Halut,beritasumbernews.com,Kecelakaan 1 Unit Kendaraan roda tiga Viar Akibat Tertimpah Pohon Kelapa Yang Menyebabkan 2 Orang Meninggal Dunia.
Informasi ini berhasil di himpun awak media ini siang tadi, yang mana dari informasi yang di terima bahwa kronologis kejadiannya sekitar pukul 13 : 00 Wit siang tadi.
Dari keterangan yang di dapat, bertempat di lokasi kebun Gunung Wonge Desa Ngidiho Kec. Galela Barat, Viar No. Pol DG 4182 NN tertimpah pohon kelapa yang menyebabkan 2 orang meninggal dunia.
Dua korban tertimpa pohon kelapa tersebut adalah pasangan suami istri yakni” Bartolomeus Karikab (53), dan Liberti Selong (43).
Setelah mendapat keterangan saksi di katakan oleh saksi Lebrikson Tampoli (43), dan Roni Tampoli (45), Fendi Tampoli (20), dan Julfen Tampoli (19), menerangkan” awalnya.pada pukul 11 : 30 Wit, Mkorban (Liberti Selong) mengajak saksi 1 untuk mengantarkan korban bersama suaminya pergi kekebun Gunung Wonge Desa Ngidiho Kec. Galela Barat untuk memetik Buah Pala.
Saksi bersama kedua korban berangkat dari desa Duma kec. Galbar menuju kekebun dengan mengguakan kendaraan Viar No. Pol DG 4182 NN.
Beberapa waktu kemudian kendaraan Viar tiba di lokasi kebun Gunung Wonge yang berjarak kurang lebih 100 M dari lokasi kebun pala dari Korban, tiba – tiba sebuah pohon kelapa roboh dan menimpah kendaraan Viar yang melintas di tempat tersebut.
Saksi hanya terlempar dan jatuh dari Viar tersebut, sedangkan kedua korban yang duduk di bagian belakang Viar tsb tertimpah pohon kelapa, dan meninggal di TKP.
Saksi berteriak meminta pertolongan, dan 3 orang saksi yang saat itu sedang kerja korek kelapa di kebun datang ke TKP, Saksi 1 langsung menggunakan motor yang di pakai oleh saksi 2 untuk kembali ke desa Duma untuk memberitahukan kepada pihak keluarga dan masyarakat membantu mengangkat pohon kelapa yang menimpah Viar bersama korban meninggal dunia.
Sedangkan kata saksi 2″ Saya bersama dengan 2 orang anak saya sedang bekerja korek kelapa di kebun saya yang berjarak kurang lebih 30 M tetapi tidak melihat kecelakaan tsb, karena terhalang semak dan pepohonan, hanya terdengar suara Viar dan pohon roboh, tiba-tiba terdengar suara meminta tolong, kami pun segera mengambil motor dan merapat ke TKP.
Masyarakat yang berjumlah sekitar 20 orang yang di pimpin oleh Sekdes Duma E. Sumtaki dengan menggunakan 1 unit Viar dan Ran roda-2 tiba di TKP dan melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban. (Yansen)
