Malteng,beritasumbernews.com
Oknom Pendamping PKH Negeri Aboru Kec. Pulau Haruku tidak perna melapor data – data penerima PKH di Capil Maluku Tenggah,
Pendampin PKH Negeri Aboru Kec. Pulau Haruku inisial L, tidak perna bekerja sama dengan Capil Maluku Tengah.
Akibat dari tidak di masukan data – data masyarakat Negeri Aboru penerima PKH ke Capil Malteng guna di abdet sehingga, hal ini di duga kuat di kebiri hak rakyat oleh oknom pendamping PKH (L).
Hal ini di benarkan oleh Kepala Dinas Catatan Sipil (Capil) Kab.Malteng dr.Nova Anakotta kepada media ini menyampaikan dengan stekmen keras bahwa” PKH Negeri Aboru ini sangat masalah, kami akan terus mengkroscek data data penerimaan PKH Negeri Aboru. Bebernya
Lanjutnya” terkait masyarakat Negeri Aboru kita di Malteng kususnya di Capil tidak mengetahui datanya, apalagi bantuan itu berupa uang dan beras, sehingga hal tersebut di tanyakan lansung saja pada pendamping PKH tersebut. Ucap Anakotta
Kata Anakotta” pendamping PKH harus bertanggung jawab penuh pada penerima PKH, karena selama ini pihak kami dari Capil Malteng tidak pernah menerima data apapun terkait data penerima PKH Negeri Aboru.
Anakotta juga sempat bertanya data data yang di kumpulkan oleh pendamping PKH dalam hal ini Lutfi itu entah kemana data data itu di bawa kemana olehnya. Tanya Anakotta
Jika ada data tersebut maka pihak Capil Malteng akan memproses data itu jika data itu masuk ke pihaknya. Ucap Anakotta
Saat ini warga masyarakat Negeri Aboru penerima PKH merasa sangat di tipu dan di bodohi oleh oknom pendamping PKH Negeri Aboru dalam hal ini Lutfi, dengan apa yang telah di buatnya sehingga ada warga yang harusnya dapat PKH akhirnya tidak dapat.
Di duga berbagai alasan yang di buat oleh oknom pendamping PKH tersebut (L) sengaja menghilangkan beberapa nama anak sekolah.
Sementara dalam keterangan oknom pendamping PKH (L) tersebut bahwa” ada nomor kartu kelurga dari anak tersebut yang tidak tercatat di Capil Malteng, ada juga yang anaknya ada 2 di SMP, SD, dan SMA, kata L mereka hanya berhak satu orang yang dapat.
Anakotta berharap, agar masyarakat bisa mengumpulkan data data dan melapokan kepada pihaknya sehingga pihaknya bisa memproses data data yang tidak perna menerima hak hak mereka. Pinta Anakotta
Hal ini sangat penting untuk menjadi perhatian Jaksa dalam hal ini Kacapjari Cabang Ambon di Saparua untuk melidik dan memeriksa oknom pendamping PKH Negeri Aboru berinisial L. (chey)
