UNPATTI,-beritasumbernews.com 90 Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dinyatakan lulus dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Yudisium dan Penggelaran Sarjana Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Dalam Rangka Wisuda Sarjana II Universitas Pattimura Periode April – Agustus 2022, berlangsung di Aula FPIK, Jumat (19/08/22).
Keputusan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Nomor 300/UN13.1.7/SK/2022 Tentang Yudisium dan Penggelaran Sarjana (S1) Bagi Lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Periode April hingga Agustus 2022 menjadi dasar pelaksanaan Yudisium dan Pegelaran Sarjana hari ini .
Kegiatan dihadiri oleh Ketua Ikatan Alumni FPIK, Koordinator dan Sub Koordinator serta Tenaga Kependidikan dalam lingkup FPIK, Ketua dan Pengurus Ikatan Alumni FPIK, Orang Tua Lulusan Cumlaude dan para Lulusan.
Penyerahan Plakat dan Tanda Piagam Penghargaan dari Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Dr. Y. Lopulalan, M.Si diberikan kepada 10 orang lulusan yang dinyatakan lulus dengan predikat “Cumlaude”, atas nama :
Niorie K. Moniharapon, S.Pi, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, IPK 3,87
Janet GP Rande, S.Pi, Program Studi Ilmu Kelautan, IPK 3,87
Gloria H. Kesaulya, S.Pi, Program Studi Budidaya Perairan, IPK 3,86
Samuel FI Leasa, S.Pi, Program Studi Agrobisnis Perikanan, IPK 3,79
Annielisye Simatauw, S.Pi, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, IPK 3,68
Suciarti Makatita, S.Pi, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, IPK 3,67
Vidya M. Haurissa, S.Pi, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, IPK 3,62
Siti M. Zega, S.Pi, Program Studi Budidaya Perairan, IPK 3,60
Popy H. Sakur, S.Pi, Program Studi Budidaya Perairan, IPK 3,56
Sigridh G. Silanno, S.Pi, Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, IPK 3,53
Mewakili Rektor Universitas Pattimura, Ketua LP3MP, Dr. Drs. Joseph Pagaya, M.Kes mengatakan lulus kuliah merupakan awal dari tantangan hidup yang sebenarnya, karena tantangan terberat adalah bagaimana mendapatkan pekerjaan sesuai dengan passion masing-masing lulusan.
Proses untuk mencapai kelulusan tentunya melalui rintangan dan perjuangan. Di era pandemi covid-19 banyak tantangan yang dihadapi dan oleh sebab itu lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan harus mampu berkolaborasi dan mampu membangun jejaring pada berbabagi aspek”, ujarnya.
Untuk mendapatkan lulusan yang berkompeten perlu adanya kesiapan di bidang akademik, khususnya dalam pengelola soft skills yaitu kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik dalam kehidupan maupun dunia kerja.
Beliau juga mendorong para lulusan yang di yudisium untuk berani mengungkapkan berbagai tantangan yang ada serta memiliki keyakinan sebagai modal dasar untuk menjadi sukses.
Peluang yang sama, Dekan FPIK, Dr. Y. Lopulalan, M.Si mengatakan, yudisium merupakan momen yang penting ketika seluruh proses perjalanan studi dilewati. Ketika menjadi seorang sarjana tentunya tantangan kedepan masih banyak dan ini bukan akhir dari sebuah perjuangan melainkan awal untuk berproses ditengah masyarakat.
“Seseorang yang memperoleh pekerjaan tidak hanya unggul dalam hard skill tetapi harus memiliki soft skill sehingga dapat diterima di dunia kerja”, kata dekan.
Lanjutan, bidang bidang perikanan dan kelautan memiliki peluang dalam berwirausaha sangat banyak dalam berbagai sehingga dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Dekan berharap, para lulusan dapat menjadi agen penggerak bagi masyarakat di bidang perikanan dan ilmu kelautan .
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni FPIK Unpatti yang diwakili oleh Pejabat Bupati Kabupaten Buru, Dr. Djalaludin Salampessy, S.Pi, M.Si berharap kedepan lulusan FPIK mampu menciptakan pekerjaan baru dan menjadi wirausaha muda dengan memanfaatkan sumberdaya perikanan di Maluku.
Mewakili lulusan, Niorie K. Moniharapon mengatakan, kesuksesan seperti tiang yang bergerak, sekarang kita dapat mencetak kesuksesan pertama, marilah kita merayakan momen ini dan melihat apa yang ada berikutnya dan bagaimana kita bias lebih baikProses untuk mencapai kelulusan tentunya melalui rintangan dan perjuangan. Di era pandemi covid-19 banyak tantangan yang dihadapi dan oleh sebab itu lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan harus mampu berkolaborasi dan mampu membangun jejaring pada berbabagi aspek”, ujarnya.
Untuk mendapatkan lulusan yang berkompeten perlu adanya kesiapan di bidang akademik, khususnya dalam pengelola soft skills yaitu kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik dalam kehidupan maupun dunia kerja.
Beliau juga mendorong para lulusan yang di yudisium untuk berani mengungkapkan berbagai tantangan yang ada serta memiliki keyakinan sebagai modal dasar untuk menjadi sukses.
Peluang yang sama, Dekan FPIK, Dr. Y. Lopulalan, M.Si mengatakan, yudisium merupakan momen yang penting ketika seluruh proses perjalanan studi dilewati. Ketika menjadi seorang sarjana tentunya tantangan kedepan masih banyak dan ini bukan akhir dari sebuah perjuangan melainkan awal untuk berproses ditengah masyarakat.
“Seseorang yang memperoleh pekerjaan tidak hanya unggul dalam hard skill tetapi harus memiliki soft skill sehingga dapat diterima di dunia kerja”, kata dekan.
Lanjutan, bidang bidang perikanan dan kelautan memiliki peluang dalam berwirausaha sangat banyak dalam berbagai sehingga dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Dekan berharap, para lulusan dapat menjadi agen penggerak bagi masyarakat di bidang perikanan dan ilmu kelautan .
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni FPIK Unpatti yang diwakili oleh Pejabat Bupati Kabupaten Buru, Dr. Djalaludin Salampessy, S.Pi, M.Si berharap kedepan lulusan FPIK mampu menciptakan pekerjaan baru dan menjadi wirausaha muda dengan memanfaatkan sumberdaya perikanan di Maluku.
Mewakili lulusan, Niorie K. Moniharapon mengatakan, kesuksesan seperti tiang yang bergerak, sekarang kita dapat mencetak kesuksesan pertama, marilah kita merayakan momen ini dan melihat apa yang ada berikutnya dan bagaimana kita bias lebih baikdari sebelumnya. “Jadilah berkat bagi banyak orang yang kita miliki”, tutupnya.(Chey)


