Berita

Polri Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah, Polda Maluku Dukung Penuh Kebijakan Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan 2026

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Polda Maluku menegaskan komitmen aktifnya dalam mendukung kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Maluku guna menjaga stabilitas ekonomi daerah, pengendalian inflasi, serta ketahanan pangan di tengah dinamika tantangan global.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran dan partisipasi langsung Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku Kombes Pol Piter Yanotama, S.H., S.I.K, M.H. mewakili Kapolda Maluku, dalam Focus Group Discussion (FGD) Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Maluku Tahun 2026, yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Maluku di Aula Badan Pendapatan Daerah Provinsi Maluku, Kamis (15/1/2026).

FGD dipimpin oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Kasrul Selang, ST., MT., serta menghadirkan narasumber strategis dari BPS Provinsi Maluku, Bank Indonesia Perwakilan Maluku, dan Kanwil DJPB Maluku. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, termasuk perwakilan Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi Maluku, Kodam XV/Pattimura, serta pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku.

Kehadiran Polri dalam forum strategis tersebut menegaskan peran institusional Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra aktif pemerintah daerah dalam menciptakan iklim kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan pembangunan.

Dalam FGD tersebut, terungkap bahwa perekonomian Maluku menghadapi sejumlah tantangan serius, antara lain kenaikan inflasi Desember 2025 sebesar 3,58 persen (yoy), penurunan nilai ekspor, serta melemahnya Nilai Tukar Petani (NTP). Kondisi ini membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk dukungan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pada Kesempatan tersebut Direskrimsus Polda Maluku menegaskan kesiapan Polri untuk mengawal kebijakan strategis daerah, khususnya yang berkaitan dengan stabilisasi harga pangan, distribusi logistik, serta perlindungan aktivitas ekonomi masyarakat, agar berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.

Langkah konkret pemerintah daerah, seperti pembelian gabah petani oleh Bulog, program cetak sawah seluas 4.466 hektare, serta penguatan ketahanan pangan berbasis lokal, dinilai membutuhkan dukungan penuh aparat keamanan untuk mencegah gangguan distribusi, spekulasi harga, hingga potensi penyalahgunaan kebijakan.

Selain itu, Polri juga berperan penting dalam pengamanan distribusi bahan pokok, pengawasan jalur transportasi antar pulau, serta menjaga stabilitas sosial di tengah tekanan inflasi yang dapat berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaelapia dalam paparannya menyebut bahwa sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (PKP) masih menjadi tulang punggung perekonomian Maluku. Oleh karena itu, stabilitas keamanan di wilayah sentra produksi menjadi faktor kunci dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Bank Indonesia Perwakilan Maluku memproyeksikan inflasi Maluku tahun 2026 tetap terjaga pada kisaran 2,5±1 persen, dengan catatan penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk peran Polri dalam menjaga kelancaran distribusi dan stabilitas harga.

Kehadiran Polri dalam FGD pertumbuhan ekonomi Maluku menegaskan paradigma baru Polri sebagai institusi strategis pendukung pembangunan nasional dan daerah. Stabilitas ekonomi tidak dapat dilepaskan dari stabilitas keamanan, terlebih di wilayah kepulauan seperti Maluku yang memiliki tantangan geografis dan logistik yang kompleks.

Peran Polda Maluku dalam mendukung pengendalian inflasi, ketahanan pangan, serta pengamanan distribusi logistik menunjukkan bahwa Polri berada di garda terdepan dalam menjaga denyut ekonomi rakyat. Sinergi antara pemerintah daerah dan Polri menjadi fondasi penting agar kebijakan ekonomi tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ke depan, konsistensi kolaborasi antara Pemprov Maluku dan Polri akan menjadi faktor penentu keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap negara dalam menghadapi tekanan ekonomi global. (**)

Berita

Wujudkan Kamseltibcarlantas Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Polda Maluku akan Gelar Operasi Keselamatan Salawaku 2026

Ambon – beritasumbernews.com – Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Maluku akan melaksanakan Operasi Keselamatan Salawaku Tahun 2026.

Sebelum pelaksanaan Operasi yang bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polda Maluku terlebih dahulu menggelar rapat penyusunan rencana operasi atau Renops.

Rapat koordinasi Renops Keselamatan 2026 dipimpin Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol. Rondald Reflie Rumondor S.I.K., M.Si di Posko Astacita lantai 2 Mapolda Maluku, Jumat (23/1/2026).

Kombes Ronald dalam arahannya menekankan pentingnya Operasi Keselamatan Salawaku 2026 menjelang bulan Ramadan. Operasi tahun ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat-2026”.

“Operasi Keselamatan dirancang sebagai langkah cipta kondisi sebelum memasuki masa Operasi Ketupat mendatang,” ungkapnya.

Menurutnya, tujuan utama operasi adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, yang juga tetap didukung dengan tindakan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan (laka lantas).

Lebih lanjut, Karo Ops menjelaskan bahwa strategi ini disusun berdasarkan analisis dan evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Lilin-2025 serta mengantisipasi fenomena yang berkembang di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Adapun sasaran operasi meliputi segala bentuk Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN) yang dapat memicu pelanggaran maupun kecelakaan, baik sebelum, saat, maupun pasca pelaksanaan operasi.

“Kepada seluruh jajaran agar menetapkan target operasi yang spesifik—mencakup orang, lokasi, barang/benda, dan kegiatan—sesuai dengan karakteristik kerawanan wilayah masing-masing,” pintanya.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wadir Intelkam Polda Maluku, serta pejabat yang mewakili jajaran Direktorat Binmas, Direktorat Lantas, Bidang Dokkes, Bidang Propam, Bidang Humas, dan Bidang TIK Polda Maluku.

Polda Maluku berkomitmen untuk terus menekan angka kecelakaan jalan raya dan meningkatkan kesadaran disiplin berlalu lintas bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Maluku. (**)

Pemkot Ambon

Kota Ambon Raih Predikat “Sangat Baik” pada ITKP 2025

AMBON – beritasumbernews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menorehkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) tahun 2025, Kota Ambon berhasil meraih skor 92,29 dengan predikat “Sangat Baik”. Hal ini diketahui berdasarkan surat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 1550/D.2.1/01/2026 tertanggal 21 Januari 2026.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Jumat (23/1/26) di Balai Kota menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam membangun sistem pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Nilai ITKP sebesar 92,29 dengan predikat sangat baik ini menunjukkan bahwa tata kelola pengadaan di Kota Ambon telah berjalan pada jalur yang benar. Ini adalah hasil dari komitmen kuat pemerintah daerah untuk terus memperbaiki sistem, meningkatkan integritas, serta meminimalisir potensi penyimpangan dalam proses pengadaan,” ujar Wattimena.
Menurut Wali Kota, tata kelola pengadaan yang baik memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas pembangunan dan penggunaan anggaran daerah secara tepat sasaran.

“Pengadaan barang dan jasa bukan sekadar proses administrasi, tetapi bagian penting dalam memastikan program pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.Karena itu, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas layanan publik,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi peran Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Ambon serta seluruh perangkat daerah yang telah bekerja secara profesional dan berintegritas.
Ke depan, Pemkot berkomitmen untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengawasan yang berkelanjutan.
Capaian ITKP dengan predikat “Sangat Baik” tahun 2025 ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja Pemkot dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berdaya saing.

Untuk diketahui ITKP sendiri meliputi berbagai indikator utama, diantaranya Pemanfaatan Sistem Pengadaan, Kualifikasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia PBJ, serta Tingkat Kematangan UKPBJ ( chey)

TNI AU

Lanud Pattimura Peringati Isra Mi’raj 1447 H/2026 M, Perkuat Karakter Prajurit TNI AU yang Prima

Ambon – beritasumbernews.com – Pangkalan TNI Angkatan Udara Pattimura menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Huda Lanud Pattimura, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini dihadiri Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, S.Sos., M.M., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 5/D.III Ny. Enny Sugeng Sugiharto, serta diikuti oleh pejabat utama, Perwira, Bintara, Tamtama, PNS, ibu-ibu PIA Ardhya Garini, dan anak-anak yatim.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Danlanud Pattimura dibacakan oleh Kepala Dinas Personel Lanud Pattimura Mayor Adm Dita Dwi Purnama. Disampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum strategis untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus sebagai sarana pembinaan mental dan penguatan karakter prajurit TNI Angkatan Udara.

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Isra Mi’raj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai landasan dalam membentuk prajurit TNI AU yang profesional, disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

Rangkaian kegiatan diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz Taufik Ismail Alma, S.H.I., M.H., yang mengajak seluruh jamaah untuk memahami hikmah Isra Mi’raj serta mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim secara simbolis oleh Danlanud Pattimura bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 5/D.III sebagai wujud kepedulian sosial dan pengamalan nilai-nilai keimanan. ( chey)

TNI AL

Dinas Kesehatan Kodaeral lX Gelar Pelatihan BHD, Tingkatkan Penanganan Kedaruratan

Ambon – beritasumbernews.com – Guna meningkatkan kemampuan penanganan kedaruratan, Dinas Kesehatan Komando Daerah Angkatan Laut lX (Diskes Kodaeral lX) menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi 18 personel Kodaeral lX yang dihelat di Kolam Renang Tirto Sagoro 11 Kodaeral lX, Halong, Kota Ambon, Maluku pada Jumat (23/1/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kodaeral lX, Letkol Laut (K) Joko Santoso mengatakan ke-18 peserta itu merupakan anggota Yonmarhanlan lX dan pengelola Kolam Renang Tirto Sagoro 11 Kodaeral lX.

Adapun pelatihan digelar untuk membekali personel bataliyon dan pengelola kolam renang dalam penanganan kedaruratan, khususnya pasien korban tenggelam.

Kadiskes Kodaeral lX berharap, peserta memperoleh pengetahuan tentang cara memberi pertolongan atau penanganan pertama dalam kondisi gawat darurat kepada korban yang pingsan di area latihan atau kolam renang sebelum tim medis tiba.

Latihan ini lanjut Joko, bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kompetensi anggota Yonmarhanlan lX dan personel pengelola Kolam Renang Tirto Sagoro 11 dalam memberikan layanan kesehatan bagi personel atau masyarakat umum.

Materi pelatihan disampaikan bergilir oleh tim pemateri dari Diskes dan Rumkital dr. F.X Suhardjo yaitu, Mayor Laut (K) drg. Bobby, Lettu Laut (K) dr. Anugerah, Letda Laut (K/W) dr. Gina Melawati dan Bakes Diskes Kodaeral IX, dilanjutkan praktik dengan skenario pemberian pertolongan kepada orang tenggelam.

Kadiskes Kodaeral lX mengatakan bahwa BHD merupakan tindakan untuk meningkatkan peluang keselamatan bagi pasien yang mengalami gangguan jantung dan pernapasan sebelum mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Kami berharap ke depannya satuan memiliki SOP BHD dalam memberikan respon cepat dan tepat, sehingga dapat membantu meningkatkan keselamatan bagi pasien gawat darurat,” ujar Joko. (Chey)

Berita

300 Sopir Terancam Menganggur, DPRD Ambon Didatangi Aksi Protes Penutupan Tambang

Ambon,- beritasumbernews.com – Penutupan tambang galian batuan di Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, memicu gelombang protes. Puluhan sopir truk bersama Forum Gerakan Peduli Masyarakat Maluku (FGPM Maluku) mendatangi DPRD Kota Ambon, Jumat (23/1/2026).

Mereka menuntut kejelasan kebijakan pemerintah yang dinilai mengancam mata pencaharian ratusan keluarga.

Koordinator Lapangan FGPM Maluku, Panji Kilbuty, menegaskan persoalan ini tidak lagi teknis tambang, tetapi sudah berdampak langsung pada sosial-ekonomi masyarakat.

“Ini sudah menyangkut hidup orang banyak, terutama abang-abang sopir supertruk. Sudah empat hari tambang di Passo ditutup, dan mereka tidak bisa operasi. Sementara setoran harian dan bulanan tetap harus dibayar,” tegas Panji dalam rapat bersama Komisi III DPRD Kota Ambon.

Ia khawatir penutupan tanpa kebijakan resmi akan melumpuhkan seluruh aktivitas pengangkutan material di Kota Ambon. “Kami khawatir ini jadi preseden buruk, dan semua galian di Ambon ikut ditutup,” ujarnya

FGPM Maluku dan para sopir menyampaikan tiga tuntutan utama:

1. Desak Perda RT/RW: DPRD Kota Ambon diminta segera menetapkan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah sebagai dasar hukum pengelolaan tambang dan tata ruang.
2. Relaksasi Operasional: Mendesak Wali Kota Ambon melalui DPRD mengeluarkan kebijakan resmi relaksasi operasional pengangkutan pasir dan batuan, karena regulasi yang berubah-ubah menimbulkan ketidakpastian.
3. Pertimbangkan Dampak Ekonomi: Penutupan galian berdampak pada 300 unit supertruk, PAD, serta kelancaran pembangunan infrastruktur di Ambon dan Maluku.

“Kalau tidak ada material, pembangunan juga berhenti. PAD berkurang, dan ratusan keluarga kehilangan sumber nafkah,” kata Panji.

Salah satu sopir truk, Bakhtiar, mengaku pendapatan anjlok drastis sejak tambang ditutup. “Beberapa hari ini tambang tutup, jalan juga tidak ada. Pendapatan turun sekali. Padahal kami punya tanggungan anak sekolah, kuliah, dan cicilan mobil,” ujarnya.

Ia juga mengeluhkan beban operasional akibat BBM naik dan solar dibatasi. “BBM naik, solar dibatasi, sekarang tambang ditutup. Lalu kami mau hidup dari mana? Bukan cuma sopir yang susah, tapi juga bapak-bapak dewan dan masyarakat kalau mau bangun ambil material dari mana,” tegasnya.

Bakhtiar memperkirakan ada sekitar 300 truk pengangkut material di Kota Ambon yang terancam tidak bisa beroperasi. “Kalau 300 mobil ini berhenti semua, dampaknya besar. Ada yang masih cicil, ada yang baru lunas. Kalau tidak segera ditangani, kami bisa kolaps,” katanya.

Aksi ini menjadi sinyal bahwa penutupan tambang tanpa mekanisme transisi dan regulasi jelas berpotensi menimbulkan krisis sosial-ekonomi baru di Kota Ambon.

FGPM Maluku dan para sopir berharap DPRD dan Pemkot Ambon segera mengambil langkah konkret dan adil demi keberlanjutan mata pencaharian masyarakat sekaligus tata kelola pertambangan yang tertib.

(Chey)

Uncategorized

Kapolda Tinjau Bakti Kesehatan di Desa Wali, Wujud Kepedulian Polri

Ambon – beritasumbernews.con – sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto beserta rombongan PJU melaksanakan peninjauan pelaksanaan Bakti Kesehatan Kapolda Maluku bagi masyarakat.

Bakti kesehatan yang diselenggarakan di balai desa Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Rabu (21/1/2026) berupa khitanan massal, pengobatan gratis, dan pemeriksaan golongan darah. Khitanan massal diikuti oleh 10 anak, pengobatan umum sebanyak 27 peserta, dan pemeriksaan golongan darah sebanyak 65 peserta.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus memberikan pelayanan kesehatan secara langsung dan gratis kepada warga, khususnya masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan masyarakat serta memberikan bingkisan kepada anak-anak peserta khitanan massal. Ini dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap generasi muda.

Kapolda Maluku menyampaikan kegiatan bakti kesehatan yang diselenggarakan merupakan wujud kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat.

“Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Kapolda Maluku juga memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan bakti kesehatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” tambahnya. (**)

Berita

Tinjau Tempat Penyulingan Minyak Kayu Putih di Namlea, Kapolda Dorong Penguatan UMKM dan Perekonomian Masyarakat Lokal

Ambon – beritasumbernews.com – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mendorong penguatan UMKM dan perekonomian masyarakat lokal.

Dorongan tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan peninjauan tempat penyulingan minyak kayu putih (ketel) milik Ongko Tuya di Kota Namlea, Kabupaten Buru, Kamis (22/1/2026).

Bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Ny. Vitri Dadang Hartanto dan sejumlah PJU Polda Maluku, Kapolda mengaku kunjungannya tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelaku usaha tradisional dan UMKM yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat. Ia mengaku ketel minyak kayu putih di Namlea telah menjadi identitas dan komoditas unggulan daerah.

Penyulingan minyak kayu putih, lanjut Kapolda, memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Buru. Oleh karena itu, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung iklim usaha yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

“Kegiatan penyulingan minyak kayu putih ini merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang sangat bernilai. Polri hadir untuk memastikan aktivitas usaha masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, serta terlindungi dari berbagai potensi gangguan,” ungkapnya.

Jenderal bintang 2 Polri di pundaknya ini juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketekunan para pelaku usaha minyak kayu putih. Mereka tetap konsisten mengelola usaha secara mandiri dan turun-temurun, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

“Kami mengapresiasi kerja keras para pelaku usaha yang telah menjaga dan mengembangkan potensi lokal ini. Diharapkan usaha penyulingan minyak kayu putih dapat terus berkembang, memberikan nilai tambah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buru,” harapnya.

Selain itu, Kapolda Maluku juga menegaskan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah daerah terkait penguatan UMKM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan agar roda perekonomian dapat berjalan dengan baik. (Chey)

OJK

OJK DAN BAPPEBTI AKHIRI MASA TRANSISI PERALIHAN PENGATURAN DAN PENGAWASAN ASET KEUANGAN DIGITAL

beritasumbernews.com – Jakarta, 20 Januari 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) secara resmi mengakhiri masa peralihan pengaturan dan pengawasan Aset Keuangan Digital, termasuk Aset Kripto, dari Bappebti kepada OJK.

Pengakhiran masa transisi peralihan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pengakhiran Nota Kesepahaman antara kedua lembaga yang dilaksanakan di Ruang Pusat Inovasi OJK (OJK Infinity), Jakarta, Selasa.Nota Kesepahaman tersebut menandai keberhasilan proses peralihan yang telah dilaksanakan secara terkoordinasi dan kolaboratif antara OJK dan Bappebti.

Berita Acara Pengakhiran Nota Kesepahaman dimaksud merujuk pada Nota Kesepahaman antara OJK dan Bappebti Nomor NK-01/D.07/2025 dan Nomor HK.00.00.01/BAPPEBTI/NK/01/2025 tanggal 10 Januari 2025.

Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Bappebti Ivan Fithriyanto dan Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Djoko Kurnijanto.

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi serta Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya.

Hasan Fawzi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman ini menandai proses peralihan yang telah dilaksanakan secara terkoordinasi dan kolaboratif dengan baik antara OJK dan Bappebti.“Satu tahun perjalanan tim ini mewarnai bagaimana peralihan itu dapat kita lakukan dengan baik dan lancar,” ujar Hasan.

Selama masa peralihan, koordinasi pengaturan dan pengawasan Aset Keuangan Digital, termasuk aset kripto, telah dilaksanakan melalui pembentukan working group yang terdiri atas perwakilan OJK dan Bappebti.

Working group tersebut bertugas melakukan proses serah terima salinan dokumen dan/atau data terkait aset kripto yang telah diperoleh dan/atau dimiliki oleh Bappebti kepada OJK.

Dengan berakhirnya Nota Kesepahaman tersebut, koordinasi antara OJK dan Bappebti selanjutnya dilaksanakan dengan mengacu pada Nota Kesepahaman antara Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Nomor MoU-6/D.01/2021 dan Nomor 03/M-DAG/MoU/8/2021 tentang Penguatan Fungsi, Tugas, dan Kewenangan Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia tanggal 18 Agustus 2021.

Penutupan fase transisi ini menegaskan komitmen OJK dan Bappebti untuk terus bersinergi menjaga kesinambungan kebijakan serta memperkuat kolaborasi lintas otoritas.

Sinergi tersebut ditujukan untuk memastikan pelaksanaan pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital, termasuk aset kripto, berjalan secara efektif, tertib, dan aman, guna memberikan kepastian bagi pelaku usaha serta pelindungan bagi konsumen.( Chey)

Berita

INDONESIA ANTI-SCAM CENTRE BERHASIL KEMBALIKAN RP161 MILIAR DANA MASYARAKAT KORBAN SCAM

beritasumbernews.com -Jakarta, 21 Januari 2026. Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan Rp161 miliar yang merupakan dana dari 1.070 masyarakat korban scam/penipuan digitalyang berhasil diblokir IASC dari 14 bank yang digunakan pelaku kejahatan penipuan. Data merupakan catatan sejak IASC mulai beroperasi, 22 November 2024 hingga 12 Januari 2026.Penyerahan pengembalian dana korban scam secara simbolis digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai koordinator Satgas PASTI dan IASC di Jakarta, Rabu yang dihadiri Ketua Komisi XI RI Mokhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, pimpinan bank yang tergabung dalam IASC, Kepolisian RI, Kementerian Komdigi dan sejumlah korban scam.Friderica dalam kesempatan tersebut menyampaikan pengembalian dana korban scam ini merupakan bukti nyata kerja OJK bersama kementerian/lembaga dan industri perbankan untuk melindungi masyarakat.

“Pengembalian dana korban scam ini juga menjadi simbol nyata kehadiran negara untuk melindungi masyarakat dari kejahatan keuangan saat ini yang semakin kompleks,semakin inovatif, semakin unthinkable modus-modusnya,” kata Friderica.Kejahatan keuangan digital belakangan juga semakin masif dan melampaui lintas batas negara sehingga penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama.

Lanjutnya, berbagai modus scam dilakukan oleh pelaku seperti penipuan transaksi belanja, impersonation/fake call, penipuan investasi, penipuan kerja dan penipuan melalui media sosial. Selain itu, modus love scam juga menjadi modus yang sering dilakukan oleh pelaku di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Berbagai tantangan pun dihadapi dalam penanganan scam, seperti: adanya lonjakan jumlah pengaduan, lambatnya pelaporan disampaikan, perlunya peningkatan kecepatan pemblokiran, pelarian dana yang kompleks dan optimalisasi pengembalian dana.

Mahendra Siregar dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa upaya pengembalian dana korban scam merupakan bukti komitmen kuat OJK bersama kementerian/lembaga serta industri jasa keuangan dalam melindungi konsumen untuk meningkatkan kepercayaan kepada sektor jasa keuangan sehingga mampu berkontribusi pada pembangunan perekonomian nasional.

“Sinergi dan kolaborasi antarseluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam memerangi segala modus scam yang dilakukan pelaku.

Selain itu, ruang lingkup kejahatan dan berbagai aspek lainnya yang digunakan pelaku untuk melakukan kejahatan harus senantiasa diantisipasi bersama,” kata Mahendra. Lanjutnya, OJK juga mengapresiasi keberanian dan kesediaan korban scam untuk berbagi pengalaman.

Hal ini menjadi lesson learn bagi kita semua dan menjadi motivasi serta meningkatkan komitmen bersama dalam memerangi kejahatan keuangan digital dimaksud.Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada IASC jika menjadi korban kejahatan di sektor jasa keuangan. Semakin cepat laporan disampaikan, maka semakin besar pula jumlah pengembalian dana yang dapat dilakukan.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Komisi XI DPR RI Mokhamad Misbakhun menegaskan bahwa kejahatan penipuan di sektor jasa keuangan merupakan kejahatan serius dengan tingkat kompleksitas yang tinggi, sehingga penanganannya tidak dapat dilakukan secara parsial.“Ini bukan kejahatan biasa, ini white collar crime. Tipikal white collar crime itu modusnya canggih, teknisnya juga canggih.

”Lebih lanjut, Misbakhun menilai keberadaan dan langkah-langkah yang dilakukan OJK melalui IASC telah memberikan dampak nyata sekaligus menghadirkan optimisme baru bagi masyarakat dalam menghadapi maraknya kejahatan penipuan digital.“Dan saya yakin ini memberikan angin segar kepada masyarakat bahwa apa yang dilakukan oleh Indonesia Anti Scam Centre, Satgas PASTI ini, memberikan harapan,” kata Misbakhun.

Sejak berdiri pada 22 November 2024 s.d. 14 Januari 2026, IASC telah menerima pengaduan penipuan dari konsumen dan masyarakat sebanyak 432.637 aduan dengan total nilai kerugian mencapai Rp9,1 triliun.

Total keseluruhan dana yang berhasil diblokir oleh IASC senilai Rp436,88 miliar.Pelaporan terkait penipuan keuangan kepada IASC dapat dilakukan melalui website resmi IASC yaitu iasc.ojk.go.id.

Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan website mengatasnamakan Indonesia Anti-Scam Centre/IASC.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai terhadap pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan IASC. (Chey)

[instagram-feed]