Ambon,beritasumbernews.com
Tepatnya di Gereja Petra Jemaat GPM Imanuel Kel. Kudamati, Kapolsek Nusaniwe Iptu.Johan WM. Anakotta secara rutin menyampaikan Himbauan Kamtibmas saat ibadah Minggu.

Kegiatan yang di lakukan Kapolsek Nusaniwe pada Gereja Petra Jemaat GPM Imanuel Kel.Kudamati itu tepatnya pada ibadah Minggu pukul 09 : 00 Wit. Minggu 19/06/2022

Dalam Giat tersebut Kapolsek Nusaniwe didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kel. Wainitu Aipda R. Soplanit, Personil Sabhara Polsek Nusaniwe Aipda F. Marolan.

Jalannya acara ibadah Minggu tersebut di pimpin lansung oleh Pdt.A.Hetharia.S.Th, dengan jumlah anggota jemaat yang hadir kurang lebih 137 orang.

Dalam kesempatan tersebut usai ibadah, di pakai Kapolsek guna menyampaikan himbauan Kamtibmas yakni” Giat Himbauan tersebut dalam rangka mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas yang dapat menyebabkan timbulnya Potensi Konflik Sosial.

Menurut Kapolsek kepada Redaksi beritasumbernews.com siang ini bahwa” saat berikan himbauan mengawalinya Kapolsek menyampaikan terima kasih dan Apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bersama-sama Sinergi, Solid dengan aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas aman kondusif di Kec. Nusaniwe.

Pasalnya” Pihak Kepolisian tetap Netral dan tidak berpihak kepada siapapun karena tujuan kami Wilayah Nusaniwe wajib aman dan nyaman dirasakan masyarakat. Ujarnya

Lebih lanjut Kapolsek katakan” warga tidak terprovokasi dan terpancing dengan pihak pihak lain yang sengaja ingin mengadu domba diantara kita sehingga terjadi gangguan kamtibmas. Pintanya

Tambahnya” Sering terjadinya aksi bakalai dan baku lempar yang dapat menganggu situasi Kamtibmas agar dihentikan, Dan diingatkan masalah Orang per Orang diselesaikan masing – masing dan jangan dibawa – bawa ataupun ditarik – tarik ke masalah Kelompok, Agama, Kampung atau Negeri ini hal yang salah. Harap Kapolsek

Kapolsek Mengingatkan peran Orang tua dalam membina anak – anak sehingga tidak berada di jalan sampai larut malam yang dapat terjadinya benturan dengan org lain, Sehingga berpotensi terjadinya Gangguan Kamtibmas. Pungkasnya (Veja/Red)