Huamual,beritasumbernews.com,
Banjir yang melanda pemukiman warga dusun Laala, desa Lokki, kecamatan Huamual, kabupaten Seram Bagian Barat, ( SBB ) , Maluku tiada ada perhatian dan rasa empati wakil rakyat terhadap musibah yang terjadi dengan warganya.
Hal itu ditunjukan oleh 7 anggota DPRD SBB asal dapil Huamual yakni Rasid Lisaholit, Yanto Samanery, Salim Suneth, La Ode Masihu, Josan Kaisupy, Rahmat Basiha,dan Taher Bin Ahmad.
Yang mana rumah warga terendam banjir, selalu dihantui dengan rasa tidak aman saat datangnya hujan, namun rasa tidak nyaman itu tidak ada rasa peduli dan empati serta perhatian serius DPRD SBB khususnya ke tujuh aleg asal dapil Huamual.
Mungkin rasa empati mereka itu telah hilang dan mati terdahap apa yang dialami warga dusun Laala tersebut. Dengan mati dan hilangnya rasa empat itu, sehingga sampai dengan hari ini, tidak ada satu anggota DPRD SBB asal dapil Huamual hadir untuk menyapa dan melihat penderitaan warga yang terkena musibah banjir.
Disana ada banyak rumah warga yang terendam banjir. Ada pula anak kecil yang merasa kedinginan, namun lagi – lagi rasa empati itu tidak ada dimiliki tujuh anggota DPRD SBB dapil Huamual yang mana mereka merupakan representative dari warga Huamual secara umum.
Informasi yang dihimpun media ini, banjir merendam puluhan pemukiman warga dusun Laala, kurang lebih sebanyak 35 rumah yang terendam, Dan belum ada perhatian dari pemerintah daerah maupun DPRD SBB, khususnya tujuh wakil rakyat dari dapil Huamual.
Sampai saat ini belum ada perhatian dari pemda SBB, apalagi anggota DPRD asal Huamual belum ada, Sampai dengan hari ini belum ada satupun dari mereka yang datang untuk melihat warga dusun Laala yang terdampak bencana banjir.
Mungkin rasa empati mereka sudah tidak ada lagi buat warga dusun Laala yang saat ini menjadi korban banjir, lebih khusus warga yang rumahnya terendam banjir. ‘’ pungkas warga setempat.
Ditempat yang berbeda, Sekretaris dusun Laala saat dikonfirmasi media ini, mengatakan warga setempat dalam keadaan tidak aman, dan terus antisipasi adanya banjir susul apalagi dengan kondisi cuaca seperti ini.
‘’Warga tarus antisipasi, untuk warga yang rumahnya terendam banjir sudah kita evakuasi ke rumah sanak keluarg terdekat. Masih ada pula warga yang betah memilih menetap walaupun rumahnya sudah terendam banjir, namun barang – barang mereka sudah dievakuasi.’’ tandasnya.
Ditanya soal kehadiran 7 anggota DPRD dapil Huamual, kata Rumain, sampai dengan hari ini belum ada satu dari mereka yang datang untuk melihat warga kami yang rumahnya terendam banjir pasca banjir kemarin.
‘’Dari kemarin sampai hari ini belum ada satupun dari mereka yang hadir untuk melihat kondisi dusun Laala, serta rumah warga terendam banjir’’ akuinya. (tim)