Huamual,beritasumbernews.com
Rusaknya akses jalan serta beberapa jembatan yang menghubungkan Kecamatan Huamual dan Kota Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) saat ini, telah membuat resah masyarakat serta menyusahkan dalam melakukan aktivitas sehari – hari.
Dan rasa kekesalan ini diutarakan oleh salah seorang Tokoh masyarakat Huamual Abd Arif Samal, kepada Anggota DPRD Provinsi Maluku terkhusus perwakilan SBB, Moh Ikbal Payapo, Turaya Samal, Samson Atapary, Asri Arman dan Hata Hehanusa
Menurut Samal, kepada awak media ini pagi tadi menyampaikan bahwa” Perwakilan yang sementara ini duduk disinggasana DPRD Provinsi Maluku sedang berbuat apa, kenapa warga Huamual sedang menderita dengan rusaknya akses jalan dan jembatan mereka hanya diam tanpa ada dobrakan kepada Balai jalan dan jembatan Provinsi Maluku. Kesal Samal
Padahal, Lanjut Kata Arif Samal, yang juga mantan anggota DPRD SBB awal pemekaran SBB itu menyatakan” Mereka para Anggota DPRD Provinsi merupakan penyambung lidah rakyat SBB terkhusus Huamual yang sementara sedang menderita. Tuturnya
“Jika para mereka Anggota DPRD Provinsi perwakilan Huamual hanya menutup mata, berarti dapat dikatakan DPRD Provinsi Maluku Asal SBB Mandul dan tidak punya taring sama sekali” Tegas Samal.
Selain itu, Samal juga memastikan jika mereka 5 orang Anggota DPRD Provinsi Maluku asal SBB hanya duduk diam maka kedepan untuk mendulang suara di Kecamatan Huamual dipastikan tidak dapat kepercayaan masyarakat. Ujarnya
(Yan.L)
