Menampilkan: 11 - 20 dari 246 HASIL
Pendidikan

IGI: KEPALA SEKOLAH AROGAN DAN TIDAK MUTU, MERUSAK MASA DEPAN PENDIDIKAN

Ode Abdurrachman (Ketua Ikatan Guru Indonesia/IGI Provinsi Maluku)

AMBONberitasumbernews.com –  Kasus Plt. Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Maluku Tengah (Malteng), Anton R., yang dituding bersikap arogan dan bak “preman” oleh para guru, harus menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan setempat. Jika laporan ini benar, ini adalah contoh nyata “kepemimpinan yang gagal” dan bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan.
“Kepala Sekolah Harus Memiliki Kompetensi Manajerial dan Sosial”
Dalam Permendikbud No. 6 Tahun 2018, kepala sekolah wajib memiliki kompetensi manajerial, kepribadian, dan sosial. Namun, jika seorang kepala sekolah justru menciptakan lingkungan kerja yang tidak sehat, mengintimidasi guru, dan bersikap otoriter, maka ia telah melanggar kode etik kepemimpinan pendidikan”.

Fakta bahwa para guru yang sudah berani bersuara menunjukkan betapa parahnya situasi ini. Kepala sekolah seharusnya menjadi teladan, bukan sumber ketakutan. Jika guru merasa tertekan, bagaimana mungkin mereka bisa fokus pada proses pembelajaran yang berkualitas bagi siswa?
Dampak Kepemimpinan yang Buruk seperti itu malah menurunkan Kualitas Sekolah, terutama rapor sekolah, di samping itu akan mempengaruhi aspek lain di antaranya:
1. **Menurunnya Motivasi Guru** – Guru yang merasa tidak dihargai atau diancam akan kehilangan semangat mengajar.
2. **Lingkungan Belajar Tidak Kondusif** – Sikap kepala sekolah yang arogan bisa menciptakan budaya ketakutan di sekolah.
3. **Reputasi Sekolah Anjlok** – Orang tua dan masyarakat akan kehilangan kepercayaan terhadap institusi pendidikan jika pimpinannya bermasalah.

Sebagai Ketua IGI Maluku, saya mendesak:
1. Dinas Pendidikan Malteng segera melakukan pemeriksaan independen terhadap kasus ini.
2. Jika terbukti melanggar, Plt. Kepala Sekolah harus dicopot dan diganti dengan figur yang lebih kompeten dan berintegritas.
3. Perlu pelatihan kepemimpinan bagi calon kepala sekolah agar tidak hanya fokus pada administratif, tetapi juga “kecerdasan emosional”

Penutup:
Pendidikan Butuh Pemimpin yang Melayani, Bukan Menguasai. Kepala sekolah bukanlah “raja kecil” yang boleh bertindak semena-mena. Ia adalah ‘pelayan publik’ yang bertugas memajukan pendidikan. Jika Maluku Tengah ingin meningkatkan kualitas sekolah, maka kepemimpinan yang inklusif, demokratis, dan visioner adalah keharusan.

“Kami meminta transparansi dan tindakan tegas” dari Dinas Pendidikan kabupaten Maluku tengah. Jangan biarkan satu oknum merusak nama baik dunia pendidikan Maluku (Tim)

Pendidikan

Yayasan Nurul Iman Jadi Pusat Unggulan Sekolah Pasca Sarjana UNJ

Yayasan Nurul Iman Jadi Pusat Unggulan Sekolah Pasca Sarjana UNJ

beritasumbernews.com – Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperkuat komitmennya dalam program Pengabdian kepada Masyarakat melalui pendampingan Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman di Parung, Bogor. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjadikan yayasan tersebut sebagai Center for Excellence in Education di tingkat lokal maupun nasional.

Direktur Sekolah Pascasarjana UNJ, Prof. Dr. Dedi Purwana E.S., M.Bus., menegaskan bahwa institusi pendidikan tinggi, khususnya Pascasarjana, tidak boleh menjadi “menara gading” yang terpisah dari masyarakat.

“Kami ingin Pascasarjana UNJ hadir secara nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar berkutat dengan teori dan inovasi, tetapi benar-benar memberi dampak langsung,” ujarnya dalam pembukaan Program Pengabdian Masyarakat di Desa Warung Jaya, Parung, Sabtu (15/6/2025).

Program yang telah berjalan selama empat tahun ini melibatkan 21 program studi Magister dan Doktor di lingkungan Sekolah Pascasarjana UNJ. Fokus tahun ini adalah pendampingan terhadap Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman, sebuah lembaga pendidikan terpadu yang membawahi pendidikan dari PAUD hingga perguruan tinggi (STIA Nurul Iman) serta mengelola lebih dari 40 unit usaha mandiri untuk mendukung kebutuhan komunitas pesantren.

Ketua Yayasan, Dr. Hj. Umi Waheeda Binti H. Abdul Rahman, S.Psi., M.Si., menyampaikan rasa optimisnya terhadap kolaborasi ini. “Kami semakin yakin bahwa Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman mampu menjadi pusat keunggulan pendidikan. Apalagi kami dibina langsung oleh puluhan profesor, doktor, dan kandidat doktor dari UNJ,” ujarnya.

Salah satu bentuk konkret penguatan adalah kolaborasi dengan Program Studi Linguistik Terapan mendampingi bagaimana mengimplementasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam riset-riset dosen STIA Nurul Iman. Selain itu, para dosen dan mahasiswa S2 dan S3 Linguistik Terapan juga mendampingi pengembangan industri kreatif berbasis budaya lokal pesantren, yang dinilai memiliki keunikan dan potensi ekonomi tersendiri.

Koordinator Program Studi S2 dan S3 Linguistik Terapan, Prof. Dr. Endry Boeriswati, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.

Melalui program ini, Sekolah Pascasarjana UNJ berharap dapat mendorong kemandirian warga pesantren dan masyarakat sekitar dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal yang belum tergarap secara maksimal. Dampaknya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan Yayasan serta kesejahteraan masyarakat di Parung dan sekitarnya.(***)

Pendidikan

Dinas Pendidikan Kota Ambon Jadwalkan ulang Tes Terstandar SPMB pada 17 Juni 2025*

Ambonberitasumbernews.com – Pelaksanaan Tes Terstandar (Online) bagi Calon Siswa SMP di Kota Ambon pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui website spmb.ambon.go.id yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 April 2025, mengalami Kendala. Kendala tersebut disebabkan Server SPMB milik Dinas Pendidikan mengalami lonjakan pengguna (peserta test online) yang mengakses sistem secara masif dalam waktu yang bersamaan. Kondisi tersebut berdampak, ada murid yang dapat mengikuti tes sampai selesai, ada murid yang belum selesai tes karena gangguan server, dan ada murid yang tidak dapat akses masuk (login) ke aplikasi SPMB.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Drs. F. F. Taso, M.Si, menjelaskan bahwa Pelaksanaan Tes Terstandar akan dilaksanakan ulang pada hari Selasa, 17 Juni 2025. Pelaksanaan Tes Terstandar dilakukan oleh masing-masing SMP Negeri, menyesuaikan dengan ketersediaan infrastruktur IT dari Sekolah. Tes Terstandar dapat dilakukan secara Online dengan Google Forms atau Manual.

Untuk memastikan tersampaikannya informasi Perubahan Jadwal Tes Terstandar, Dinas Pendidikan Kota Ambon telah menginstruksikan kepada pihak sekolah untuk menginformasikan Perubahan Jadwal Tes Terstandar melalui Flyer ke Grup-grup Whatsapp (WA) para Orang Tua Siswa.

( chey)

Pendidikan

Penerimaan Siswa Baru SMA Negeri 5 Ambon Sesuai Wilayah Kelurahan

Ambon – beritasumbernews.com

Kepala Sekolah SMA Ngeri 5 Ambon ‘ pelpina Saiya Sp.d.M si menyampaikan ” kepada Wartawan di ruang kerjanya, untuk sistim penerimaan siswa baru sesuai Daerah wilayah,

Olehnya itu SMA Negeri 5, kelas 12 yang sudah lulus dengan siswa yang berjumlah 324 , maka diberlakukan untuk penerimaan siswa baru akan menerima sesuai wilayah dan jumlah yang ditetapkan.

Karena ada 9 Ruang Belajar (Rumber) Kelas dengan jumlah 324 siswa dengan mengisi satu ruang kelas sebanyak 36 siswa.

Jadi , siswa kelas 12 yang sudah lulusan di tahun 2025 ini, untuk 9 rumber itu berarti kami akan menerima siswa   sesuai kapasitas yang ada dan tidak lebih. ” ucapnya.

Karena prosesnya sudah mengunakan wilayah kelurahan , sehingga untuk SMAN 5 Ambon daerah kecamatan Baguala , penerimaannya yang berdomisili di Passo, Lateri, Galala, Hatiwe Kecil, tidak memakai rayoan tetapi dipakai wilayah kelurahan yakni masuk sona SMA Negeri 5, SMA 4, SMA 14, dan dian Harapan

Ditambahkan” terkait Ruang kelas SMA Negeri 5 , tahun ini kelulus adalah 312 siswa dari 9 Rumber dan penerimaan siswa baru harus sesuai dengan Rumber yang kita punya, dan  tidak bisa mengambil lebih dari pada Rumber yang kita punya, karena jumlah Rumber yg kita punya ada 27 Rumber

Diharapan untuk Anak Siswa kelas 12 yang mengikuti ujian kelulusan tahun 2025 ,biarlah mereka bisa masuk ke perguruan tinggi dan mendapat longan pekerjaan serta diterima dengan baik

Harapan Kepsek bagi siswa kelas X & XI akan ada liburan sekolah yang begitu panjang, saya berharap bagi siswa agar tetap belajar di rumah pada waktu liburan berlangsung, dan pada siswa yang naik kelas ingat bahwa ada pendaftaran perpindahan kelas setelah selesai liburan sekolah, Ujar Kepsek.

(chey)

Pendidikan

Ketua DPRD Kepulauan Aru Veny Silviana Loy Belum Ada Bangun Sekolah Bagi Siswa SMA

Ambonberitasumbernews.com – Ketua DPRD Kepulauan Aru mengatakan ada tiga sekolah di kabupaten kepulauan Aru, Kalau yang di dokabarat lahannya sudah siap,” sementara yang dua mungkin setelah mereka pulang baru di tunjuk lahan karena itu harus ada salah satu syarat,dan salah satu syarat itu musti ada lahan

dan lahan yang sudah di siapkan di kecamatan Aru Selatan,

Dan SMA sudah dibuka sejak tahun lalu hanya bangunannya belum ada dan begitu juga dengan gurunya yang belum ada.” ujar Ketua DPRD kab Kep Aru Selviana Loy.

Lanjut Ketua DPRD Selviana Loy Kalau Aru Selatan Dan sirsir belum ada sama sekali dan pulau Aru Utara.

Dan kalau Aru selatan itu,khusus selatan timur dan pada dua kecamatan itu belum, tetapi satu yang ada di desa Dokabarat itu Sadah ada siswa, dan bangunan sekolah juga belum ada, mereka masih memakai SD sementara, SD Inpres Dokabara, (chey)

Pendidikan

Ini Kata Kepsek SMA 13 Ambon; Penerimaan Siswa Baru Memakai Sistim (SPMB)

Ambonberitasumbernews.com – Kalender Pendidikan SMA semester genap tahun ajaran 2024/2025, dari semester 1 akan berakhir pada tanggal 20 Desember 2024 sebagai batas akhir pembelajaran.

Untuk semester 2 dimulai pada awal Januari 2025, dan pada tanggal 2 Januari 2025 sebagai hari pertama masuk sekolah.

Ujian sekolah (US),biasanya diselenggarakan pada bulan April ,seperti contoh : 14-24 April 2025 dan kelulusantentatif pada bulan mei contohnya 6 Mei 2025.

Penilaian Sumatif Akhir semester dilaksankan pada bulan juni,untuk kelas X dan XI.
Hal ini disampaikan ,Kepala sekolah SMA 13 Ambon, Ahmad Sohleman.SP.d diruang kerjanya Ambon, (25/04/2025)

Kemudian persiapan pembuatan soal , saya juga sudah disampaikan kepada guru -guru bidang studi mata pelajaran sesuai kurikulum tersebut .

Selanjut” terkait dengan penerimaan siswa baru atau murid baru sesuai peraturan tahun 2023 No.3 tentang sistem penerimaan murid baru yang dinamakan DPBD sedangkan sekarang sistim Penerimaan Murid Baru ( SPMB).Ujarnya

Jadi nanti, sekolah sudah siapkan panitia penerimaan murid baru yang ditandatangani oleh kepala sekolah.

Sedangkan teknisnya akan dilaksankan sesuai dengan jadwal yang sudah akan dikirim oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.

Dan panitia sudah siap melakukan tahapan itu, karena panitia sudah dibentuk , tinggal petunjuk teknis dari kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Promal.

Sesuai juknis yang ada, Bulan Mei tahun 2015 kita mulai star dan menunggu petunjuk teknis lainnya dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku.

Terkait siswa yang mengikuti ujian kemarin , yang sakit hanya 1 orang itupun dilakukan ujian susulan, dan peserta ujian jumlah 133 siswa semua siswa mengikuti ujian.

Kepsek, mengatakan untuk siswa yang tidak hadir atau tidak masuk sekolah akan diikut sertakan dalam ujian sususlan bersamaan 333 siswa lainnya.

Peserta ujian kemarin yang berjumlah 333 siswa kepsek berharap bisa seratus persen lulus , dan melanjutkan keperguruan tinggi yang di inginkan sampai ke dunia pekerjaan untuk mendapatkan kerja.katanya

Untuk SMA 13 Ambon, ada jalan SPNB masuk perguruan tinggi dengan jalur prestasi akhir , dan mengalami peningkatan dari tahun 2023 sampai tahun 2024,berjumlah 45 orang di tahun 2024 yang berjumlah 57 orang dan jata untuk sekolah dari 132 itu kurang lebih 5 persen ,lulus seleksi dari tahun-ketahun, Pungkasnya (chey)

Pendidikan

Kegiatan Sekolah Di Sejumlah Sekolah Pada Huamual Belakang Mandek, Akibat Dinas Pendidikan Tidak Cairkan Dana Bos, Siswa Jadi Korban

http://Seram bagian baratHuamual, beritasumbernews.com – Hingga pertengahan April 2025, sejumlah sekolah di wilayah Huamual Belakang belum dapat mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

 

Padahal, berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa kepala sekolah, dana BOS sebenarnya telah masuk ke rekening sekolah sejak Februari lalu.

Namun, proses pencairan dana tersebut terhambat karena adanya persyaratan dari Dinas Pendidikan Seram Bagian Barat yang belum dipenuhi.

Para kepala sekolah menjelaskan bahwa untuk mencairkan dana BOS, pihak sekolah harus terlebih dahulu mengantongi surat rekomendasi dari dinas. Sayangnya, hingga saat ini surat rekomendasi tersebut belum juga dikeluarkan.

“Kita sudah cek, dana BOS sudah masuk ke rekening sejak Februari. Tapi kami tidak bisa cairkan karena harus tunggu surat rekomendasi dari dinas. Sampai sekarang suratnya belum keluar,” ungkap salah satu kepala sekolah di Huamual Belakang yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini membuat proses operasional dan kegiatan belajar-mengajar di sekolah-sekolah terdampak, mengingat dana BOS menjadi salah satu sumber utama pembiayaan sekolah, mulai dari kebutuhan administrasi hingga operasional harian.

Pihak sekolah berharap agar Dinas Pendidikan Seram Bagian Barat segera mengeluarkan surat rekomendasi tersebut agar dana BOS bisa segera dicairkan dan digunakan sebagaimana mestinya.

Kepala Dinas Pendidikan Seram Bagian Barat yang akrap di sapa Ibu Maya itu saat di hubungi, hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan apapun

Pendidikan

Sebanyak 333 Siswa SMAN 13 Ambon Ikut UAS Berbasis Online

Ambon,  – beritasumbernews.com -Sebanyak 333 siswa SMA Negeri 13 Ambon mengikuti Ujian Sekolah (US) berbasis online menggunakan aplikasi Garuda Pro melalui perangkat Android.

Pelaksanaan ujian hari pertama berjalan lancar tanpa kendala, berkat pengenalan awal aplikasi yang telah diberikan oleh panitia kepada para siswa sebelum ujian dimulai.

Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Ambon, Soleman Ahmad, S.Pd., dalam keterangannya kepada awak media pada Rabu (12/3/2025) di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa” pelaksanaan ujian diikuti oleh 333 siswa yang terdiri dari 181 putra dan 152 putri.

Ujian ini berlangsung di 18 ruang ujian dengan pengawas silang dari SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, dan SMA Rehobot, dengan total 36 pengawas, Guru SMAN 13 Ambon juga keluar sebanyak 36 yang menjadi pengawas di Sekolah lain,.

“Untuk pembukaan ujian sekolah kali ini dilakukan secara live oleh Kepala Dinas Pendidikan yang dipusatkan di SMA Kristen YPKPM Ambon.

Ujian dimulai pukul 08.30 dan berakhir pukul 10.30 dengan mata pelajaran pertama, yaitu Bahasa Indonesia dan Pendidikan Agama,” ungkap Ahmad Soleman

Ia juga menambahkan bahwa SMA Negeri 13 Ambon telah menerapkan Kurikulum Merdeka hingga kelas 12, di mana tidak lagi terdapat sistem jurusan, melainkan hanya peminatan.

“Karena sebelumnya panitia telah memperkenalkan aplikasi Garuda Pro kepada siswa, hingga hari pertama ini belum ada laporan kendala dalam pelaksanaan ujian, Semua berjalan lancar,” tambahnya.

Kepala sekolah berharap proses ujian dari hari pertama hingga hari terakhir dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan hasil terbaik bagi para siswa.

Satu siswa SMAN 13 Ambon kini sedang dirawat di rumah sakit dan siswa tersebut adalah peserta ujian, dan orang tuanya sudah datang memberitahukan di sekolah, dan saya selaku kepala sekolah telah memberikan ijin kepada siswa tersebut, dan pihak sekolah akan memberikan kesempatan kepada siswa tersebut untuk mengikuti ujian susulan, bagi mata pelajaran yang tertinggal,.

Harapan kepsek semoga ujin nasional kali ini bisa berjalan dengan lancar dan anak- anak bisa lulus dengan 100% dan bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Ungkapnya

Kepsek juga membuka puasa bersama dan sudah di laksanakan dengan kelas 12 kemarin sekalian dengan doa bersama.

Dan untuk buka puasa bersama nanti juga di rencanakan dengan majelis taklim dengan penutupan pesantren, di situ ada pembagian paket Ramadan itu akan di laksanakan pada tanggal 21 Maret 2025 nanti. Tutupnya

(chey)

Pendidikan

312 Siswa SMAN 5 Ikuti Ujian Sekolah Berbasis Komputer

Ambon, – beritasumbernews.com Sebanyak 312 siswa SMAN 5 Ambon mengikuti ujian sekolah (UAS) yang di gelar mulai kemarin sejak pukul 8:00 Wit, pagi kemarin, yang berlangsung di SMAN 5 Ambon.

Peserta ujian sekolah SMAN 5 Ambon ini terbagi menjadi tiga sesi yakni” Sesi pertama sebanyak 104 orang, sesi kedua 104 dan sesi ketiga juga 104 orang. Ungkap Kepala sekolah SMAN 5 Ambon pelfina Saija.S.pd.M.si .kemarin siang saat di temui di ruang kerjanya kepada wartawan

Dikatakan-nya” Peserta ujian sekolah siswa SMAN 5 Ambon untuk jurusan IPA sebanyak 179 orang dan untuk jurusan IPS 133. Ucap Saija

Lanjut Saija,”Ujian ini mendapat pengawasan silang yaitu pengawasan-nya dari SMA 9 yang masuk ke SMAN 5, kemudian SMAN 4 dan SMA Siwalima. Sebut Kepsek

Saija menambahkan” Sedangkan untuk SMAN 5 itu dilakukan pengawasan keluar yakni” Ke SMA 9, SMAN 4 dan ke SMA Siwalima.

Dijelaskan-nya juga bahwa persyaratan siswa mengikuti ujian itu yang dibuka secara lansung oleh Kepala dinas Pendidikan lewat via Zoom sesuai induknya pada SMA Kristen Ambon.

Ujian sekolah di SMAN 5 menggunakan lima ruang sebagai sarana ujian sekolah diantaranya dua ruang LAP, dan tiga ruang kelas.

Sejak ujian berlangsung di SMAN 5 Ambon mulai dari ujian praktek hingga ujian tulis saat ini siswa belum di dapati ada yang sakit saat mengikuti ujian, semua dalam kondisi sehat – sehat. Jelas kepsek

Ujian sekolah saat ini pada SMAN 5 Ambon berbasis komputer, walaupun dalam ujian kali ini ada beberapa cara yaitu ada yang berbasis komputer, ada yang berbasis kertas, namun SMAN 5 tetap berbasis komputer. Ulas Kepsek

Dengan menggunakan komputer saat di tanyai awak media, jika terjadi kesalahan dalam pengisian saat menggunakan komputer apakah ada solusi perbaikan ? Secara tegas Kepsek meyakinkan bahwa siswa sudah miliki link ujian sejak kelas 10 sehingga sudah terbiasa dengan menggunakan komputer sehingga kecil kemungkinan adanya kesalahan bahkan yakin tidak akan ada kesalahan. Pungkasnya (chey)

Pendidikan

” Kadis Pendidikan ProvMal, Buka Uas SMAN 4 Ambon”

Ambonberitasumbernews.com Siswa SMAN 4 Ambon mengikuti ujian sekolah yang berlangsung pada hari ini Senin 10/03/2025 Dan dibuku secara resmi oleh kadis pendidikan,”di SMA Kristen Urimesen

Sebanyak 395 siswa SMAN 4 Ambon, peserta ujian ini di bagi menjadi 21 ruang kelas, dan pelaksanaan ujian ini berbasis android,
SMAN 4 Ambon memakai mikroskop 375 , karena sistim ini menjamin siswa dalam mengerjakan soal – soal ujian dengan baik,ungkap kepsek

Kepala Sekolah SMAN 4 Ambon Mezack Tentua, S.Th., M.Pd.K., dalam keterangannya kepada awak media di ruang kerjanya, mengatakan bahwa ujian ini akan berlangsung selama enam hari, mulai Senin hingga Sabtu.

“Hari pertama mata pelajaran yang diujiankan adalah Pendidikan Agama dan Bahasa Indonesia. Ujian dimulai pukul 8.00 WIB dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan melalui Zoom dari SMA Kristen Urimesen Ambon.

Dalam pelaksanaan ujian kali ini, SMAN 4 Ambon menggunakan sistem berbasis Android.

“Kami menggunakan aplikasi berbasis Android dalam pelaksanaan ujian ini, sehingga siswa mengerjakan ujian melalui perangkat HP masing-masing,” jelas Kepsek.

Sistem pengawasan ini dilakukan secara silang, dan ada enam sekolah yang mengawas di SMAN 4 Ambon ,” di mana pengawas berasal dari sekolah lain. “Ada pengawas dari SMA Negeri 5, SMA Negeri 14, SMA Kristen Passo, SMA Siwalima, SMA Negeri 8. Dan ditambah dengan SMA 2, ada 2 guru.

Sementara itu, 42 guru dari SMAN 4 Ambon juga bertugas sebagai pengawas di sekolah lain,” tambahnya.

Untuk sementara pelaksanaan ujian berlangsung dengan baik,
Kepsek berharap agar pelaksanaan ini berlangsung sampai selesai dengan baik,” dan anak-anak  boleh berhasil untuk nantinya mereka bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan juga untuk mencari pekerjaan.

“Kurang lebih 10 siswa SMAN 4 Ambon yang tidak punya android sama sekali jadi mereka mengikuti ujian berbasis kertas, sedangkan siswa yang lain semuanya berbasis android.

Lebih lanjut kata kepsek ada juga 1 siswa kita, yang sakit dan di rawat di rumah sakit, kami dari pihak sekolah akan memberikan waktu kepada siswa tersebut untuk ikut ujian susulan di mata pelajaran yang sudah terlewati, ujar kepsek

Kepsek juga bersyukur karena siswa SMAN 4 Ambon masuk sekolah tepat waktu dan tidak ada yang terlabat dan semua siswa mengikuti ujian dengan baik.

Harapan Kepsek semoga ujian ini berlangsung secara baik, aman tertib dan lancar, agar anak- anak ini bisa lulus dengan baik, agar nama lembaga SMAN 4 Ambon ini bisa di perhitungkan di masyarakat dan di perguruan tinggi dan di dunia pendidikan.

Kepsek juga akan melaksanakan buka puasa bersama bagi siswa muslim dari SMAN 4 Ambon,” itu nanti setelah selesai ujian karena pelaksanaan ujian ini dari tanggal 10 sampai dengan 15 , dan diminggu depan akan di laksanakan buka puasa bersama dan itu kita laksanakan dari tahun ke tahun .

SMAN 4 Ambon akan bikin acara buka puasa bersama dalam menjaga langka – langka kerukunan umat beragama dan juga memberikan spirit bagi siswa, dan kita juga mempunyai satu guru muslim, agar supaya suasana kerukunan toleransi di lingkungan sekolah itu tetap terjaga.

Walaupun di sekolah SMAN 4 Ambon ini moroitas beragama kristen, sekalipun siswa muslim di SMAN 4 Ambon ini hanya beberapa tetap kita akan melaksanakan buka puasa bersama dan akan memberikan penghargaan, Tutup Kepsek.

(Chey)

[instagram-feed]