, tidak di pantai, dan tidak di kebun, serta dukung dengan sepenuh hati upaya untuk menjadikan Negeri Rutong dan Kota Ambon sebagai tempat yang indah, nyaman, dan penuh cinta yang dimulai dari hal kecil-kecil dan dari kebun serta lingkungan sekitar kita sendiri;

dalam kesempatan ini juga izinkan Beta untuk bersama seluruh jajaran memberikan teguran yang penuh kasih kepada orang tua dan anak-anak muda bahwa orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga harus mengajarkan anak-anak dari rumah bahwa membuang sampah pada tempatnya adalah bagian penting dari pendidikan karakter yang akan membentuk pribadi yang bertanggung jawab;

hal ini dilakukan untuk mencetak anak-anak sebagai generasi masa depan negeri serta Kota Ambon yang kita cintai dengan tulus, baik untuk generasi muda yang berada di Rutong, seluruh wilayah Letimur Selatan, maupun di seluruh pelosok Kota Ambon,” pungkas Rezza Rivaldo

(Chey)

 

Berita TNI AU

Lanud Pattimura Panen Singkong dan Semangka, Sinergi Ketahanan Pangan dan Visi Asta Cita

Ambon – beritasumbernews.com – Komandan Lanud Pattimura Sugeng Sugiharto, Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, S.Sos., M.M., bersama para pejabat utama dan seluruh personel melaksanakan kegiatan panen singkong dan semangka di lahan produktif satuan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 5/D.III Lanud Pattimura Kodau III Ny. Enny Sugeng Sugiharto beserta para pengurus, sebagai bentuk sinergi dan dukungan organisasi dalam memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Lanud Pattimura, Ambon. Jumat (27/2/2026).

Kegiatan panen ini bukan sekadar aktivitas pertanian rutin, melainkan bagian dari strategi adaptif satuan dalam merespons dinamika global, perubahan iklim, serta tantangan fluktuasi rantai pasok pangan. Pemanfaatan lahan tidur menjadi kebun produktif mencerminkan pendekatan berbasis potensi lokal yang selaras dengan arah kebijakan nasional dalam membangun kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Singkong dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki daya tahan tinggi, mudah dibudidayakan, serta berpotensi menjadi sumber karbohidrat alternatif dalam mendukung diversifikasi pangan. Sementara itu, panen semangka menunjukkan keberhasilan optimalisasi lahan secara variatif dan produktif, sekaligus menjadi indikator bahwa inovasi pertanian di lingkungan satuan dapat dikelola secara efektif dan modern. Sebagian hasil panen tersebut juga dibagikan kepada masyarakat di sekitar Lanud Pattimura sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanud menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian integral dari ketahanan nasional. Dari perspektif pertahanan, kemandirian pangan di lingkungan satuan menjadi elemen penting dalam menjaga kesiapsiagaan operasional. Prajurit yang mandiri dan produktif akan memiliki daya tahan lebih kuat dalam menghadapi berbagai situasi kontinjensi maupun tugas kedinasan.

Lebih dari itu, kegiatan ini mencerminkan peran aktif TNI AU dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan serta mendukung visi Asta Cita Presiden RI. Sehingga Lanud Pattimura tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan udara, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkokoh ketahanan nasional secara komprehensif dan berkelanjutan. (Chey)

Berita

SINERGI KANWIL BEA CUKAI MALUKU TINDAK LEBIH DARI 1 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL

Ambon – beritasumbernews.com – 18 February 2026 – Kanwil Bea Cukai Maluku bersama Kanwil Bea Cukai Bantendan Bea Cukai Jayapura berhasil melakukan penindakan rokok illegal yang diduga dilekati pita cukai palsu di 3 (tiga) wilayah yaitu di Ambon, Banten dan Jayapura, sebanyak 1.012.280 batang.Berawal dari informasi intelijen, diperoleh informasi pengiriman rokok ilegal melalui PJT dengan modus menempelkan surat/izin pabrik rokok resmi pada kemasan karton.

 

Berdasarkan informasi tersebut Tim Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Maluku berhasil melakukan penindakan rokok diduga dilekati pita cukai palsu di wilayah Lateri, Kec. Baguala, Kota Ambon. Tim Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Maluku kemudian melakukan pengembangan dengan memberikan informasi lokasi gudang distributor yang berada di wilayah Benda, Tangerang, Banten dan paket rokok ilegal yang telah dikirimkan ke wilayah Koya Barat, Distrik Muara Tami, Jayapura. Barang hasil penindakan di 3 (tiga) wilayah ini berupa rokok SKM dan SKT berbagai merek dengan dilekati PC diduga palsu sebanyak 1.012.280 batang dengan perkiraan nilai barang Rp. 1.020.735.800,- dan potensi penerimaan negara sebesar Rp. 476.559.400,-Penindakan di Ambon sebanyak 16.000 batang telah diselesaikan dengan ultimum remidium dengan pengenaan sanksi sebesar 3 kali nilai cukai, menghasilkan penerimaan negara sebesar Rp. 35.808.000,-. Penindakan di Jayapura sebanyak 15.200 batang dan di Banten sebanyak 981.080 batang saat ini masih dalam proses penelitian.

 

Keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen Bea Cukai untuk bersinergi dalam memberantas peredaran rokok illegal demi melindungi Masyarakat di Maluku dan Maluku Utara serta menjaga penerimaan negara. (Chey)

Berita

ALFAMART REKRUT SDM AMBON UNTUK BALI, 64 PESERTA AKAN IKUT PELATIHAN MARET – WALIKOTA: KOLABORASI INI BERHARGA TURUNKAN ANGKATAN PENGANGGURAN*

AMBON, -beritasumbernews.com – 

Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon bekerja sama dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta seluruh Lurah dan Kepala Desa (Kades) se-Kota Ambon, melakukan sinergi dengan perusahaan ritel besar Alfamart untuk menciptakan kesempatan kerja bagi putra-putri daerah.

 

Pihak perusahaan menyatakan pemilihan Sumber Daya Manusia (SDM) dari Ambon didasarkan pada pengamatan bahwa tenaga kerja dari wilayah Timur Indonesia memiliki etos kerja tinggi dan ketahanan luar biasa dalam menghadapi tantangan pekerjaan.

 

Erwin Novianto,Ervin Novian Angawida .Deputi Branch Manager

PT. Sumber Alfaria Trijaya. Tbk perwakilan Alfamart Bali dalam sambutannya, Jumat ( 27/02/2026) di kantor balai kota Ambon, Menyampaikan bahwa perusahaan memiliki jaringan bisnis luas di berbagai daerah Indonesia.

 

Melalui pengalaman yang ditempuh, pihaknya menyadari bahwa daya tahan kerja menjadi tantangan terbesar industri ritel, sehingga bersama tim di cabang Bali, perusahaan berkomitmen menjadikan Kota Ambon sebagai salah satu sumber utama penyediaan SDM berkualitas bagi seluruh cabang di Provinsi Bali.

 

Proses seleksi yang dilaksanakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan (BPP) Ambon pada 10 Februari lalu diikuti sebanyak 164 peserta dari berbagai wilayah Kota Ambon. Sebelumnya terdapat kesalahpahaman bahwa jumlah peserta mencapai 164.000 orang namun telah dikoreksi.

 

Dari total peserta tersebut, sebanyak 88 orang berhasil lulus, di mana 80 peserta akan ditempatkan sebagai kruiser dan 8 lainnya sebagai helper.

 

Pada acara penyerahan peserta yang akan diterbangkan ke Bali, hadir sebanyak 64 peserta yang siap menjalani tahap selanjutnya. Mereka akan memulai pelatihan teknis dari tanggal 2 hingga 6 Maret mendatang di toko Alfamidi, yang merupakan bagian dari grup usaha yang sama dengan Alfamart, sehingga materi pelatihan yang diberikan selaras dengan standar kerja perusahaan.

 

Setelah menyelesaikan pelatihan teknis, seluruh peserta yang lulus akan ditempatkan di berbagai cabang Alfamart di Bali. Transportasi yang digunakan adalah moda laut yang disediakan secara khusus oleh perusahaan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan dari Ambon menuju Pulau Dewata.

 

Pihak Alfamart juga menetapkan target rekrutmen kembali sebanyak 200 karyawan dari Kota Ambon, dengan proses seleksi direncanakan setelah Hari Raya Idul Fitri agar tidak bentrok dengan aktivitas masyarakat pada masa liburan besar tersebut.

 

Untuk memastikan kenyamanan dan kesejahteraan para karyawan asal Ambon di Bali, perusahaan menyediakan berbagai fasilitas mendukung. Seluruh biaya transportasi dari Ambon ke Bali dan sebaliknya ditanggung sepenuhnya oleh Alfamart. Untuk akomodasi, pihak perusahaan memiliki 60 unit tempat tinggal (mess) di Bali dan sedang melakukan perluasan kapasitas yang diharapkan selesai pada 29 Mei mendatang dengan total kapasitas hingga 1.000 orang.

 

Bagi karyawan yang memilih tinggal di kos atau tempat tinggal mandiri, Alfamart akan memberikan bantuan uang kos sebesar Rp450.000 per bulan selama satu tahun penuh bagi seluruh karyawan yang memenuhi syarat.

 

Dalam hal perkembangan karir, terdapat peluang baik terutama bagi lulusan SMA dan SMK, mengingat di Bali sangat dibutuhkan pejabat atau pemimpin toko yang mampu menjalankan tugas dengan baik. Berdasarkan data perusahaan, umumnya dalam waktu satu tahun kerja yang konsisten, karyawan memiliki kesempatan naik jabatan menjadi staf atau leader toko.

 

Erwin menyampaikan terima kasih kepada Walikota, Wakil Walikota, serta seluruh tim Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon atas dukungan yang diberikan.

 

Mereka juga memberikan pesan kepada para karyawan yang akan bekerja di Bali untuk tidak takut menghadapi hal baru, karena perusahaan terbuka menerima pertanyaan dan siap memberikan bantuan, mengingat telah banyak karyawan dari wilayah Timur lainnya seperti Kupang yang bekerja dengan baik bersama perusahaan.” Tutup, Erwin

 

Di waktu bersamaan ‘ Walikota Kota Ambon yang hadir bersama Wakil Walikota, Sekretaris Kota Ambon, Branch Manager Alfamart Bali, para pejabat, staf ahli, pimpinan OPD, khususnya para Kades, jajaran Dinas Tenaga Kerja, serta teman-teman pers dan masyarakat yang hadir.

 

Dalam sambutan Walikota menyampaikan rasa syukur karena di tengah tantangan untuk memastikan pencari kerja di Kota Ambon mendapatkan pekerjaan layak, datang kesempatan dari Alfamart untuk merekrut adik-adik muda Ambon.

 

Ia juga menyatakan bahwa situasi ini membuat Pemerintah Kota menyadari masih banyak hal yang harus dilakukan untuk generasi muda daerah, mengingat tantangan utama saat ini adalah meningkatnya jumlah pencari kerja yang berdampak pada angka pengangguran.

 

Menurut Walikota, upaya yang harus dilakukan adalah memastikan tersedianya lapangan kerja bagi pencari kerja di Kota Ambon, khususnya warga lokal. Cara yang ditempuh adalah dengan membangun ruang investasi kondusif, karena pemerintah tidak dapat secara langsung membuka banyak lapangan kerja kecuali melalui kontrak atau tenaga honorer yang terbatas.

 

Oleh karena itu, menarik investor untuk berinvestasi di Kota Ambon menjadi kunci utama agar pencari kerja memperoleh kesempatan kerja.

 

ia menjelaskan bahwa kendala utama Kota Ambon adalah keterbatasan sumber daya alam, sehingga tidak memungkinkan membangun pabrik atau perusahaan besar skala nasional. Perekonomian Kota Ambon lebih bergantung pada sektor jasa, perdagangan, dan pariwisata yang memiliki potensi besar namun membutuhkan waktu untuk berkembang maksimal.

 

Karenanya, kerja sama dengan Alfamart untuk merekrut tenaga kerja dari Ambon menjadi hal yang sangat berharga bagi Pemerintah Kota dan masyarakat. Ini merupakan kolaborasi baik antara pemerintah dan swasta yang memberikan manfaat nyata, sekaligus memperlihatkan bahwa sektor ritel modern di Ambon telah berkembang cukup maju dan memiliki potensi untuk tumbuh.

 

Selain dengan Alfamart, Pemerintah Kota juga sedang membangun kerjasama dengan berbagai pihak lainnya, termasuk pemerintah Jepang untuk memberikan pelatihan kepada anak muda Ambon agar dapat bekerja di Jepang dan memperoleh keterampilan serta pengalaman kerja berharga.

 

Selama belum mampu menghadirkan investor besar di dalam kota, upaya seperti ini sangat penting untuk mengatasi masalah pengangguran.

 

Bodewin Wattimena juga mengingatkan para pengusaha di Kota Ambon agar memprioritaskan penggunaan tenaga kerja berKTP Kota Ambon dalam perekrutan karyawan. Ia menjelaskan bahwa hal ini bukan sentimen daerah eksklusif, tetapi bentuk tanggung jawab sosial untuk memastikan warga daerah memperoleh kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan.

 

Kolaborasi dengan Alfamart telah membuktikan bahwa pemerintah dapat bekerja sama efektif dengan pihak swasta untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Ambon, sekaligus menjadi upaya konkret untuk menurunkan angka pengangguran yang termasuk dalam program prioritas utama Pemerintah Kota bersama Wakil Walikota.

 

Selain itu, Pemerintah Kota juga terus memberikan dukungan dan fasilitas kepada investor yang berminat masuk dan berinvestasi di Ambon, yang akan memberikan kontribusi besar bagi penciptaanya lapangan kerja di masa depan.

 

Walikota memberikan pesan kepada seluruh adik-adik muda yang akan bekerja di Bali bahwa kesempatan yang diperoleh adalah berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia mengingatkan bahwa kesuksesan bekerja tidak ditentukan oleh jenis pekerjaan atau jabatan, tetapi terletak pada kesungguhan dan ketulusan hati dalam menjalankan setiap kepercayaan dengan sebaik-baiknya.

 

Semoga seluruh peserta menjalani proses dengan penuh semangat dan membawa nama baik Kota Ambon di mana pun berada.” Pungkas, bodewin(chey)

Berita

Wakil Walikota Ambon Pastikan Stok  Kebutuhan Bahan Pokok Aman Menjelang Idulfitri

Ambon – beritasumbernews.com – wakil walikota Ambon memimpin inspeksi mendadak pada sejumlah Distributor besar pemasok kebutuhan bahan pokok yang ada dibeberapa lokasi dikota ambon

sebelum melakukan inspeksi wawali memimpin apel pagi dengan didampingi OPD Dan Tim pengendali inflasi daerah
inspeksi atau sidak pada beberapa lokasi yang ada .

Inpeksi mendadak dilakukan guna memastikan ketersediaan Bahan pangan sembako bisa mencukupi sehinggah masyarakat bisa merayakan hari besar keagamaan dengan Baik ,aman, dan lancar tanpa kuatir Stok habis

Biasanya menjelang hari besar keagamaan Harga -harga barang melonjak ini yang melatar- belakangi pemerintah kota ambon lewat tim pengendali infaksi daerah melakukan inpeksi mendadak guna mengantisipasi kenaikan dan spekukasi harga oleh oknum- oknum pedagang

adapun distributor pertama yang didatangi oleh wakil walikota bersama Tim TPID Adalah Distributtor ,Pabrik ayam potong yang ada dikawasan talake pada lokasi ini wawali berdialog dengan menajemen distributor ayam potong sekaligus melihat secara langsung kondisi Boks dan timbangan yang ada .

setelah memeriksa alat timbangan atau takaran yang digunakan tidak sesuai dengan yang diharapkan Ibu wawali meminta kedepan alat timbangan ini tidak perlu digunakan dan harus diganti
selanjutnya wawali melakukan perjalan inpeksi ke distributor ( perusahan perdagangan persero ) yang menjual minyak kita .

ditempat tersebut wawali ibu Ely berdialog dengan para menajamen perusahan minyak kita . dari penjelasan perusahan perdagangan minyak kita yang ada di kawasan jalan apituley ini menjelaskan kurang lebih 4000 ton minyak kita yang akan masuk dalam waktu yang akan datang begitu pula tepung terigu merk kompas akan masuk dengan jumlah yang cukup banyak hinggah beberapa bulan kedepan

 

Sidak selanjutnya di lakukan pada sebuah distributor perusahan dikawasan Mardika depan hotel Amans ongkoliong

Tiim Kemudian melanjutkan perjalanan sidak ke gudang Perum Bulog di kawasan galala hatiwe kecil .

Di Perum Bulog yang merupakan Penyedia cadangan beras ,gula ,sarimie dan minyak goreng. Dari penjelasan ,pihak menajamen perum Bulog memaatikan kepada penerintah kota ambon bahwa cadangan stok kebutuhan beras aman dan mencukupi hinggah 2 atau 3 bulan

Setelah memantau dan berdialog dengan pimpinan dan menejemen Perum Bulog Wakil walikota bersama Tim melanjutkan perjalanan ke CV Gema Rejeki dikawasan Paso , CV gema Rejeki merupakan Distributor penyedia, beras, ayam potong gula ,minyak goreng , tepung terigu dari hasil pengawasan Pemerintah kota ,stok untuk kota Ambon aman hinggah 2 hinggah 3 bulan kedepan hal ini sesuai laporan yang masuk ke pemerintah kota .

Menyikapi adanya penimbunan Bahan pokok oleh pihak -pihak yang tidak bertanggung jawab atau oknum pedagang ,maka penerintah kota Ambon akan melangkan surat teguran dan peringatan dan bila tidak mengindahkan maka akan ditindak sesuai prosedur dan undang undang.

untuk diketahui pengawasan dan pemantauan Bahan pangan dan sembilan bahan pokok dilakukan oleh Dinas perindustrian dan perdagangan kota, Ambon Badan ketahanan pangan , Dinas pertanian kota ambon, Pihak Bulog Unaur TNi Dan Polresta (**)

[instagram-feed]