Ambon – beritasumbernews.com –Pj.Wali Kota Ambon Drs. Bodewin Wattimena.M.Si membuka secara resmi kegiatan Forum konsultasi publik rancangan awal RKPD kota Ambon tahun 2024, yang di gelar oleh Badan perencanaan pembangunan daerah Kota Ambon (Bappeda), yang di laksanakan di Marina Hotel pagi tadi pukul 09 : 00 Wit. Kamis 23/02/2023
Dalam sambutannya Drs. Bodewin Wattimena. M.Si mengatakan” sesuai amanat peraturan menteri dalam negeri nomor. 86 tahun 2017 pemerintah daerah dalam penyusunan rencana pembangunan tahunan daerah perlu melaksanakan forum konsultasi publik (FKP) untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan pada tahap awal rumusan rancangan pembangunan daerah. Tutur Bodewin
Lanjutnya” farum ini bertujuan agar dapat mengumpul dan menampung aspirasi masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap rencana pembangunan daerah kota Ambon tahun 2024.
Di katakannya” perencanaan pembangunan daerah kota Ambon tahun 2024, adalah tahun kedua rancangan pembangunan daerah kota Ambon tahun 2023 – 2026, dan dalam rencana pembangunan daerah kota Ambon 2026.
Sebagai upaya untuk mewujudkan Visi Ambon yang manis, demokratif dan mandiri secara berkelanjutan, dan visi tersebut di jabarkan dalam 3 dimensi yakni” 1. Mewujudkan tata kehidupan manusia Ambon yang manis secara berkelanjutan.
2. Mewujudkan tata kehidupan manusia Ambon yang demokratis secara berkelanjutan. 3. Mewujudkan tata kehidupan Ambon yang mandiri secara berkelanjutan.
Sejalan dengan visi misi tersebut pembangunan daerah tahun 2024 di arahkan dalam tema” muatan perekonomian daerah melalui infrastruktur untuk mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif di dukung stabilitas politik dan keamanan pasca pemilu, serta penguatan inofasi pemerintahan menuju Ambon yang manis demokratif dan mandiri”.
Kata Bodewin” prioritas pembangunan di arahkan pada :
1. Penguatan perekonomian melalui pariwisata, infestasi, pertanian, industri dan perdagangan serta koperasi dan UMKM.
2. Penguatan reformasi birokrasi untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih, cerdas dan profesional.
3. Penguatan layanan pendidikan, serta kesehatan yang bermutu adil dan merata.
4. Penguatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
5. Mempercepat pengurangan angka kemiskinan ekstrim.
6. Penyediaan lapangan kerja yang berkualitas.
7. Penguatan nilai budaya lokal serta pembinaan mental, spiritual dan wawasan kebangsaan.
8. Penyediaan infrastruktur yang berkualitas.
9. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana.
10. Penguatan fungsi dan peran PKK.
Arah kebijakan tersebut menjadi tantangan bersama semua pihak, dalam situasional pesta demokrasi serentak.
Bodewin mengajak semua pihak agar tetap menjaga stabilitas ekonomi, serta stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat, kebijakan pembangunan di kota Ambon juga di arahkan untuk mendukung kebijakan pembungaan secara Nasional maupun kebijakan pembangunan di provinsi Maluku.
Di katakannya Bodewin bahwa” segala pencapaian kinerja kita hingga saat ini hendaknya menjadi pemicu agar kita terus bekerja keras untuk mewujudkan pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain fungsi dan peran PKK perlu di tingkatkan dalam enplamentasi kebijakan Nasional yang harus di lakukan di daerah antara lain” kota layak anak, penurunan Stunting, pelaksanaan bulan imunisasi anak Nasional maupun penurunan kemiskinan di kota Ambon. Terang Bodewin
Kata Bodewin” Kusus bagi OPD teknis yang melakukan pelayanan dasar di harapkan lebih fokus dalam meningkatkan komunikasi serta koordinasi agar pelayanan kepad masyarakat dapat berjalan secara harmonis dan terintergrasi.
Perlunya inofasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, karena itu di harapkan nantinya agar pihakny dapat mendorong kinerja pembangunan, baik sektor ekonomi, sosial, budaya, infrastruktur, serta pemerintah.
Dalam proses penyusunan RKPD Kota Ambon tahun 2024 ini, seluruh pimpinan dan aparatur daerah serta seluruh stekholder untuk berpikiran terbuka, memiliki visi ke depan, terintergrasi dan inofasi.
Perangkat daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor, sehingga sangat di harapkan penyelenggaraan pembangunan pad tahun 2024 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel serta menjawab isu – isu yang strategis serta mampu menjawab permasalahan yang terjadi di pemerintah daerah provinsi maluku dan masyarakat. Ucap Bodewin
Bodewin berharap, lewat forum konsultasi publik RKPD kota Ambon tahun 2024 akan mendorong konsistensi dan integrasi, perangkat daerah dan semua pemangku kepentingan di kota Ambon, agar perencanaan pembangunan kota Ambon tahun 2024 dapat memberikan manfaat yang baik bagi kesejahteraan masyarakat. (veja)
