Berita

Sambut Satgas Pamtas Yonif 732/Banau, Kapolda Maluku Apresiasi Pengabdian di Perbatasan

Ambon – beritasumbernews.com – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menghadiri upacara penyambutan purna tugas Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 732/Banau di Dermaga Guspurla Koarmada III, Ambon, Rabu (18/3/2026).

Kehadiran Kapolda dalam upacara tersebut menjadi simbol kuat sinergitas TNI–Polri dalam mendukung keberhasilan tugas negara, khususnya pengamanan wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini.

Upacara dipimpin Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto yang menegaskan bahwa keberhasilan Satgas Yonif 732/Banau merupakan hasil dari dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme prajurit selama menjalankan misi di wilayah Papua.

“Upacara ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme prajurit. Yonif 732/Banau telah melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan prajurit agar tetap menjaga disiplin dan meningkatkan kemampuan melalui latihan berkelanjutan, serta tidak terlena dalam euforia pascapenugasan.

Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan prajurit dalam menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan.

“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Ini adalah wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Kapolda.

Ia menegaskan bahwa pengalaman selama penugasan harus menjadi modal penting dalam meningkatkan profesionalisme ke depan, sekaligus memperkuat soliditas antarinstansi.

Menurut Kapolda, sinergitas TNI–Polri merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Maluku dan kawasan timur Indonesia yang memiliki karakteristik geografis dan tantangan tersendiri.

Upacara penyambutan berlangsung khidmat dan diikuti prajurit Satgas Yonif 732/Banau yang baru kembali dari wilayah penugasan. Kegiatan berjalan aman dan lancar hingga selesai.

Kepulangan Satgas Pamtas Yonif 732/Banau bukan sekadar seremoni militer, tetapi refleksi nyata kehadiran negara di wilayah terluar Indonesia. Dalam konteks geopolitik kawasan timur, pengamanan perbatasan Papua memiliki kompleksitas tinggi, mulai dari faktor geografis hingga dinamika sosial.

Kehadiran Kapolda Maluku dalam penyambutan ini mempertegas bahwa menjaga kedaulatan bukan hanya tugas TNI, melainkan tanggung jawab bersama lintas institusi. Sinergitas TNI–Polri menjadi fondasi penting dalam memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga, khususnya di wilayah yang memiliki kerentanan strategis.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa profesionalisme aparat keamanan harus terus dirawat melalui pengalaman lapangan, disiplin, dan soliditas antar lembaga, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (**)

Berita

Pemerintah Kota Ambon,Pantawan CCTV di Kota Ambon Menjelang Hari Raya Idul Fitri Terlihat Aman

Ambon – beritasumbernews.com -;Kepadatan Lalu Lintas Terjadi di Beberapa Ruas Jalan Di Kota Ambon..
Bagi Masyarakat Pengguna Jalan yang ingin melintas ruas jalan dimaksud diminta untuk bersabar, jangan ngebut dan pikirkan keselamatan saat berkendaraan

Jaga Keselamatan Saat Berkendaran, kemacetan yang sangat luar biasa menjelang hari raya Idul Fitri 1 syawal 1447 H
(Ambon 20/03/2026)

Pantauan CCTV Lalulintas,
1. CCTV Pertigaan Grand Palace (Terpantau arus lalu lintas macet/ramai lancar)
2. CCTV Slamet Riyadi (Terpantau arus lalu lintas macet/ramai lancar disekitar Gong Perdamaian)
3. CCTV Balai Kota (Terpantau arus lalu lintas macet/ramai lancar disekitar Gong Perdamaian)
4. CCTV Depan Pemadam Kebakaran (Terpantau arus lalu lintas macet/ramai lancar)

(Chey)

#Pantauan
#CommandCenter
#PemerintahKotaAmbon

#BetaParAmbon
#AmbonParSamua

Berita

Terdapat Indikasi Human Eror dari masyarakat dan Programming Eror dalam Simulasi Perang saat gunakan Bahan Peledak.

AMBON .- beritasumbernews.com – mencermati meledaknya komponen yang diduga berasal dari amunisi GLM sampai sejauh ini masi diperlukan indentifikasi khusus dari tim forensik.

Namun jika ditelisik menyangkut kasus komponen bahan peledak yang meledak dalam rumah keluarga Rafael Romroman dan keluarganya di desa Atubul Dol, Kecamatan Wertamrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar Minggu (15/3) sekitar pukul 21.00 WIT, berdasarkan pengamatan jenis bahan peledak tersebut merupakan hasil bekas latihan milik TNI Brigif 27 Nusa Ina Saumlaki.
Granat jenis pelontar itu, ditemukan di dalam kebun warga milik korban meninggal Rafael Romroman.

Ditemukan hari pada Minggu dalam kebun dan dibawa pulang dan malamnya meledak saat sala satu anak tertua bernama Edowardus Romroman berusaha membuka gunakan obeng. Itu bukti terjadi human eror karena ketidak tahuan atau kealpaan masyarakat sesuai Pemberitahuan latihan TNI.

Salah seorang pengamat Ilmu Komunikasi terhadap masalah – masalah sosial Politik dan konflik masyarakat Maluku Christian Sahetapy mengemukakan, dalam Undang-undang no 3 Tahun 2025 tentang perubahan atau revisi atas UU No 34 tahun 20O4 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) terjadi regulasi militer terbaru, untuk memperluas peran Prajurut aktif yaitu penempatan perwira TNI pada jabatan-jabatan sipil maupun antisipasi ancaman Cyber.
Undang – undang ini memperkuat dan meningkatkan peran TNI dalam mengamankan kedaulatan negara melalui operasi militer maupun perang.
Dari sisi organisasi Matra TNI memiliki disiplin yang kuat, dan dipersiapkan untuk tempur,
Terdapat 4 hal dalam perubahan atau revisi UU TNI ini yakni menyangkut perluasan yakni perluasan jabatan sipil, penambahan tugas pokok, penugasan di institusi lain, dan Matra TNI ini memiliki organisasi terkuat karena disiplinnya.
Artinya mereka tidak ceroboh dalam melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab mereka.

“kalau granat pelontar yang dipakai dalam kaitan dan atau simulasi perang misalnya itu ada Standar operasionalnya, jika dalam standar operasi prosedur dalam latihan misalnya, meliputi persiapan perencanaan yang matang sebelum latihan dimulai.
Harus dipastikan bahwa keamanan personil dan fasilitas, melakukan latihan sesuai dengan rencana dan prosedur, dan evaluasi hasil latihan untuk perbaikan.

Jadi kalau menyangkut granat atau peluru pelontar granat terdapat didalam kebun warga ini juga menjadi suatu tanda tanya besar, karena yang disebut dengan ladang dan atau kebun warga, dijadikan area latihan belum diperbolehkan masuk area tersebut apalagi jarak dan waktu latihan sangat rentang karena masih perlu dibersihkan. Barang-barang mesiu tersebut sebenarnya tidak boleh ada dalam kebun milik warga karena dalam SOPnya penggunaan jenis bahan peledak meliputi beberapa langkah; pertama pemeriksaan, bahan ledakan misalnya harus berada dalam kondisi baik penggunaannya, ketika diizinkan untuk pemakaian.
Kedua setiap bahan peledak yang keluar harus mendapatkan ijin dari pimpinan dan atau komandannya, ketiga persiapan dimana harus dipastikan area tempat latihan harus aman dari personil sipil.

“Jadi mereka harus tau bahwa keamanan sipil itu di jamin dan berikutnya pelepasan pin dari sebuah granat misalnya terdapat aturannya dan yang kelima proses pelemparan granat ke target harus tepat sasaran, dan yang Keenam adalah pengawasan. Di poin ini areal pelemparan harus aman setelah pelemparan bahan peledak. ” Jadi ketika mereka melempar bahan peledak harus memastikan area dimana bahan peledak dilemparkan harus aman karena itu prosedur ini bisa saja berbeda tergantung situasi dan jenis bahan peledak yang dipakai.

Karena itu dalam setiap latihan prajurit TNI harus menjaga kenyamanan dan kedaulatan integritas suatu wilayah dimana proses latihan dilaksanakan,” urai Sahetapy.
Dari SOP yang begitu ketat timbul pertanyaan : kenapa bisa ditemukan oleh masyarakat ? ini yang harus dipecahkan . Karena pemberitahuan lebih awal sudah dilakukan sehingga Kepala Desa dan Staf Desa harus mengkomunikasikan kepada masyarakat terhadap area pelatihan.
Dan apabila sampai suatu bahan peledak berada dalam kebun milik masyarakat itu juga dipertanyakan apa terdapat kesalahan yang disebut PROGRAMMING EROR dari bahan peledak tersebut ? dalam proses pelatihan tersebut. Dari sisi Behavior Komunikasi H. LASSWELL memberikan indikasi pesan bahwa bisa saja ada kesengajaan masyarakat yang diduga ingin mengetahui kondisi isi area pelatihan tersebut. Karena perilaku manusia ingin mengetahui. Dan bila dianalisis dari komunikasi Politik bisa saja ada indikasi lain bahwa jangan lagi ada pihak lain berupaya memperbesar atau adu domba masyarakat dengan Matra TNI khususnya dalam perubahan draf UU TNI yang tengah direvisi saat ini, saya hanya melihatnya kesana, kata
Magister Sains program ilmu komunikasi, Christian Sahetapy kepada media ini, Kamis (19/3).

Berdasarkan analisis terdapat dua (2) hal yang terjadi yakni Human Eror atau Programming Eror, menjadi penyebab penggunaan bahan peledak dan atau pelontar Granat saat digunakan sehingga bisa terjadi saat pelatihan granat atau pelontar granat bermasalah.

Disegi lain kenapa anggota masyarakat yang menemukan Granat atau sejenisnya ketika ditemukan sebaiknya tidak dibawa dan laporkan ke pihak berwajib yang bertanggung jawab.
“Masyarakat tidak memiliki hak untuk menangani dan atau mengutak atik untuk mengetahui bahan peledak yang berbahaya tersebut. Mereka yang menemukan harus laporkan kepada yang berwajib bukan sendiri mengambil langkah membukanya, ” timpal Sahetapy mantan Bintal Abri AD kompi C Tempur Wayame . Diminta kepala Desa dan stafnya harus berkomunikasi sekaligus berfungsi melakukan difusi terhadap peran TNI bagi pengaman kedaulatan negara dan kegiatan yang dilakukan TNI.

Ia berharap peristiwa tragis ini harus diselesaikan secara tertanggung jawab. Artinya dengan masalah ini masyarakat jangan terprovokasi karena dengan masalah ini bisa saja pihak yang tidak bertanggung jawab ber upaya untuk mencoba mengadu domba masyarakat dengan institusi TNI khususnya Brigif 27 Nusa Ina Saumlaki.

Sementara itu sumber TNI AD di Saumlaki menjelaskan, sebelum proses simulasi prang digelar, satuan tugas telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada para kepala desa bahwa area hutan desa Atubul Dol dan Desa Atubul DA akan digelar latihan simulasi perang.

Latihan perang selang dua hari berturut-turut itu, berlangsung dari tanggal 8 – 9 Maret 2026. Ini dilakukan setelah adanya instruksi panglima TNI soal diberlakukan siaga satu menyusul geo politik global pasca Amerika Serikat dan sekutunya Israel membombardir Iran.

Meski begitu, dari proses simulasi latihan perang ini, menyisakan duka mendalam bagi warga sipil ketika benda berbahaya itu ditemukan dalam lokasi kebun milik keluarga Rafael Romroman.
Keluarga ini berasal dari desa Atubul Dol Kecamatan Wertamrian Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT)’ provinsi Maluku.
Jenis bahan peledak itu, Ditemukan sebanyak 3 buah dan salah satunya dibawa pulang ke rumah yakni pada Minggu (15/03). Alasan benda berbahaya itu dibawa pulang lantaran diduga hasil temuan tersebut merupakan barang antik atau barang berharga yang mereka temukan. Sementara dua jenis lainnya ditinggalkan, “kata pihak keluarga merincikan.
Sebagai akibat dari keteledoran itu, tercatat tiga orang telah meninggal dunia setelah Edowardus anak pertama dari Rafael Romroman, membuka paksa dengan obeng, dan menghasilkan ledakan yang cukup keras pada Minggu malam (15/3). Korban Edowardus Romroman sebagian tubuhnya hancur, ayahnya ikut terkena serpihan dan meninggal seketika di tempat kejadian sementara ibunya sempat dirawat, bersama korban lainnya dilarikan ke rumah sakit terdekat, tapi sayangnya nyawa Afia Batmianik/Romroman isteri dari Rafael Romroman menghembuskan nafasnya pada Selasa malam (17/03). Korban telah dikebumikan pada Rabu (18/3) di desa Atubul Dol.

Sementara itu, Komandan Brigade Infantri 27 Nusa Ina, Kolonel Infantri Sri Widodo menegaskan bahwa granat yang ditemukan warga dan dibawah pulang hingga meledak tersebut, disinyalir sisa amunisi latihan mortir yang belum meledak sempurna.
“Dari total 198 amunisi yang ditembakan saat latihan pada tanggal 8 – 9 Maret lalu, terdapat satu yang mengalami misfire (hilang tenaga) ledakan. Selain itu dalam penyisiran awal juga ditemukan beberapa amunisi yang belum meledak di sekitar lokasi, ” Akui Danbrigif 27 Nusa Ina, Kol Infantri Sri Widodo, dalam sebuah keterangan Pers, Selasa (17/3/26. Keterangan Pers itu, sebagai bagian dari Penjernihan masalah yang tengah dihadapi kesatuannya. Ikut hadir dalam keterangan pers itu Dandim 1507 Saumlaki.

Menurutnya setiap proses latihan selalu dilakukan pemeriksaan dan pembersihan terhadap amunisi.

“Proses pembersihan di lokasi latihan memang belum sepenuhnya selesai dan atau dinyatakan clear atau aman untuk masyarakat beraktivitas, namun warga diduga telah memasuki area tersebut dan menemukan sisa amunisi tanpa mengetahui bahayanya, ” Urai Danbrigif 27 Nusa Ina.
Kesatuannya, kata Sri Widodo, telah memberikan sikap empati dan tanggung jawab moral terhadap peristiwa itu.
“Kami tidak ingin keluarga Korba menanggung musibah ini sendirian. Ini menjadi tanggung jawab moral kami. Bantuan telah diberikan dalam bentuk pengobatan di rumah sakit, dukungan melalui BPJS hingga pengurusan pemakaman korban. Korban juga memiliki hubungan dengan prajurit TNI, sehingga peristiwa ini turut menjadi suka bagi keluarga besar TNI AD, “ujar Sri Widodo.

Berbagai upaya koordinasi telah dilakukan hingga pada upaya penyisiran pada area latihan. Metode yang digunakan mencakup penggunaan metal detektor dan penyisiran manual mengingat kondisi Medan latihan yang tertutup ilalang. (*).

Berita

OJK Maluku: Kinerja Industri Jasa Keuangan Positif, Edukasi Keuangan Syariah Diperkuat, Waspada Investasi Ilegal

Ambon – beritasumbernews.com – Dalam upaya memperkuat komunikasi publik dan meningkatkan literasi sektor jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menyelenggarakan kegiatan OJK Maluku Bastori, sebuah forum penyampaian informasi terkini mengenai perkembangan sektor jasa keuangan di wilayah Maluku kepada insan media.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan edukasi keuangan syariah yang disampaikan oleh narasumber dari beberapa Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Syariah di Provinsi Maluku, serta ditutup dengan buka puasa bersama seluruh jurnalis yang hadir.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara OJK Maluku dan media sebagai sarana untuk “Bastori” atau berbagi cerita mengenai dinamika perkembangan sektor jasa keuangan secara terbuka, santai, namun tetap substantif dan berbasis data.Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi M. Yusuf, menyampaikan bahwa media merupakan mitra strategis dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan di daerah.

“Keterbukaan informasi adalah pondasi kepercayaan. Melalui Bastori, kita ingin memastikan bahwa publik menerima informasi terkait sektor jasa keuangan yang kredibel, kontekstual, dan mudah dipahami,” ujarnya.Kinerja Perbankan di Maluku Tumbuh Positif dengan Risiko TerkendaliPada posisi Januari 2026, kinerja perbankan di Maluku menunjukkan perkembangan yang positif. Aset perbankan mencapai Rp33,98 triliun dan tumbuh sebesar 7,11 persen, ditopang masing-masing oleh penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp16,98 triliun dan penyaluran kredit sebesar Rp19,48 triliun.

Komposisi DPK perbankan Maluku didominasi oleh CASA (tabungan dan giro) sebesar 70,14 persen, sedangkan kredit konsumtif mendominasi penyaluran kredit dengan pangsa sebesar 63,19 persen dari total kredit.Dari sisi pembiayaan UMKM, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) per Desember 2025 telah mencapai Rp1,03 triliun, yang disalurkan kepada 21.840 pelaku UMKMdi wilayah Maluku. Kualitas kredit perbankan tetap terjaga dengan NPL gross sebesar 2,82 persen.Pada sektor perbankan syariah, pembiayaan tumbuh 20,54 persen yoy dengan NPFyang tetap rendah, yaitu 0,86 persen, meskipun pangsa aset perbankan syariah baru mencapai 3,03 persen dari total aset perbankan di Maluku.Di sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), piutang pembiayaan tercatat sebesar Rp1,35 triliun dengan NPF 2,43 persen.

Sementara itu, premi asuransi jiwa mengalami penurunan sebesar 7,75 persen, dan premi asuransi umum turun 13,21 persen yoy.Pada sektor pembiayaan ultra mikro, program Mekaar telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp283,10 miliar kepada 53.038 nasabah perempuan. Program ULaMM menyalurkan Rp14,46 miliar, tumbuh 34,76 persen. Adapun Bank Wakaf Mikro telah menyalurkan pembiayaan kepada 121 nasabah.Sektor layanan keuangan digital juga menunjukkan peningkatan. Outstanding peerto-peer lending mencapai Rp220,92 miliar dan menjangkau 33.426 borrower. Di sektor pasar modal, jumlah investor mencapai 64.461 SID, tumbuh 21,60 persen yoy, dengan nilai transaksi saham meningkat 52,51 persen yoy menjadi Rp680,07 miliar.Layanan Konsumen dan Literasi Keuangan Terus DiperkuatHingga Desember 2025, OJK Maluku telah menangani 1.133 layanan konsumen, yang terdiri dari 775 pertanyaan, 162 pengaduan, dan 196 permintaan informasi. Mayoritas pengaduan berasal dari sektor pinjaman daring, perbankan konvensional, dan perusahaan pembiayaan.Dalam aspek literasi, OJK Maluku telah menyelenggarakan 382 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 90.292 peserta, termasuk masyarakat di wilayah 3T.

Beberapa kegiatan penting antara lain Desaku Cakap Keuangan di Tual, Kick Off Bulan Literasi Keuangan, dan Bulan Inklusi Keuangan di Kabupaten Maluku Tengah.OJK juga mengembangkan inisiatif OJK PEDULI (Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia) yang melibatkan pemuda, guru, tokoh agama, dan jurnalis.

“Kami akan membentuk Duta Literasi Keuangan di Maluku, salah satunya berasal dari media lokal,” ujar Andi M. Yusuf.Rangkaian Gerak Syariah Tahun 2026Memasuki bulan suci Ramadan, OJK Provinsi Maluku menyelenggarakan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) Tahun 2026 yang diluncurkan secara nasional pada 26 Februari 2026 sebagai bagian dari kampanye peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah. Sepanjang rangkaian GERAK Syariah 2026, OJK Provinsi Maluku telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain:

1. Kajian dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah (KOLAK) melalui Training of Trainers (ToT) kepada penyuluh agama Islam.

2. SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah).

3. SAKINAH (Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah).

4. Sosialisasi perencanaan keuangan dalam Lomba Fin Da’i Cilik.

5. Edukasi keuangan syariah melalui podcast bersama Komunitas Ruang Biru.

6. Edukasi keuangan syariah melalui program dialog di TVRI Maluku dengan tema “Masa Depan Ekonomi Syariah Maluku”.

7. Edukasi dan literasi keuangan syariah kepada siswa MTsN Negeri 1 Maluku Tengah.8. Edukasi keuangan syariah kepada pelajar dan Lomba Seni Hadrah pada puncak acara GERAK Syariah Tahun 2026.

Waspada Investasi Ilegal dan Ancaman Penipuan Transaksi KeuanganOJK menegaskan pentingnya deteksi dini terhadap investasi ilegal melalui prinsip LEGAL dan LOGIS. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang semakin berkembang.

Sebagai langkah nyata, OJK bersama Satgas PASTI telah membentuk Indonesia Anti-Scam Center (IASC) untuk menangani laporan penipuan keuangan, termasuk fasilitasi pemblokiran rekening dan penundaan transaksi oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

Masyarakat yang menjadi korban penipuan transaksi keuangan dapat segera melaporkan melalui Indonesia Anti-Scam Center (IASC) pada laman https://iasc.ojk.go.id, atau melalui Kontak OJK 157 yang dapat diakses melalui telepon 157, WhatsApp 081-157-157-157, email konsumen@ojk.go.id, serta kanal layanan pengaduan konsumen melalui APPK OJK.

Melalui kegiatan Bastori, OJK Maluku berkomitmen untuk terus membangun ruang komunikasi publik yang terbuka, memperkuat literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong kolaborasi multipihak dalam mendukung pertumbuhan sektor jasa keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Tanah Maluku. (Chey)

Berita

Arus Mudik Pelabuhan Slamet Riyadi Mulai Meningkat, Polisi Pastikan Lalu Lintas Tetap Lancar

Ambon – beritasumbernews.com – Arus mudik di Pelabuhan Slamet Riyadi, Kamis (19/3/2026), mulai mengalami peningkatan. Meski volume penumpang dan kendaraan bertambah, kepolisian memastikan kondisi lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan berarti.

Subsatgas Kamseltibcar Lantas Operasi Ketupat 2026 yang dipimpin IPTU Rommy Pradipta, SH., MH, melakukan pemantauan dan pengaturan intensif di kawasan pelabuhan sejak pukul 09.30 WIT.

Peningkatan aktivitas terlihat dari bertambahnya jumlah penumpang pejalan kaki serta kendaraan roda dua dan roda empat yang masuk ke area pelabuhan untuk melakukan perjalanan mudik.

Meski demikian, arus keluar-masuk kendaraan di pintu pelabuhan berjalan tertib tanpa antrean panjang maupun penumpukan signifikan. Kondisi serupa juga terlihat di ruas jalan depan pelabuhan yang tetap ramai namun lancar.

Petugas di lapangan secara aktif melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik krusial guna memastikan arus kendaraan tetap terurai dengan baik.

“Sejauh ini situasi arus mudik di Pelabuhan Slamet Riyadi masih terkendali. Peningkatan volume kendaraan bisa diantisipasi dengan baik melalui pengaturan di lapangan,” ujar IPTU Rommy Pradipta.

Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi aturan berkendara, mengutamakan keselamatan, serta mengikuti arahan petugas guna menghindari potensi kepadatan.

Kecepatan kendaraan di sekitar pelabuhan juga terpantau stabil, baik dari arah dalam kota menuju pelabuhan maupun sebaliknya.

Secara keseluruhan, situasi arus mudik di Pelabuhan Slamet Riyadi dan sekitarnya berada dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Kepolisian memastikan akan terus meningkatkan pengawasan untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik. (**)

Berita

Polisi Sita Puluhan Liter Sopi Ilegal di Pelabuhan Ambon Saat Pengamanan Mudik

Ambon – beritasumbernews.com – Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Ketupat Salawaku 2026 Polda Maluku mengamankan puluhan liter minuman keras (miras) ilegal jenis sopi saat melakukan pengamanan arus mudik di Pelabuhan Gudang Arang, Kota Ambon, Selasa (17/3/2026).

Sebanyak 35 liter sopi ilegal disita dari atas KM Sabuk Nusantara 103 yang baru tiba di pelabuhan. Miras tersebut dikemas dalam jeriken (ciregen) dan dimasukkan ke dalam kardus guna mengelabui petugas saat pemeriksaan.

Selain melakukan penindakan, personel juga melaksanakan pengamanan dan pemantauan aktivitas penumpang guna memastikan kelancaran arus mudik di kawasan pelabuhan. Kegiatan ini melibatkan unsur gabungan dari Polda Maluku, Bidang Humas, serta Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Barang bukti miras ilegal selanjutnya diamankan ke Markas Polda Maluku untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Salawaku 2026, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama periode mudik.

“Kami tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik, tetapi juga melakukan penegakan hukum terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk peredaran minuman keras ilegal yang dapat memicu kerawanan,” ujar Rositah.

Ia menambahkan, pengawasan di jalur transportasi laut akan terus diperketat selama Operasi Ketupat berlangsung.

“Pengamanan dilakukan secara terpadu, baik terhadap penumpang maupun barang bawaan. Tujuannya untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan terbebas dari potensi gangguan keamanan,” tambahnya.

Secara umum, pelaksanaan pengamanan dan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Gudang Arang Ambon berlangsung aman, tertib, dan lancar. (**)

Berita

Refleksi Di Gerbang Fitri Nan Suci.Wakapolda Maluku Ajak Personel Maknai ‘Mudik Terakhir’ Ke Kampung Keabadian

Ambon – beritasumbernews.com – Di bawah langit pagi Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, suasana Apel pagi pada Rabu (18/03) terasa berbeda. Bukan sekadar rutinitas komando, kehadiran Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Drs. Imam Thobroni, S.I.K., S.H., M.H., membawa nuansa kesejukan spiritual bagi seluruh personel di sisa akhir Ramadan 1447 H 2026 M ini.

‎Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, Jenderal bintang satu yang dikenal kenyang pengalaman—termasuk pengabdian lima tahun di Polda Banten—ini memberikan arahan yang melampaui tugas operasional. Beliau menyentuh relung terdalam kemanusiaan melalui sebuah analogi “Mudik” yang sarat dengan makna.

‎Filosofi Mudik, Antara Perantauan Dunia dan Kepulangan Hakiki..
‎Dalam arahannya, Brigjen Pol Imam Thobroni menyoroti fenomena sosial mudik yang menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Beliau menyebutkan bahwa kepulangan seseorang ke kampung halaman sering kali dipandang sebagai simbol kesuksesan di perantauan.

‎”Ada yang pulang bersama seluruh keluarga, ada yang sendiri. Namun, esensi mudik adalah kembali ke asal dengan membawa hasil dari jerih payah di tanah rantau,” ujar beliau di hadapan barisan personel.

‎Namun, pesan ini tidak berhenti di sana. Beliau mengajak seluruh anggota Polri untuk melakukan refleksi yang lebih dalam:

‎Dunia Sebagai Tanah Rantau, Kita semua adalah perantau di dunia ini.

‎Akhirat Sebagai Kampung Halaman, Tujuan akhir perjalanan kita bukanlah rumah di desa, melainkan gerbang akhirat.

‎Bekal Perjalanan, Sama halnya dengan mudik ke kampung halaman yang memerlukan persiapan matang, “mudik” ke hadirat Sang Pencipta pun membutuhkan bekal yang jauh lebih besar.

‎Pesan Penyejuk di Sisa Ramadan
‎Dengan gaya penyampaian yang tenang namun tegas, Wakapolda mengingatkan agar kesibukan mengamankan arus mudik lebaran tidak membuat anggota lalai akan persiapan “mudik” pribadinya masing-masing.

‎”Sangat disayangkan jika kita begitu sibuk menyiapkan kepulangan ke kampung halaman di dunia, namun lupa menyiapkan bekal amal untuk kepulangan yang sesungguhnya ke akhirat. Jangan sampai kita pulang dengan tangan hampa,” tutur jenderal yang dikenal dekat dengan anggota ini.

‎Kultum pagi itu ditutup dengan pesan agar seluruh personel Polda Maluku tetap menjaga integritas, mengedepankan pelayanan yang humanis, dan menjadikan tugas kepolisian sebagai ladang pahala—sebagai bekal utama saat waktu “pulang kampung” itu tiba…

Berita

Aksi Sosial 13 Siswa SIP Resimen Desaka Dhira Pradipha Asal Polda Maluku, Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan di Ambon

Ambon – beritasumbernews.com – Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55 Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdiklat Polri) asal Polda Maluku menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada Panti Asuhan Yayasan Melati Alkhairaat di Kota Ambon, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan di sela pendidikan tersebut menjadi bagian dari implementasi program pembinaan karakter Polri yang menekankan nilai empati, kepedulian sosial, dan kedekatan dengan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, 13 siswa yang tergabung dalam Resimen Desaka Dhira Pradhipa (DDP), yang bermakna “pemimpin yang berani dan bijaksana serta menjadi cahaya bagi masyarakat di seluruh Nusantara”. menyalurkan bantuan berupa: Beras, Telur, Mi Instan, Susu kemasan, Minyak Goreng, Gula Pasir serta uang tunai.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan bersama pengurus serta anak-anak panti.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan siswa SIP Angkatan 55, Ahwan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus bagian dari proses pembentukan jati diri calon perwira Polri.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara kami sebagai peserta didik dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Pimpinan Panti Asuhan Yayasan Melati Alkhairaat, Kamel Zen Assagaf, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas perhatian yang diberikan para siswa SIP angkatan 55 asal Polda Maluku tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian adik-adik siswa SIP angkatan 55 asal pengiriman Polda Maluku. Bantuan ini sangat berarti bagi kebutuhan anak-anak di panti. Semoga menjadi berkah dan membawa kebaikan bagi semua,” ungkapnya.

Menanggapi aksi sosial yang dilakukan oleh Siswa SIP tersebut, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Polri dalam membentuk sosok perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga humanis.

“Pembinaan karakter menjadi bagian penting dalam pendidikan Polri. Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan para siswa SIP memiliki kepekaan sosial, empati, serta mampu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai dasar Polri yang mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Para siswa berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan teknis kepolisian, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas.

Kegiatan bakti sosial yang dilakukan siswa SIP Angkatan 55 ini menunjukkan bahwa pendekatan humanis dalam tubuh Polri mulai dibangun sejak tahap pendidikan. Di tengah tuntutan profesionalisme dan ketegasan aparat penegak hukum, aspek empati dan kepedulian sosial menjadi fondasi penting dalam membentuk kepercayaan publik.

Langkah sederhana seperti berbagi dengan anak-anak panti asuhan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi mencerminkan nilai dasar yang diharapkan melekat pada setiap calon perwira Polri: hadir, peduli, dan memberi solusi di tengah masyarakat.

Jika konsistensi pembinaan karakter ini terus dijaga, maka ke depan Polri tidak hanya kuat dalam penegakan hukum, tetapi juga semakin dekat dan dipercaya oleh masyarakat sebagai institusi yang humanis dan responsif (**)

Berita

Pasca insiden ledakan amunisi GLM di Desa Atubul Dol, Sat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar gelar olah TKP

Tanimbar – beritasumbernews.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Sat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyusul adanya laporan terkait ledakan yang diduga bersumber dari amunisi jenis Grenade Launcher Machine (GLM).

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu OLOFIANUS BATLAYERI mengatakan bahwa, tindakan cepat ini diambil untuk memastikan penyebab pasti ledakan serta menjamin keamanan Warga di sekitar lokasi kejadian. Kejadian tersebut terjadi di Desa Atubul Dol, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Tim identifikasi (Inafis) telah diterjunkan ke lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik, termasuk serpihan material yang ditemukan di titik ledakan guna proses penyelidikan lebih lanjut” ungkap Kasi Humas pada, Selasa (17/03/26) siang.

Berdasarkan hasil pemantauan awal di lokasi kejadian, Petugas Kepolisian telah memasang garis polisi (Police Line) untuk mensterilkan area dari aktivitas Warga. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari potensi bahaya sisa bahan peledak.

Tim ahli telah mengamankan beberapa komponen yang diduga kuat berasal dari amunisi GLM untuk diuji di laboratorium forensik. Serta, sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat kejadian telah dimintai keterangan awal oleh penyidik Polres Kepulauan Tanimbar.

Polres Kepulauan Tanimbar menghimbau kepada seluruh Masyarakat, khususnya Warga Desa Atubul Dol, agar tetap tenang dan tidak menyentuh benda-benda mencurigakan yang menyerupai amunisi atau bahan peledak lainnya. Jika menemukan benda asing, segera lapor ke Bhabinkamtibmas atau kantor Polisi terdekat.

Sementara itu, KBO Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kepulauan Tanimbar Ipda YONGKY WACANO yang memimpin langsung kegiatan ini menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan terkendali. Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih melakukan pendalaman terkait asal-usul amunisi militer dan penyebab pasti terjadinya ledakan tersebut. (**)

Berita

Komandan Kodaeral IX Bersama Ketua DPRD Promal Hadiri Upacara Penyambutan Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 732/Banau

Ambon – beritasumbernews.com – Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut lX (Kodaeral lX), Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. turut menghadiri Upacara Penyambutan Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 732/Banau dari wilayah Papua Tahun 2026 di dermaga Tawiri Kodaeral lX, Kota Ambon, Maluku, Rabu (18/3/2026).

Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo memimpin jalannya Upacara Penyambutan Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 732/Banau tersebut.

Tampak hadir dalam upcara tersebut
Ketua DPRD Provinsi Maluku, Kapolda Maluku, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Maluku, Ketua Pengadilan Tinggi Provinsi Maluku, Aslog Danguspurla Koarmada III, PLT BNN Provinsi Maluku, Danlanud Pattimura dan undabgan lainnya.

Adapun susunan pasukan yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari tiga Peleton Yonif 732/Banau.

Pangdam XV/Pattimura mengatakan Upacara Penyambutan Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 732/Banau menandai berakhirnya masa pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan di perbatasan Papua.

Upacara ini lanjutnya, menjadi bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi, keamanan, dan keberhasilan misi yang dijalankan Yonif 732/Banau dalam menyelesaikan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Mobile.

Pangdam berpesan kepada seluruh prajurit untuk tidak lupa diri, larut dalam kegembiraan yang berlebihan karena panggilan tugas seorang prajurit tidak akan pernah berakhir bahkan kedepan tugas yang di hadapi akan semakin kompleks.

Selain itu juga ditegaskan pentingnya untuk selalu meningkatkan Kedisiplinan dan Profesionalisme keprajuritan dengan terus belajar dan berlatih guna terwujudnya peningkatan kemampuan prajurit yang handal dan selalu siap kapanpun negara memanggil.

“Upacara ini merupakan momen apresiasi kepada prajurit yang telah menjalankan tugas dengan baik dan profesional, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi prajurit lainnya dalam menjalankan tugas pengamanan,” pungkasnya.(chey).

[instagram-feed]