Makariki,beritasumbernews.com
Satu warga Makariki, Kab.Maluku Tengah terpaksa hanyut terbawa arus air sungai yang cukup deras dan hingga kini belum di temukan.
Tim Basarnas Ambon di kerahkan guna mencari korban (Adam Mesinai, 44 tahun) saat Tim Basarnas Ambon awalnya mendapat informasi dari Deni Lasol Babinsa Makariki menjelaskan pada tanggal 26/9 korban bersama ke 3 temannya pergi mencari kayu di hutan, setelah itu mereka pulang dengan menyeberangi sungai menggunakan rakit namun karna arus sungai yang begitu kuat mereka terjatuh.
Ke tiga temannya berhasil selamat namun tidak dengan korban, Salah satu teman korban menjelaskan masih sempat melihat korban terbawa arus sungai namun sesampainya korban di tumpukan kayu login korban terhisap kedalam pusaran air yang berada di tumpukan kayu login tersebut.
Sejak diterimanya informasi ini tanggal 29/9 satu Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan pukul 14.15 WIT menuju Desa Makariki Kabupaten Maluku Tengah guna pelaksanaan Ops SAR.
Melalui jalur darat, menggunakan Rescue Car Type 1 Tim Rescue Basarnas Ambon pukul 20 : 27 WIT tiba di Kantor Pemerintah Negri Makariki guna melakukan Koordinasi dengan Staf Negri Makariki, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Tim Rescue Basarnas Ambon kembali melanjutkan perjalanan ke Kota Masohi guna melakukan Koordinasi dengan Pemda setempat.
Tim Rescue Basarnas Ambon tiba di kediaman Bapak Dr. RAKIB SAHUBAWA, S.Pi. M.Si. selaku Sekda Maluku Tengah guna melakukan koordinasi terkait musibah yang menimpa salah satu warganya di Desa Makariki.
Hasil dari koordinasi tersebut Tim Rescue Basarnas Ambon mendapat dukungan penuh langsung dari Bupati dan Sekda Maluku Tengah dengan menurunkan satu unit alat berat berupa excavator untuk membantu jalannya Ops SAR.
Pada keesokan paginya Tim SAR Gabungan dikerahkan menuju LKK guna melaksanakan Ops SAR pada koordinat – 3°14’59.80″ S – 129°0’24.50″ E.
Pukul 10.22 WIT Tim SAR Gabungan tiba di Lokasi kejadian selanjutnya Tim SAR Gabungan bahu membahu membuat bendung dari tumpukan batu guna membelah jalur sungai agar bisa melaksanakan Pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Pekerjaan pun dilakukan secara manual hingga pukul 13.17 WIT Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pekerjaan dikarenakan debit air sungai yang meluap dan semakin deras.
Hingga pada pukul 14.27 WIT satu unit excavator tiba di Lokasi kejadian dan melanjutkan pekerjaan. Pekerjaan pun dilakukan selama beberapa jam kedepan hingga pada pukul 15.57 WIT Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pekerjaan dikarenakan hujan lebat dan debit air sungai yang semakin meninggi.
Unsur SAR yang terlibat yakni”
Rescuer Basarnas Ambon – 5
Polairud Maluku Tengah – 5
Brimob Maluku Tengah – 10
BPBD Maluku Tengah – 10
Babinsa Makariki – 1
Bhabinkamtibmas – 1
Masyarakat setempat – 60
Alut yg digunakan yakni” Rescue Car Type 1 – 1 Unit, Excavator – 1 Unit, Rubber Boat – 1 Unit
Peralatan Emergency Kit/Medis.
(Rdks)