Menampilkan: 121 - 130 dari 916 HASIL
Polri

Kapolri dan Menteri P2MI Bersinergi Lindungi Pekerja Migran Indonesia

Jakartaberitasumbernees.Com Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menegaskan komitmen bersama dalam memberikan perlindungan maksimal kepada pekerja migran Indonesia, khususnya yang berangkat ke luar negeri secara unprosedural. Sinergi ini disampaikan saat doorstop setelah audiensi di Mabes Polri, Kamis (9/1).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan desk khusus atau satuan tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang digagas Kementerian P2MI. Langkah ini bertujuan untuk memberantas praktik ilegal dan melindungi hak-hak pekerja migran.

“Kami sangat mendukung tindak lanjut pembentukan desk atau Satgas TPPO. Ini adalah bagian dari upaya negara untuk melindungi masyarakat kita yang berangkat secara ilegal dan rentan menjadi korban sindikat perdagangan orang,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Kapolri juga menekankan pentingnya langkah terpadu yang meliputi penindakan hukum terhadap oknum-oknum yang terlibat, upaya preventif, serta kerjasama lintas kementerian. Selain itu, Polri berkomitmen untuk menerima laporan dan pengaduan masyarakat melalui desk khusus yang akan dibentuk.

“Kami akan meningkatkan kerjasama melalui pencegahan dan penegakan hukum. Langkah pertama adalah penindakan terhadap oknum, kemudian perbaikan sistem, serta membantu masyarakat yang terjebak dalam sindikat atau jalur unprosedural,” tegasnya.

Senada dengan Kapolri, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menyoroti data yang menunjukkan bahwa 90% pekerja migran yang mengalami eksploitasi dan ketidakadilan merupakan mereka yang berangkat secara unprosedural. Oleh karena itu, ia meminta dukungan Polri untuk menekan angka tersebut.

“Mayoritas kasus eksploitasi, overcharging, bahkan human trafficking terjadi pada pekerja migran yang berangkat unprosedural. Kami berharap Polri membantu membongkar sindikat yang bermain di balik ini,” kata Abdul Kadir Karding.

Menteri P2MI juga mengungkapkan bahwa desk khusus yang akan dibentuk nantinya akan menangani pengaduan dan evaluasi secara intensif. Ia optimistis kerjasama ini akan memberikan dampak signifikan dalam melindungi pekerja migran Indonesia.

“Ini momen penting. Saya merasa hari ini seperti mendapatkan lailatul qadar. Apa yang kami butuhkan diterima dengan sangat baik oleh Polri,” ungkapnya.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan angka pekerja migran yang berangkat secara unprosedural dapat ditekan, dan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri semakin optimal.(chey)

Polri

Kepada 196 Bintara Remaja dan Tamtama, Irwasda Ingatkan Untuk Melayani Masyarakat Dengan Baik

Ambonberitasumbernews.Com – Irwasda Maluku, Kombes Pol Martin Luther Hutagaol S.I.K, M.M, mengingatkan kepada 196 personel Bintara Remaja dan Tamtama yang baru lulus pendidikan pembentukan Polri tahun 2024 agar dapat melayani masyarakat dengan baik.

Demikian disampaikan Irwasda dalam arahannya pada kegiatan pembekalan pelaksanaan tugas yang digelar Biro SDM di Gedung Sport Center Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (9/1/2025).

Selain Irwasda, pemateri yang hadir dalam kegiatan pembekalan ini yaitu Dirpolairud, Kasubbid Provos Bid Propam, Ps. Kasubbag Renmin Sat Brimob dan Kasubid Mulmed Bid Humas Polda Maluku.

“Selalu bersyukur dengan apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita dengan selalu menjaga marwah seragam dan institusi kita, sebab saat ini banyak orang yang ingin menjadi polisi namun banyak juga yang sudah jadi polisi tapi buat pelanggaran yang pada akhirnya yang bersangkutan harus dikeluarkan dari institusi kepolisian ini,” katanya.

Para bintara dan tamtama yang akan menjalankan tugas untuk pertama kali sebagai anggota Polri ini diminta melakukan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan baik.

“Kita dididik di lembaga pendidikan dan setelah jadi polisi kita digaji negara untuk melayani masyarakat dengan baik. Layani masyarakat agar mereka dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dalam menjalani kehidupan,” pintanya.

Selama menjalankan tugas, Irwasda juga mengingatkan agar sikap dan tampang perilaku diri dalam melayani masyarakat harus terus dijaga. Sebab, sikap diri juga akan dinilai masyarakat dan publik.

Sementara itu, Kasubid Mulmed Bid Humas Polda Maluku juga menekankan kepada seluruh bintara dan tamtama remaja untuk selalu menghindari semua pelanggaran baik saat bertugas maupun sedang tidak bertugas.

“Para bintara dan tamtama remaja untuk selalu bijak dalam penggunaan media sosial dengan tidak mengupload foto, video atau narasi yang dapat memicu berbagai komentar dan tanggapan negatif dari masyarakat luas yang pada akhirnya dapat merusak citra dan nama baik institusi Polri yang ada di wilayah Maluku,” katanya mengingatkan.

Senada, Kasubid Provos Bidang Propam Polda Maluku, juga meminta seluruh Bintara dan Tamtama Remaja Polda Maluku untuk tetap menjaga diri dan jangan melakukan pelanggaran baik disiplin, kode etik maupun tindak pidana.

“Saya berharap agar para Bintara remaja agar selalu peka dan jangan apatis dengan situasi dan kondisi di sekitar,” katanya.(chey21)

Polri

KPK dan Polri Tingkatkan Sinergi untuk Pemberantasan Korupsi

Jakartaberitasumbernews.Com Dalam kunjungan audiensi yang berlangsung di Mabes Polri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Setyo Budiyanto, bersama jajarannya bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta pejabat utama Mabes Polri. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara KPK dan Polri dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang masih menjadi tantangan besar.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan visi pemberantasan korupsi yang lebih efektif. Ia menyebutkan bahwa upaya ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari pendidikan, pencegahan, hingga penindakan.

“Kami berharap dengan adanya sinergi yang lebih erat, upaya pemberantasan korupsi di semua lini bisa lebih optimal. Salah satunya melalui Kortas Tipikor Polri yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat sektor pendidikan dan pencegahan,” ujar Setyo.

Setyo juga menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak untuk memperbaiki IPK yang masih rendah.

“Indeks Persepsi Korupsi adalah cerminan persepsi nasional maupun internasional terhadap kita. Ini bukan hanya tanggung jawab KPK, tetapi tugas bersama, termasuk Polri, untuk memperbaiki persepsi tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kerjasama dengan KPK. Ia juga menepis kekhawatiran terkait tumpang tindih peran Kortas Tipikor dengan lembaga lain.

“Kehadiran Kortas Tipikor justru memperkuat sinergi antara Polri dan KPK. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan mempercepat pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menegaskan pentingnya perbaikan MoU antara KPK dan Polri yang akan segera diperbarui untuk memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab. Hal ini, menurutnya, akan menjadi landasan untuk menjalankan kolaborasi yang lebih efektif di lapangan.

“Kami percaya bahwa dengan pimpinan baru di KPK, serta kerjasama yang semakin erat, kita bisa memenuhi harapan masyarakat untuk memberantas korupsi dan memperbaiki sistem hukum di Indonesia,” kata Jenderal Listyo.

Audiensi ini juga menjadi langkah awal dari rencana besar yang akan terus dikembangkan melalui pertemuan-pertemuan lanjutan, baik formal maupun informal, demi memperkuat kolaborasi antar lembaga.

“Sinergi ini bukan hanya tentang kolaborasi dua institusi, tetapi juga tentang menjawab harapan masyarakat Indonesia akan pemberantasan korupsi yang lebih transparan dan efektif,” tutup Kapolri.

Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara KPK dan Polri dalam memberantas korupsi, sejalan dengan arahan Presiden RI untuk memperkuat pencegahan dan penindakan dalam misi asta cita.(chey)

Polri

Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat Anumerta Kepada Bripka Andithya

Jabar. beritasumbernews.Com Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Almarhum Bripka Andithya Munartono. Ia mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Aipda Anumerta.

Andithya diketahui merupakan salah satu anggota Polsek Pagerageung, Tasikmalaya, Jawa Barat, yang menyelamatkan wisatawan tenggelam. Namun, ia meninggal dunia karena terseret ombak sejauh 40 meter.

“Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi personel Polri yang namanya tercantum dalam daftar lampiran keputusan ini, terhitung mulai tanggal 3 Januari 2025,” bunyi petikan keputusan kenaikan pangkat, dikutip Sabtu (4/1/25).

Aipda Anumerta Andithya sendiri dimakamkan dengan upacara penghormatan yang dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, AKBP Joko Sulistiono. Upacara pemakaman digelar di Desa Sukapada, Pagerageung, Tasikmalaya, pukul 09.30 WIB pagi tadi.

Kapolres juga menyampaikan santunan dari Kapolda Jawa Barat kepada keluarga Aipda Anumerta Andithya sebagai salah satu bentuk rasa duka mendalam atas kepergian tersebut.

Sebelumnya diberitakan, anggota Polsek Pagerageung Polres Tasikmalaya Kota, Bripka Andithya Munartono, meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang wisatawan yang hampir tenggelam di Pantai Barat Pangandaran, Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kejadian tersebut berlangsung di depan Hotel Century, Pos 4 Penjaga Pantai Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Dalam insiden tersebut, Bripka Andithya bersama rekannya, Bripka Wahyu, sedang berenang bersama keluarga di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran. Mereka melihat seorang wisatawan bernama Sevina Azahra (14) dalam kondisi hampir tenggelam.

Tanpa ragu, keduanya segera memberikan pertolongan. Namun, arus laut yang kuat dan ombak besar membuat Bripka Andithya, Sevina, serta seorang saksi mata bernama Supri (48) terseret hingga 40 meter dari bibir pantai.

Bripka Wahyu berhasil menyelamatkan diri menggunakan boogie board. Sementara itu, Bripka Andithya dan Sevina akhirnya diselamatkan oleh sebuah kapal nelayan yang kebetulan berada di lokasi.

Sayangnya, meski telah dilarikan ke RSUD Pandega, Bripka Andithya dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Berdasarkan keterangan pihak medis, ia meninggal dunia akibat tenggelam.

Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Bripka Andithya.

“Meskipun almarhum bukan anggota Polres Pangandaran, dedikasinya dalam menyelamatkan nyawa orang lain adalah cerminan nyata pengabdian anggota Polri kepada masyarakat,” ujar Kapolres, Jumat (3/1/25).

Ia menambahkan bahwa aksi heroik, keberanian dan pengorbanan Bripka Andithya menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri.

“Semangat Bhayangkara sejati yang ditunjukkan almarhum—dengan mengutamakan keselamatan orang lain di atas dirinya sendiri—adalah sesuatu yang sangat kami apresiasi dan kenang. Kami merasa kehilangan seorang pahlawan. Semoga pengorbanan beliau menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus mengedepankan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” pungkas Kapolres.

Bripka Andithya Munartono diketahui bertugas di Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota. Ia meninggalkan kenangan sebagai seorang anggota Polri yang rela berkorban demi keselamatan orang lain.(chey)

Polri

Hasil Lanjutan Sidang KKEP, Polri Tegas Tangani Kasus di Event DWP 2024

JAKARTAberitasumbernews.Com Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam menegakkan kode etik dan disiplin anggotanya. Hal ini disampaikan oleh Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam doorstop di depan lobby Gedung TNCC Mabes Polri, Kamis (2/1/2025).

Pada momen ini, Brigjen Trunoyudo merinci hasil sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh MEY.

Sidang yang berlangsung pada Selasa (31/12/2024) dan Kamis (2/1/2025) di Mabes Polri menyatakan MEY terbukti melakukan pelanggaran etik berupa pemerasan terhadap sejumlah penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024, baik warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI). Dalam aksinya, MEY diduga meminta uang sebagai imbalan untuk pembebasan mereka yang diamankan atas dugaan penyalahgunaan narkoba.

Komisi KKEP yang dipimpin oleh Wairwasum Polri Irjen Pol. Yan Sultra Indrajaya memutuskan bahwa perbuatan MEY merupakan pelanggaran berat.

“Pelanggar dikenakan sanksi etika berupa pernyataan perbuatan tercela dan sanksi administratif berupa penempatan dalam tempat khusus selama enam hari, serta pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Meski telah dijatuhkan sanksi PTDH, MEY menyatakan banding terhadap putusan tersebut. Namun, Polri memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Polri berkomitmen untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat dengan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya,” tegas Brigjen Trunoyudo.

Kompolnas yang diwakili oleh Arief Wicaksono dan Choirul Anam turut mengapresiasi langkah tegas Polri.

“Keputusan ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga kepercayaan publik,” kata Arief.

Dengan putusan ini, Polri berharap dapat terus memperbaiki citra institusi dan memberikan kepastian bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas demi menegakkan keadilan.( chey)

Polri

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat untuk 10.548 Perwira Polri

Jakartaberitasumbernews.Com Polri menggelar Upacara Laporan Kenaikan Pangkat untuk periode 1 Januari 2025, yang berlangsung di Rupattama Mabes Polri, Jakarta. Dalam kegiatan ini, sebanyak 10.548 personel perwira menerima kenaikan pangkat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka terhadap institusi dan masyarakat.

Berdasarkan rekapitulasi resmi, berikut rincian kenaikan pangkat perwira Polri periode ini:

1. Kenaikan pangkat ke Ipda: 462 personel

2. Kenaikan pangkat ke Iptu: 4.358 personel

3. Kenaikan pangkat ke AKP: 3.625 personel

4. Kenaikan pangkat ke Kompol: 1.080 personel

5. Kenaikan pangkat ke AKBP: 700 personel

6. Kenaikan pangkat ke Kombes Pol: 300 personel

7. Kenaikan pangkat ke Pati: 23 personel, dengan rincian:
– Ke pangkat Irjen: 3 personel
– Ke pangkat Brigjen reguler: 19 personel
– Ke pangkat Brigjen pengabdian: 1 personel

Pelaksanaan di Mabes Polri difokuskan untuk kenaikan pangkat personel Satker Mabes Polri yang menjadi Kombes Pol, serta para perwira tinggi (Pati) Polri.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan wujud apresiasi terhadap prestasi yang telah ditorehkan para anggota Polri.

“Kenaikan pangkat ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga sebuah amanah besar. Diharapkan, para perwira dapat terus meningkatkan dedikasi dan kinerja dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” ujar Brigjen Trunoyudo.

Brigjen Trunoyudo juga menambahkan, Polri terus berkomitmen untuk menciptakan SDM berkualitas yang mampu menjawab tantangan tugas ke depan.

“Kami percaya, dengan semangat Presisi, Polri akan terus menjadi institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan ini mencerminkan tata kelola yang baik dalam pengelolaan sumber daya manusia Polri sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Indonesia.(chey)

Polri

Kapolda Maluku Ikut Vicon Pemantauan Sitkamtibmas Malam Pergantian Tahun Baru 2025 Yang Dipimpin Kapolri

Ambonberitasumbernews.Com Setelah memimpin patroli gabungan Forkopimda Maluku di kota Ambon, Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, bersama rombongan langsung mengikuti kegiatan video conference (vicon) pemantauan situasi keamanan dan ketertiban (Sitkamtibmas) pada malam pergantian tahun baru 2025 yang dipimpin Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Kegiatan vicon bersama Kapolri ini dilaksanakan di Baileo Emas Putih Kodam XV/Pattimura yang berada di kawasan Tapal Kuda, Benteng, Kota Ambon, Selasa – Rabu (31 Desember 2024 – 1 Januari 2025).

Vicon tersebut dihadiri Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Danlantamal IX/Ambon, Kabinda Maluku, Wakapolda Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya dan pejabat TNI Polri maupun stakeholder lainnya.

Kapolri dalam arahannya menekankan pentingnya langkah-langkah pengamanan dan penanganan potensi gangguan keamanan di wilayah masing-masing.

Kapolri juga meminta seluruh personel di lapangan untuk melaksanakan tugas dengan optimal, termasuk mengantisipasi kemacetan, kecelakaan laut, dan potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Pada vicon tersebut, Kapolda Maluku juga memaparkan laporan situasi keamanan di wilayah provinsi Maluku kepada Kapolri. Kapolda menyampaikan terdapat 35 titik konsentrasi keramaian yang dipantau secara khusus pada malam pergantian tahun, termasuk dua titik utama di Kota Ambon, yaitu di Lapangan Merdeka dan Jembatan Merah Putih.

“Kami telah menurunkan sebanyak 2.047 personel yang terdiri dari gabungan TNI-Polri dan Satpol PP untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain itu, kami juga mengamankan 490 gereja untuk memastikan kegiatan ibadah berjalan aman,” ungkap Kapolda Maluku.

Kapolda juga menyoroti tantangan geografis Maluku yang 94 persen wilayahnya berupa lautan. Dengan kondisi cuaca yang cepat berubah, Kapolda memastikan Forkopimda Maluku telah mengantisipasi potensi terjadinya kecelakaan laut.

“Kami terus mengimbau agar pelayaran mematuhi SOP demi keselamatan. Pengawasan ketat juga dilakukan untuk memastikan setiap moda transportasi laut berjalan sesuai prosedur,” tambahnya.

Koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi yang baik antara Forkopimda dan pimpinan lembaga kementerian di Maluku, kata Kapolda, terus terjalin dengan baik. Ini penting untuk terus dilakukan dengan tujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Maluku selama momentum pergantian tahun.

“Kami memastikan kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana pendukung untuk menjaga stabilitas keamanan dan situasi di wilayah Maluku dilaporkan aman terkendali, tanpa adanya gangguan berarti,” pungkasnya.(chey)

Polri

Polri Ungkap Hasil Sidang Etik Kasus Pemerasan DWP: 2 PTDH

beritasumbernews.Com Mabes Polri mengungkap hasil sidang dugaan pelanggaran etik dalam kasus pemerasan kepada penonton event DWP.

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan pelaksanaan sidang etik terhadap ketiga terduga pelanggar berinisial D, Y, dan M dilakukan secara terpisah dengan tiga Majelis Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) yang berbeda.

Trunoyudo mengatakan sidang yang digelar oleh Divisi Propam Polri tersebut berlangsung selama lebih dari 12 jam, hingga Rabu (1/1) dini hari.

Hasilnya, kata dia, dua terduga pelanggar yang berinisial D dan Y telah dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) oleh Majelis KKEP.

“Terhadap terduga masing-masing 2 terduga pelanggar telah diberikan putusan Majelis Komisi Sidang Kode Etik Profesi Polri dijatuhi sanksi berupa Pemberhentian dengan Tidak Hormat (PTDH),” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/1).

Sedangkan untuk satu (M) terduga pelanggar, Trunoyudo mengatakan pelaksanaan sidang etik masih terus berjalan dan akan kembali dilanjutkan pada Kamis (2/1) besok.

Kendati demikian, Trunoyudo mengaku belum bisa mengungkap lebih jauh ihwal hasil sidang yang telah diputus tersebut. Ia menyebut hal itu akan disampaikan dalam konferensi pers pasca sidang etik lanjutan.

“Untuk seluruh keputusan sidang akan disampaikan melalui konferensi pers setelah sidang 1 orang (M) terduga pelanggar yang diskors rampung dilakukan,” tuturnya.

Di sisi lain, ia memastikan seluruh proses jalannya sidang etik tersebut juga diikuti dan diawasi oleh pihak Kompolnas selaku pengawas eksternal Polri.

Trunoyudo mengatakan pelibatan pihak eksternal tersebut sebagai bentuk komitmen keseriusan dari Polri untuk menindak tegas anggota yang melanggar aturan serta bentuk transparansi kepada masyarakat.

“Secara progresif, simultan dan berkesinambungan terus dilakukan dan pemantauan bersama pengawas eksternal dalam hal ini oleh Kompolnas,” jelasnya.

“Ini komitmen keseriusan Polri untuk menindak tegas, secara proporsional, prosedural dan wujud secara responsif serta transparansi,” imbuhnya.(chey)

Polri

Sepanjang 2023-2024, Polri berhasil mengamankan 202 tersangka terorisme

Jakartaberitasumbernews. Com Dalam Rilis Akhir Tahun 2024 yang disampaikan di Rupatama Mabes Polri, Selasa (31/12). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti upaya Polri dalam menanggulangi ancaman terorisme dan radikalisme di Indonesia. Berdasarkan Global Terrorism Index 2024, Indonesia berada pada kategori dampak terorisme tingkat menengah (medium impact), menempati peringkat ke-31 dari 163 negara.

“Ancaman terorisme adalah permasalahan global yang terus kami hadapi. Oleh karena itu, Polri mengedepankan pendekatan soft approach dan hard approach untuk menjaga keamanan dan kedamaian masyarakat,” ujar Kapolri.

Salah satu pencapaian penting tahun ini adalah fasilitasi deklarasi eks-anggota Jamaah Islamiyah (JI) pada 21 Desember 2024 di Surakarta. Acara tersebut diikuti oleh 1.394 eks-anggota JI secara langsung, termasuk 186 narapidana yang berpartisipasi dari dalam rutan dan lapas. Selain itu, deklarasi juga disaksikan secara daring oleh 7.000 eks-anggota JI.

“Deklarasi ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila mampu menjadi pijakan untuk mempersatukan kembali elemen-elemen masyarakat yang sempat berseberangan. Kami berharap ini menjadi langkah awal untuk membangun Indonesia yang lebih damai,” jelas Kapolri.

Sepanjang 2023-2024, Polri berhasil mengamankan 202 tersangka terorisme sebelum mereka melancarkan aksinya. Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan kelancaran berbagai agenda nasional dan internasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia.

“Keberhasilan ini berdampak signifikan terhadap peningkatan international trust kepada Indonesia. Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan demi teguhnya Pancasila di bumi Nusantara,” tegas Kapolri.

Polri

Kapolri Sebut Angka Kecelakaan Mudik Nataru Menurun Signifikan

Jawa Barat. beritasumbernews. Com Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan arus lalu lintas libur Natal dan tahun baru (Nataru) di KM 57, Karawang, Jawa Barat. Peninjauan itu dilakukan bersama dengan Menhub, Menko PMK, Menkes, Menteri PPPA, dan Panglima TNI.

Menurut Kapolri, pemantauan pergerakan masyarakat selama libur Nataru hingga hari ini menunjukkan adanya penurunan angka kecelakaan.

“Kita juga melihat laporan bahwa terkait jumlah laka lantas juga mengalami penurunan yang cukup signifikan,” ujar Kapolri, Jumat (27/12/24).

Disebutkan Kapolri, seluruh pihak harus terus berkoordinasi dan menjaga agar tidak semakin banyaknya kecelakaan yang terjadi. Sebab, puncak arus balik masih akan terjadi hingga minggu depan.

Lebih lanjut Kapolri menerangkan, dari hasil laporan, khususnya di wilayah pantauan jalur Tol Jawa Barat, memang sempat terjadi kenaikan jumlah kendaraan saat puncak arus mudik pertama. Namun, arus lalu lintas rata-rata berjalan normal dan cenderung lebih rendah dibandingkan dengan tahun kemarin

“Namun demikian sempat dilakukan contraflow dua kali dan juga 58 kali dilakukan one way di jalur arteri,” jelas Kapolri.(chey)

[instagram-feed]