Ambon – beritasumbernews.com – Untuk meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Ambon, kami bersama Universitas Indonesia melakukan penelitian melalui Studi UNDERVAC-ID. Kami tetap mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan penguatan imunisasi.
Salah satu dosen kami terlibat langsung dalam kegiatan UNDERVAC-ID ini. Harapannya, program ini bisa kita penuhi secara bersama-sama. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, tapi harus bekerja sebagai satu tim untuk mensukseskan program pemerintah, mulai dari Dinas Kesehatan hingga seluruh jajaran dari tingkat kota sampai desa dan kelurahan. Ambon (24/04/2026)
Melalui participatory workshop_ ini, kita merumuskan kebijakan peningkatan cakupan imunisasi di Kota Ambon berdasarkan masukan dari masyarakat lokal. Sebagai institusi pendidikan kesehatan, Poltekkes Kemenkes Maluku siap berkolaborasi menyiapkan tenaga kesehatan bidan, perawat, ahli gizi, sanitarian, hingga analis kesehatan yang memiliki kompetensi untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan imunisasi.
Dr. Betty Anthoneta Sahertian, S.Pd,M.Kes, mewakili Poltekkes Kemenkes Maluku dengan tagline _Rumah Bersaudara_, menyatakan kesiapan kami untuk bersama pemerintah Kota Ambon, dan selanjutnya di Masohi, mengatasi persoalan imunisasi.
SDM kami siap membantu pelaksanaan di lapangan. Namun yang paling penting adalah edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya anak-anak diimunisasi.
“Kami tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Untuk meningkatkan cakupan imunisasi di Ambon, harus kerja bersama sebagai satu tim — dari dinas kesehatan hingga desa dan kelurahan. Kebijakan harus dirumuskan berdasarkan masukan lokal, makanya _participatory workshop_ ini penting,” ujar dr. Betty Anthoneta Sahertian.S.Pd,M.Kes dari Poltekkes Kemenkes Maluku.
“Sebagai _Rumah Bersaudara_, Poltekkes Kemenkes Maluku sl siapkan tenaga bidan, perawat, gizi, dan sanitarian untuk bantu pelaksanaan imunisasi. Tapi yang paling utama adalah edukasi ke masyarakat bahwa anak-anak wajib diimunisasi,” tegasnya.
(Chey)