SBB, beritasumbernews.com – Kabar Picah di Kabupaten Seram Bagian Barat, pasca peran Ketua DPRD SBB Praperadilan oknum Reskrim Polres SBB terkait penetapan tersangka atas kasus pelecehan seksual dan perdagangan anak yang diduga orang dekat atau keluarga ketua DPRD SBB.
Mencuat ke publik dari informasi yang diterima media ini, sumber terpercaya menyayangkan perilaku seorang tokoh masyarakat yang berkapasitas sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten SBB membela pelaku perbuatan bejat pada anak dibawah umur yang melibatkan bukan saja satu orang namun banyak orang, termasuk orang dekat ketua DPRD.
Dari informasi yang diterima dari sumber tersebut, ada dugaan kuat keterlibatan ketua DPRD dalam membela pelaku dari perbuatannya. Jelas sumber
Pasalnya” Berdasarkan pengakuan para pelaku, yang mana saat perbuatan pelaku mulai di ketahui oleh keluarga korban, guna menyelamatkan orang dekat ketua DPRD, beberapa pelaku diberikan uang oleh ketua DPRD yang lansung di berikan kepada salah satu oknum anggota TNI Kodim 1513/SBB, dengan catatan uang tersebut sebagai biaya penyelesaian secara kekeluargaan dalam hal ini uang tebusan.
Pengakuan para pelaku tersebut, mencuat ke permukaan publik, jadi sorotan publik, nama ketua DPRD pun terbawa – bawa, yang diduga sebagai aktor dalam memprapradilan oknum Reskrim Polres SBB lewat kuasa hukumnya, namun sayangnya, praperadilan itu di tolak oleh pengadilan.
Reskrim Polres SBB dimulai nya tegas periksa Ketua DPRD yang diduga memberikan uang sebagai jaminan penyelesaian secara kekeluargaan yang diduga kuat sepihak, yang melibatkan oknum anggota TNI AD Kodim 1513/SBB.
Uang tersebut di berikan kepada pelaku yang di berikan lewat oknum anggota TNI AD tersebut, tanpa di berikan lansung kepada para pelaku, dengan total per orang pelaku sebesar Rp. 1 juta rupiah.
Merasa orang dekatnya ketua DPRD tidak terlibat dalam perbuatan bejat para pelaku itu, lewat kuasa hukumnya ketua DPRD SBB memprapradilan oknum Reskrim Polres SBB, padahal keterangan korban jelas – jelas menyebutkan nama orang dekatnya ketua DPRD tersebut, dan bukti – bukti yang menguat.
ketua DPRD SBB Andy Koly. SH yg di konfirmasi hingga berita ini tayang belum memberikan keterangan apapun.
(***)

