Berita

Kinerja Setahun Polri di Kepemimpinan Prabowo: 214 Ton Narkoba Berhasil Disita, 629 Juta Jiwa Diselamatkan

Jakartaberitasumbernews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan menyita dan memusnahkan total 214,84 ton barang bukti narkoba selama periode satu tahun pemerintahannya, yaitu Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

“Saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada Polri yang telah bekerja keras, sigap, dan konsisten dalam memberantas narkoba. Ini adalah ancaman serius terhadap masa depan bangsa,” kata Prabowo saat memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/10).

Prabowo juga menyampaikan apresiasinya kepada aparat karena telah berhasil mengamankan nilai ekonomi barang haram tersebut yang diperkirakan mencapai Rp29,37 triliun. Penyitaan ini disebut telah menyelamatkan potensi penyalahgunaan oleh lebih dari 629 juta jiwa.

“Mereka berhasil menyita dan merebut 214,84 ton narkoba. Nilai uangnya Rp29,37 triliun. Dan apabila tidak berhasil mereka cegah atau mereka tangkap, itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia. Berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia,” tutur Prabowo.

Di kesempatan yang sama, Prabowo turut menyoroti bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga upaya pendidikan, rehabilitasi, dan pembinaan generasi muda. Ia menegaskan komitmennya untuk menginvestasikan hasil penghematan dan penyitaan negara ke bidang pendidikan.

“Kunci kebangkitan bangsa adalah pendidikan. Semua hasil penghematan dan penyitaan akan kita arahkan untuk membangun sekolah, memperbaiki fasilitas pendidikan, dan menyiapkan generasi yang kuat dan berakhlak,” katanya. (**)

OJK

OJK MALUKU JALIN SINERGI UNTUK MEMPERLUAS AKSES KEUANGAN MASYARAKAT DI KOTA TUAL

Tual,- beritasumbernews.com – Upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan di wilayah kepulauan kembali dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku melalui serangkaian program edukasi dan koordinasi strategis di Kota Tual. (25/10/2025)

Melalui kolaborasi erat dengan Pemerintah Kota Tual dan pelaku usaha sektor keuangan, OJK Maluku mendorong agar masyarakat di daerah kepulauan dapat semakin mudah memahami serta memanfaatkan layanan keuangan formal secara aman dan produktif.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan OJK untuk memastikan akses layanan keuangan tidak hanya tersedia di pusat-pusat kota, namun juga menjangkau masyarakat pesisir, pelajar, pelaku UMKM, dan aparatur pemerintah di daerah kepulauan.

Sosialisasi Keuangan Syariah bagi Pelajar
Kegiatan dimulai dari lingkungan pendidikan, yakni di Madrasah Aliyah Raudhah Kota Tual.

Ratusan pelajar dan guru turut serta dalam sesi edukasi mengenai prinsip dasar keuangan syariah, pengenalan produk perbankan syariah, dan pentingnya menabung sejak dini melalui program SimPel. Materi juga menyoroti bahaya kejahatan digital yang saat ini banyak menyasar generasi muda, termasuk risiko aktivitas judi online dan penipuan keuangan digital.

Dalam forum yang berlangsung interaktif tersebut, para pelajar didorong untuk mulai membangun kebiasaan baik dalam mengelola uang, memahami instrumen keuangan yang aman, serta menghindari aktivitas keuangan ilegal yang dapat merugikan masa depan mereka.

Edukasi Keuangan untuk ASN dan Pelaku Usaha
Setelah menyentuh kalangan pelajar, OJK Maluku melanjutkan kegiatan dengan memberikan edukasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelaku usaha di Kota Tual.

Para peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan keuangan keluarga, akses pembiayaan usaha, investasi yang aman dan sesuai ketentuan, serta perlindungan tenaga kerja dan manfaat jaminan sosial bagi pelaku UMKM.

Sesi ini juga menjadi ruang dialog terbuka bagi peserta untuk membahas berbagai tantangan dalam mengelola keuangan dan usaha di lingkungan kepulauan, sekaligus mencari solusi bersama melalui pemanfaatan layanan keuangan formal dan program pembiayaan yang tersedia di daerah.
Rapat Pleno TPAKD: Menyatukan Arah Langkah Daerah
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tual. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan perluasan akses keuangan yang lebih terintegrasi di Kota Tual.

Pemerintah daerah dan pelaku industri jasa keuangan sepakat untuk memperkuat program pembiayaan usaha masyarakat seperti KUR, memperluas layanan agen perbankan hingga ke tingkat desa, mendorong digitalisasi transaksi melalui QRIS, serta meningkatkan kualitas literasi keuangan masyarakat melalui edukasi berkelanjutan.

Pemerintah Kota Tual juga menyampaikan rencana peluncuran program kredit dengan subsidi bunga pada tahun 2026 untuk mendukung pelaku usaha mikro sebagai bagian dari strategi meningkatkan perekonomian lokal.

Komitmen Berkelanjutan untuk Wilayah Kepulauan
Melalui sinergi antara OJK, pemerintah daerah, dan pelaku industri jasa keuangan, kegiatan ini memperlihatkan komitmen bersama untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha di Kota Tual untuk memanfaatkan produk pembiayaan resmi secara bertanggung jawab.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, memperkuat daya saing pelaku UMKM, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Tual secara bertahap dan berkelanjutan.

Bagi OJK Maluku, langkah ini merupakan bagian penting dari agenda inklusi keuangan nasional dan bukti bahwa layanan keuangan harus hadir secara merata untuk semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan.
(Chey)

OJK

OJK Maluku Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan di Wilayah Kepulauan 3T Maluku Tenggara

Langgur,- beritasumbernews.com Di wilayah kepulauan Maluku Tenggara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperluas jangkauan layanan keuangan dan meningkatkan literasi keuangan masyarakat, termasuk di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). 30/10/2025

Upaya ini diwujudkan melalui pelaksanaan rangkaian kegiatan edukasi keuangan dan business matching yang melibatkan pelajar, pelaku usaha perikanan, petani rumput laut, pelaku UMKM perempuan, pengusaha pariwisata, dan masyarakat desa kepulauan.

Melalui rangkaian kegiatan edukasi keuangan dan business matching, OJK Maluku bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), serta Rumah BUMN terus memperluas akses pembiayaan, memperkuat UMKM, dan meningkatkan literasi keuangan, dari pelajar di sekolah hingga pelaku usaha di desa pesisir.

Mengawali Gerakan Bersama TPAKD
Rangkaian kegiatan dimulai dengan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Maluku Tenggara di Kantor Bupati. Bupati Maluku Tenggara, Drs. H. M. Thaher Hanubun, dalam arahannya menegaskan bahwa sektor pertanian dan perikanan merupakan penopang utama perekonomian masyarakat.

“Sektor pertanian dan perikanan adalah tulang punggung daerah kita.

Melalui TPAKD, kita dorong lembaga jasa keuangan hadir bagi pelaku usaha lokal, hingga ke desa-desa,” ujar beliau.

Dari rapat ini, empat program prioritas tahun 2026 pun disepakati: pengembangan ekonomi daerah, perluasan akses keuangan, digitalisasi UMKM, dan peningkatan literasi keuangan.

Menanamkan Budaya Finansial Sejak Dini
Komitmen peningkatan literasi keuangan dilakukan melalui Edukasi Keuangan Syariah di MAN Maluku Tenggara.

Sebanyak 100 pelajar mendapatkan pembekalan penting, tidak hanya tentang lembaga keuangan syariah, tetapi juga cara cerdas mengelola uang dan mewaspadai kejahatan digital serta judi online.

Generasi muda di kepulauan ini diharapkan tumbuh sebagai generasi cerdas finansial dan siap memanfaatkan layanan keuangan untuk masa depan mereka.

Menjangkau Masyarakat di Perdesaan Pesisir
Dari sekolah, tim OJK Maluku bergerak ke Ohoi Danar, desa pesisir yang sebagian besar warganya menggantungkan hidup pada laut.

Sebanyak 150 warga, termasuk ibu rumah tangga dan pelaku usaha perikanan, mengikuti edukasi mengenai perencanaan keuangan keluarga, akses pembiayaan UMKM, serta layanan digital perbankan.

Di wilayah kepulauan seperti Maluku Tenggara, edukasi mengenai akses layanan digital dan Agen Laku Pandai menjadi sangat penting karena keterbatasan kantor bank fisik.

Memperkuat UMKM Perikanan dan Rumput Laut
Di Ohoi Dunwahan, OJK Maluku bersama mitra menggelar business matching untuk 50 pelaku usaha perikanan dan budidaya rumput laut.

Mereka difasilitasi untuk bertemu dengan lembaga keuangan, BPJS Ketenagakerjaan, dan BEI, membuka peluang mendapatkan modal, perlindungan usaha, serta akses investasi.

Para ibu nelayan dan pelaku UMKM perempuan mendapat pendampingan mengenai pengelolaan keuangan, tabungan produktif, dan akses pembiayaan usaha.

Mendorong Wisata Desa dan UMKM Perempuan
Program kemudian berlanjut ke Ohoi Ngilngof, salah satu desa wisata unggulan.

Sebanyak 100 pelaku usaha pariwisata dan UMKM perempuan mengikuti sesi business matching yang fokus pada pembiayaan, pemasaran, hingga digitalisasi usaha.
Dengan dukungan Rumah BUMN dan BRI, para pelaku usaha didorong untuk memaksimalkan potensi desa wisata dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Ekonomi Kepulauan yang Inklusif
Kepala OJK Provinsi Maluku menyampaikan bahwa penguatan literasi dan akses keuangan di Maluku Tenggara merupakan bagian dari komitmen OJK dalam mendorong perluasan layanan keuangan di wilayah kepulauan.

“Kami terus berupaya memastikan masyarakat pesisir, pelajar, dan pelaku UMKM, termasuk perempuan, di wilayah 3T dapat mengakses layanan keuangan dengan lebih mudah dan aman.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung penguatan ekonomi lokal di Maluku secara bertahap dan berkelanjutan.”

Melalui kolaborasi dengan pemda dan pelaku industri jasa keuangan, OJK Maluku berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan keuangan formal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat ekonomi lokal. (Chey)

Berita

Dirjen Keuda Fatoni Tekankan Pentingnya Pemahaman Regulasi dan Keberanian Kepala Daerah Kelola Keuangan Daerah

beritasumbernews.com – Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni menegaskan pentingnya pemahaman regulasi dan keberanian kepala daerah dalam mengambil keputusan cepat dan tepat di bidang pengelolaan keuangan daerah.

Hal itu disampaikannya saat memberikan materi kepada Sekretaris Daerah (Sekda)dan Kepala Bappeda Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Indonesia dalam kegiatan Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2025 yang berlangsung di Balairung Rudini, Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Selasa (28/10/2025).

Rapat Koordinasi ini digelar dalam rangka memperkuat sinergi antara Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah (Pemda) agar perencanaan dan penganggaran tahun 2026 dapat berjalan efektif, efisien, dan selaras dengan program prioritas nasional. Kegiatan tersebut juga menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam menghadapi dinamika fiskal serta tantangan pembangunan ke depan.

Dalam arahannya, Fatoni menjelaskan bahwa kepala daerah memegang peran strategis sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

“Presiden selaku pemegang kekuasaan pemerintahan menyerahkan kewenangan pengelolaan keuangan daerah kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Maka kepala daerah memiliki kewenangan besar yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ujar Fatoni.

Fatoni juga menekankan pentingnya peran Sekda dan Bappeda dalam menentukan arah kebijakan daerah. Menurutnya, keduanya merupakan aktor kunci dalam memastikan pengelolaan keuangan dan perencanaan pembangunan berjalan sesuai regulasi, efektif, dan berorientasi pada hasil.

Lebih lanjut, Fatoni menjelaskan sejumlah isu strategis yang sering menjadi perdebatan, antara lain mengenai perubahan dan pergeseran anggaran, penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT), serta kewenangan kepala daerah dalam kondisi darurat dan mendesak.

Menurut Fatoni, regulasi telah memberi ruang bagi kepala daerah untuk bertindak cepat dalam situasi tertentu tanpa harus menunggu mekanisme normal, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Kepala daerah berwenang mengambil tindakan tertentu dalam keadaan mendesak yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Negara tidak boleh berhenti hanya karena alasan belum ada anggaran, negara harus hadir,” tegasnya.

Fatoni juga meluruskan pemahaman umum terkait penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang selama ini dianggap hanya untuk bencana alam. Dia menjelaskan bahwa BTT dapat digunakan untuk berbagai keperluan darurat dan mendesak yang berpengaruh langsung terhadap pelayanan publik.

“BTT dapat digunakan untuk bencana sosial, gangguan pelayanan publik, kerusakan sarana dan prasarana, hingga kebutuhan dasar masyarakat yang sangat mendesak. Tidak perlu menunggu surat edaran, karena dasar hukumnya sudah jelas,” jelas Fatoni.

Kemudian, jika alokasi BTT tidak mencukupi, pemerintah daerah dapat menggunakan sumber lain seperti sisa lelang, sisa kegiatan, atau kas daerah yang masih tersedia, selama penggunaannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Lebih jauh, Fatoni mengingatkan bahwa sinkronisasi antara program pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kebijakan pemerintah tahun 2025. Oleh karena itu, dirinya mendorong seluruh Sekda dan Kepala Bappeda untuk memperkuat koordinasi lintas level pemerintahan.

“Mari kita terus mengikuti kebijakan pusat, memahami regulasi, dan menjaga koordinasi agar program daerah selaras dengan kebijakan nasional. Dengan begitu, seluruh kebijakan yang kita jalankan tidak sia-sia dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesan Fatoni.

Melalui forum ini, Kemendagri berharap terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mendukung prioritas pembangunan nasional.(**)

Berita

Sarasehan Hari Jadi ke-74 Humas Polri, Nanan Soekarna: Polisi Humanis Berlandaskan Kejujuran*

Jakartaberitasumbernews.com – Humas Polri memperingati Hari Jadi ke-74 dengan menggelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Transformasi Polisi Humanis Guna Mendukung Harapan Masyarakat” di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Acara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini dihadiri Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho beserta para pejabat Divhumas, para mantan Kadivhumas Polri, pejabat utama Mabes Polri, Kabidhumas Polda jajaran, hingga pemimpin redaksi media nasional.

Dalam forum tersebut, mantan Kadivhumas Polri Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna menegaskan pentingnya nilai kejujuran sebagai fondasi utama bagi Polri. Ia mengingatkan bahwa tanpa kejujuran, institusi kepolisian akan kehilangan kepercayaan publik. “Tanpa kejujuran, hukum kehilangan nurani dan kepercayaan rapuh seperti sekarang. Tanpa kejujuran, Polri kehilangan jiwa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep polisi humanis harus berpijak pada nilai kejujuran dan kebenaran. “Polisi baik adalah polisi yang benar dan jujur. Berkata jujur, berpikir benar, dan bertindak adil, itulah polisi humanis,” kata Nanan.

Dalam kesempatan itu, Nanan mendorong seluruh anggota Polri untuk tidak hanya fokus pada pencitraan, tetapi menampilkan integritas sejati dalam setiap tindakan. “Jangan sekadar bicara citra, tampilkan nurani. Dari komunikasi menuju integritas, dari citra menuju nurani. Inilah wujud polisi humanis yang diharapkan masyarakat,” tutupnya.

Melalui momentum Hari Jadi ke-74, Humas Polri diharapkan tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga agen perubahan moral publik. Transformasi polisi humanis yang berlandaskan kejujuran dan integritas diyakini akan menjadi jalan utama membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Polri. (Chey)

Berita

POLDA MALUKU AJAK PELAJAR AMBON HENTIKAN BUDAYA KEKERASAN: “STOP BULLYING, STOP TAWURAN”

Ambonberitasumbernews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku melalui Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Sosialisasi Anti Kekerasan bagi siswa-siswi SMA Negeri 2 Ambon, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membentuk karakter pelajar yang berakhlak, toleran, dan menjauhi budaya kekerasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Acara yang berlangsung di Aula SMA Negeri 2 Ambon ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Ferdinan Philips Soumokil, S.Pi., M.Pd, Pamong Budaya Ahli Muda Kementerian Agama Provinsi Maluku Pdt. Carl H. Thenu, S.Si., M.Si, Penyuluh Agama Kristen Provinsi Maluku Lesly Taribuka, S.Th, serta Aipda Ronald Rafles Pakey, S.Sos., M.Th selaku Ps. Kanit 3 Sijagatah Dittahti Polda Maluku.
Kegiatan diikuti dengan antusias oleh para siswa dari berbagai latar belakang agama. Dalam suasana penuh keakraban, mereka diajak memahami bahaya kekerasan, dampak buruk tawuran, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab..

Dalam materinya, Aipda Ronald Rafles Pakey menegaskan bahwa perilaku kekerasan seperti tawuran dan bullying bukanlah bentuk keberanian, melainkan cerminan lemahnya kontrol diri. Ia mengajak para siswa menjadi pelopor perdamaian dan saling menghargai sesama.

“Budaya kekerasan tidak menunjukkan kehebatan, justru merusak masa depan. Mari bersama-sama hentikan bullying, hentikan tawuran. Gunakan energi muda kita untuk hal-hal yang positif dan membangun,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar pelajar bijak menggunakan media sosial. Dunia maya, kata Aipda Ronald, bisa menjadi ruang yang bermanfaat bila digunakan untuk menyebarkan inspirasi dan kebaikan, bukan kebencian atau provokasi.

Kegiatan ini juga diisi dengan pembinaan rohani lintas agama oleh para tokoh pendidikan dan keagamaan. Melalui pendekatan spiritual dan moral, para narasumber menanamkan nilai-nilai kasih, toleransi, dan tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda.

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Ambon, Ferdinan Philips Soumokil, mengapresiasi langkah Polda Maluku yang turun langsung ke sekolah.

“Kami berterima kasih atas kepedulian Polda Maluku yang hadir memberikan edukasi moral dan spiritual kepada siswa kami. Anak-anak perlu bimbingan agar tidak mudah terbawa arus kekerasan yang kini marak di lingkungan remaja,” ujarnya.

Langkah Polda Maluku dalam melakukan pendekatan pembinaan rohani dan moral di kalangan pelajar merupakan strategi humanis yang patut diapresiasi. Di tengah meningkatnya kasus kekerasan remaja dan maraknya cyberbullying, kehadiran Polri di ruang-ruang pendidikan menunjukkan komitmen untuk menanamkan nilai damai sejak dini.
Gerakan “Stop Bullying, Stop Tawuran” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan nyata untuk membangun generasi muda Maluku yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak.
Sinergi antara Polri, tokoh agama, dan lembaga pendidikan menjadi kunci penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. (Chey)

Berita

Satgas TMMD Ke-126 Kodim 1504/Ambon Tanam 1000 Bibit Pohon Pala

Ambon –  beritasumbernews.com – Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 1504/Ambon bersinergi dengan warga setempat dalam penanaman 1000 bibit pohon pala di lokasi TMMD Ke 126, Desa Poka, Kec. Teluk Ambon, Kota Ambon, Rabu (29/10/2025)

Komandan Satgas TMMD Ke-126 Kodim 1504/Ambon, Kolonel Inf Hari Sandra menyampaikan, inisiatif itu bagian dari upaya penghijauan yang diarahkan oleh bapak KASAD untuk menciptakan ekosistem alam yang berkelanjutan yang bertujuan untuk merevitalisasi kondisi alam agar tetap terjaga kelestariannya.

“Kami mengintegrasikan program penanaman pohon pala ini sebagai salah satu sasaran tambahan TMMD Ke-126, dengan fokus penanaman di lokasi TMMD, baik di dusun Karang-Karang dan dusun Batu Tagepe, Desa Poka” ujar Dansatgas.

Dengan adanya kegiatan penghijauan ini, diharapkan dapat mengubah kondisi lingkungan yang tadinya gersang menjadi lebih rindang dan nyaman, juga untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan aktif dan bermanfaat dengan adanya tanaman bibit pohon pala.

Satgas TMMD ke 126 Kodim 1504/Ambon juga mengajak Dinas terkait, Organisasi Kepramukaan dan masyarakat dilingkup binaannya untuk berpartisipasi dalam program penghijauan, saya berharap kita semua peduli untuk merawat pohon-pohon pala tersebut, agar dapat tumbuh subur serta memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

Kolonel Inf Hari Sandra menambahkan bahwa program penanaman 1000 pohon pala merupakan upaya Satgas TMMD ke 126 dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayahnya, khususnya di sektor pertanian, dan lingkungan hidup. (Chey)

Berita

Kapolri Hadiri Pembukaan Munas ICF ISSI, Tegaskan Komitmen Majukan Olahraga Sepeda Nasional

Jakartaberitasumbernews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Indonesia Cycling Federation di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Oktober 2025.

Sigit sendiri diketahui merupakan Ketua Umum PB ISSI periode 2021-2025. Kegiatan tersebut momentum pemilihin pimpinan baru periode 2025-2029.

“Tapi yang jelas kami diberikan kesempatan untuk membacakan visi misi sekaligus juga tentunya raihan-raihan yang telah kita raih, khususnya di masa kepengurusan saya selaku Ketua ISSI. Raihan prestasi baik di ajang asian games, sea games maupun olimpiade,” kata Sigit.

Sigit memaparkan, sepanjang kepemimpinannya di tahun 2021 hingga 2025, PB ISSI meraih 70 medalo emas, 76 perak, dan 48 perunggu. Prestasi gemilang itu diraih dari berbagai event cabang olahraga sepeda.

Sigit menegaskan terus berkomitmen untuk memajukan olahraga sepeda Indonesia. Pihaknya juga terus melakukan pengembangan terkait dengan cabang olahraga tersebut.

“Tentunya selain melaksanakan event olahraga kita juga berusaha untuk terus mengembangkan baik itu trek yang bisa digunakan untuk berlatih, bertanding sekaligus juga mungkin memperkenalkan pariwisata di wilayah tersebut. Dan Alhamdulillah partisipasi kejuaraan nasional di tingkat provinsi pun terus meningkat yang awalnya 11 kemudian kemarin menjadi 23 provinsi,” papar Sigit.

Tentunya ISSI ke depan mendapatkan tugas dan amanat yang tentunya ini di satu sisi menjadi tugas yang berat. Namun di sisi lain ini adalah tugas yang tentunya menjadi kehormatan apalagi untuk membawa nama bangsa melalui atlet sepeda untuk bisa membawa Sang Merah Putih di tingkat tertinggi di kejuaraan-kejuaraan internasional yang ada,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri. (Chey)

Ragam

Peringati Hari Jadi ke-74, Humas Polri Gelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan

Jakartaberitasumbernews.com -Humas Polri memperingati Hari Jadi ke-74 dengan menggelar Sarasehan dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Transformasi Polisi Humanis Guna Mendukung Harapan Masyarakat” di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2025). Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, sejumlah pejabat utama Mabes Polri, pejabat Divhumas Polri, para Kabidhumas Polda Jajaran, para pemimpin redaksi media nasional, serta para Kadivhumas Polri pada masanya.

Sejumlah mantan Kadivhumas yang turut hadir dalam acara ini yaitu Irjen Pol (Purn) Drs. Sidarto Danusubroto S.H., Komjen Pol (Purn) Drs. Togar M. Sianipar, Komjen Pol (Purn) Drs. Didi Widayadi, Irjen Pol (Purn) Drs. Sisno Adiwinoto, M.M., Komjen Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna, Irjen Pol (Purn) Drs. H. Iskandar Hasan, S.H., M.H., Komjen Pol (Purn) Drs. H. Saud Usman Nasution, S.H., M.H., M.M., Komjen Pol (Purn) Dr. Anang Iskandar, S.H., M.H., Irjen Pol (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, S.H., M.H., serta Komjen Pol (Purn) Drs. Setyo Wasisto, S.H.

Acara juga dihadiri oleh Ibu Ruby M. Jasin, istri dari almarhum Komjen Pol M. Jasin, beserta keluarga. Kehadiran mereka menjadi momen penghargaan atas jasa-jasa pahlawan kepolisian yang telah meletakkan dasar kuat bagi pengabdian Polri kepada bangsa.

Ketua Panitia, Kombes Pol Komang Suartana, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-74 Humas Polri bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum refleksi.
“Pelaksanaan Hari Jadi ke-74 Humas Polri ini sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan pengabdian dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, serta menguatkan peran Humas Polri sebagai jembatan komunikasi dua arah dalam membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema yang diangkat tahun ini mencerminkan semangat transformasi Polri menuju institusi yang lebih profesional, akuntabel, dan humanis.
“Melalui tema Polisi Humanis Harapan Masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai empati, kepedulian, serta pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya.

Acara diawali dengan doa, tarian pembuka, dan laporan panitia, dilanjutkan sarasehan menghadirkan narasumber mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, penasihat ahli Kapolri bidang media sosial Rustika Herlambang, mantan anggota DPR RI Johan Budi, serta aktivis HAM Usman Hamid.

Selanjutnya, dilakukan Dialog kebangsaan yang menghadirkan Komjen Pol (Purn) Didi Widayadi, sejarawan Lorenzo Yauwerissa, serta akademisi Dr. Devie Rahmawati turut memperkaya perspektif kebangsaan. penyerahan cinderamata kepada keluarga M. Jasin sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada pahlawan nasional.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri sebagai bentuk rasa syukur serta simbol pengabdian Humas Polri kepada bangsa.

Peringatan Hari Jadi ke-74 ini diharapkan semakin memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat, serta meneguhkan peran Humas sebagai garda depan komunikasi publik yang humanis dan terpercaya. (Chey)

Berita

Kades Poka Angkat Bicara, TMMD Bantu Pemdes Sejahterakan Masyarakat*

Ambon –  beritasumbernews.com – Kepala Desa Poka Ibu Marthina Kelbulan, Hadir di lokasi TMMD Ke -126 Kodim 1504/Ambon, Dusun Karang-Karang, Desa Poka, Kota Ambon, Selasa (21/10/2025).

Dalam kesempatannya mengunjungi kegiatan TMMD, Marthina Kelbulan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya buat Satgas TMMD Ke 126 Kodim 1504/Ambon yang hadir melakukan pembangunan dan perubahan di wilayah desa kami.

TMMD bukanlah hal yang baru, Ia menyadari bahwa program ini membawa manfaat yang sungguh luar biasa bagi masyarakat juga kepada kami selaku Pemerintah Desa Poka, ungkapnya.

TMMD juga membawa dampak secara langsung baik sasaran fisik, non fisik, peningkatan kapasitas, dan hubungan sosial.

Pembangunan Infrastruktur yang di buat oleh Satgas TMMD ini berupa jalan lingkungan, RTLH, Bak Air, MCK, Drainase yang memang menjadi kebutuhan masyarakat di dua dusun, ini sedang berjalan.

Saya merasakan bukan hanya sekedar dalam pembangunan infrastruktur, hal yang baik ini mempengaruhi banyak aspek diantaranya pertumbuhan ekonomi masyarakat serta melahirkan semangat kebersamaan, gotong royong yang sudah hampir punah di tengah masyarakat.

Kami selaku pemerintah desa selalu mendukung kerja-kerja pemerintah, mulai dari pemerintah pusat sampai ke daerah, bersinergi dan berkolaborasi menjadi bagian penting dari cara kerja pemerintah dengan masyarakat, sesama masyarakat, juga TNI/Polri.

Kami sangat bersyukur dua dusun di desa kami terpilih menjadi sasaran TMMD, kami berharap kerja TMMD membangun desa ini dapat berjalan dengan baik, sehingga warga merasakan manfaatnya dan menjadi cerita yang baik di tengah-tengah masyarakat.

Terimakasih kepada semua pihak, masyarakat, Pemerintah Kota, TNI/Polri, terlebih kepada Kodim 1504/Ambon yang sudah menyelenggarakan TMMD, program ini sangat membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kami dalam membangun desa guna mensejahterakan masyarakat, tutup Kades. (**)

[instagram-feed]