Ambon,beritasumbernews.com,Acara penutupan Kejuaraan Taekwondo Fantfelos Aminata Tutuhitu Tawiri Memperebutkan Piala Tetap Anggota DPRD Provinsi Maluku, yang diselenggarakan bertempat di Gedung Sport Hall Karpan, resmi di tutup Jantje Wenno Senin (23/10/2023) Pukul 01:00 Wit.
Pada kesempatan ini, Jantje Wenno dalam sambutannya menyampaikan, “kejuaraan taekwondo ini diikuti oleh peserta Atlet sekitar 334, yang berasal dari 16 Dojang, yaitu Buru, SBB, Maluku Tengah, dan yang paling banyak yaitu kota Ambon.
Lanjutnya, “Di Maluku ini memang tidak kurang atlet-atlet berbakat, apalagi pada olahraga perseorangan baik itu taekwondo, tinju, atletik, dayung dan sebagainya, dan cabang-cabang olaraga inilah yang mestinya menjadi perhatian kita, maupun pemerintah, sehingga sarana dan prasarana tidak lagi menjadi kendala bagi Maluku.
Walaupun dengan keterbatasan, tidak boleh menyulitkan tekat dan semangat kita untuk melahirkan Atlet-atlet yang berbakat dan berprestasi di kemudian hari, sehingga kesempatan yang baik ini saya mengajak kita semua, marilah kita sama-sama memikul tanggung jawab, untuk membina dan melatih anak-anak yang memiliki bakat yang luar biasa ini, khususnya pada cabang olahraga taekwondo, ajak Weno.
“Karena untuk menjadi atlet yang berbakat dan berprestasi itu tidak gampang, karena butuh kesabaran, latihan keras, pembinaan dan disiplin yang baik, serta doa dari semua orang, baik itu dari sesama atlet, maupun orang tua, pelati dan sebagiannya, sehingga jika agenda ini menjadi agenda tetap setiap tahunnya, maka bukan tidak mungkin dan tidak mustahil pada saatnya Maluku akan memiliki atlet-atlet yang berprestasi, tutur Weno.
Dirinya berharap, Open turnament kali ini, bisa melahirkan Atlet-atlet taekwondo yang berprestasi di masa depan, dan semoga adik-adik sekalian bisa ikut serta, sehingga bisa mengharumkan Maluku pada kejuaraan-kejuaraan nasional merebutkan piala presiden nanti.
“Kali ini saya hanya membantu saja, supaya kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik, walaupun dengan banyak kekurangan, tetapi mudah-mudahan di tahun-tahun yang akan datang, kekurangan-kekurangan ini bisa kita perbaiki salah satunya manajemen waktu, kalau bisa di tahun-tahun depan jangan lagi melakukan penutupan turnament taekwondo, hingga larut malam seperti ini. Pungkasnya (V374)

Pada puncak penutupan kejuaraan tersebut, saat mendengar pengumuman panitia, ternyata Dojang Fantfelos menjuarai juara umum dengan peroleh medali terbanyak.
Toisuta hadir mendampingi Jantje Wenno saat penutupan kejuaraan, dirinya bangga saat atlet-nya menjuarai juara umum, sehingga memberikan apresiasi yang sangat tinggi pada para atlet, pelatih, coatc dan para orang tua.
Toisuta mengingatkan, ke depan pada Januari nanti 2024 ada undangan kejuaraan Nasional merebut piala Presiden, sehingga para atlet harus benar – benar siap, agar bisa membanggakan nama Maluku Kusus kota Ambon. Ujarnya
Usai penutupan kegiatan kejuaraan itu, Wenno yang di temui awak media di teras depan gedung Sport Hall Karpan Ambon mengatakan” kejuaraan taekwondo ini dilaksanakan setelah baru beberapa saat pengurus taekwondo fantfelos mengalami kendala dan sempat tidak jalan, namunpengurus Taekwondo Fantfelos mengambil inisiatif untuk kembali melaksanakan-nya, dan di akuinya ada sedikit kendala yang membuat kegiatan ini sedikit tertunda, dan baru di laksanakan saat ini. Tutur Wenno
Saat di tanyai terkait fasilitas gedung olah raga milik Pemprov Maluku, Wenno mengatakan, itu yang harus jadi perhatian pemerintah Provinsi, sehingga gedung tersebut bisa menjadi sarana olah raga yang membuat para atlet dari semua cabor bisa mengasah prestasi mereka sehingga Maluku tidak kalah jauh prestasi atletnya dengan Provinsi lain.
Hal ini di katakannya karena berdasarkan pantauannya, selama tiga hari kegiatan olah raga dari cabor taekwondo ini, ternyata fasilitas gedung yang di sewa atau di bayar mahal tidak terfasilitasi dengan benar, contohnya Toiled tidak tersedia air bersih dan harus di beli oleh yang menyewa, ini hal yang lucu dan tidak sesuai dan tidak wajar. Tegas Wenno
Para atlet taekwondo ini perlu ada perhatian khusus bukan saja dari para pelatih, dan pengurus, namun juga dari perlu asa perhatian dari pemerintah kota Ambon, dan pemerintah provinsi Maluku bahkan sampai ke tingkat Kabupaten. Harap Toisuta
“Oleh karena itu, marilah kita mengangkat semangat dari para atlet-atlet ini, supaya mereka bisa menjadi atlet-atlet di kota Ambon, dan provinsi Maluku yang sangat potensial sehingga pada waktunya mereka juga bisa dapat mewakili kota Ambon ini sampai ke ajang nasional maupun internasional, ajak Toisuta.
Bukan saja itu, Ketua Pelatih Dojang Fantfelos Kantor Gubernur Maluku Sabeum Nim Ernes Tondo Dan III Kukiwon yang biasa di sapa Ungke saat di konfirmasi media ini, Rabu 17/10/2023 pagi menyebutkan” atletnya yang di turunkan tidak di ragukan lagi walau sebagian besar atlet pemula, namun pihaknya Optimus akan merebut juara umum.
Bukan saja itu salah satu orang tua atlet yang di temui di lokasi lapangan latihan, Sherly Saija mewakili semua orang tua atlet mengatakan” sebagai orang tua atlet tetap mendukung program latihan Dojang Fantfelos Kantor Gubernur Maluku, bahkan terus mendorong anaknya maupun para atlet yang berlatih di Dojang Fantfelos untuk tetap semangat dan terus berusaha berikan yang terbaik bagi Dojang ini, maupun daerah ini terlebih kusus Kantor Gubernur Maluku.
Ambon
Medali ini juga merupakan pertama bagi kontingen Indonesia,” lapor Cores Sahupalla, pelatih dayung Indonesia ke Anos Yermias, mantan ketua pengurus provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku sebagaimana diteruskan ke media siber ini, Minggu (24/9) sore.