Piru,beritasumbernews.com

Langkahnya BBM bersubsidi petralait di Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, mengakibatkan masyarakat sulit dalam beraktifitas mencari nafkah.

Merasa sulit dalam peningkatan ekonomi rakyat akibat minimnya BBM bersubsidi di Kabupaten bartajuk ” Saka Mese Nusa” ini membuat banyak masyarakat merasa sulit dalam beraktifitas keseharian mereka, hingga Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kab. SBB Melkisedek Tuhehay.S.Sos berseru sampai suaranya terdengar di Ahok.

Informasi ini berhasil di himpun awak media ini kemarin, yang mana lewat pesan Whatsaap-nya Melkisedek Tuhehay.S.Sos kepada awak media ini mengatakan bahwa” secara fraksi dan lembaga DPRD ia telah bersuara sampai ke telinga Ahok menyikapi kelangkaan BBM bersubsidi di Kabupaten SBB.

Menurutnya” BBM bersubsidi kususnya Petralait tidak di jual di SPBU, dan APMS yang ada di SBB, ini ada apa alasannya tidak jelas. Ungkap Tuhehay

Lanjutnya” sebagai wakil rakyat, ia berjuang sampai ke telinga Ahok dengan pihak Pertamina dan ini di dengar dan di terima masukannya. Jelas Tuhehay

Kata dia” hal ini sangat berimplikasi pada aktivitas yang menyengsarakan
masyarakat kecil dalam beraktivitas ketika mereka memakai kendaraan roda dua, mobil angkot, Nelayan kelaut, dan juga Masyarakat Petani di kabupaten Serang Bagian Barat. Tuturnya

Ketua Fraksi PDI Perjuangan yang adalah wakil ketua komisi tiga itu mengatakan” BBM ini adalah pelayan dasar bagi kebutuhan Masyarakat, jadi kalau kita sebagai Pemerintah tidak mempunyai perhatian khusus untuk Mengontrol Setiap SPBU – SPBU dan APMS APMS di kabupaten Serang Bagian Barat, Maka mereka tetap tidak menjual BBM Petralait bersubsidi, pada hal dalam UU no 7 Ayat 4 itu sangat jelas BBM bersubsidi itu di danai oleh Anggaran APBN dan setiap kabupaten/ kota ada jatahnya dan hanya di jual bagi masyarakat di kalangan ekonomi lemah. Beber Tuhehay

Maka selaku Partai yang lahir dari rakyat , kami terus akan Memperjuangkan sampai
BBM jenis Petralait bersubsidi jual di SPBU – SPBU dan APMS normal bagi kepentingan Masyarakat. Tambah Tuhehay

Tuhehay juga berharap agar Kapolres SBB bertindak tegas dalamengontrol setiap SPBU dan atau APMS yang ada di SBB agar tidak ada mafia BBM di setiap proses penjualan, karena itu barang negara yang di salurkan buat Rakyat dengan anggaran Negara, agar Kapolres sebagai alat Negara bisa mengontrol lebih ketat lagi, jika ada temuan indikasi mafia BBM agar lansung di tindak tegas. Tegas Tuhehay

Tuhehay juga menegaskan bahwa” pihaknya selaku Partai Rakyat PDI Perjuangan di Kabupaten SBB akan terus mendorong impestasi sebanyak banyak mungkin Masuk di kabupaten Serang Bagian Barat, tetapi harus mengikuti norma hukum yang berlaku, jangan
menyusahkan rakyat , agar kita bisa mengatasi persoalan kesusahan ekonomi di tengah – tengah masyarakat. Ujar Tuhehay

Tuhehay juga menambahkan” pihaknya berkeyakinan kalau semua orang yang pemangku kebijakan mengoptimalkan kerja dan pengawasan maka pasti rakyat sejahtera. Cetusnya (Yan.L)