
Ambon – beritasumbernews.com – PT Pelindo (Persero) Regional 4 Ambon telah siap! Langkah-langkah strategis disiapkan untuk mengantisipasi arus puncak penumpang dan barang selama hari libur panjang Natal dan Tahun Baru.
General Manager Regional 4 Ambon, Zahlan, mengungkapkan kesiapan Pelindo Ambon dalam menghadapi arus puncak Natal dan Tahun Baru, dalam wawancara usai acara Coffee Morning di Kafe Pelangi. Jumat (12/12/2025)
Acara Coffee Morning dihadiri oleh beberapa pejabat penting, termasuk Berli Kardin (Plh. Manajer Operasi & Teknik) dan Octaviani A Angkumona (Plh.), untuk membahas kesiapan Pelindo Ambon dalam menghadapi Natal dan Tahun Baru.
Yandi Sofya Hadi (Kepala Terminal TPK Ambon) juga hadir, bertanggung jawab atas keseluruhan aktivitas di Terminal Petikemas Ambon, memastikan kelancaran operasional di pelabuhan.
Beberapa pejabat lain juga hadir, termasuk Andrea Rico, Nursan, dan Ilham, yang bertanggung jawab atas berbagai aspek operasional di Pelindo Ambon, memastikan kesiapan dan kelancaran layanan.
“Arus pelabuhan Ambon selama libur panjang Natal dan Tahun Baru diprediksi meningkat signifikan, bahkan bisa mencapai dua kali lipat dari hari biasa, baik untuk penumpang maupun barang,” ungkap Zahlan.
Zahlan menjelaskan bahwa langkah utama yang diambil adalah membentuk posko terpadu yang menggabungkan berbagai institusi untuk menertibkan dan mengatur kegiatan penumpang.
Aspek pengamanan diperkuat dengan kolaborasi bersama KPLP, KP3, dan BKO Angkatan Laut, dengan penambahan jumlah personel BKO dari 2 menjadi 4 orang.
Operator kapal seperti Pelni juga menurunkan tim BKO-nya sendiri, dan pengamanan akan diperkuat di titik-titik kerumunan, seperti pintu parkir, pintu masuk, dan di atas kapal.
Koordinasi pengamanan pelabuhan diatur oleh KPR Band dan KSOP, sementara Pelindo menambah jumlah petugas dan memanggil staf cadangan untuk mengantisipasi kepadatan penumpang.
Pengelolaan barang konsumsi akan diatur dengan menggunakan truk kecil pada siang hari, dan hanya truk kontainer ke gudang pemilik barang yang diizinkan keluar pada malam hari.
Pelabuhan Ambon akan beroperasi 24/7 selama 7 hari, dengan dua lini operasional, sehingga kapal yang tiba akan langsung dilayani untuk bongkar dan muat.
Pola kerja 24/7 juga akan diterapkan di pelabuhan-pelabuhan kecil lainnya, dengan penyesuaian jadwal ganti istirahat untuk petugas dan alat, untuk memastikan kelancaran operasional.
Renovasi terminal penumpang sedang dilakukan dengan metode ganda, yaitu membangun gedung baru terlebih dahulu, lalu merenovasi gedung lama, untuk memastikan operasional tetap lancar.
Saat ini, renovasi sedang berlangsung dengan pembongkaran lantai dua dan plafon gedung lama, sementara gedung baru dengan desain modern dan futuristik sedang dibangun dengan investasi internal perusahaan.
(Chey)
