Berita

HARI RAYA NYEPI TAHUN SAKA 1948 HIASI AMBON, TEMA “WASIDEWA TUNTUKA” AJAK JAGA KESATUAN MANUSIA

Ambon–beritasumbernews.com – Di Gong Perdamaian Kota pada acara pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya persaudaraan antarumat manusia.

Acara yang dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, seluruh umat Hindu, dan masyarakat Kota Ambon secara luas dibuka dengan pujian syukur kepada Sang Hyang Widhi atau Tuhan Yang Maha Esa.

Tema perayaan tahun ini, “Wasidewa Tuntuka”, menekankan bahwa umat manusia pada hakikatnya bukanlah kelompok yang terpisah-pisah, melainkan satu keluarga besar yang hidup di satu bumi yang sama. “Ketika kita menjalani toleransi, merawat kerukunan, dan menghormati perbedaan, sesungguhnya kita sedang menjaga rumah bersama umat manusia,” ujarnya

Dr. Ida Bagus Sambutannya pada Rabu (18/03/2026) menjelaskan bahwa meskipun bagi sebagian orang pawai ogoh-ogoh tampak hanya sebagai patung raksasa yang digelar dengan meriah, dalam ajaran Hindu simbol ini memiliki makna yang dalam.

Ogoh-ogoh merupakan refleksi diri manusia terkait kekuatan energi yang tidak seimbang, baik dalam diri individu maupun dalam kehidupan sosial. Di era modern, energi tidak seimbang ini bisa muncul dalam bentuk keserakahan yang merusak alam, kemarahan yang memicu konflik, egoisme yang memecah persaudaraan, serta ambisi yang membuat manusia melupakan nilai kemanusiaan.

“Ogoh-ogoh bukanlah gambaran tentang makhluk di luar manusia, tetapi sebenarnya cermin dari sisi gelap manusia itu sendiri,” jelasnya.

Pada acara tersebut ditampilkan dua simbol utama: Buto Ijo yang melambangkan kekuatan nafsu liar, keserakahan, kemarahan, dan kekuasaan tanpa kendali;

serta Buta Lari berwarna merah yang menggambarkan sisi manusia yang belum dewasa secara spiritual, ego besar, emosi yang mudah terbakar, dan kecenderungan menyalahkan orang lain. Kedua simbol ini menyampaikan bahwa konflik di dunia seringkali berawal dari ketidakmampuan manusia mengendalikan diri sendiri.

Menurut tradisi Hindu, ogoh-ogoh tidak untuk dipuja, melainkan sebagai media untuk mengingatkan dan menyadarkan diri – sebuah pesan moral yang relevan mengingat kemajuan teknologi dan kekuatan manusia harus diimbangi dengan kekuatan moral dan spiritual.

Setelah pawai, umat Hindu akan memasuki Hari Raya Nyepi, hari hening yang bukan sekadar berhenti menyalakan lampu atau bepergian. “Nyepi adalah sebuah peradaban keheningan di tengah dunia yang semakin bising oleh hiruk pikuk informasi, persaingan, dan ambisi,” katanya. Pada hari tersebut, umat Hindu akan menjalankan Catur Brata Penyepian yaitu tidak menyalakan api, tidak bekerja, tidak bepergian, dan tidak menikmati hiburan – sebagai latihan pengendalian diri. “Kekuatan manusia yang paling besar bukanlah kekuatan menguasai orang lain, tetapi kekuatan menguasai diri sendiri,” tegasnya.

Sebelumnya, pada hari Selasa (17/03/2026), umat Hindu telah melaksanakan upacara Melati untuk menyucikan diri dan alam semesta. Upacara ini mengajarkan bahwa manusia perlu membersihkan bukan hanya tubuh, tetapi juga pikiran, hati, dan perilaku, karena dunia yang damai hanya bisa lahir dari manusia dengan pemikiran jernih dan hati yang bersih.

Perayaan Nyepi yang memasuki tahun ke-20 ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial seperti pembagian takjil, donor darah, dan penanaman pohon. Hal ini menunjukkan bahwa spiritualitas tidak hanya diwujudkan dalam bentuk ibadah keagamaan, tetapi juga dalam kepedulian terhadap sesama dan kelestarian alam.”Pungkasnya , (chey)

Berita

Walikota Ambon Pantau Penyaluran Bantuan Pangan Secara Langsung Jelang Idul Fitri

AMBON– beritasumbernews.com – Walikota Ambon Bodewin Wattimena secara langsung menghadiri acara peluncuran penyaluran bantuan pangan yang diselenggarakan dengan penuh khidmat di kawasan Perum Bolong, Kota Ambon, pada Rabu (18/03/2026) yang berlangsung secara serentak di seluruh wilayah target penerima manfaat.

Kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan upaya kolaboratif antara Pemerintah melalui instansi yang berwenang yaitu Badan Pangan Nasional (BPN) dan Perusahaan Umum Logistik Nasional (Perum Bulog) untuk memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat yang membutuhkan selama periode Februari dan Maret 2026.

Bantuan pangan yang disiapkan dengan cermat ini diperuntukkan khusus bagi kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori kurang mampu maupun miskin yang tinggal di wilayah yang mencakup dari Kelurahan Silale kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Setiap penerima manfaat yang telah melalui proses verifikasi data mendapatkan paket bantuan yang terdiri dari 20 kilogram beras berkualitas, baik dan 4 liter minyak kelapa yang sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari serta persiapan menyambut hari raya.

Program penyaluran bantuan pangan ini bukan merupakan kegiatan baru, melainkan telah dijalankan secara berkelanjutan dan konsisten sejak tahun lalu serta beberapa tahun sebelumnya dengan tujuan yang sama yaitu membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Yang menjadi poin penting dan sangat patut untuk diapresiasi adalah waktu pelaksanaan penyaluran bantuan ini yang sangat tepat dan sesuai dengan kebutuhan, terutama karena menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah yang akan segera dirayakan oleh umat Islam di seluruh Indonesia termasuk Kota Ambon.

Stok beras yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program bantuan pangan kali ini juga telah dipastikan dalam jumlah yang cukup besar dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh pihak berwenang agar dapat sampai kepada setiap penerima manfaat dengan baik.

Di saat yang bersamaan dengan pelaksanaan acara peluncuran tersebut, Walikota Ambon Bodewin Wattimena juga menyampaikan beberapa poin penting terkait dengan penyaluran bantuan yang harus terus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya.

“Saya secara terus-menerus telah menekankan dan menyampaikan instruksi kepada pihak Dinas Sosial Kota Ambon untuk melakukan pengecekan kembali secara menyeluruh terhadap data-data masyarakat yang masuk dalam kategori kurang mampu atau miskin,” ujar Walikota Bodewin Wattimena dalam wawancaranya selepas kegiatan hari Nyepi.

Ia menambahkan bahwa sangat penting bagi pihak terkait untuk melakukan pembaruan data secara berkala agar informasi yang ada benar-benar akurat, terpercaya, dan tervalidasi dengan baik sesuai dengan kondisi aktual di lapangan.

Kesalahan penulisan terkait wilayah yang sempat muncul dalam data sebelumnya yaitu penulisan “Bekasi” telah dikoreksi dan dipastikan bahwa seluruh data penerima manfaat benar-benar berasal dari wilayah Kota Ambon tanpa adanya kesalahan identifikasi lokasi.

Tujuan utama dari pemeriksaan dan pembaruan data tersebut adalah untuk memastikan bahwa penyaluran bantuan pangan berjalan dengan tepat sasaran, sehingga tidak terjadi kesalahan di mana kelompok masyarakat yang tidak berhak mendapatkan bantuan justru menerima sedangkan mereka yang layak dan membutuhkan tidak mendapatkan apa-apa.”ucapnya,

Selain membahas terkait program bantuan pangan, Walikota Ambon juga menyampaikan kondisi terkini mengenai keamanan dan ketertiban yang terus terjaga dengan baik di seluruh wilayah kota Ambon selama ini dan tidak pernah mengalami gangguan yang signifikan.

Kota Ambon dalam waktu dekat ini akan menghadapi serangkaian perayaan keagamaan yang berbeda-beda, di mana yang pertama akan dirayakan adalah Idul Fitri 1447 Hijriyah yang akan datang, kemudian diikuti oleh Hari Raya Nyepi 1945 Saka yang menjadi perayaan penting bagi umat Hindu di kota ini.

Adanya berbagai macam perayaan keagamaan yang berbeda tersebut membawa seluruh masyarakat Kota Ambon pada pemahaman yang mendalam bahwa kita memang hidup dalam lingkungan yang memiliki keberagaman yang sangat kaya dan beragam.

Keberagaman yang ada di Kota Ambon telah lama terjaga dan terpelihara dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan agama, suku, ras, maupun latar belakang budaya yang dimiliki masing-masing individu.”ujar, bw

ia Menyampaikan juga” bahwa yang menjadi ciri khas budaya keagamaan di Kota Ambon bukanlah sesuatu yang membuat masyarakat terpecah belah atau terpisah satu sama lain, justru menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika kehidupan bermasyarakat yang kaya akan makna.

Sebaliknya, keberagaman yang ada telah berhasil membawa seluruh masyarakat Kota Ambon untuk lebih bersatu padu, saling menghargai, dan bekerja sama dalam membangun kota yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.

Walikota Bodewin Wattimena berharap bahwa semangat kebersamaan ,terhadap perbedaan yang telah tumbuh kuat di tengah masyarakat Kota Ambon akan terus terjaga dan bahkan semakin memperkokoh tali persaudaraan Antara umat beragama.

Pemerintah Kota Ambon juga akan terus berkomitmen untuk menjalankan berbagai program pembangunan dan bantuan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dengan tetap menjaga prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap langkah yang diambil.”tutup, chey

Berita

Gubernur Maluku Ajak Organisasi Wanita Islam Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial di Bulan Ramadhan

AMBON – beritasumbernews.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, SH, L.LM, menghadiri acara Buka Puasa Bersama 1447 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Organisasi Wanita Islam Provinsi Maluku di Gedung PKK Provinsi Maluku, Selasa (17/3/2026).

Acara yang mengusung tema “Ramadhan Menguatkan Silaturahmi dan Kepedulian Sosial” ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada para janda dan anak yatim.
​Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan rasa bahagia dan apresiasinya kepada keluarga besar Wanita Islam yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa momentum Ramadhan bukan sekadar ritual ibadah, melainkan sarana spiritual untuk merajut tali kasih sayang (silaturahmi) antar sesama.

Gubernur menegaskan bahwa Ramadhan mengajarkan umat untuk memperkuat iman dan menumbuhkan rasa empati terhadap saudara-saudara yang membutuhkan perhatian.
​Gubernur juga menyoroti peran penting perempuan dalam organisasi kemasyarakatan sebagai pilar dalam membangun nilai kebersamaan dan memperkuat kehidupan sosial di tengah masyarakat.

Kehadiran para janda dan anak yatim dalam acara tersebut disebut sebagai wujud nyata perhatian pemerintah dan organisasi terhadap sesama guna memberikan penguatan semangat dalam menjalani kehidupan.
​”Mari kita jadikan momentum Ramadhan ini untuk memperbanyak amal kebaikan, mempererat persaudaraan, serta bersama-sama membangun Maluku yang lebih harmonis, penuh kepedulian, dan sejahtera,” ujar Hendrik Lewerissa.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Kakanwil Kementerian Agama, Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh, serta berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat.

​Menutup sambutannya, Gubernur atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Maluku mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Maluku.(chey)

TNI AL

Inspektorat Kodaeral IX Tuntaskan Audit Kinerja Internal di Staf Operasi Kodaeral lX

Ambon – beritasumbernews.com – Setelah sepekan berlangsung, Inspektorat Komando Daerah TNl Angkatan Laut lX (Kodaeral IX) berhasil menyelesaikan Audit Kinerja Internal di Staf Operasi Kodaeral lX yang ditutup Inspektur Kodaeral lX, Kolonel Marinir Eko Priyo Handoyo di Ruang Rapat Staf Operasi Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Maluku, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan taklimat Akhir tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan audit kinerja yang bertujuan untuk mengevaluasi serta memastikan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan tugas di lingkungan Kodaeral IX, khususnya pada bidang operasi berjalan baik.

Dalam kegiatan ini, Ir Kodaeral IX didampingi oleh Pgs. Asops Kodaeral IX Letkol Laut (P) Frejohn Da Costa, M.Tr.Opsla., beserta jajaran staf terkait yang turut mengikuti jalannya penutupan taklimat akhir.

Dalam keterangannya, Kolonel Mar Eko Priyo Handoyo menyampaikan bahwa audit kinerja merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas satuan.

“Melalui audit ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperbaiki, dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga ke depan kinerja organisasi dapat semakin optimal dan profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ir Kodaeral IX menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap setiap temuan yang dihasilkan selama proses audit.

Ia berharap seluruh jajaran dapat menjadikan hasil audit sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja dan tata kelola yang lebih baik di lingkungan Kodaeral IX.

Kegiatan taklimat akhir Audit Kinerja Itkodaeral IX ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Kodaeral IX secara efektif, efisien, dan akuntabel. (Chey).

Berita

Komandan Lanal Tual Tegaskan Loyalitas dan Disiplin dalam Upacara Tujuhbelasan

Ambon – beritasumbernews.com –Komandan Pangkalan TNl Angkatan Laut (Lanal) Tual Kodaeral lX, Kolonel Laut (P) Andik Putro Wibowo, S.Sos., CTMP., CHRMP., M.A.P. kembali menegaskan tentang loyalitas dan disiplin sebagai prajurit TNl dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kepada TNl, bangsa dan negara.

Hal tersebut diungkapkannya dihadapan seluruh personel pada Upacara Bendera 17-an bulan Maret 2026 yang di gelar Lapangan Markas Komando (Mako) Lanal Tual, Maluku, Selasa (17/3/2026).

‎Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanal Tual selaku Inspektur diikuti oleh seluruh unsur prajurit, mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama hingga ASN Lanal Tual.

Menurut Andi -‎sapaan akrab Danlanal Tual ini- Pelaksanaan upacara rutin setiap tanggal 17 ini menjadi bagian penting dalam membangun kedisiplinan dan semangat pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.

“Selain sebagai tradisi militer, upacara juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai loyalitas, tanggung jawab, serta soliditas di lingkungan TNI Angkatan Laut,” ungkapnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI), Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata.

Dalam amanatnya ditegaskan bahwa profesionalisme prajurit merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas pertahanan negara.

Profesionalisme tersebut, lanjut amanat Panglima Koarmada RI, harus dibangun melalui disiplin yang kuat, latihan yang terukur dan berkesinambungan, kepemimpinan yang tegas, serta integritas tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas.

‎Selain itu, memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, seluruh prajurit diingatkan untuk tetap menjaga kesiapsiagaan satuan. Setiap personel juga diminta untuk melaksanakan cuti secara tertib dan terencana agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas pokok satuan.

‎Panglima Koarmada RI juga menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat, dengan tetap mengedepankan sikap profesional, humanis, serta menjunjung tinggi etika dan disiplin prajurit.

‎Melalui pelaksanaan upacara bendera ini, diharapkan seluruh prajurit dan ASN Lanal Tual semakin memperkokoh komitmen pengabdian, meningkatkan kedisiplinan, serta terus menjaga kehormatan dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Laut. (@Dispen Kodaeral lX).

TNI AL

Perkuat Operasi Wilayah Timur, Dua Kapal Perang TNI AL Sandar di Dermaga Kesatriaan Tawiri Kodaeral IX

Ambon – beritasumbernews.com –Dua unsur kapal perang TNl Angkatan Laut dari Komando Armada (Koarmada) III yang tengah menjalankan misi menjaga laut Nusantara di wilayah timur Indonesi sandar di Dermaga Kesatriaan Tawiri Kodaeral IX, Ambon, Maluku pada Selasa (17/3/2026).

Kedatangan dua Kapal Perang Republik Indonesia tersebut diantaranya KRI Teluk Ende-517 dan KRI Teluk Lada-521 dalam rangka mengemban misi operasi serta dukungan strategi pergeseran pasukan di wilayah timur Indonesia.

Diawali dengan KRI Teluk Ende-517 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Marlin Milian Sibarani, SH, M.Tr.Opsla. Kapal angkut tank ini sandar dalam rangka melaksanakan Operasi Trisula Jaya-25 Angla Dukung Satgas Pamtas RI-PNG Mobile TA 2026.

KRI Teluk Ende-517 membawa pasukan on board dari satuan Yon 732/XV/PTM dan Yon 644/XII/TPR yang akan bertugas menjaga perbatasan negara.

Setelah itu, menyusul KRI Teluk Lada-521 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Henri Wansen Naibaho, SE. melaksanakan sandar sebagai badan kedua dari KRI Teluk Ende-517. Kapal ini bergerak menjalankan Operasi Alur Trisena-26 BKO Guskamla Koarmada III.

Dalam misi kali ini, KRI Teluk Lada-521 membawa pejabat (_on board_) antara lain Danguskamla Koarmada III, Asops Danguskamla Koarmada III, serta Pabanren Guskamla Koarmada III.

Kedatangan dua Kapal Perang Republik Indonesia ini, disambut melalui prosesi Merflug oleh jajaran pejabat Kodaeral IX antara lain Kadisharkan Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX, Kaur Radiologi Rumkit, Paur Lanhatkum Diskum, serta Danton dan pasukan merflug dari Kodaeral IX.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata profesionalisme prajurit Jalasena dalam memastikan kesiapan unsur-unsur armada TNI Angkatan Laut guna menjaga wilayah perairan nasional dan keamanan perbatasan darat RI-PNG.

“Kodaeral IX siap memberikan dukungan penuh baik pangkalan, logistik, maupun personel guna menyukseskan setiap misi operasional seluruh elemen KRI yang melintas maupun bertugas di wilayah kerja Kodaeral IX.” (@Dispen Kodaeral IX)

Berita

Satgas Pangan Polda Maluku Temukan Kenaikan Harga Telur dan Beras, Distribusi Diperketat Jelang Lebaran, 5 Pelaku Usaha Disanksi.

Ambon – beritasumbernews.com – Satgas Pangan Polda Maluku bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan melakukan pengawasan terpadu terhadap harga, keamanan, dan distribusi bahan pokok penting (bapokting) di Kota Ambon, Senin (16/3/2026), guna memastikan stabilitas pasokan menjelang Idul Fitri.

Kegiatan ini menyasar sejumlah titik strategis, mulai dari Pasar Mardika, Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, hingga gudang distributor, dengan fokus utama pada komoditas telur, beras, minyak goreng, gula, dan cabai.

Hasil pemantauan menunjukkan masih ditemukan sejumlah komoditas yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP), khususnya telur ayam, beras premium, gula pasir, dan cabai. Kenaikan harga telur tercatat dari Rp2.200 menjadi Rp2.300–Rp2.500 per butir di tingkat pengecer.

Selain itu, harga beras premium terpantau berada di kisaran Rp17.000–Rp18.000 per kilogram atau di atas HET, sementara cabai rawit mencapai Rp120.000 hingga Rp140.000 per kilogram.

Meski demikian, sejumlah komoditas seperti minyak goreng “Minyakita”, daging sapi, serta beberapa jenis bawang masih relatif stabil dan sesuai ketentuan pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, tim juga melakukan pengawasan langsung terhadap distribusi telur di Pelabuhan Ambon. Sebanyak tujuh kontainer berisi 37.044 rak telur telah dibongkar dan didistribusikan ke berbagai wilayah di Maluku, termasuk Kota Ambon, Namlea, Masohi, Seram Bagian Barat (SBB), dan Seram Bagian Timur (SBT).

Selain itu, berdasarkan data perusahaan pelayaran, terdapat tambahan pasokan sebanyak 39 kontainer telur yang sedang dan akan masuk ke Ambon, sehingga stok dipastikan aman hingga pasca Idul Fitri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku Kombes Pol. Piter Yanotama, selaku Ketua Satgas Pangan Daerah, menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat untuk mencegah praktik penimbunan dan permainan harga.

“Kami memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan stok tetap tersedia. Tidak boleh ada pihak yang memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Terhadap pelanggaran, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas,” tegas Piter.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis kepada lima pelaku usaha yang terbukti menjual komoditas tidak sesuai ketentuan harga.

“Langkah ini sebagai bentuk peringatan agar pelaku usaha mematuhi regulasi. Jika masih ditemukan pelanggaran, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Pengawasan terpadu ini melibatkan berbagai instansi, di antaranya Pemerintah Provinsi Maluku, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, serta pihak Pelindo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. (**)

Berita

Kapolda Maluku dan Gubernur Safari Ramadhan di SBB, Perkuat Kamtibmas dan Silaturahmi Warga Pesisir

Ambon – beritasumbernews.com – Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Negeri Iha dan Negeri Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (16/3/2026), guna memperkuat stabilitas keamanan serta mempererat hubungan dengan masyarakat pesisir.

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan.

Rombongan Forkopimda tiba di Pelabuhan Desa Luhu menggunakan KM Seram Sea dan disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat, Forkopimda setempat, serta tokoh masyarakat. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembagian kunjungan, di mana Gubernur Maluku menuju Negeri Iha, sementara Kapolda Maluku melaksanakan kegiatan di Negeri Luhu.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku menegaskan pentingnya menjaga keamanan secara bersama-sama, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki peran strategis dalam stabilitas daerah.

“Safari Ramadhan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga bentuk kehadiran negara untuk memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi. Stabilitas kamtibmas adalah kunci pembangunan daerah,” ujar Kapolda Maluku.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku, pimpinan OPD, unsur TNI, Polri, akademisi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Selain mempererat silaturahmi, Safari Ramadhan juga dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali.

Safari Ramadhan yang dilakukan Kapolda Maluku dan Gubernur Maluku di wilayah Seram Bagian Barat menunjukkan bahwa pendekatan keamanan tidak lagi semata berbasis penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan sosial dan kultural. Kehadiran langsung pimpinan daerah dan aparat keamanan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang relatif jauh dari pusat pemerintahan, menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir secara nyata.

Momentum Ramadhan dimanfaatkan secara strategis untuk membangun kepercayaan publik (public trust), yang merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas jangka panjang. Interaksi langsung dengan masyarakat juga membuka ruang dialog yang lebih humanis, sehingga potensi konflik sosial dapat diminimalisir sejak dini.

Di tengah dinamika wilayah kepulauan seperti Maluku, pola pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci. Oleh karena itu, kegiatan seperti Safari Ramadhan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki nilai strategis dalam memperkuat kohesi sosial serta menjaga keamanan yang berkelanjutan.(chey)

Berita

Safari Ramadhan di Luhu, Kapolda Maluku Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Tangkal Hoaks

Ambon – beritasumbernews.com – Kapolda Maluku Irjen apol Prof Dr. Dadang Hartanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah di Negeri Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (16/3/2026), sebagai upaya memperkuat persatuan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi, terutama oleh informasi yang beredar di media sosial.

“Masyarakat harus bijak dalam menerima informasi. Jangan mudah terpecah oleh hoaks atau isu yang dapat memecah belah persaudaraan,” ujar Kapolda.

Ia juga mengingatkan bahwa sejarah panjang Negeri Luhu sebagai wilayah dengan nilai perjuangan dan perkembangan Islam di Maluku harus menjadi inspirasi untuk memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan.

Selain kegiatan silaturahmi, Pemerintah Provinsi Maluku bersama Polda Maluku turut menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat, berupa paket sembako kepada 10 penerima serta 137 unit kacamata yang diserahkan secara simbolis.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD provinsi dan kabupaten, Kapolres Seram Bagian Barat, unsur DPRD, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Safari Ramadhan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif

Safari Ramadhan yang dilakukan Kapolda Maluku Dadang Hartanto di Negeri Luhu mencerminkan pola pendekatan keamanan yang semakin menekankan aspek persuasif dan humanis. Di tengah tantangan era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi, pesan tentang kewaspadaan terhadap hoaks menjadi relevan dan kontekstual.

Namun demikian, pendekatan ini juga perlu dibaca secara lebih kritis. Imbauan untuk menjaga persatuan dan menangkal informasi yang menyesatkan memang penting, tetapi tidak cukup jika tidak diiringi dengan penguatan literasi digital masyarakat secara sistematis. Tanpa itu, masyarakat tetap berada pada posisi rentan terhadap disinformasi, terutama di wilayah yang akses informasinya belum merata.

Di sisi lain, penekanan pada sejarah perjuangan Negeri Luhu menjadi pendekatan yang menarik dalam membangun narasi persatuan. Mengaitkan nilai-nilai historis dengan kondisi kekinian dapat memperkuat identitas kolektif masyarakat, sekaligus menjadi benteng sosial terhadap potensi konflik. (**)

Berita

Wakili Kapolda, Ka SPN Hadiri Pembukaan Camporee 2026 di Maluku, Dorong Pembinaan Pemuda Cegah Gangguan Kamtibmas

Ambon – beritasumbernews.com – Polda Maluku menegaskan dukungannya terhadap lpembinaan generasi muda sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal itu ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Sekolah Polisi Negara (Ka SPN) Polda Maluku Kombes Pol. Romi Agusriansyah yang mewakili Kapolda Maluku dalam pembukaan Pathfinder Camporee 2026 di Lapangan Rindam XV/Pattimura, Suli, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan berskala internasional yang diinisiasi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku dan dihadiri unsur Forkopimda serta tokoh agama.

Gubernur Maluku dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan pembinaan karakter bagi generasi muda di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

“Pathfinder bukan sekadar perkemahan, tetapi sarana membentuk disiplin, karakter, dan nilai spiritual generasi muda Maluku,” ujarnya.

Tema “Fight For Faith” dinilai menjadi penguatan moral agar pemuda tetap teguh dalam nilai keimanan sekaligus memiliki integritas dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Kombes Pol. Romi Agusriansyah menegaskan bahwa keterlibatan Polri merupakan bagian dari strategi preventif dalam menjaga kamtibmas melalui pendekatan pembinaan.

“Ini adalah wadah positif untuk membentuk kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan generasi muda, sehingga mampu menangkal pengaruh negatif yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan organisasi keagamaan dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, damai, dan harmonis.

Pembukaan Camporee ditandai dengan penyalaan obor sebagai simbol semangat persatuan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan seperti Pathfinder Camporee 2026 menunjukkan bahwa pendekatan keamanan tidak selalu harus dilakukan melalui penegakan hukum semata, tetapi juga melalui investasi jangka panjang pada pembinaan karakter generasi muda.

Di tengah dinamika sosial dan derasnya pengaruh negatif di era digital, ruang-ruang pembinaan berbasis nilai, disiplin, dan spiritualitas menjadi semakin relevan. Keterlibatan Polri dalam kegiatan ini dapat dibaca sebagai strategi preventif yang lebih humanis—menguatkan ketahanan sosial dari hulu, bukan sekadar merespons gangguan di hilir.

Jika sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan organisasi keagamaan seperti ini terus diperkuat, maka stabilitas kamtibmas tidak hanya terjaga secara situasional, tetapi juga berkelanjutan melalui lahirnya generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing. (**)

[instagram-feed]