Menampilkan: 291 - 300 dari 916 HASIL
Polri

Polri Berhasil Ungkap Ribuan Kasus, Mulai dari Judi hingga TPPO

beritasumbernees.com Polri telah melakukan pengungkapan kasus tindak pidana sebanyak 1.546 kasus sepanjang periode 19-26 Juli 2024. Adapun kasus yang diungkap yakni mulai dari narkoba, perjudian, TPPO, penyakit masyarakat (pekat), tindak pidana ringan (tipiring) dan kasus yang menarik perhatian masyarakat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kasus narkoba sebanyak 178. Lalu perjudian baik online maupun konvensional sebanyak 38 kasus.

“Untuk kasus persetubuhan 17 kasus, pencabulan, 31 kasus dan senjata tajam 30 kasus,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 27 Juli 2024.

Sementara untuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang diungkap ada 4 kadus dan 325 tindak pidana ringan (tipiring) diungkap.

Adapun beberapa kasus yang menarik perhatian masyarakat seperti pembunuhan ada 30 kasus. Pencurian biasa 37 kasus, pencurian dengan pemberatan 36 kasus dan pencurian dengan kekerasan 17 kasus.

“Kasus penganiayaan ada 67, illegal loging satu kasus, illegal mining 2 kasus dan illegal drilling satu kasus,” katanya.

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ada 50, miras 8 kasus dan penemuan mayat 7 kasus. Lalu penemuan mayat 7 kasus, kebakaran 3 kasus, pengerusakan 5 kasus, fidusia 2 kasus, kecelakaan lalu lintas 35 kasus dan teguran simpatik lalu lintas 500.

“Kasus uang palsu satu kasus, pengeroyokan 14 kasus dan KRDT sebanyak 5 kasus,” ucapnya.(Chey21)

Polri

Kapolri Buka National Open Karate Championship di Pakansari Bogor

Bogorberitasumbernews.com Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka perlombaan karate bertajuk ‘National Open Karate Championship’. Pembukaan digelar di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/7/2024), Jenderal Sigit tiba di lokasi sekitar pukul 14.10 WIB. Setiba di lokasi, dia langsung duduk di tempat yang telah disediakan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus, Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, serta pejabat Polri lainnya.

Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagi Indonesia Raya. Kemudian, pembacaan terkait acara perlombaan tersebut. Acara dilanjutkan dengan penekanan tombol dimulainya perlombaan.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan kesenian. Lalu dilanjutkan dengan demonstrasi penampilan dan pertandingan karate.

Pada kesempatan penampilan itu, Jenderal Sigit sempat berperan sebagai juri karate. Dia terlihat memimpin pertandingan dua anak yang bertanding.(Chey21)

Polri

Giliran 66 Calon Taruni Pamer Bakat di Tes Pemeriksaan Penampilan Akpol

Ambonberitasumbernews.com Sebanyak 66 calon taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2024 menjalani tes Pemeriksaan Penampilan (Rikpil) hari ini. Dalam tahap Rikpil, Wakapolri Komjen Agus Andrianto dan para pejabat utama (PJU) Polri yang terkait bertemu tatap muka dengan para peserta untuk melihat kesesuaian penilaian tertulis atau hasil serangkaian tes yang sudah diinput panitia rekrutmen tingkat pusat taruna-taruni Akpol.

Pantauan di lokasi Rikpil, Gedung Serbaguna Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (26/7/2024), para pejabat utama Polri lainnya yang turut memeriksa penampilan taruni yakni Irwasum Polri Komjen Ahmad Dofiri, Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono, Kalemdiklat Polri Komjen Purwadi, Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Dedi Prasetyo dan Gubernur Akpol Irjen Krisno Halomoan Siregar.

Para taruni diminta memperkenalkan diri menggunakan Bahasa Inggris, memaparkan nilai pada masing-masing tes, hingga ditanya soal prestasi yang pernah diraih. Untuk diketahui tahap seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian, uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan.

Kemampuan bela diri karate, taekwondo, memainkan alat musik modern dan tradisional, menari tarian adat, hingga bernyanyi ditunjukkan para calon taruni ke PJU Polri yang memeriksa penampilan mereka. Dalam Rikpil, para calon taruni juga dinilai ekspresi atau raut wajahnya, postur tubuhnya, suara dan cara bicaranya, sikap gerak serta cara berjalannya.

Salma Aulia, salah satu calon taruni, unjuk kemampuan karate di depan Irjen Dedi. Salma mengatakan dirinya meraih juara pada ajang karate kumite internasional di Luxembourg dan Portugal.

Kemudian Regina Anugerahanni Rosari menunjukkan kemampuan tinjunya di depan Komjen Agus, Komjen Syahar hingga Irjen Dedi. Regina adalah atlet tinju yang berasal dari Lampung.

Calon taruni lainnya, yakni Regita Keysia, memainkan alat musik petik tradisional suku Dayak yakni Sape. Regita merupakan calon taruni asal pengiriman Polda Kalimantan Timur.

Panitia seleksi tingkat pusat Akpol akan menutup proses seleksi dengan menggelar sidang kelulusan tingkat akhir. Sidang tersebut diagendakan pada Senin, 29 Juli 2024.(chey21)

Polri

Ciptakan Pilkada Serentak 2024 Aman dan Damai di NTB, Kaops NCS Polri Minta Para Kapolres Bisa Kelola Potensi Konflik

NTBberitasumbernews.com Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops) Polri, Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta kepada seluruh Kapolres dan Kapolsek di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) harus bisa mengelola potensi konflik menjelang Pilkada Serentak 2024. Hal itu ditegaskan Kaops saat memberikan arahan kepada 400 personil Polda NTB dan jajaran Polres melalui luring dan daring di Aula Sasana Dharma Mapolda NTB, Kamis (25/7/2024).

Dalam kegiatan penguatan internal kepada satker pelaksana kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) terkait Nusantara Cooling System turut hadir Kapolda NTB Irjen Pol Umar Faroq beserta para pejabat utama. Selain Polda NTB, penekanan tersebut juga berlaku kepada seluruh jajaran Kapolres di Polda NTB.

Menurut Kaops banyak tantangan yang akan dihadapi dalam pilkada serentak baik itu berita hoax, isu SARA, propaganda dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Untuk meminimalisir potensi tersebut, sambungnya perlu upaya pendinginan suasana atau cooling system sehingga pelaksanaan pilkada di Provinsi NTB yang dikenal Kota Sejuta Masjid dapat berjalan dengan aman, damai, tertib dan sejuk.

“Kapolres harus dapat mengelola potensi konflik, percuma bisa ungkap-ungkap kasus tetapi tidak bisa mendeteksi dan mengelola potensi konflik. Kalau tidak dapat mengelola potensi konfilk dianggap tidak berhasil menjalankan tugas. Sering-sering turun ke lapangan,” tegas Irjen Asep Edi.

Dirinya menyarankan agar di tingkat Polda untuk dibentuk Tim Satgas Cooling System dengan nama kearifan lokal seperti yang dibentuk oleh Polda Aceh yakni Tim Satgas Sejuk Seulawah. Dikatakannya, seluruh satker harus bisa bekerjasama dalam upaya kegiatan preemtif dan preventif.

Irjen Asep yang saat ini menjabat sebagai Wakabareskrim Polri berujar bahwa Polri berperan penting dalam memelihara keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada saat pesta demokrasi. Dirinya menjabarkan upaya yang telah dilakukan oleh Operasi Nusantara Cooling System dalam mendinginkan suasana pada saat pilpres dan pileg kemarin sehingga bisa berjalan dengan aman dan damai tanpa perpecahan.

“Sambangi para tokoh masyarakat, tokoh agama, aktivis, organisasi mahasiswa dan organisasi kepemudaan dan masyarakat ajak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta kemajuan bangsa bangsa diatas kepentingan kelompok,” tandasnya.

Selain itu, sambungnya upaya-upaya humanis yang dilakukan lainnya yaitu kegiatan bakti sosial ke masyarakat seperti membangun sumur air bor, bedah rumah dan pemberian bantuan sosial berupa sembako. Pada saat kegiatan tersebut kata Kaops bisa mengajak seluruh lapisan masyarakat agar Pilkada Serentak 2024 berjalan aman, damai, tertib dan sejuk.

Sementara, Kapolda NTb Irjen Pol Umar Faroq berterima kasih atas kedatangan tim Operasi Nusantara Cooling System. Dirinya meminta seluruh anggotannya memiliki semangat yang sama untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024 di Provinsi NTB bisa berjalan aman dan damai.

“Jangan sampai semangat kalah dari tim pusat. Anggota harus siap mengamankankan Pilkada Serentak 2024. Pengamanan pilkada menjadi perhatian pimpinan bapak Kapolri yang telah membentuk tim Operasi Nusantara Cooling System, tim ini mendapatkan tugas yang sangat berat dari Bapak Kapolri. Tim dari mabes ini terdiri dari Bareskrim, intelijen, binmas, humas, logistik turun semua agar pelaksanaan pilkada berjalan dengan aman,” ucapnya.

Selain Kaops, Wakaops NCS Polri Brigjen Yuyun Yudhantara, Kasatgas Preemtif Brigjen M Rudy Syafirudin, Kasatgas Preventif Brigjen Himawan Bayu Aji dan Kasatgas Humas Brigjen Gatot Repli Handoko juga memberikan arahan demi terwujudnya Pilkada serentak 2024 yang aman, damai dan tertib.

Adapun tim Ops NCS Polri yang mendamping KaminOps NCS, Brigjen Budi Hermawan dan Wakasatgas Preemtif Kombes Dwi Suryo Cahyono.(Chey21)

Polri

As SDM Kapolri Cek Gladibersih Pemeriksaan Penampilan Tingkat Pusat Catar Akpol

SSDM POLRIberitasumbernews.com Pemeriksaan penampilan atau disingkat Rikpil menjadi tes terakhir dari serangkaian tes masuk taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Tahap Rikpil rencananya akan dipimpin langsung Wakapolri Komjen Agus Andrianto.

Pantauan di Gedung Serbaguna Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (24/7/2024), Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo tiba untuk mengecek gladibersih tahap Rikpil. Diketahui, SSDM Polri merupakan panitia yang melaksanakan seleksi anggota Polri.

Irjen Dedi nampak memperhatikan langkah catar saat berbaris memasuki Gedung Serbaguna Akpol, yang menjadi tempat Rikpil. Dia meminta gerakan para catar kompak saat memasuki ruang Rikpil. Tahap Rikpil ini rencananya berlangsung besok, Kamis (25/7).

“Langkahnya, langkahnya, jangan cepat-cepat,” ucap Irjen Dedi.

Seorang panitia lalu mengarahkan para catar agar memperhatikan rekannya di paling kiri. “Perhatikan patokannya kiri depan,” ucap panitia tersebut.

Setelah para taruna masuk gedung, masing-masing taruna melaporkan bahwa mereka siap mengikuti pemeriksaan penampilan.

“Lapor, nama Chandra Setya Hermawan, siap mengikuti pemeriskaan penampilan,” ucap salah satu calon taruna dengan suara lantang.

Dalam tahap Rikpil, Wakapolri dan para pejabat utama Polri yang terkait akan bertemu tatap muka dengan seluruh peserta tes. Pertemuan ini bertujuan untuk melihat kesesuaian penilaian tertulis atau hasil serangkaian tes yang sudah diinput panitia.

Penilaian fisik meliputi ekspresi atau raut wajah, postur tubuh, suara, cara bicara, sikap gerak, dan cara berjalan.

Saat ini, total ada 492 orang Catar Akpol, putra maupun putri yang sedang mengikuti seleksi masuk Akpol tingkat pusat di Kota Semarang. Tahap seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian, uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan.

Untuk diketahui, panitia seleksi tingkat pusat Akpol dari Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri akan menutup proses seleksi dengan menggelar sidang kelulusan akhir tingkat akhir. Sidang pengumuman kelulusan rencananya digelar Senin, 29 Juli 2024.(Chey21)

Polri

Polda Maluku Gelar Upacara Pembukaan Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri

Ambonberitasumbernews.com Kepolisian Daerah Maluku menggelar upacara pembukaan Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktuba) Polri gelombang kedua tahun 2024. Sebanyak 148 siswa mulai menjalani Diktuba Polri di SPN Polda Maluku, Senin (22/7/2024).

Bertindak sebagai inspektur upacara yaitu Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Maluku, Kombes Pol. Marthen Luther Hutagaol, SIK., MM. Turut hadir Kepala SPN Polda Maluku, Wakapolresta Ambon & Pp Lease, dan Kepala Secaba Rindam XV Pattimura.

Irwasda Maluku dalam sambutannya membacakan amanat Kalemdiklat Polri. Ia pertama-tama menyampaikan selamat datang kepada para siswa di lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, tempat para peserta didik akan menimba ilmu, dididik, ditempa dan dilatih selama 5 bulan ke depan untuk menjadi insan Bhayangkara yang profesional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik.

“Keberhasilan yang telah saudara raih saat ini, merupakan berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, serta hasil dari perjuangan panjang melalui ketekunan, keuletan, dan kesungguhan, yang juga tentunya tidak lepas dari doa serta dukungan orang tua dan keluarga,” katanya.

Para peserta didik diminta dapat manfaatkan kesempatan yang berharga dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu pengetahuan, keterampilan serta menambah wawasan tentang kepolisian secara sungguh- sungguh dan bertanggung jawab.

Sebagai calon anggota Polri, selama menjalani pendidikan tentunya akan dihadapkan dengan berbagai hal baru, yang tersusun dalam rangkaian kegiatan pendidikan dan latihan yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental.

“Saya meyakini, dengan tekad yang kuat kalian dapat mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendidikan ini dengan baik,” ujarnya.

Selama menjalani proses pendidikan, peserta didik akan dibentuk mental dan kepribadian yang berkarakter kebhayangkaraan, memahami doktrin Tribrata dan Catur Prasetya. Tentunya hal ini akan merubah sikap dan perilaku dari masyarakat umum menjadi personel polri yang berkarakter bhayangkara yang selalu menjunjung tinggi pancasila dan uud 1945.

Para peserta didik juga akan diberikan berbagai pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknis dan taktis profesi kepolisian dasar, serta pelatihan jasmani agar nantinya memiliki kualitas fisik yang prima. Oleh karenanya ikuti seluruh aturan dan petunjuk serta arahan para gadik, instruktur dan pengasuh yang akan mendampingi kalian selama pendidikan.

“Kita pahami bersama, bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” jelasnya.

Transformasi negara- negara berkembang menjadi negara maju, tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karenanya pendekatan pendidikan di lingkungan kepolisian memiliki peran yang sangat penting, dalam mempersiapkan para calon anggota Polri untuk menghadapi tugas dan tanggung jawab yang kompleks.

“Di sini, kita tidak hanya membentuk sikap profesionalisme, tetapi juga mengasah sikap kepemimpinan, etika, dan keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk melayani masyarakat dengan baik,” sebutnya.

Tidak dapat dipungkiri dan merupakan keniscayaan, bahwa kemajuan teknologi saat ini telah merubah lanskap kehidupan masyarakat menjadi lebih terbuka, tanpa batas dan serba cepat.

“Pelayanan yang kita berikan harus didukung kemampuan dan pemanfaatan penggunaan teknologi. oleh karena itu kita dituntut harus dapat beradaptasi dan berkembang mengikuti perkembangan teknologi dan informasi,” ujarnya.

Pendidikan pembentukan menjadi aspek penting guna mewujudkan institusi Polri yang prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan (presisi). Untuk mencapai hal tersebut, maka seluruh komponen pendidikan, mulai dari siswa, tenaga pendidik maupun komponen pendidikan lainnya, harus dapat bekerjasama dan membangun sinergitas secara menyeluruh, utuh serta berkesinambungan dalam rangkaian proses belajar mengajar. Agar dapat berjalan efektif dan efisien sesuai yang diharapkan.

Pendidikan ini bukanlah sekedar proses belajar mengajar, tetapi sebuah perjalanan yang akan membentuk karakter sebagai seorang polisi yang memiliki jiwa pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Proses pendidikan yang relatif singkat harus dirancang secara baik dan benar, dengan prinsip mengutamakan kualitas dan memberikan porsi yang lebih besar kepada kegiatan praktek kerja lapangan, agar hasil didiknya sesuai dengan yang diharapkan. Hanya melalui disiplin, dedikasi, semangat, dan komitmen yang kuat, anda dapat menjalani pendidikan ini dengan sukses.

“Keberhasilan dan integritas saudara sebagai seorang anggota polri sangat terkait dengan individu saudara yang memiliki integritas, nilai-nilai moral yang kuat, dan ketaatan terhadap hukum. Sehingga akan turut menentukan wajah dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada polri,” pintanya.

Pada kesempatan tersebut, Kalemdiklat menyampaikan beberapa penekanan kepada para siswa untuk dipedomani dan dilaksanakan:
1. Senantiasa tingkatkan terus keimanan dan ketakwaan terhadap tuhan yang maha esa, sebagai landasan bertindak dalam pelaksanaan pendidikan maupun kehidupan sehari-hari
2. Persiapkan fisik dan mental saudara selama mengikuti pendidikan, patuhi seluruh peraturan yang berlaku, serta hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat merugikan kehormatan pribadi, keluarga dan institusi.
3. Tunjukan sikap disiplin, penuh semangat dan tekad yang kuat serta motivasi yang tinggi bahwa tujuan kalian selama berada di lembaga pendidikan adalah untuk belajar, berlatih dan menempa diri;
4. Bangun komunikasi yang interaktif dan konstruktif antar sesama peserta didik, dengan pendidik, pelatih, pengasuh dan seluruh unsur pelaksana pendidikan, sehingga akan terjalin hubungan yang solid dan harmonis;
5. Tanamkan sikap responsif dan ikhlas dalam setiap proses belajar mengajar, sehingga ilmu yang diberikan oleh gadik maupun instruktur benar- benar dapat diserap oleh para siswa sekalian.(Chey21)

Polri

Tingkatkan Pelayanan Publik, DivPropam Polri Gelar Sertifikasi Kompetensi Bintara Akreditor

Jakarta – beritasumbernews.com  Sebanyak 50 anggota Propam dari Polda jajaran mengikuti Sertifikasi Kompetensi Bintara Akreditor Propam Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024 pada Senin 22 Juli hingga Kamis 25 Juli 2024 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kemampuan personil anggota Propam Polri dalam rangka audit investigasi, gelar perkara, pemeriksaan, persangkaan, penuntutan dan sidang komisi kode etik.

Kepala Biro Pertanggungjawaban Profesi (Karowabprof) DivPropam Polri Brigjen Pol Agus Wijayanto mengatakan, sertifikasi kompetensi ini sejalan dengan salah satu program Presisi Kapolri untuk membentuk SDM Polri yang unggul. Untuk itu, Divisi Propam Polri menindaklanjuti program tersebut dengan meningkatkan kualitas SDM akreditor sesuai dengan sesuai amanat Perpol Nomor 7 Tahun 0222 tentang Kode Etik Profesi Polri dan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Pasal 23 ayat (4) yang menyebutkan bahwa akreditor yang ditunjuk harus memiliki sertifikasi kompetensi, yaitu dapat menunjukkan kemampuan dalam rangka audit investigasi, gelar perkara, pemeriksaan, persangkaan, penuntutan dan sidang komisi kode etik.

“Sertifikasi tidak hanya menjadi komitmen Polri dalam menjaga kualitas akreditor, tetapi juga menjadi tonggak awal bagi peningkatan kualitas layanan publik yang Polri berikan kepada masyarakat. Untuk mendapatkan sertifikasi, akreditor harus mengikuti uji kompetensi terhadap kemampuan untuk melakukan penanganan perkara, apakah sudah memenuhi syarat sebagai akreditor atau belum,” kata Brigjen Agus dalam sambutannya.

Selain itu, Karowabprof juga menegaskan bahwa sertifikasi ini tidak hanya menjadi komitmen Polri dalam menjaga kualitas akreditor, tetapi juga menjadi tonggak awal bagi peningkatan kualitas layanan publik yang Polri berikan kepada masyarakat. Untuk mendapatkan sertifikasi, akreditor harus mengikuti uji kompetensi terhadap kemampuan untuk melakukan penanganan perkara, apakah sudah memenuhi syarat sebagai akreditor atau belum.

Sementara, Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polri, Kombes Pol. Dhani Kristianto dalam sambutannya mengungkapkan, sertifikasi kompetensi merupakan proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada SKKNI, Standar Internasional (SI), dan/atau SK3. Sertifikasi kompetensi memiliki tujuan sebagai berikut;

1. Mengukur kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan harus didokumentasikan dalam bentuk sertifikat kompetensi.

2. Memberikan jaminan kepada personil dalam melaksanakan tugasnya sehingga layak memiliki dokumen yang menunjukkan kemampuan bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas sesuai kompetensinya pada fungsi akreditor Propam Polri dalam rangka menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang dan universal.

“Sertifikasi Polri ini mendukung penuh pelaksanaan Program Prioritas Presisi yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yaitu peningkatan kinerja penegakan hukum, pada kegiatan proses penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan masyarakat, dengan aksi meningkatkan kualifikasi dan kompetensi akreditor Propam Polri melalui sertifikasi kompetensi,” ucapnya.

Perlu diketahui, hasil dari giat sertifikasi kompetensi ini adalah membentuk kapasitas dan karakter SDM Akreditor Propam Polri yang kompeten, profesional, proporsional, transparan dan akuntabel dalam melaksanakan penilaian standar profesi Polri, dan proses penegakan kode etik profesi Polri serta mendukung dalam pelaksanaan sidang KKEP.

Dengan demikian, akreditor yang kompeten dan professional tersebut akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri khususnya dalam mengawal penegakan Kode Etik Profesi Polri.(Chey21)

Polri

Kapolri Cup Badminton Championship 2024 Dibuka, Seribu Lebih Peserta Ikut Bertanding

Jakartaberitasumbernews.com Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran resmi membuka Kapolri Cup Badminton Championship 2024 yang digelar di Gor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Gor Pulogadung, Jakarta. Kejuaraan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-78.

“Event merupakan kolaborasi antara Polri dengan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI),” ujar Ketua Panitia Pelaksana Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat menyampaikan laporan dalam acara pembukaan kegiatan di Gor UNJ, Senin (22/7/2024).

Adapun kejuaraan ini berlangsung pada 22-27 Juli 2024. Berbagai kategori dan kelompok umur dipertandingkan.

Dikatakan Argo, tercatat 1000 lebih peserta mengikuti kejuaraan ini. Terdiri dari 552 personel Polri dan 480 peserta umum pemain binaan.

Polri sendiri, kata Argo, mengirimkan 64 tim satuan kerja Polri dan 28 tim dari dari Polda jajaran. Sementara itu, untuk pemain binaan, merupakan atlet dengan ranking 1-32 terbaik sesuai kelompok umur masing-masing.

Lebih lanjut, Argo menyampaikan bahwa dari satker dan jajaran Polri sangat antusias menyambut kejuaraan ini. Terlebih banyak anggota Polri yang hobi bermain bulutangkis.

“Kita sudah komunikasikan dengan PBSI hanya 64 regu dan mungkin nanti kedepannya bisa bertambah,” ujar pria yang juga Asisten Bidang Logistik (Aslog) Kapolri itu.

Nantinya para juara akan mendapatkan sertifikat dan medali turnamen.(Chey21)

Polri

Kerennya Museum Akademi Kepolisian di Semarang, Melihat Sejarah Polri dari Dekat

beritasumbernews.com Akademi Kepolisian (Akpol) di Kota Semarang, Jawa Tengah punya lokasi keren yang bisa dikunjungi masyarakat umum. Tempat itu adalah sebuah museum yang membuat pengunjungnya bisa melihat seluk beluk dari Akpol.

Lokasi Museum Akpol tidak jauh dari pos penjagaan di gerbang masuk. Pengunjung bisa melihat bangunan modern dengan halaman yang sangat luas di sisi kanan jalan. Museum itu boleh dikunjungi gratis dan biasanya bersurat untuk grup.

Museum Akpol diresmikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si pada tanggal 24 Februari 2023. Memudian dihibahkan oleh Kapusjarah Polri Brigadir Jenderal Polisi Hari Nugroho S.I.K kepada Gubernur Akpol kala itu, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Suroto, M.Si pada tanggal 9 Maret 2023.

Di dalam Museum Akpol, pengunjung bisa melihat sejarah awal mula polisi sejak zaman Hindia Belanda bahkan ada diorama cikal bakal polisi pada zaman kerajaan Majapahit lengkap dengan senjatanya berupa tombak.

Beberapa properti asli polisi zaman dulu juga dipajang seperti tombak, borgol, pistol, senapan, hingga katana. Seragam-seragam polisi dari masa ke masa juga dipamerkan dengan dikenakan ke patung lilin dengan detail mirip orang asli.

Di museum ini pengunjung seolah bertemu melihat langsung momen Presiden Soekarno menyerahkan panji Polri kepada Kapolri pertama, Komisaris Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo dalam bentuk patung lilin.

Sejarah berdirinya Akpol juga bisa dipelajari di sini. Selain itu ada juga hal-hal menarik seperti replika barak para Taruna seperti meja-lemari, tempat tidur, kursi, bahkan lemari pakaian lengkap dengan cara menata pakaian di dalamnya yang harus rapi.

Kemudian ada juga edukasi soal marching band Akpol yang menampilkan alat musik dan peralatan yang digunakan. Menariknya di depan alat musik yang dipajang, masing-masing ada tombol yang jika ditekan maka suara dari lagu yang dimainkan akan berfokus pada alat musik yang ditekan tombolnya, keren!

Di sana juga dijelaskan soal tahapan Taruna, peraturan Taruna, bahkan jenis pelanggaran disiplin. Selain itu ada satu lokasi yang digunakan untuk mengenang Taruna bernama Inspektur Dua Adi Sanata Putra yang gugur saat berusaha menyelamatkan warga yang terhempas Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004.

Gubernur Akpol, Irjen Pol Krisno H. Siregar,S.I.K., M.H. mengatakan museum menjadi salah satu media edukasi kepada generasi muda termasuk di Akpol. Bahkan di Kepolisian di luar negeri juga melakukan hal serupa.

“Semua harus tahu sejarah. Di negara lain juga museum menjadi fasilitas yang harus ada,” kata Krisno saat berbinjang terkait museum.

Dia berharap dengan adanya Museum Akpol, generasi muda dan masyarakat luar selain belajar, bisa melihat Akpol adalah lokasi yang menarik. Sudah banyak siswa -siswa yang mengajukan kunjungan grup ke Akpol.

“Jadi ada tur juga, diawali dengan museum. Kemudian melihat fasilitas lainnya termasuk marching band sembari diberikan penjelasan,” jelas Krisno.

Kompleks Akpol memang cukup menarik dan asri. Banyak hewan-hewan yang berkeliaran, bahkan jika beruntung bisa melihat Rusa yang sedang menyebrang. Lingkungan Akpol juga sangat diperhatikan kebersihannya.

Saat ini di Akpol sedang digelar Seleksi Calon Taruna dan Taruni Akpol tingkat panitia pusat tahun anggaran 2024. Sebabnyak 492 mengikuti seleksi hingga Senin (29/7) dengan agenda Sidang Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Pusat Seleksi Akpol.(chey)

Polri

Lima Hari Operasi Patuh, Kesadaran Masyarakat Berlalulintas Meningkat

Ambonberitasumbernews.com Operasi Lalulintas dengan sandi Patuh Salawaku Tahun 2024 telah bergulir selama lima hari. Selama itu, tercatat kesadaran masyarakat dalam berlalulintas baik dari segi ketertiban dan keselamatan lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya 2023.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Areis Aminnullah S.IK, mengatakan, sasaran prioritas operasi patuh salawaku meliputi pelanggaran mengemudi sambil gunakan ponsel; pengemudi di bawah umur; pengendara sepeda motor berbonceng lebih dari satu orang; pengemudi sepeda motor tidak gunakan helm SNI; pengemudi roda empat tidak gunakan safety belt; pengemudi dalam pengaruh alkohol; dan pengemudi yang melawan arus serta mengendarai melebihi batas kecepatan.

“Tingkat kesadaran masyarakat selama lima hari operasi patuh salawaku tahun 2024 seperti tertib berlalulintas lebih baik ketimbang saat operasi patuh tahun 2023 yang ditandai dengan menurunnya angka pelanggaran sebanyak 23 persen. Artinya tingkat kesadaran masyarakat mulai meningkat,” ungkap Kombes Areis di Ambon, Sabtu (20/7/2024).

Namun di sisi lain, tahun ini terjadi kenaikan angka kecelakaan dibandingkan tahun 2023. Tahun ini ada dua kecelakaan lalulintas, yang menyebabkan 6 orang korban menderita luka berat.

Dalam operasi patuh salawaku tahun ini juga diberikan pendidikan masyarakat (dikmas) tentang lalulintas. Dikmas dilakukan melalui penyuluhan baik melalui media dan langsung kepada masyarakat di daerah rawan pelanggaran serta kecelakaan lalulintas.

“Penyuluhan dikmas lantas (lalulintas) meningkat 16 persen dibanding tahun 2023. Proses pengaturan lalulintas, penjagaan, patroli dan pengawalan juga mengalami peningkatan sebanyak 5 persen,” katanya.

Untuk penegakan hukum melalui ETLE, tilang non elektronik dan teguran, Kombes Areis juga menyampaikan mengalami penurunan sebanyak 23 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini operasi patuh ini mengedepankan upaya Preemtif baik binluh ke sekolah-sekolah, pangkalan ojek, angkutan umum dan komunitas otomotif. Kami juga melakukan pemasangan spanduk, leaflet, brosur, dan himbauan tertib berlalulintas lainnya,” jelasnya.

Polda Maluku menghimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan dan pengguna jalan lainnya agar selalu berhati-hati dalam berkendara.

“Mari kita saling menghargai sesama pengguna jalan untuk dapat bersama-bersama menurunkan angka kecelakaan baik kuantitas maupun kualitas hingga tercapainya keamanan, ketertiban dan keselamatan berlalu lintas,” ajaknya.(Chey21)

[instagram-feed]