Tobelo,beritasumbernews.com,Dua siswa di Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara di ciduk wartawan saat sedang isap lem abon, di salah satu kamar kosong.
Saat mengisap lem kedua siswa tersebut lansung di hampiri seorang wartawan dan lansung mempergoki keduanya yang sedang mengisap lem secara bergantian, dari dalam kamar kosong dan berlanjut ke atas sebuah mobil Renjer yang sedang parkir di Garasi. Minggu 4/12/2022 sekitar pukul 18 : 00 Wit sore tadi
Menurut keterangan wartawan tersebut bahwa” saat menghampiri keduanya SG siswa SMP Inpres Wari, dan ST Siswa kelas 1IPS pada SMA Negeri 6 Halut, keduanya sedang mengisap lem secara bergantian, terkaget saat dengar suara wartawan tersebut yang menanyakan” He kamong dia bikin apa ni ?”
Jawab ST, Trada (tidak) Torang (kami) duduk saja, lanjut si wartawan bertanya” jangan ngoni (kamu) bafoya (bohong), jawaban yang sama dari ST” Trada (tidak) duduk saja”.
Namun kembali dengan nada keras wartawan bertanya lagi” lalu itu apa dalam baju” kata SG” Trada (tidak), jawab wartawan” batul Trada (tidak) ? Sentak wartawan dengan gaya hendak naik ke atas mobil, namun tiba – tiba SG mengeluarkan sekaleng lem abon yang sementara mengisap lewat dalam bajunya dan membuangnya ke atas mobil kemudian keduanya melompat dari mobil dan melarikan diri.
Keduanya di kejar dan di teriakan berhenti berhenti, namun keduanya tidak perduli terus melarikan diri, setelah di kejar dan di cek keberadaan kedua siswa tersebut dari beberapa anak yang sedang main bola di halaman rumah, kemudian informasi kedua siswa tersebut pun di ketahui.
Rumah dari ST pun di datangi, dan sempat ST di marahi oleh orang tuanya, ST di beri nasehat serta pandangan guna berpikir yang baik dan jangan mengkonsumsi lagi hal – hal seperti itu, rokok, miras bahkan sampai Narkoba sekalipun oleh wartawan.
Informasi tersebut pun sampai ke telingan Kepala BNN serta pihak Kasat Narkoba Polres Halut AKP. Mansur Basing.SH kemudian lewat Kasat Narkoba dua personil Sat Narkoba di dorong ke rumah ST.
ST pun di giring ke Polres Halut guna mendapat pembinaan serta arahan agar bisa di cegah dari penyalahgunaan lem abon yang merupakan jenis dari Narkoba.
Saat di tanyai dari man dapatkan lem tersebut, kata ST, temanya SG yang membelinya di toko, dan ST juga mengatakan sudah sering bersama SG mengisap lem secara sembunyi – sembunyi.
Di cek kembali ke pihak sekolah SMA Negeri 6, kata salah satu sumber terpercaya di Sekolah SMA Negeri 6 Halut menyampaikan bahwa moral dari ST tersebut kurang bagus dan sering melakukan kenakalan yang tidak terpuji di Sekolah. Ucap sumber
Bukan saja itu, sumber lain di sekitar rumah ST pun mengatakan terkait moral dan perilaku ST saat di rumah dan lingkungan dimana ST berada bahwa ST adalah sosok yang nakal berperilaku yang tidak bagus.
Saat ini ST sedang di amankan di Polres Halut, sementara SG saat di jemput ke rumahnya, ia melarikan diri dengan cara melompat jendela, dan hingga saat ini belum dapat di temukan, orang tuanya berjanji ke pihak Polisi jika SG kembali akan mengantarkannya ke Pres Halut guna mendapat pembinaan.
ST (15) di jemput di rumahnya oleh dua personil Polres Halut yakni” Bripka. Fatahillah Ridwan dari unit Sat Narkoba Polres Halut dan Bripka. Febrino Hoata piket SPKT Polres Halut.
Sementara Kepala BNN Kabupaten Halmahera Utara di Tobelo saat di hubungi Maximilian Sahese.AP menyampaikan bahwa” biarkan penanganan sementara di tangani pihak Sat Narkoba Polres Halut besoknya akan bersama wartawan dan Sat Narkoba mendatangi pihak orang tua keluarga dari kedua pelaku pengisap Lem Abon tersebut, guna berkoordinasi sehingga korban bisa di tangani dengan baik pencegahan penyalahgunaan Lem Abon. (Endy)
