Berita

Tim Ops Pekat Salawaku Amankan 1,1 Ton Sopi yang Diselundupkan dengan KM Sabuk Nusantara 87

Ambon – beritasumbernews.com – Aparat Kepolisian Daerah Maluku melalui tim Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Salawaku Tahun 2026 kembali berhasil mengamankan sebanyak 1.180 liter minuman keras ilegal jenis sopi yang diselundupkan melalui jalur laut.

Miras tradisional ini ditemukan setelah tim Ops Pekat dari Polda Maluku dibantu Polresta P. Ambon & P.p Lease melakukan razia atas kedatangan KM. Sabuk Nusantara 87 di Pelabuhan Gudang Arang, Kota Ambon, Sabtu (31/1/2026).

Selain Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, turut hadir dalam razia yang dihelat pada sore hari ini yaitu Kabag Ops dan Kasi Humas Polresta Ambon.

“Tim Ops Pekat Salawaku hari ini kembali menemukan sebanyak 1.180 liter minuman keras ilegal jenis sopi yang diselundupkan dengan KM Sabuk Nusantara 87,” ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.

Ribuan liter minuman ilegal yang ditemukan oleh tim gabungan ini dikemas dalam belasan jerigen dan botol bekas air mineral. “Sopi-sopi yang ditemukan diisi dalam belasan jerigen berukuran besar dan botol aqua,” tambahnya.

Pelaksanaan Operasi Pekat Salawaku 2026 yang resmi dilepas secara langsung oleh Kapolda Maluku ini menyasar berbagai kegiatan yang meresahkan masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Di antaranya peredaran miras ilegal, narkoba, aksi premanisme, prostitusi dan kejahatan jalanan lainnya.

“Selain miras ilegal yang lebih dominan menyebabkan terjadinya kekerasan hingga menimbulkan gangguan kamtibmas, dalam Ops Pekat juga menyasar berbagai kejahatan lainnya yaitu peredaran narkoba, prostitusi, premanisme dan kejahatan jalanan lainnya,” ungkap Kombes Rositah.

Setelah berhasil mengungkap penyulundupan miras berbahaya tersebut, tim Ops Pekat Salawaku kemudian mengamankan barang bukti tersebut di Markas Polresta P. Ambon & P.p Lease. (**)

Berita

‎Razia Miras Ilegal di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Tim OPS Pekat Polda Maluku Amankan 700 Liter Sopi

Ambon – beritasumbernews.com –  Hari ke enam Operasi Penyakit Masyarakat (PEKAT) Salawaku Tahun 2026, personel gabungan Polda Maluku dan Polsek KPYS, Polresta Ambon kembali mengamankan sebanyak kurang lebih 700 liter minuman keras (miras) ilegal jenis sopi.

Ratusan liter miras ilegal tradisional tersebut diamankan saat dilaksanakan razia di atas kapal cepat KM Cantik Lestari 77B yang baru tiba di Pelabuhan Slamet Riyadi, Kota Ambon, Jumat malam (30/1/2026).

“Tadi malam saat dilakukan razia di Pelabuhan Slamet Riyadi ditemukan minuman keras ilegal jenis sopi sebanyak kurang lebih 700 liter. Razia dilakukan tim Ops Pekat Salawaku Polda Maluku yang dibantu personel KPYS Ambon,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, Kamis (31/1/2026).

Ratusan liter minuman memabukan yang berada di dalam sejumlah wadah jerigen ini diselundupkan di atas KM Cantika Lestari. Diduga untuk mengelabui petugas keamanan, miras-miras ilegal ini dikemas dengan berbagai macam paketan.

“Miras jenis sopi yang ditemukan tidak diketahui pemiliknya. Miras ini di isi dalam jerigen dan dikemas dalam berbagai macam bentuk paket kotak kardus dan karung serta tas ransel yang diduga didesain untuk mengelabui panglihatan pihak keamanan di area pelabuhan,” ungkap Kombes Rositah.

Setelah berhasil mengungkap penyulundupan miras berbahaya tersebut, tim Ops Pekat Salawaku kemudian mengamankan barang bukti ini di Markas Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku.

“Saat ini barang bukti sudah diamankan di Ditresnarkoba Polda Maluku,” jelasnya.

Kabid Humas mengaku, operasi Pekat menyasar berbagai kejahatan yang kerap meresahkan masyarakat. Selain miras yang lebih dominan mengganggu gangguan kamtibmas, sasaran lainnya yakni narkoba, prostitusi, premanisme dan kejahatan jalanan lainnya.(*”)

TNI AL

Kodaeral IX Beri Pelatihan Evakuasi Medis Laut bagi 52 Mahasiswa STIKes Pasapua Ambon

Kodaeral IX Beri Pelatihan Evakuasi Medis Laut bagi 52 Mahasiswa STIKes Pasapua Ambon

Ambon – beritasumbernews.com –
Komando Daerah Angkatan Laut lX (Kodaeral IX) memberikan Pelatihan Evakuasi Medis Laut (EML) bagi 52 Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pasapua Ambon yang digelar di pesisir pantai kawasan Mako Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Minggu (1/2/2026).

Pelatihan EML tersebut digelar Kodaeral lX dan STIKes, dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam melaksanakan pelayanan keperawatan secara aktif dan akurat di kawasan pesisir dan kepulauan, khususnya pertolongan kegawatdaruratan maternal dan neonatal.

Para mahasiswa mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik lapangan mengenai prosedur evakuasi korban dari kapal, teknik pertolongan pertama di atas perairan, serta koordinasi tim dalam situasi darurat.

Pentingnya kesiapsiagaan tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam menghadapi insiden di wilayah kepulauan seperti Maluku yang kondisi geografisnya didominasi perairan menuntut tenaga kesehatan memiliki keterampilan tambahan dalam evakuasi medis laut, respons cepat dan tepat sangat menentukan keselamatan pasien.

Mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari simulasi penggunaan alat keselamatan, teknik pemindahan korban dari perahu ke tandu evakuasi, hingga penanganan awal pasien dengan kondisi trauma maupun gangguan pernapasan di atas kapal.

Di tempat terpisah, Dankodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Kodaeral IX dan STIKes Pasapua Ambon.

“Diharapkan, pengalaman langsung ini dapat memperkaya wawasan serta meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan pada situasi darurat, khususnya di wilayah pesisir dan laut,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini lanjutnya, mahasiswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga dilatih untuk bekerja dalam tim, menjaga komunikasi efektif, serta tetap tenang dalam tekanan.

Kompetensi tersebut dinilai sangat penting untuk mencetak perawat profesional yang tanggap, terampil, dan siap mengabdi di berbagai kondisi medan tugas.

Kerja sama antara Kodaeral IX dan STIKes Pasapua Ambon diharapkan dapat terus berlanjut melalui program pelatihan serupa di masa mendatang. ( chey).

Berita

Tuntaskan Minggu Militer, Kodaeral IX Perkuat Mental, Disiplin dan Ketangkasan Prajuritnya

Ambon – beritasumbernews.com – Memasuki hari kelima sekaligus hari terakhir rangkaian Minggu Militer, Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX) memfokuskan kegiatan pada tiga aspek utama yaitu pembinaan mental, displin dan ketangkasan prajuritnya pada Jumat (30/1/2026).

Kegiatan diawali dengan prosedur tetap (Protap) militer, yakni loading senjata yang dilanjutkan dengan pemeriksaan ketat terhadap kelengkapan personel dan materil.

Untuk menjaga kebugaran dan naluri tempur, para prajurit melaksanakan serangkaian materi fisik yaitu Senam Senjata dan PBB ersenjata guna memelihara kedisiplinan dan kekompakan barisan dilanjutkan pembinaan rohani dan evaluasi.

Evaluasi dan Pengamanan Markas
Sebagai bentuk pertanggung jawaban latihan, pimpinan satuan menggelar evaluasi terhadap seluruh rangkaian Minggu Militer yang telah berjalan selama sepekan.

Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi pencapaian sekaligus aspek-aspek yang perlu ditingkatkan pada periode berikutnya.

Menutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan Drill Apel Rayonisasi yang disimulasikan dengan manuver steeling (pendudukan posisi) dan Patroli Perimeter Mako.

Latihan pengamanan ini untuk memastikan seluruh area Markas Komando (Mako) dalam keadaan steril dan aman dari segala potensi gangguan.

Minggu Militer ini, bukan sekadar rutinitas, melainkan kawah candradimuka untuk menjaga profesionalisme dan militansi prajurit di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks. (Chey)

Berita

Pemprov Maluku Terima Bantuan 2000 Paket Sembako, 3 Unit Ambulance Di Perayaan Natal Nasional

Ambon – beritasumbernews.com –Pemerintah Provinsi Maluku yang berkedudukan di Kota Ambon telah resmi menerima bantuan dalam rangka perayaan Natal Nasional Tahun 2025. Bantuan tersebut terdiri dari 2000 paket sembako yang sudah di distribusi, tiga unit ambulans, serta dukungan renovasi gereja. Bantuan diterima langsung dari berbagai kalangan masyarakat yang telah mencantumkan nama secara jelas dalam data pendaftaran dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Kegiatan penyerahan bantuan yang penuh makna ini dilaksanakan dengan didampingi oleh perwakilan Panitia Pelaksana Natal Nasional Tahun 2025. Mereka memiliki peran penting dalam mengkoordinasikan seluruh tahapan kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Perwakilan panitia antara lain Bobi Muliadi Sagala, S.H., M.H., CLA yang menjabat sebagai Perwakilan Panitia Natal Nasional 2025, serta Pak Maxel Latuputty yang bertindak sebagai Penanggung Jawab Panitia Natal Nasional di wilayah Kota Ambon.

Bobi Muliadi Sagala, S.H., M.H., CLA, dalam keterangan pers resmi yang disampaikannya saat diwawancarai oleh sejumlah awak media di Gedung Eukumen Maranatha Ambon, menyampaikan informasi rinci mengenai bantuan yang diberikan setelah acara penyerahan yang berlangsung pada hari Sabtu (31/01/2026).

“Ya, setiap paket sembako yang telah disiapkan dengan cermat oleh panitia berjumlah 2000 paket dan terdiri dari berbagai jenis kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari seperti beras berkualitas baik, minyak goreng kemasan, gula pasir, tepung terigu, serta bahan makanan pokok lainnya yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga,” ujarnya.

Untuk wilayah Kota Ambon sendiri, jumlah paket sembako yang diberikan mencapai sebanyak 2000 paket dengan komposisi lengkap mulai dari beras, minyak, gula, tepung, dan bahan lainnya yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat. Setiap paket memiliki berat sekitar 18 kilogram dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat selama beberapa waktu ke depan.

Hal ini menjadi bukti nyata konkrit dari komitmen yang kuat antara Panitia Natal Nasional 2025 bersama para donatur serta berbagai pihak pendukung. Seluruh bantuan yang diberikan tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan bersumber murni dari kontribusi swasta yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan masyarakat dan ingin berkontribusi aktif bagi kemaslahatan bersama.

Kegiatan penyerahan bantuan yang dilaksanakan secara resmi di Kota Ambon tidak hanya fokus pada pemberian sembako, melainkan juga mencakup tiga unit ambulans yang telah siap digunakan serta bantuan renovasi rumah ibadah yang berperan sebagai pusat kegiatan spiritual dan sosial masyarakat setempat. Proses renovasi telah terlaksana secara penuh melalui proses transparan dan sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan oleh panitia dan pihak terkait.

Selain bentuk bantuan yang telah disebutkan, panitia menyampaikan bahwa konsep perayaan Natal tahun ini yang lebih fokus pada aksi sosial kemasyarakatan diharapkan dapat menjadi contoh terbaik yang dapat diikuti pada tahun-tahun mendatang. Sehingga manfaat yang diperoleh dapat semakin luas cakupannya dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat yang tinggal dalam kebhinekaan budaya dan agama yang kaya serta menjadi kebanggaan bersama bagi bangsa.

Hal ini juga menjadi bukti nyata bahwa perayaan hari besar agama tidak hanya sebatas pada pemaknaan nilai-nilai spiritual semata, namun juga dapat dijadikan sebagai momentum berharga untuk memperkuat tali silaturahmi yang erat dan sikap kepedulian yang tulus antar sesama masyarakat yang tinggal dalam kebhinekaan yang penuh warna.

Pihak tokoh agama yang hadir dalam acara penyerahan bantuan menyampaikan rasa syukur mendalam kepada panitia serta seluruh pihak yang telah berkontribusi. Bantuan renovasi gereja akan memberikan kenyamanan lebih besar bagi umat beribadah serta memperkuat peran penting rumah ibadah sebagai pusat pembinaan karakter positif dan penanaman nilai-nilai budi pekerti yang baik bagi generasi muda.

Selain itu, panitia juga menyampaikan bahwa bantuan beasiswa yang turut diberikan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan akan membantu mengangkat derajat pendidikan masyarakat. Khususnya bagi mereka yang memiliki potensi akademik tinggi namun terbatas kemampuan ekonomi, sehingga dapat berkembang optimal dan memberikan kontribusi berarti bagi kemajuan daerah dan negara.

Sementara itu, tiga unit ambulans yang diberikan melalui kegiatan ini akan sangat membantu meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan darurat di wilayah Maluku yang memiliki beberapa daerah dengan akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan memadai. Unit ambulans tersebut akan menjadi sarana penting untuk menyelamatkan nyawa masyarakat dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis segera dan tepat waktu sesuai standar pelayanan kesehatan yang berlaku.

Seluruh bentuk bantuan yang diberikan dalam rangka Natal Nasional 2025 ini menjadi bukti jelas bahwa kerja sama sinergis antara pemerintah daerah, masyarakat luas, tokoh agama, serta kalangan swasta dapat menghasilkan program-program yang bermanfaat dan memiliki dampak positif luas bagi kehidupan masyarakat. Hal ini juga menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk melakukan kerja sama yang sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan hal tersebut, pihak panitia kembali menegaskan bahwa konsep perayaan Natal yang berfokus pada aksi sosial kemasyarakatan tahun ini diharapkan dapat menjadi contoh yang dapat diperluas dan dikembangkan pada tahun depan. Sehingga manfaat yang diperoleh dapat semakin luas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat yang tinggal dalam kebhinekaan yang menjadi kebanggaan bersama bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Pak Maxel Latuputty sebagai Penanggung Jawab Panitia Natal Nasional di Ambon menambahkan bahwa seluruh data penerima bantuan telah diverifikasi secara cermat oleh panitia. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan bersama.

Pemerintah Provinsi Maluku yang diwakili oleh pejabat terkait dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Bantuan yang diberikan akan memberikan dampak positif signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat hubungan harmonis antar berbagai elemen masyarakat di Provinsi Maluku.

Para penerima manfaat yang hadir dalam acara penyerahan juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam. Bantuan sembako akan membantu meringankan beban ekonomi keluarga mereka, sedangkan renovasi gereja akan memberikan suasana ibadah yang lebih nyaman dan ambulans akan menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.

Panitia juga menyampaikan bahwa proses pendataan dan pendistribusian bantuan telah dilakukan dengan penuh transparansi. Seluruh nama donatur serta penerima bantuan telah dicatat secara jelas dalam buku administrasi yang dapat diperiksa kapan saja untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian.

Sebagai penutup, Bobi Muliadi Sagala, S.H., M.H., CLA mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kepedulian antar sesama. “Dengan kerja sama yang erat dan sikap saling membantu, segala tantangan yang dihadapi dapat diatasi dengan baik dan kemajuan bersama dapat terwujud secara nyata bagi seluruh rakyat Maluku dan Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya.

(Chey)

DPRD Provinsi Maluku

Ini Kata Kerja DPRD Promal; Kwarda Pramuka Dan Kasus Covit 19 Kembali Dibuka, 

Ambon – beritasumbernews.com –

Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun merasa puas atas kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku yang kembali mengangkat dan berupaya menuntaskan sejumlah kasus lama.

Kasus dimaksud termasuk dugaan tindak pidana korupsi anggaran penanganan Covid-19 dan Kwarda Pramuka Maluku.

Benhur menilai, langkah tersebut menunjukkan adanya respon positif kejaksaan terhadap desakan publik dan dorongan lembaga legislatif agar kasus-kasus yang sempat mandek tidak di biarkan menguap tanpa kejelasan hukum.

“Kita harus berterima kasih kepada Kejaksaan. Walaupun sebelumnya kasus seperti ini sempat ditutup, tapi karena desakan masyarakat, Kejaksaan kembali membuka dan meresponsnya. Ini patut diapresiasi,” jelas Benhur, Rabu, (28/1/2026).

Dirinya menegaskan, sejak awal DPRD Maluku konsisten mendorong agar seluruh dugaan tindak pidana korupsi baik yang melibatkan lembaga pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan di usut hingga tuntas tanpa pandang bulu.

Menurutnya, pengungkapan kasus-kasus tersebut sangat penting untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah khususnya anggaran penanganan pandemi Covid-19 yang bersumber dari uang rakyat dan seharusnya di gunakan untuk ntuk kepentingan publik di masa krisis.

“Kalau memang ada pelanggaran, harus dibuka terang-benderang. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” jelasnya.

DPRD Maluku Setujui Rencana Pemprov Pinjam Dana PT SMI Rp1,5 Triliun
Benhur mengingatkan proses penegakan hukum berjalan secara independen dan profesional tanpa intervensi dari pemerintah daerah maupun pihak-pihak berkepentingan lainnya.

“Yang paling penting adalah proses hukum berjalan jujur dan adil. Negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” tutupnya.(chey)

Uncategorized

Dari Desa ke Ketahanan Nasional: Polri Kawal Asta Cita Presiden Lewat Penguatan Pangan di Wilayah Terluar

TANIMBAR, MALUKU –  beritasumbernews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri terus mempertegas perannya dalam mendukung agenda strategis nasional, khususnya penguatan ketahanan pangan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Implementasi konkret tersebut terlihat dari keterlibatan langsung jajaran Polsek Tanimbar Utara, Polres Kepulauan Tanimbar, Polda Maluku, dalam penyiapan lahan pertanian bersama masyarakat.

Pada Kamis (29/1/2026), Polsek Tanimbar Utara melaksanakan pembersihan lahan pertanian hari keempat di Lahan Temarlalan, Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, dengan luas mencapai 6 hektare. Kegiatan dimulai pukul 16.30 hingga 18.00 WIT dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanimbar Utara IPTU Everardus Fasse, melibatkan personel Polsek serta Kelompok Tani KBK.

Kapolsek Tanimbar Utara IPTU Everardus Fasse menegaskan bahwa kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah kepulauan dan terluar.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat menyiapkan lahan agar produktif dan memberikan nilai ekonomi bagi petani,” ujar IPTU Everardus Fasse.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek bersama kelompok tani melakukan pembersihan semak belukar dan rumput liar, penyingkiran material pengganggu, perataan lahan secara sederhana, hingga pembakaran rumput kering. Peralatan yang digunakan meliputi parang, cangkul, serta traktor pembersih lahan. Hasilnya, lahan kini bersih dan siap memasuki tahap pengolahan serta penanaman.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.IK., M.H, menilai kegiatan ini sebagai bentuk konkret kehadiran negara di tengah masyarakat, sejalan dengan visi besar Presiden dalam membangun ketahanan pangan dari desa.

“Apa yang dilakukan Polsek Tanimbar Utara merupakan implementasi langsung Asta Cita Presiden. Polri hadir di lapangan membantu petani, memastikan lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal demi mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas Kapolres Kepulauan Tanimbar.

Dukungan serupa juga disampaikan Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., MM, yang menilai langkah ini sebagai wujud Polri Presisi yang adaptif terhadap tantangan pembangunan nasional.

“Dari wilayah kepulauan dan terluar, Polri hadir mendukung Asta Cita Presiden melalui penguatan ketahanan pangan. Stabilitas kamtibmas dan kesejahteraan masyarakat harus berjalan seiring,” ungkap Karo SDM

Seluruh rangkaian kegiatan pembersihan lahan hari keempat berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergi Polri dan kelompok tani ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian lokal sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional dari wilayah timur Indonesia.

Langkah Polsek Tanimbar Utara membersihkan dan menyiapkan lahan pertanian bersama petani menunjukkan wajah Polri yang semakin transformatif. Di tengah tantangan global terkait krisis pangan, keterlibatan langsung aparat kepolisian dalam sektor produktif menjadi sinyal kuat bahwa ketahanan pangan merupakan agenda lintas sektor dan lintas institusi.

pembangunan dimulai dari desa, dari wilayah terluar, dengan negara hadir secara langsung. Polri Presisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis pembangunan dan penggerak kesejahteraan rakyat. Dari lahan pertanian di Tanimbar, pesan nasional itu ditegaskan: ketahanan pangan adalah bagian tak terpisahkan dari ketahanan Indonesia. (**)

Berita

Dukung Asta Cita Presiden, Polri Konsolidasikan Gugus Tugas Ketahanan Pangan: Polda Maluku Siap Percepat Penanaman

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menguatkan perannya dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada agenda kemandirian bangsa melalui swasembada pangan sebagai pilar ketahanan nasional. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Sosialisasi Program Polri Mendukung Ketahanan Pangan yang diikuti jajaran Polda Maluku secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kerja Karo SDM Polda Maluku sejak pukul 12.00 WIT itu dipimpin langsung oleh Karobinkar SSDM Polri, Brigjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, serta Dirsamapta Polda Maluku, para Kapolres/Ta beserta Pejabat Utama Polres/Ta jajaran Polda Maluku, dan unsur fungsi pembinaan, operasional, dan pengawasan internal.

Dalam arahannya, Brigjen Pol. Langgeng Purnomo menegaskan bahwa program ketahanan pangan Polri tidak boleh berhenti pada tataran perencanaan, melainkan harus segera diwujudkan dalam aksi nyata dan terukur di lapangan.

“Segera optimalisasi peran Gugus Tugas Ketahanan Pangan di tingkat Polda, Polres, hingga Polsek. Lahan yang sudah dideklarasikan harus segera dilakukan penanaman, dan apabila terdapat kebutuhan atau kendala di wilayah, segera berkoordinasi dengan PIC terkait,” tegas Brigjen Langgeng.

Penekanan tersebut sejalan dengan kebijakan Presiden RI yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional, tidak hanya untuk menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga sebagai pengungkit stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan nasional.

Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH., S.I.K., M.Si., sebagai pimpinan tertinggi di Polda Maluku, menegaskan bahwa jajaran Polda Maluku siap menindaklanjuti arahan pimpinan Polri secara cepat dan terkoordinasi, dengan menggerakkan seluruh satuan kewilayahan hingga ke tingkat desa.

“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Polda Maluku siap mengoptimalkan peran Gugus Tugas dari Polda hingga Polsek, mempercepat penanaman di lahan yang telah tersedia, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Ini adalah wujud nyata dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden,” tegas Kapolda Maluku.

Menurutnya, karakteristik wilayah Maluku sebagai daerah kepulauan justru menuntut kehadiran Polri yang lebih aktif dan solutif dalam mengawal program strategis nasional, termasuk memastikan kesinambungan produksi pangan dan stabilitas distribusi.

Melalui sosialisasi ini, fungsi SDM Polri ditegaskan sebagai motor penggerak implementasi program ketahanan pangan, mulai dari perencanaan, pendampingan teknis, pengawasan, hingga evaluasi. Seluruh jajaran diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan nasional dan mampu menerjemahkannya ke dalam aksi nyata di wilayah masing-masing.

Penguatan Program Ketahanan Pangan Polri yang disosialisasikan secara nasional dan diikuti Polda Maluku menegaskan bahwa Polri telah bertransformasi menjadi institusi negara yang adaptif terhadap visi besar Presiden RI melalui Asta Cita. Ketahanan pangan ditempatkan sebagai fondasi utama kemandirian bangsa, sekaligus instrumen menjaga stabilitas nasional.

Penekanan Karobinkar SSDM Polri terhadap percepatan penanaman dan optimalisasi Gugus Tugas menunjukkan keseriusan Polri dalam memastikan program berjalan konkret, bukan sekadar administratif. Sementara itu, komitmen Kapolda Maluku mencerminkan kesiapan daerah dalam menerjemahkan kebijakan pusat menjadi aksi nyata di wilayah.

Di tengah tantangan global seperti krisis pangan dan ketidakpastian ekonomi, langkah Polri yang hadir dari tahap perencanaan hingga produksi pangan memperlihatkan sinergi antara keamanan dan pembangunan. Model ini memperkuat pesan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan Polri menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan cita-cita besar Indonesia Emas 2045. (**)

Berita

Cegah Aksi Premanisme, Tim Ops Pekat Polda Maluku Sambangi Pengendara Ojek dan Tukang Parkir di Kota Ambon

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Daerah Maluku melalui tim Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Salawaku Tahun 2026 dari Direktorat Reskrimum gencar melaksanakan patroli keliling untuk mencegah aksi premanisme di kota Ambon.

Selain menyasar berbagai aksi kejahatan yang dapat meresahkan masyarakat, tim Ops Pekat Salawaku pada Rabu (28/1/2026) kemarin, juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas bagi warga yang ditemui.

“Tim Operasi Pekat Salawaku terus melaksanakan patroli kamtibmas memberikan sosialisasi terkait bahaya hukum dari tindakan aksi premanisme, dan mengajak masyarakat bersama-sama jaga keamanan di lingkungan masing-masing,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, Jumat (30/1/2026).

Operasi pekat menyasar beberapa lokasi termasuk sejumlah pangkalan ojek dan tempat parkiran umum kendaraan yang berada di depan pusat perbelanjaan Maluku City Mall (MCM), dan Dian Pertiwi Desa Poka.

“Sosialiasi terkait kamtibmas juga disampaikan kepada pengendara ojeg dan tukang parkir. Mereka diajak untuk bisa ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi pangkalan ojeg dan areal parkir masing-masing. Warga diingatkan untuk tidak melakukan perbuatan dan tindakan yang dapat melanggar hukum,” jelasnya.

Selain tidak melakukan aksi premanisme seperti tindakan pungutan atau pemalakan liar, tim Ops Pekat juga mengajak warga tidak melakukan tindakan lainnya yang dapat merugikan orang lain.

“Para tukang ojek dan tukang parkir juga diingatkan untuk tidak mengkonsumsi minuman keras yang dapat berujung pada terjadinya tindakan yang dilakukan di luar kesadaran dan dapat berakibat hukum,” jelasnya.

Polda Maluku juga mengimbau seluruh masyarakat agar dapat bersama-sama membantu menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing yang aman, damai dan bermartabat. (*”)

TNI AL

Pererat Sinergitas, Kodaeral lX dan Jajaran Kejaksaan Maluku Latihan Menembak Bersama

Ambon – beritasumbernews.com – 

Guna mempererat sinergitas antar institusi, Komando Daerah Angkatan Laut lX (Kodaeral IX) dan jajaran Kejaksaan Maluku, yakni Kejaksaan Tinggi Maluku dan Kejaksaan Negeri Ambon melaksakan Latihan Menembak bersama yang digelar di Kodaeral lX Shooting Range, Halong, Kota Ambon, Maluku, Jumat (30/1/2026).

Hadir dalam keaempatan tersebut Komandan Kodaeral lX, Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H, Wadan Kodaeral IX, Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi, Asintel Dankodaeral IX, Koorsmin Kodaeral IX, Dansathantai Kodaeral IX, Ir Opslat It Kodaeral IX, Dandenma Kodaeral IX, Kadiskum Kodaeral IX dan Kadister Kodaeral IX.

Sedangkan jajaran Kejaksaan Maluku yang hadir antara lain Kajari Ambon, Aspidmil Kajati Maluku, Aspidsus Kajati Maluku, Asisten Pemulihan Aset, para Kasi dan staf Kejati Maluku dan para Kasi dan staf Kejari Ambon.

Komandan Kodaeral IX menerima kunjungan resmi dari para pejabat jajaran Kejaksaan Tinggi Maluku. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Latihan Menembak Pistol Bersama yang bertempat di Lapangan Tembak Pistol Kodaeral IX.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang asah kemahiran menembak, namun juga menjadi momentum penting untuk membangun sinergitas dan komunikasi yang lebih solid antara jajaran Kodaeral IX dengan Kejaksaan Tinggi Maluku dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi.

Kegiatan latihan menembak ini difokuskan pada penggunaan senjata api jenis pistol, di mana para jaksa diajak untuk memahami teknik dasar menembak di bawah arahan instruktur profesional dari Kodaeral IX.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesepahaman dan kolaborasi yang lebih baik dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas di wilayah Maluku, khususnya yang berkaitan dengan aspek hukum dan keamanan.

“Latihan bersama ini adalah simbol bahwa kita memiliki bidikan yang sama dalam mengawal hukum dan kedaulatan di Maluku. Melalui interaksi di lapangan tembak, kita luruhkan sekat-sekat birokrasi agar koordinasi di lapangan ke depan semakin taktis dan harmonis,” ujar Komandan Kodaeral IX.

Pihak Kejaksaan yang hadir, termasuk jajaran Kejati Maluku dan Kejari Ambon, memberikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat dan fasilitas yang diberikan oleh Kodaeral IX.

Jajaran Kejaksaan Maluku diwakili Kejari Ambon mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberikan perspektif baru mengenai kedisiplinan dan konsentrasi.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komandan Kodaeral IX beserta jajaran atas kesempatan dan ilmu menembak yang diberikan. Sinergi ini sangat berarti bagi kami dalam memperkuat hubungan kerja sama penegakan hukum di Maluku,” pungkasnya. (Chey).

[instagram-feed]