Menampilkan: 271 - 280 dari 916 HASIL
Polri

Bagikan Ribuan Paket Sembako, Ops NCS Polri Bawa Pesan Pilkada Damai di Jawa Timur

Surabayaberitasumbernews.com Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas dan Bakti Sosial di Gedung Sport Center, UIN Sunan Ampel, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2024). Sebanyak 5.400 paket sembako dibagikan kepada masyarakat di beberapa polres yang berada di wilayah Polda Jatim.

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh.1.522 orang dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi/Kota/Kabupaten, tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa hingga komunitas ojek online. Kasatgas Preemtif Ops NCS Polri Brigjen M Rudy Syafirudin mengatakan berharap dengan kegiatan ini pesan-pesan kamtibmas pada saat silaturahmi dengan tokoh-tokoh tersebut bisa sampai kepada masyarakat.

“Harapan kami dengan kegiatan ini pesan-pesan kamtibmas terkait pemilu damai, dimana kita mendekati pilkada hiruk-pikuk situasi politik semakin panas. Kehadiran kami di sni untuk menyampaikan dan mengingatkan bersama tokoh masyrakat dan pemuda tokoh agama, kiai pendeta dan elemen masyarakat lainnya ayo gelorakan pemilu damai, ayo sama-sama ciptakan pemilu damai aman, nyaman dan tentram,” kata Direktur Pembinaan dan Ketertiban Masyarakat Baharkam Polri ini.

Untuk itu, dengan suksesnya pilpres kemarin, NCS Polri juga mengajak partisipasi masyarakat untuk menciptakan Pilkada Serentak 2024 yang aman dan damai. Dirinya mengakui tanpa kerja sama antara Polri dan masyarakat, pengalaman pelaksanaan pemilu tidak dapat tercipta.

“Tanpa masyarakat polisi tidak dapat bekerja. Tanpa masyarkat informasi (pesan pemilu damai) ini akan berhenti dengan sendirinya. Tetapi dengan adanya masyarakat sama-sama berperan aktif, maka informasi terhadap Kamtibmas menjelang pemilu damai akan tersampaikan,” tuturnya.

Diungkapkan ada empat wilayah di Kabupaten/Kota Provinsi Jatim masuk kategori rawan yakni, Jember, Banyuwangi, Sampang dan Lumajang. Namun dirinya optimistis bahwa situasi tidak akan memanas apalagi terjadi konflik horizontal akibat dari kepentingan kelompok dan golongan dengan membawa isu-isu provokatif bernada SARA.

“Pengamanan pilpres kemarin cukup adem, merah ini rawan tapi alhamdulillah tidak terjadi apa-apa, itu riak-riak saja di permukaan di bawah baik-baik, di luar merah di dalam putih,” tandas Rudy

Bahkan sebelum kegiatan silaturahmi Kamtibmas dan Baksos ini, Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto, Kaops NCS Polri Irjen Asep Edi Suheri beserta para Kasatgas telah memberikan penekanan kepada anggota Polda Jatim dan 39 polres jajaran. Dirinya berharap arahan tersebut, para Kasatwil dapat melakukan deteksi dini dan kelola potensi konflik hingga pilkada serentak berjalan dengan lancar.(Chey21)

Polri

Kaops NCS Polri Minta Polda Jatim Optimalkan Cooling System Jelang Pilkada Serentak

SURABAYAberitasumbernews.com Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Polri Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta Polda Jawa Timur (Jatim) untuk mengoptimalkan upaya cooling system atau melakukan pendinginan suhu politik jelang Pilkada Serentak 2024. Pasalnya, Provinsi Jatim memiliki tingkat kerawanan lumayan tinggi dibandingkan pada saat pilpres kemarin.

Penekanan tersebut disampaikan langsung maupun video confernece oleh Kaops kepada 874 personel Polda Jatim dan 39 Polres di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Kamis (8/8/2024). Dalam kegiatan penguatan pelaksana kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terakait Nusantara Cooling System tersebut dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto dan para PJU Polda Jatim serta TIM Ops NCS Polri.

“Sebagai provinsi dengan jumlah DPT (daftar pemilih tetap) terbanyak kedua di Indonesia serta poros dari dua organisasi keagamaan terkemuka di Indonesia, Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan konflik lumayan tinggi. Hal ini perlu kita antisipasi menjelang pelaksanaan pilkada serentak nanti,” kata Irjen Asep yang saat ini menjabat sebagai Wakabareskrim Polri.

Menurutnya pelbagai ancaman bisa terjadi seperti konflik SARA, berita bohong dan polarisasi yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kaops NSC Polri menyampaikan, perintah dari Presiden Joko Widodo pada HUT ke-78 Bhayangkara pada 1 Juli 2024 kemarin, bahwa Polri harus adaptif dan proaktif untuk menetralisasi residu politik, memitigasi disinformasi Pemilu serta menjaga kerukunan dan persatuan bangsa agar Pilkada Serentak 2024 bisa berlangsung aman, jujur dan adil.

“Pada kesempatan yang sama Bapak Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri akan berupaya maksimal dalam mengeliminasi potensi konflik menjelang Pilkada melalui optimalisasi Nusantara Cooling System,” ujarnya.

Lebih lanjut, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat jelang pilkada nanti, para Kasatwil intensif dalam melakukan cooling system. Seperti apa yang dilakukan oleh Ops NCS Polri pada Pilpres dan Pileg kemarin, upaya Preemtif dan Preventif dengan menyambangi para ulama, kiai, habib, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta mengadakan bakti sosial.

“Temui para tokoh-tokoh agama, tokoh adat, mahasiswa, dan kegiatan sosial, bangun narasi besar yakni menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terciptanya pilkada aman dan damai,” ujarnya.

Lebih lanjut, para Kasatwil juga harus intensif turun ke lapangan, kelola potensi konflik dan mengoptimalkan peran anggota intelkam dan Bhabinkamtibmas.

“Keberhasilan kasatwil itu dilihat dari bisa mengelola potensi yang kecil jadi tidak ada dan yang besar jadi kecil itu keberhasilan kalian semua jangan sampai pimpinan kita turun tangan, jadi betul-betul sering ke lapangan,” pungkas Kaops.

Sementara Kapolda Jatim mengungkapkan sempat ada konflik horizontal di wilayah Gresik, namun bisa dikendalikan. Untuk pilkada serentak khususnya di wilayah Jawa Timur, dirinya menegaskan bahwa jajarannya akan bekerja secara optimal untuk menciptakan pilkada yang aman dan damai.

“Kita optimis jadikan Jawa Timur sebagai daerah aman dan harmonis,” tandasnya.

Selain Kaops, Wakaops NCS Polri Brigjen Yuyun Yudhantara, Kasatgas Preemtif Brigjen M Rudy Syafirudin, Kasatgas Preventif Brigjen Himawan Bayu Aji dan Wakasatgas Humas Kombes Iroth Laurens Recky juga memberikan arahan demi terwujudnya Pilkada serentak 2024 yang aman, damai dan tertib.

Adapun tim Ops NCS Polri yang mendamping KaminOps NCS, Brigjen Budi Hermawan dan Waikasatgas Preemtif Kombes Dwi Suryo Cahyono.(Chey21)

Polri

Kapolri Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pusdiklat SPSI di Kawasan Jatiluhur Kab. Purwakarta

Jakartaberitasumbernews.com Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pusdiklat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Asean Trade Union Council (KSPSI ATUC) di Jln. Raya Waduk Jatiluhur Kp. Sukahurip RT 008 RW 005 Desa Jatiluhur Kec. Jatiluhur Kab. Purwakarta. Rabu (7/08/2024).

Pada kegiatan tesebut bertindak selaku penanggung jawab adalah Bpk Andi Gani Nena Wea, SH.,M.H (Presiden DPP KSPSI – ATUC).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka seremonial tanda dimulainya pembangunan Pusdiklat yang nantinya akan difungsikan sebagai tempat pelatihan dan pendidikan serikat pekerja yang tergabung dalam SPSI.

Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Komjen. Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si. (Kabaintelkam Polri), Irjen. Pol. Abdul Karim, S.IK., M.Si., (Kadiv Propam Polri), Irjen. Pol. Wahyu Hadiningrat, S.I.K., M.H. (Asrena Polri), Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M (Kapolda Jabar), Kombes Pol. Teguh Trisasongko, S.I.K. (Karo Rena Polda Jabar), Kombes. Pol. Asep Nalaludin, S.I.K., M.Si (Dir. Intelkam Polda Jabar), Kombes Pol Adiwijaya, S.I.K., (Kabid Propam Polda Jabar), Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K. (Kabid Humas Polda Jabar), AKBP Lilik Ardhiansyah, S.H., S.I.K., M.I.R., M.I.P (Kapolres Purwakarta), para Pimpinan Serikat Buruh dan Kadin.

Dalam sambutannya Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si mengatakan bahwa suatu kebanggaan dapat diundang dalam kegiatan dalam peletakan batu pertama Pusdiklat SPSI, yang merupakan tempat pendidikan terbesar di Asia Tenggara.

“Polri akan mendukung dan mengawal proses pembangunan pusdiklat SPSI agar dapat tepat waktu sesuai yang direncanakan”. ucap Kapolri.

“Semoga dengan adanya Pusdiklat SPSI, dapat menjadi tempat memperjuangkan hak – hak buruh dan lapangan pekerjaan semakin bertambah, serta dapat menghasilkan ide atau pandangan untuk buruh yang semakin sejahtera”. tambahnya.

Gedung Pusdiklat SPSI di desain 5 (lima) lantai, tersedia kelas pelatihan, perpustakaan digital, ruang olahraga dan mushola.

Gedung Pusdiklat SPSI merupakan tempat pelatihan dan pendidikan terbesar yang ada di Asia Tenggara yang Rencananya proses pembangunan gedung tersebut akan dilaksanakan 14 bulan dengan dana dari hasil Swadaya anggota SPSI di Jawa Barat.

Bahwa hasil rapat DPP KSPSI, akan ada 1 auditorium / aula dalam Gedung Pusdiklat SPSI yang akan diberinama Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rencananya, peresmian Pusdiklat SPSI akan dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2025.(Chey21)

Polri

Irjen Pol Dedi Prasetyo sampaikan apresiasi atas jasa dan pengabdian 385 purnawirawan Polri dan PNPP

beritasumbernews.com Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo memimpin wisuda purna bakti pembinaan tradisi pengakhiran dinas di lingkungan mabes Polri T.A 2024 di PTIK hari Rabu (07/08/24).

385 personel yang telah purna-tugas terdiri dari 207 perwira menengah, 27 perwira pertama, 7 Bintara dan 144 PNS. Mereka telah mendedikasikan pengabdian pada institusi Polri selama lebih dari 30 tahun.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 385 wisudawan atas jasa, kesetiaan dan pengabdiannya kepada institusi, bangsa dan negara,” Ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Irjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan SSDM Polri telah membangun sistem Satu SDM yang di dalamnya menyimpan semua data personel Polri dari awal hingga pengakhiran dinas secara digital. Sehingga seluruh hak personel yang akan memasuki masa purna terdata dengan rapi.

“Kami terus meningkatkan sistem Satu SDM dan juga bekerja sama dengan Asabri agar mempermudah Purnawirawan untuk mendapatkan haknya,” tambah Irjen Pol Dedi Prasetyo.

SSDM Polri juga telah melaksanakan berbagai langkah untuk terus meningkatkan kesejahteraan baik anggota Polri dan pegawai negeri pada Polri (PNPP) yang akan memasuki masa purna tugas. Seperti Latihan peningkatan keterampilan (Latram).

Kegiatan Latram diisi dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan minat dari tiap-tiap peserta, bantuan pengajuan modal usaha bekerja sama dengan bank nasional serta berbagi kisah dari Purnawirawan yang telah berhasil menjalani masa purna.

“Purna tugas bukan berarti kita berhenti untuk berkarya, namun justru menjadi babak baru kehidupan untuk mengembangkan minat, bakat, hobi dan rencana-rencana yang tidak sempat terealisasi saat masa tugas,” pungkas Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Sementara itu salah satu wisudawan, Kompol (Purn) Sakimin mengaku terharu mengikuti upacara wisuda.

“Saya sudah 35 tahun bertugas di Polri, di Korps Brimob. Selama bertugas saya berusaha menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Mengenai pengabdian, yang paling membahagiakan dalam hidup ini adalah apabila kita berbuat sesuatu bagi bangsa dan negara yang menurut orang lain tidak mungkin mampu kita lakukan tapi kita bisa menyelesaikannya,” ujar Kompol (Purn) Sakimin.

Sebagai bentuk apresiasi, dalam kesempatan ini Polri juga memberikan hadiah hiburan dan juga _door prize_ berupa paket umroh dan wisata religi.

Di akhir kegiatan, Irjen Pol Dedi Prasetyo bersama dengan Pejabat Utama SSDM Polri melepas 385 wisudawan secara simbolis dengan melewati lorong pedang pora, sebagai tanda mereka telah menuntaskan tugas dan pengabdian di institusi Polri.(Chey21)

Polri

Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol Dedi Prasetyo pesankan siswa Bintara gelombang II tahun 2024 jalin persaudaraan untuk NKRI

Jakarta  – beritasumbernews.com Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Dedi Prasetyo berpesan kepada 150 siswa Bintara Polda Papua yang dititipkan di SPN Mojokerto Polda Jawa timur untuk menjalin persaudaraan dengan siswa Bintara dari Polda Jawa Timur.

Pesan yang sama juga disampaikan Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada siswa Bintara Polda Jawa Timur.

“Dari mulai paling ujung Ngawi sampai paling ujung Banyuwangi dari tengah itu Gresik sampai dengan paling atas itu daerah Trenggalek itu adalah saudara saudara kalian. Yang dari Jawa Timur, saudara-saudara kalian dari Papua ini adalah saudara-saudara kalian. Ini adalah sahabat-sahabat kalian, yang sama-sama berjuang untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, “ Ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberi arahan di rapat evaluasi rekrutmen Bintara dan Tamtama Polri Gelombang 2 tahun anggaran 2024 di SPN Mojokerto Polda Jawa timur, senin (08/07/2024)

As Kapolri Bidang SDM menambahkan bahwa para siswa Bintara ditempa di SPN agar siap menjalani tugas sebagai Polisi yang profesional dalam melayani masyarakat.

Irjen Pol Dedi Prasetyo juga berpesan kepada para pengasuh di SPN untuk tidak melakukan kekerasan baik secara fisik maupun verbal kepada siswa dan melakukan pendekatan secara humanis.

Dalam kesempatan ini, Irjen Pol Dedi Prasetyo juga menekankan hal-hal yang perlu diperhatikan selama Pendidikan dasar yakni adaptasi budaya dan lingkungan, penyertaan konteks asal daerah dalam pembelajaran, penguatan sistem Kesehatan, penguatan kemampuan dasar, program mentoring dan pembinaan serta penguatan wawasan kebangsaan.

Selain 150 siswa Bintara Polda Papua yang dititipkan di Polda Jawa Timur, 1.150 siswa Bintara Polda Papua lain juga dititipkan di Polda Banten, Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah.

Sementara itu 965 siswa Bintara Polda Papua Barat juga dititipkan di SPN Polda Bali dan Polda Sulawesi Selatan.

Setelah penutupan Pendidikan, Bintara remaja asal Polda Papua dan Polda Papua Barat akan melaksanakan program magang selama satu tahun di Polda-polda sesuai SPN Dimana dilaksanakan Pendidikan dan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri.

Sebanyak 3.000 Orang Asli Papua menjalani Diktuk Polri tahun anggaran 2024 di 6 SPN.(Chey21)

Polri

Polda Maluku Gelar Rapat Kesiapan dan Teknis Pelaksanaan Operasi Mantap Praja 2024

Ambonberitasumbernews.com Kepolisian Daerah Maluku menggelar rapat kerja terkait kesiapan dan teknis pelaksanaan Operasi Mantap Praja untuk Pengamanan Pilkada serentak di wilayah provinsi Maluku.

Rapat yang dipimpin oleh Karo Ops Kombes Pol Juni Duarsah, SIK., M.M dan dihadiri para pejabat utama Polda Maluku ini dilaksanakan di ruang posko lantai 4 Markas Polda Maluku, Senin (5/8/2024).

Rapat kesiapan pelaksanaan Operasi Mantap Praja yang dihelat ini, kata Kombes Juni sangat penting dilakukan untuk memastikan semua persiapan, baik dari segi anggaran maupun operasional.

Pada kesempatan itu, Kombes Juni juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan tindakan tegas yang terjadi di lapangan harus mempedomani Peraturan Kapolri nomor 1 tahun 2009 tentang penggunaan senjata api. Penggunaan senjata api dapat diambil selama sudah sesuai prosedur.

Kombes Juni juga menekankan terkait pentingnya sinergitas di antara anggota kepolisian dan berbagai elemen atau pemangku kepentingan terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan Pilkada serentak Tahun 2024 di Maluku berlangsung aman, damai, dan lancar.

“Kami juga mengingatkan seluruh anggota Polri yang akan mengamankan Pilkada untuk mempersiapkan diri, baik fisik maupun mental. Selain itu, antisipasi terhadap potensi kerawanan pada setiap tahapan Pilkada, ancaman terorisme, dan bencana alam juga harus diperhatikan,” pintanya.(Chey21)

Polri

Buktikan Komitmen Tuntaskan Kasus AM, Polda Sumbar Tindaklanjuti Permohonan Ekshumasi

Jakarta. beritasumbernews.com Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan Polda Sumatra Barat (Sumbar) telah menerbitkan surat ekshumasi atau penggalian kubur terhadap jasad AM (13). Ekshumasi ini merupakan permintaan keluarga AN guna membuat terang penyebab kematian korban.

“Polda Sumbar atau kepolisian menerbitkan surat ekshumasi seperti yang diminta keluarga korban,” ungkapnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/8/24).

Menurutnya, surat ekshumasi itu diterbitkan agar jangan sampai ada lagi prasangka buruk terhadap institusi kepolisian. Surat ekshumasi itu pun sudah ditunjukkan kepada keluarga korban dan tim kuasa hukum.

“Ini juga tujuannya supaya jangan sampai ada kemudian perkiraan-perkiraan negatif kepada polisi. Alhamdulillah tadi surat ekshumasinya sudah dikirim ke Jakarta dan sudah langsung dilihat oleh pengacara dan keluarga korban,” jelasnya.

Ia berjanji, DPR akan mengawal proses ekshumasi jasad AN. Bahkan, ia mengaku telah mengantongi keterangan pengacara keluarga AM serta pihak kepolisian.

“Lalu, keterangan dari pengacara korban juga sudah dikirim ke WA saya. Keterangan dari polisi juga sudah dikirim ke WA saya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes. Pol. Dwi S mengemukakan bahwa Polresta Padang telah mengirimkan Surat Permohonan Ekshumasi kepada Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal pada 3 Agustus 2024.

“Hari ini penyidik Polresta Padang langsung mendatangi Sekertariat PDFMI di RSCM Jakarta untuk memberikan suratnya secara langsung,” ujar Kabid Humas.

Selanjutnya, ujar Kabid, PDFMI akan menugaskan dokter yang akan melakukan ekshumasi tersebut. Sehingga, Polda Sumbar masih menunggu kapan pelaksanaan ekshumasi akan dilakukan oleh PDFMI.

“Kami dari Polda Sumbar berharap pelaksanaannya segera dilaksanakan,” jelasnya. (Chey21)

Polri

Ibu Taruni Akpol Regina: Ditanya ‘Habis Berapa M’, Lah Wong Saya Tukang Warung

SSDM POLRIberitasumbernews.com Nila, ibu dari Regina Anugerahanni Rosari, bersyukur sibungsu menjadi taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024. Di sisi lain dia menyayangkan orang-orang yang meragukan anaknya masuk Akpol tanpa biaya apapun.

“Saya kadang seperti mimpi (Regina masuk Akpol). Seperti saya di pasar, kan saya jualan. Itu saya ditanya, ‘Ini kok Regin nggak pernah bantuin? Di mana’. Saya jawab ‘Sudah berangkat (seleksi Akpol-red) ke Semarang’,” cerita Nila, dikutip dari Podcast SDM Polri Today, Minggu (4/8/2024).

Nila menceritakan orang-orang yang akhirnya tahu Regina terpilih sebagai calon taruni Akpol bertanya soal besaran biaya. Nila menerangkan dirinya tak mengeluarkan biaya sama sekali karena dengan pekerjaannya sebagai penjual di pasar, uang receh pun berarti bagi dia.

“Ditanya habis berapa M (miliar rupiah-red). Lah wong saya saja tukang warung, wong Rp 500 perak, Rp 1000 perak saja saya pungut ibaratnya,” ucap Nila.

Dia bersyukur karena proses seleksi Akpol dinilainya berlangsung transparan. Dia menegaskan putrinya juga pantang menyerah dan tak berputus asa meski sempat dua kali gagal masuk Akpol.

“Puji Tuhan karena ini proses transparan, makanya Regin maju, maju terus. Puji Tuhan dua kali gagal, yang ketiga Regin bisa lolos,” ujar Nila.

Senada dengan cerita Nila, Handoko yang merupakan ayah Regina pun ditanyai tetangga, rekan kerja, hingga Pak RT soal biaya. Kepada RT setempat, Handoko meminta cerita perjuangan Regina masuk Akpol disampaikan kepada masyarakat setempat sehingga anak-anak muda berprestasi di lingkungan tempat tinggalnya memiliki optimistis.

“Tetangga kiri-kanan mendengar, teman kerja mendengar anak diterima masuk akpol, mereka tanya saya, ‘Habis berapa?’, (Handoko jawab-red) ‘Nggak ada habis berapa, Pak. Semuanya itu gratis dan tidak ada pungutan biaya’,” cerita Handoko.

“Bahkan ketika Pak RT datang ke rumah saya, menyampaikan surat pemilu, itu sempat bertanya, ‘Habis banyak Pak Handoko?’ pakai bahasa lokal. Ya saya bilang, ‘Pak sekalian saja saya mau titip ke Bapak selaku pamong di sini, sampaikan ke warga sekitar sini karena banyak anak-anak yang berpotensi. Karena soal Regina, tidak sedikit pun kami mengeluarkan biaya’,” imbuh Handoko.

Regina merupakan taruni asal pengiriman Polda Lampung. Tahun ini adalah kali ketiga Regina mengikuti seleksi taruna-taruni Akpol.

Dia menyebut tujuannya masuk Akpol ingin mendapatkan kesempatan pendidikan terbaik secara gratis. Sehingga tak lagi membebani kedua orang tuanya.

“Ini tahun ketiga daftar Akpol, tahun terakhir. Saya ingin mendapat pendidikan gratis sehingga tidak lagi membebani orang tua terkait dengan biaya pendidikan dan biaya sehari-hari selama pendidikan. Saya juga ingin punya pekerjaan yang tetap,” ujar Regin, sapaan akrabnya, kepada detikcom di Gedung Fasdik Lama, Flat Taruni, Resimen Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (26/7).

Regin mengatakan dirinya lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya sempat bekerja sebagai satpam, namun kini bekerja di pabrik pakan udang, sementara ibunya pedagang sembako di Pasar Beringin, Bandar Lampung.

“Ayah saya dulu satpam, tapi pensiun jadi satpam, sekarang kerja di pabrik pakan udang. Kalau ibu saya pedagang sembako di pasar, toko biasa, toko kecil,” kata anak bungsu dari dua bersaudara ini.

Regina menyebut modalnya untuk masuk Akpol hanya kegigihan. “Dapat dibuktikan dari saya mencoba tiga kali. Tahun pertama saya ranking 3, tahun kedua saya ranking 2, dan ini tahun ketiga saya ranking 1 panitia daerah, Puji Tuhan,” ucapnya.

Tiga kali mengikuti seleksi Akpol, perempuan yang pernah menyabet Juara I Kejuaraan Tinju Amatir tingkat Provinsi Lampung ini berpendapat rangkaian pemeriksaan dan tes dijalaninya dengan adil dan terbuka. Regin sadar ada beragam komentar soal seleksi Akpol yang muncul di masyarakat, namun pendapatnya berdasarkan pengalaman pribadinya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggaraan seleksi taruna-taruni Akpol atas terselenggaranya sistem seleksi yang humanis, transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kemarin itu jasmani semuanya udah pake sensor semua, menurut saya ini bagus, itu ke itu berlaku untuk semua peserta,” ucap Regin.

“Dan sebelum tes pakai alat, selalu ada gladi bersihnya untuk kita. Lalu saat CAT, soalnya diacak dan nilainya langsung muncul setelah selesai. Jadi saya tutup telinga saja sih kalau ada yang nakut-nakutin ini-itu, karena saya pribadi tidak mengalami itu. Kalau saya mengalami, tidak akan saya mau berusaha sampai tiga kali seleksi Akpol,” pungkas dia.(Chey21)

Polri

Humas Polri Dipandang Semakin Modern, LAN Pastikan Perkuat Sinergisitas

Jakarta. beritasumbernews.com Divisi Humas Polri menggelar audiensi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) demi meningkatan sinergisitas di Gedung Divisi Humas Polri, hari ini (2/8/2024). Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho pun menerima langsung rombongan yang dipimpin Plt. Kepala LAN RI Dr. Muhammad Taufiq, DEA.

Plt Kepala LAN RI mengaku bahwa saat ini banyak program Divisi Humas Polri yang telah semakin modern. Hal itu patut diapresiasi karena perkembangan zaman dengan berbasis digital membutuhkan modernisasi.

“Begitu canggih dan modern kekuatan Humas Polri dalam mengelola bidang Kehumasan,” ungkap Plt. Kepala LAN, Jumat (2/8/24).

Menurut Plt Kepala LAN, banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang perlu belajar dari Polri atas upaya branding instansi. Branding sendiri perlu dilakukan demi transparansi segala kinerja instansi kepada masyarakat.

“Kehumasan tidak hanya membangun berita, namun kehumasan lebih dari itu dalam menghadirkan rasa percaya publik terhadap suatu institusi,” ujarnya.

Ia pun berharap LAN dan Divisi Humas Polri akan semakin menjalin kolaborasi. Walaupun, sudah ada MoU yang berjalan sejak beberapa waktu lalu.

Kadiv Humas pun menyambut baik rencana memperkuat kolaborasi tersebut. Menurut Kadiv Humas, kolaborasi perlu diperkuat demi transformasi yang semakin baik.

“Tidak lupa saya sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Lembaga Administrasi Negara RI yang telah bekerjasama dan mendukung penuh kepada kami melalui penyelenggaraan kegiatan analisis kebijakan, pelatihan, dan pendidikan tinggi terapan,” jelas Kadiv Humas.(Chey21)

Polri

Berkunjung ke SSDM Polri, Kepolisian Hongkong puji sistem rekrutmen Polri*

beritasumbernews.com Sebanyak 15 orang delegasi Kepolisian Hongkong yang dipimpin Inspektur Senior Lau Lai-kwan Alice Rabu (31/07/2024) berkunjung ke SSDM Polri. Kabaggassus Biro Binkar SSDM Polri, Kombes Pol Arif Fajarudin mengatakan tujuan kedatangan delegasi Kepolisian Hongkong adalah untuk membangun hubungan dengan Kepolisian Indonesia.

“Mereka ingin mendapatkan gambaran tentang Polri. Dari mulai siklus SDM terkait dengan rekrutmen, kemudian masalah karir, masalah pengakhiran dinas. Mereka juga menanyakan tentang pengembangan SDM melalui assessment centre,” ujar Kombes Pol Arif Fajarudin.

Inspektur Senior Lau Lai-kwan Alice menyatakan Kepolisian Hongkong mendapat banyak informasi bermanfaat dari diskusi yang berlangsung sekitar dua jam. Alice juga menyampaikan kekagumannya terhadap Polri.

“Wow, saya sangat terkesan. Polri memiliki assessment centre. Sangat teratur semua prosedur promosi yang telah berjalan. Sangat berbeda dengan sistem di Kepolisian Hongkong yang lebih sederhana. Dari diskusi ini saya mengambil banyak referensi yang nantinya akan kami coba aplikasikan di Kepolisian Hongkong,” puji Lau Lai-kwan Alice.

Usai diskusi, Kepolisian Hongkong diajak melihat Assesment Center. Di sini, delegasi Kepolisian Hongkong mendapat informasi lebih lanjut. Salah satunya tentang Satu SDM. SSDM Polri mengembangkan Satu SDM yang merekam data setiap personel Polri secara digital mulai dari mengikuti Pendidikan, aktif bertugas hingga pengakhiran dinas. Data ini bisa menjadi rujukan para pimpinan Polri untuk mengambil kebijakan terkait promosi kenaikan pangkat dan jabatan.

Delegasi Kepolisian Hongkong juga diajak melihat museum Polri dan mendapat penjelasan tentang sejarah Polri. Mereka sangat antusias melihat berbagai koleksi bersejarah dalam museum tiga lantai tersebut. Di akhir kunjungan di museum Polri, delegasi Hongkong juga disuguhkan film tentang Sejarah Polri di ruang theatre museum Polri.

Alice berharap kunjungan ini bisa semakin mempererat hubungan Polri dan Kepolisian Hongkong. Selama empat hari berada di Indonesia, Kepolisian Hongkong juga mengunjungi Divhubinter Polri dan Brimob Polri.(Chey21)

[instagram-feed]