SBB -beritasumbernews.com – Untuk kepentingan membangun Gelanggang Olahraga(GOR) di Kabupaten SBB, Pemerintah Daerah Kabupaten SBB telah membeli lahan seluas 2 Hektar yang berlokasi di belakang Perumahan Pejabat Pemda SBB yang berlokasi di Jalan Neniari, Kota Piru.
Lokasi di belakang Perumahan Pejabat Pemda SBB yang disebut dengan Rumah Tujuh Itu adalah milik keluarga Laturette.
Sekretaris Daerah SBB, , Alvin Tuasuun SP M.Si yang ditemui di ruang kerjanya Kantor Bupati SBB, Jln JF Puttileihalat No 1, Kota Piru, pada Senin, (18/5/2026) mengungkapkan, sesuai dengan arahan Kepala Daerah Pemda SBB butuh lahan seluas 2 Hektar untuk pembangunan Gelangang Olahraga(GOR) atas permintaan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga- RI.
Menurut Tuasuun, setelah mendapatkan hibah lahan dari Pemda SBB maka Kementrian Pemuda dan Olahraga RI akan membuat proposal pembangunan kepada Kementrian Pekerjaan Umum – RI untuk membangun GOR tersebut.
” Karena yang membangun bukan Kemenpora tetapi KemenPekerjaan Umum- RI” cetusnya
Hingga saat ini proposal dari Kemenpora ke KemenPU tersebut masih dalam proses, karena itu Sekda SBB berharap proposal itu dapat diterima, sehingga lahan milik Pemda SBB tetapi dibangun Gelanggang Olahraga oleh KementrianPU – RI dengan dana dari Pemerintah Pusat.
Adapun tujuan utama dari Pembangunan GOR itu adalah: agar masyarakat SBB dapat berolahraga dalam suatu kondisi yang lebih nyaman pada fasilitas yang sesuai dengan standar, karena ada lintasan lari, ada lapangan sepak bola dan tribun penonton dan fasilitas lainnya.
” Yang katong harapkan seperti itu, memang tahapannya masih dalam bentuk permohonan proposal ke KemenPU- RI, tetapi untuk lahan kita sudah siap” urai Tuasuun.
Terkait adanya protes dari warga bahwa tidak ada jalan masuk ke lahan tersebut, Sekda mengatakan, pihaknya akan mengupayakan supaya tetap ada jalan masuk, karena tidak mungkin GOR tidak ada jalan masuk.
“Jadi jalan masuk itu tentunya sudah dipikirkan, karena jalan masuk itu adalah tanggung jawab Pemda untuk buat jalan masuk sesuai standar” kata Sekda dengan nada optimis.( NK)

