Saumlaki – beritasumbernews.com
TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus laksanakan serbuan vaksinasi di seluruh penjuru Indonesia guna mendukung serta mensukseskan program Pemerintah dalam Program Vaksinasi Nasional, begitu juga di Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Saumlaki, TNI AL terus melaksanakan Serbuan Vaksinasi, kali ini Serbuan Vaksinasi kembali dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Budi Mulia Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, Maluku. Kamis (20/01/2022)
Menurut Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Saumlaki, Letkol Laut (P) Ridwan Rizky Musa, S.E., M.Tr. Opsla., Kegiatan serbuan vaksin ini dilaksanakan dalam rangka pemerataan vaksinasi di Kepulauan Tanimbar guna mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam program vaksinasi Nasional serta agar para pelajar memiliki kekebalan komunal dan mengurangi risiko terpapar Covid-19.
Dalam serbuan vaksinasi tersebut Lanal Saumlaki menerjunkan para Tenaga Kesehatan (Nakes) Balai Pengobatan Lanal Saumlaki dengan Katim Pgs. Ka BP Lanal Saumlaki Letda Laut (K) dr. Dipta Bagus Y.P.
Selain para Nakes Lanal Saumlaki juga menerjukan para Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) serta Satgassus Covid-19 Polisi Militer (Pom) Lanal Saumlaki guna membantu keamanan agar terciptanya kelancaran vaksinasi mulai dari mengatur antrian, mengingatkan para peserta vaksinasi menggunakan masker dan mengontrol jarak sehingga diharapkan kegiatan dapat berjalan dengan lancar,rapi dan aman sesuai protokol Kesehatan Covid-19.
“Vaksinasi ini juga merupakan bagian dari ikhtiar kita terhadap anak-anak sekolah di Kepulauan Tanimbar dalam mempersiapkan diri menghadapi pembelajaran tatap muka terbatas” Ucap Danlanal Saumlaki
Vaksinasi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta dilaksanakan dengan sesuai prosedur, diawali para peserta vaksinasi mendaftarkan diri dengan nemunjukan Identitas Diri, kemudian Pengecekan suhu dilanjutkan pengukuran tenakan darah dan screening kesehatan sesuai standar Kemenkes RI, setelah tidak ditemukan masalah, peserta vaksinasi menuju loket vaksinasi untuk mendapatkan suntikan vaksin menggunakan vaksin jenis Sinovac baik tahap I maupun tahap II dari vaksinator dan diakhiri dengan observasi dan sertifikasi. (Rdks)
