Uwen,beritasumbernews.com
Dugaan Proyek pekerjaan penyelesaian pembangunan Pusat Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) Uwen Pantai Kecamatan Taniwel Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang sampai saat ini masih belum terselesaikan, hal ini mesti di sikapi bersama oleh seluruh Masyarakat, Mahasiswa terlebih khusus penegak hukum di Seram Bagian Barat.

Pasalnya pekerjaan pembangunan Puskesmas Uwen Pantai tersebut yang dikerjakan dengan anggaran APBD sebesar Rp.5.896.000.00.0, pada tahun anggaran 2020, dengan waktu pekerjaan lima bulan namun hingga saat ini tidak terselesaikan. Hal ini disampaikan lewat via WhatsApp pada awak media (Senin, 01/11/2021)

Harun Matayane, Mahasiswa Fakultas Hukum Unpatti, yang juga merupakan Aktivis SBB itu mengungkapkan” Berdasarkan laporan LPSE Kabupaten Seram Bagian Barat bahwa tender pembangunan tersebut telah selesai padahal faktanya pekerjaan belum selesai , nah jika tender telah selesai dan time limitnya telah lewat namun pekerjaan belum juga rampung inilah yang mengundang tanya,” Ungkapnya

Lanjutnya” Pekerjaan tersebut dikerjakan sesuai kontrak pada tertanggal 13 Juli 2020, namun hingga kini kontraktor diduga telah meninggalkan pekerjaan sehingga puskesmas Uwen Pantai terbengkalai tidak terselesaikan padahal kita tahu bersama bahwa puskesmas rawat inap yang sementara dibangun adalah instrumen penyelamatan bagi masyarakat kecamatan Taniwel Timur, baik dalam kondisi darurat dan sebagainya, mengingat rentang kendali yang jauh maka Puskesmas Uwen Pantai merupakan harapan Masyarakat Taniwel Timur,” Ujarnya

“Anggaran yang di duga telah dicairkan 75 persen dan pekerjaan telah terselesaikan hanya sebesar 90 persen. Pekerjaan telah melewati masa adendum sehingga tidak bisa dilanjutkan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan dengan anggaran sebesar 25 persen, inilah yang menjadi problem siapa yang harus bertanggung jawab atas mandeknya proyek Kesehatan ini, dimana proyeksinya?”

Dirinya juga menyetel soal masyarakat Taniwel Timur khususnya yang berada pada ibu kota kecamatan merasa penting adanya pelayanan prima di bidang kesehatan bagi masyarakat Taniwel Timur, sebagai agent of change dan agent of control bagi kemajuan daerah kita bersama maka, sudah sepatutnya dan sudah selayaknya anggaran dan proyek pemerintah bagi masyarakat harus di kawal dan di awasi jangan sampai puskesmas Uwen Pantai ini hanya menjadi bangunan tua tak bertuan dan sia-sia Belaka,” Tandasnya

Untuk itu saya meminta kepada Kejaksaan tinggi negeri Seram Bagian Barat untuk segera melakukan proses penyelidikan terhadap dugaan kasus ini, bukti data dan fakta menurut saya sudah jelas kok, tinggal memanggil kontraktor untuk menjelaskan semua permasalahan ini biar clear, jika dalam waktu dekat tidak ada progres pembangunan oleh pihak-pihak yang berkepentingan dan progres penyelesaian oleh Kejari seram bagian barat maka, Kami siap menghadap Kejati dengan Seluruh data dan fakta fisiknya.” Sebut dirinya
(Bondan)