Ambon,- beritasumbernews.com – Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ir. Muhammad Adam Jerusalem, M.T., Ph.D., menyampaikan amanah penting dalam sambutan wisuda perdana Universitas Muhammadiyah Maluku (UMMU).

“Selamat atas jerih payah wisudawan dan wisudawati. Amanah yang diberikan orang tua kepada UMMU dan Persyarikatan Muhammadiyah hari ini telah tuntas. Kita bisa mendidik, bukan hanya mengajar, hingga mahasiswa mendapatkan ijazah dan gelar akademik,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan orang tua kepada UMMU bukan hal mudah. “Sulit mendapatkan kepercayaan, apalagi mempertahankannya. Atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, kami ucapkan selamat,” kata Adam.

Adam menyebut, Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan kemasyarakatan adalah “kor utama” atau bisnis inti Persyarikatan. “Kita mendidik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sembari terus mengingatkan tawasau bilhaq, saling menasihati dalam kebenaran,” ujarnya.

Ia mengutip pesan KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah: “Wahai santriku, jadilah kyai yang berkemajuan dan jangan mudah lelah apalagi menyerah bekerja untuk Muhammadiyah.”

“Jadilah Rektor, Wakil Rektor, jajaran dosen yang berkemajuan. Jangan cepat lelah memajukan UMMU. Dengan memajukan UMMU, kita juga memajukan kehidupan bangsa,” tegasnya.

Adam mengingatkan, Muhammadiyah tidak lepas dari sejarah bangsa. “Tokoh-tokoh Muhammadiyah adalah anggota BPUPKI yang merumuskan Pancasila. Menurut Duta Besar Lebanon, sejarah Pancasila juga bagian dari sejarah Muhammadiyah,” katanya.

Ia mengajak seluruh civitas UMMU membesarkan kampus untuk berkontribusi membangun Maluku, Indonesia Timur, dan Indonesia. “Harmoni, kesepahaman, sinergi antara pimpinan, BPH, dan seluruh ikatan setempat adalah keharusan. Insya Allah kemajuan akan lebih bagus,” ujarnya.

Adam menyebut pencapaian UMMU luar biasa. “Usia baru 5 tahun, sudah ada 9 prodi. Dari 163 perguruan tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah, 102 berbentuk universitas, tapi yang berusia 5-6 tahun dengan jumlah prodi sebanyak ini, sungguh luar biasa,” katanya.

Empat prodi baru insya Allah beroperasi semester depan. “Setiap tahun ada tambahan prodi baru. Ini amanah yang kita tuntaskan,” ujarnya.

Adam berpesan agar wisudawan menjadi _Dahlan muda_. “Hakikatnya, teman-teman hari ini menjadi Dahlan muda, Walidah muda. Dahlan seorang pencerah yang berdakwah tidak hanya dengan lisan, tetapi memberdayakan anak yatim dan orang gila. Mari kita meneladani dengan memberdayakan dan mencerahkan masyarakat,” pesannya.

Ia mengutip hadis: _“Khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia.”_

“Kepada orang tua, terima kasih atas kepercayaan menitipkan pendidikan ke Muhammadiyah. Kalau ada kekurangan, sampaikan langsung ke UMMU agar kami koreksi. Kalau ada hal baik, mohon disiarkan lewat lisan, keluarga, dan media sosial,” katanya.

Adam menutup dengan pantun khas Menteri Pendidikan Dasar: “Harmoni berbunyian terdengar. Tuan subuh senang saya tiba di sini di Provinsi Maluku. Dan UMMU yang berkemajuan.”

(Chey)