Tobelo,beritasumbernews.com,Puluhan Warga Yang Mengatas Namakan Tim Pemerhati Dan Penyelamatan Azet Gereja Masehi Injil di Halmahera (GMIH) Menggelar Aksi Damai yang berlangsung di Depan Mapolres Halmahera Utara (Halut) Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Kejaksaan Negeri Halmahera Utara kemarin. Senin 07/02/2022
Gereja Masehi Injili di Halmahera turun jalan melayangkan aksi orasi mendesak pihak penegag Hukum dalam hal ini Polisi Polres Halut dan Kejaksaan Negeri Halmahera transparan dan segera menahan pelaku atas kasus yang sedang di proses.
Kekesalan pihak GMIH yang akhirnya turun jalan dan menyampaikan orasi di depan Polres Halut dan depan Kejaksaan Halut itu mendesak kedua pihak tersebut agar segera menahan pelaku dan agar tidak mudah mempercayai pihak terlapor dalam mengumpulkan sejumlah bukti.
Saat pihak pendemo tersebut datangi kantor Kejaksaan Negeri Halmahera Utara dan menyampaikan segala tuntutannya yang di terima lansung oleh Kasi Intel Kejari Halmahera Utara dan Plt.Kasi Pidum Kejari Halmahera Utara Iskandar Muda (Ismud).
Usai pertemuan tatap muka pihak Kejari dan 4 perwakilan pihak pendemo, Kasi Intel Kejari Halmahera Ridzky Septriananda.SH
yang di temui wartawan di depan Gerbang Kantor menyampaikan bahwa” terkait perkara yang sedang di demo oleh pihak GMIH itu pihak Kejaksaan sudah sangat profesional. Ujar Kasi
Lanjutnya” pihaknya sudah menangani secara profesional dan sudah sesuai SOP yang ada, serta sudah sesuai petunjuk yang ada, itu sudah di lakukan semuanya. Sebut Kasi
Seandainya perkara ini sudah di lengkapi oleh penyidik dan sudah di kembalikan berkas perkaranya sesuai aturan yang sudah ada, maka pihaknya akan teliti kembali, karena perkara tersebut sudah di kembalikan dengan petunjuk yang di berikan ke penyidik. Ujar Kasi
(Endy)
