Ambon,beritasumbernews.com

Menjelang Hari Mangrove Sedunia yang diperingati tanggal 26 Juli setiap tahunnya, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX (Lantamal IX) Ambon dalam hal ini turut serta dalam melestarikan lingkungan dan mendukung upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya ekosistem mangrove dengan menanam 1000 anakan mangrove di Pesisir Pantai Waer Putih Negeri Kabauw, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Senin (25/07/2022)

Dibawah cuaca hujan yang membasahi Negeri Kabauw, Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T., yang didampingi Kepala BNN Provinsi Maluku Brigjen Pol Drs. Rohmad Nursahid, M. Si., dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Abdullah Asis Sangkala, S. Hut., serta Raja Negeri Kabauw Zainudin Karepesina, tak patah arang untuk berupaya melestarikan lingkungan di Pesisir Pantai Waer Putih dengan menanam bibit pohon bakau.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Raja Negeri Kabauw Zainudin Karepesina, dan dilanjutkan dengan sambutan oleh beliau, “Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Danlantamal IX beserta Staf, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku dan Kepala BNN Provinsi Maluku atas kepeduliannya dalam melestarikan pantai di Negeri kami ini”.

Beliau juga berharap kepada masyarakat untuk menjaga tanaman mangrove sebagai upaya melestarikan lingkungan sehingga pantai bisa terjaga dari abrasi air laut.

Berlanjut dengan sambutan Kepala BNN Provinsi Maluku Brigjen Pol Drs. Rohmad Nursahid, M. Si., beliau berharap dengan dicanangkannya Negeri Kabauw sebagai desa percontohan Bersih dari Narkoba (Bersinar) tahun lalu, bisa memotivasi masyarakat maupun pemuda pemudi Negeri Kabauw untuk menjadi pemuda yang peduli kepada lingkungan dan diri masing-masing.

“Jadi katakan tidak pada Narkoba, jangan menggunakan dan jangan mendekati, kita harapkan setelah penanaman mangrove ini bisa dilanjutkan dengan kegiatan lainnya seperti olahraga untuk kebugaran jasmani dan menjadikan pemikiran positif”, tambah Brigjen Pol Drs. Rohmad Nursahid, M. Si.

Wakil Ketua DPDR Provinsi Maluku Abdullah Asis Sangkala, S. Hut., juga berkenan memberikan sambutan, beliau menyampaikan, “Kegiatan ini bertujuan agar terus terjaga pantai kita dari abrasi air laut dan dalam rangka mensukseskan Program Penanaman Mangrove Nasional yang bertepatan pada tanggal 26 Juli 2022”.

“Kami sebagai perwakilan dari rakyat, kami akan selalu mensupport kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemuda-pemuda, menjaga pergaulan dan hindari hal-hal yang merugikan diri sendiri. Seperti penanaman mangrove ini, tugas kita menanam dan merawat jangan takut jadi atau tidak. Jadi jangan banyak kritik namun banyak bekerja, seperti doa yang disampaikan oleh Bapak Raja Insya Allah, Allah yang menentukan segala halnya”, tutur Abdullah Asis Sangkala, S. Hut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Upu Karia Mahisa, Danlantamal IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T, yang sekaligus membuka secara resmi konservasi penanaman pohon mangrove di Pantai Waer Putih.

Dalam sambutannya, Danlantamal IX Ambon menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada masyarakat dan pemuda pemudi Negeri Kabauw yang telah mendukung dan menyelenggarakan kegiatan penanaman mangrove tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat dan pemuda pemudi Negeri Kabauw, terutama Babinsa Negeri Kabauw Koptu Bambang, yang bisa mendatangkan 2 Jenderal dalam kegiatan ini yaitu Danlantamal IX dan Kepala BNN Provinsi Maluku”, tutur beliau.

Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan rangkaian kegiatan Penanaman Mangrove Nasional secara serentak, tanggal 26 Juli yang dipusatkan di Pantai Tanjung Pasir Banten, termasuk jajaran TNI AL khususnya di Lantamal IX Ambon pelaksanaan di pusatkan di RSAL Lantamal IX.

“Kegiatan ini akan menjadi Rekor Muri penanaman Mangrove secara serentak, oleh karena itu mari kita rawat, selain itu juga penanaman mangrove ini bermanfaat untuk mencegah abrasi air laut dan bisa menjadi tempat ekosistem biota hewan-hewan laut sehingga nelayan tidak jauh-jauh mencari ikan dilaut”, tambah beliau.

“Setelah penanaman ini, jangan lupa kita selalu merawatnya kalau ada yang rusak kita ganti dan kita himbau kepada masyarakat untuk selalu menjaganya. Kegiatan ini bukan hanya bermanfaat tetapi juga bisa menjadi contoh bagi tempat-tempat lainnya, ini awal percobaan bagi kita apabila berhasil nantinya akan kita buat juga pada tempat-tempat lainnya”, tutup Danlantamal IX Ambon.

Kegiatan penanaman bibit pohon bakau tersebut juga melibatkan Para PJU Danlantamal IX Ambon, Dansatrol Lantamal IX, Dantim Intel Lantamal IX, Danramil Pulau Haruku, Kapolsek Pulau Haruku, Kepala Pemuda Negeri Kabauw dan masyarakat serta para Pemuda Negeri Kabauw. (Rdks)