Menampilkan: 91 - 100 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Pejalan Kaki Di Nania Meninggal Akibat Di Tabrak Mobil Zigra

Nania,beritasumbernews.com

Tepatnya di ruas Jln Wolter Monginsidi Desa Nania kec.Baguala kota Ambon tepatnya depan Kantor Damri telah terjadi laka lantas antara Mobil Zigra DE 192 XY dengan pejalan kaki.

Kata Kasi Humas Polresta Ambon Ipda. Moyo Utomo bahwa” Kejadian tabrakan tersebut terjadi sekitar pukul 08 : 30 Wit, pagi tadi mengakibatkan korban meninggal dunia. Senin 04/04/2022

Pejalan kaki yang menjadi korban tabrakan OO (69), sementara pengemudi mobil yang menabrak korban yakni” AFK (33).

Menurut Moyo” dari kronologis yang terjadi bahwa” Pejalan kaki menyebrang jalan dari arah diklat agama ke arah damri, tiba – tiba muncul mobil zigra dari arah waiheru tujuan passo langsung menabrak korban yang sementara masih di posisi di tengah jalan yang menyebabkan korban terjatuh sehingga langsung dibawa ke Rumah Sakit Otto Kuyk Passo untuk mendapatkan perawatan medis, namun beberapa jam kemudian korban meninggal dunia. Pungkas Moyo (Rdks)

Kecelakaan

Warga Galela Barat Meninggal Akibat Di Tikam Oleh Sahabatnya Dengan Parang

Galela,beritasumbernews.com,Satu warga Desa Samuda, Kecamatan Galela Barat, Kab.Halut, Provinsi Malut, meninggal saat hendak di bawa lari ke rumah sakit akibat di tikam dengan sebilah parang.

Korban meninggal DM (50) di tikam oleh YB (70) warga Desa Samuda, Kec.Galela Barat, insiden penikaman tersebut terjadi pada pukul 15 : 30 Wit sore kemarin. Minggu 03/04/2022

DM meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan ke rumah sakit Tobelo, dan informasi ini di terima Redaksi dari Kasi Humas Polres Halut Iptu.Kolombus. G, Sore tadi Via Whatsaap.

Menurut Kolombus” ada 4 saksi yang melihat insiden penikaman tersebut, yakni” IL, AP, HM, dan AP, masing – masing saksi adalah warga Samuda.

Kata Kolombus” menurut keterangan saksi sekitar pukul 13 : 00 Wit, YB (pelaku) dan DM (korban) sedang duduk bersama sambil mengkonsumsi miras di depan rumah anak korban HM (saksi).

Selang waktu yang tidak terlalu lama Toba – tiba korban dan pelaku terjadi adu mulut, dan akhirnya pelaku merasa tersinggung dengan ucapan korban yang berkata “Om ini pang aniaya”, sehingga pelaku pulang ke rumah mengambil sebilah parang.

Pada saat pelaku berjalan menuju rumah korban dengan membawah sebilah parang pelaku langsung berpapasan dengan korban sehingga kembali terjadi adu mulut, namun dilerai oleh IL (saksi) dan sempat diamankan sebilah parang tersebut oleh saksi IL.

Lanjut Kolombus” pelaku dan korban dibawah pulang ke rumah masing-masing, dalam perjalanan pelaku sempat berteriak “Kira cuma itu kita pe parang, masi ada lagi”. Sahut pelaku

Kata Kolombus lagi bahwa” Sesampai dirumah, pelaku mengambil sebilah parang yang kedua dan langsung menuju kerumah korban, sesampai dirumah korban pelaku langsung mengetuk pintu dan dibuka oleh istri korban EP (saksi).

Namun melihat pelaku memegang sebilah parang istri korban ketakutan dan langsung lari menuju pintu belakang dengan panik lalu meminta pertolongan kepada tetangga AP (saksi).

Selanjutnya istri korban dan saksi AP kembali ke rumah dan langsung masuk akan tetapi korban sudah tergeletak dilantai dengan luka di bagian dada, istri korban dan saksi AP langsung mengangkat korban untuk dilarikan ke rumah sakit namun masih dalam perjalanan korban sudah meninggal dunia.

Dari insiden penikaman tersebut pihak keluarga korban melaporkan insiden tersebut pada pihak Polres, ternyata korban dan pelaku tidak pernah ada terjadi ketidak cocokan, namun insiden tersebut terjadi akibat pelaku sedang di pengaruhi miras. Tutup Kolombus (Endy)

Kecelakaan

Polairud Polda Maluku Evakuasi Enam Penumpang Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Babi

Ambon,beritasumbernews.com

Aparat Polairud Polda Maluku dan tim SAR Pos Dobo, berhasil mengevakuasi 6 orang penumpang Kapal Motor (KM) Malagar Meranti yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Babi, Kabupaten Kepulauan Dobo, Minggu (3/4/2022).

Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Harun Rosyid, mengungkapkan, operasi SAR dilakukan setelah pihaknya mendapat kabar terjadinya kecelakaan kapal atau mati mesin di lokasi kejadian pada pukul 11.30 WIT.

“Kapal itu mengangkut 6 orang. Terdiri dari dewasa 4 orang dan balita 2 orang. Kapal mati mesin di perairan Pulau Babi,” kata Harun.

Kapal yang dinahkodai oleh Sani Goulap ini berangkat dari Desa Gomarmeti hendak menuju Dobo, ibukota Kabupaten Kepulauan Aru.

“Saat terjadi mati mesin, mengakibatkan kapal tersebut hanyut dibawa ombak,” jelasnya.

Setelah mendapat informasi kejadian yang membahayakan keselamatan manusia di laut, Polairud kemudian berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Kepulauan Aru dan SAR Dobo. Tim SAR gabungan kemudian berangkat menggunakan RIB milik SAR Pos Dobo.

“Tim SAR berangkat pukul 12.00 WIT. Dan pukul 13.20 WIT pada posisi 05°.57’.769’’ S – 134°.16’.288’’ E tim SAR berhasil menemukan KM. Melagar Meranti dan selanjutnya mengevakusi 4 orang penumpang ke RIB SAR untuk menuju Dobo,” katanya.

Dengan ditemukannya kapal dan mengevakuasi penumpang dengan selamat, maka operasi SAR dinyatakan selesai. (Rdks)

Kecelakaan

Hari Ke Enam Pencarian, Tenggelamnya Speedboat Di Perairan Pulau Teor Belum Di Temukan

SBT,beritasumbernews.com
Basarnas Ambon serta Unsur Gabungan kembali melanjutkan Ops SAR hari keenam terhadap tenggelamnya speed boat di perairan Pulau teor.

Sejak pukul 8 pagi, bertindak sebagai SRU 1 yakni KN SAR Abimanyu bertolak dari Dermaga PPN Tual menuju sisi selatan area pencarian dengan jarak kira – kira 136 Nm.

Disusul SRU 2 yakni Unsur Gabungan KP Paus PSDKP Tual, KRI TNI AL, Polairud, dan longboat nelayan bergerak menuju arah utara area pencarian dengan jarak kira – kira 84 Nm.

Pencarian dilakukan Tim SAR Gabungan pada sisi Utara dan Selatan hingga sore hari pukul 6 sore namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Selain itu, berita musibah ini juga sudah di mapelkan Basarnas Ambon sejak hari pertama Ops SAR kepada Stasiun Radio Pantai/SROP guna menginfokan kepada seluruh Kapal-kapal yang melintasi area kejadian bila menemukan tanda-tanda keberadaan korban untuk segera melakukan tindakan evakuasi terhadap korban.

Ops SAR H.7 akan dilanjutkan esok pagi tanggal 30 Maret pukul 8 pagi.

Diketahui, Speed boat naas tersebut membawa 13 orang penumpang bertolak dari Desa Tanah Baru Kecamatan Kesui hendak menuju Kecamatan Teor Kabupaten Seram Bagian Timur.

Namun ditengah perjalanan tepatnya diantara Perairan Pulau Bam dan Pulau Teor, speed dihantam gelombang tinggi seketika terbalik dan tenggelam.

Dilaporkan dalam musibah ini 5 orang berhasil selamat sementara 8 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Cuaca yang di tempuh saat pencarian, Hujan Sedang
Angin Barat Daya – Barat Laut, 2 – 15 Knots, dengan Tinggi Gelombang 0.5 – 1.25 M

Unsur yang terlibat, Rescuer Basarnas Ambon 3 Orang, Rescuer Pos SAR Tual 3 Orang, ABK KN SAR Abimanyu 12 orang, PSDKP Tual 4 Orang, ABK KP PAUS PSDKP TUAL 16 Orang Syahbandar Kesui 6 Orang, Polsek Kesui 3 Orang
Babinsa Kesui 1 Orang, dan Masyarakat Setempat 5 Orang.

Alut yang di gunakan itu yakni” KN SAR Abimanyu 1 Unit, KP PAUS PSDKP Tual 1 Unit, KRI TNI AL 1 Unit, Long Boat Nelayan : 3 Unit. (Rdks)

Kecelakaan

Longboat Bocor, Nyaris Tenggelam, Berhasil Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Namlea,beritasumbernews.com

Kantor SAR Ambon kembali menerima informasi dari Korpos Namlea Bahwa telah terjadi Kecelakaan kapal terhadap 1 loang boat tujuan Namlea pulau Buru bermuatan 2 orang mengalami kebocoran dan hampir tenggelam di sekitar perairan Manipa.

Menerima Informasi tersebut pukul 18 : 16 Wit, Tim Sar Pos Namlea beserta unsur potensi Sar lain bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses Evakuasi.

Informasi ini di terima Redaksi dari Humas Basarnas Ambon pagi ini, dijelaskan bahwa” Proses Evakuasi dilakukan dengan menggunakan RIB 02 milik Pos Sar Namlea.

Setibanya di lokasi kejadian Tim Sar Gabungan langsung mengevakuasi 2 orang tersebut dalam keadaan selamat serta melakukan pengawalan terhadap loang boat yang mengalami keretakan menuju pelabuhan namlea.

Dua korban tersebut adalah Firman Gazali Rupelu (35), Toni Lapan Dewa (23).

Kecelakaan

Upaya Pencarian Long Boad Yang Tenggelam Di SBT Belum Di Temukan

Ambon,beritasumbernews.com,Sejak pukul 8 pagi Basarnas Ambon dan Unsur Potensi SAR kembali melanjutkan Ops SAR terhadap tenggelamnya speed boat bermuatan 13 penumpang diperairan Pulau Teor Kab, SBT.

Pembagian 3 SRU tetap dilakukan guna memperluas area pencarian pada Ops SAR hari ke-empat. Bertindak sebagai SRU 1, KN SAR Abimanyu dan Tim Rescue Pos SAR Banda bergerak menuju arah selatan lokasi pencarian pada koordinat 5° 15′ 56″ S – 132°48′ 16″ E, dan Jarak kira – kira 133 Nm.

SRU 2 Terdiri dari KP Paus
PSDKP Tual, KRI TNI AL, dan Polairud bergerak menuju Utara area pencarian pada koordinat 5° 15′ 56″ S – 133° 40′ 28″ E, dan Jarak sekitar 40,80 Nm.

SRU 3 yakni KN KPLP dan Sea Rider Lanal Tual bergerak menuju arah Timur pencarian pada koordinat 4° 38′ 54″ S – 132° 48′ 16″ E, dan Jarak 133 Nm.

Selain itu, Basarnas Ambon berkoordinasi dengan Basarnas Timika untuk memapelkan Informasi kecelakaan ini guna nantinya melaksanakan Ops SAR bila area pencarian memasuki wilayah kerja Operasi Basarnas Timika.

Pencarian dilakukan seluruh SRU Gabungan hingga sore hari namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Ops SAR H.5 akan dilanjutkan kembali esok pagi senin 28 Maret pukul 8 pagi.

Menempuh Cuaca Hujan Ringan
Angin Barat – Barat Laut, 4 – 20 Knots, dengan Tinggi Gelombang 0,50 – 1,25 M

Unsur yang terlibat yakni” Rescuer Basarnas Ambon 3 orang, Rescuer Pos SAR Banda 5 orang, Rescuer Pos SAR Tual 3 orang, ABK KN SAR Abimanyu 12 orang. PSDKP Tual 4 orang, ABK KP Paus PSDKP Tual 16 orang, Syahbandar Kesui 1 orang, Polsek Kesui 1 orang, Babinsa 1 orang, Masyarakat setempat 5 orang.

Alut yang digunakan KN SAR Abimanyu 1 unit, KP Paus PSDKP Tual 1 unit, KRI TNI AL 1 unit, RIB Pos SAR Banda 1, Armada PLP Tual 1. (Rdks)

Kecelakaan

Anggota Koramil Baguala Meninggal, Akibat Di Tabrak Di Depan Koramil

Baguala,beritasumbernews.com
Tepatnya di ruas Jln.Laksdya Leo Wattimena Kota Ambon (tepatnya di depan kantor Koramil Baguala) telah terjadi laka lantas antara pengendara SMRD dengan pejalan kaki.

Insiden tersebut terjadi kemarin Jumat 25 Maret 2022, tepatnya sekitar pukul 22 : 20 Wit, yang akhirnya mengakibatkan anggota Koramil Baguala pagi tadi meninggal di rumah sakit Hative Passo, sekitar pukul 10 : 30 Wit pagi tadi. Sabtu 26/03/2022

Febrian Tarumere (21) pengendara sepeda motor yang dari kronologisnya datang dengan kecepatan tinggi dari arah Waiheru menuju Passo dan tepatnya di depan Koramil Baguala lansung menabrak anggota Koramil Baguala Sertu Basri (31) yang kebetulan hendak menyebrang jalan.

Dari kronologis yang di himpun Redaksi beritasumbernews.com sore tadi bahwa” saat mana anggota Koramil tersebut awalnya memandu Danramil.yang hendak keluar dari Koramil dengan mobilnya.

Usai memandu dan melihat kondisi jalan saat Danramil keluar dengan mobilnya, anggota Koramil tersebut lalu kemudian hendak menyeberang jalan ke arah depan Masjid dengan tujuan akan mengambil kendaraan roda duanya.

Naas, saat anggota tersebut hendak menyeberang jalan tiba – tiba datang dengan cepat kendaraan roda dua yang di kendarai oleh Febrian dan lansung menabrak anggota Koramil tersebut.

Akibat dari tabrakan tersebut anggota personil Koramil tersebut mengalami perdarahan pada telinganya, dan benturan pada kepala, sementara pengendara roda dua ikut terjatuh dan mengalami luka lecet pada bagian kaki kiri dan pipi kiri.

Dan akhirnya pagi tadi anggota Koramil tersebut meninggal di Rumah sakit Hative Passo. (Rdks)

Kecelakaan

Basarnas Ambon Kerahkan 3 SRU Ke Lokasi Speedboat Yang Tenggelam Di Pulau Teor

SBT,beritasumbernews.com,Hari ke dua pencarian tim SAR pada Speedboat yang tenggelam di Pulau Teor Kab.SBT, Basarnas Ambon mengerahkan 3 SRU ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian.

3 SRU dikerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Ops SAR terhadap speed boat berpenumpang 13 orang tersebut yang tenggelam di perairan antara Pulau Baam dan Pulau Teor, Kab.SBT. Jumat 25/03/2022

Searching sekaligus pemantauan udara dari SRU 1 yang menggunakan Pesawat ATR 42-300 PK-YRE PSDKP Tual dengan rute Pulau-pulau kei dan Pulau Teor.

Dari data pesawat ATR tersebut didapati ketinggian jelajah 300 M, kecepatan 150 Knots, Visibility 1 Km, dan Luas area pencarian kurang lebih 3.500 Nm m² dengan hasil belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Sementara KP Paus PSDKP Tual yang melaksanakan Pencarian dengan luas area sekitar 4,977 Nm m² di perairan Pulau Teor dan Pulau Uran juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Demikian pula hingga sore hari, SRU 3 yakni KN SAR ABIMANYU yang melaksanakan Ops SAR di perairan Pulau Teor Kab, Seram Bagian Timur juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Sementara itu, dari Pulau Kesui Kab, SBT melalui koordinasi dengan Basarnas Ambon tiga longboat serta Unsur Potensi SAR yang terdiri dari TNI/Polri dan Masyarakat dikerahkan guna melakukan Pencarian disekitar lokasi kejadian.

Tiga longboat tersebut berhasil menjangkau Perairan Pulau Teor, Perairan Pulau Urang, dan Perairan Pulau Kaimer. Namun hingga pukul 18 : 20 Wit pencarian dari Unsur SAR Gabungan dari Pulau Kesui belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Dalam pencarian tim SAR gabungan tersebut cuaca yang di tempuh Hujan Petir, Angin Barat Laut, 5 – 20 Knots, dengan Tinggi Gelombang : 1,25 – 2,50 M

Unsur yang terlibat yakni” Tim Rescue Pos SAR Tual 3 personil, ABK KN SAR ABIMANYU 12 orang,
PSDKP Tual 4 orang, dan ABK KP. PAUS PSDKP Tual 16 orang, serta
Crew Pesawat ATR 42.300 PK-YRE PSDKP Tual 7 orang, TNI AU 1 orang, tambah Masyarakat 5 orang.

Alut yang digunakan itu KN SAR ABIMANYU 1 Unit, KP PAUS PSDKP Tual 1 Unit, Pesawat ATR PK-YRE PSDKP Tual 1 Unit, Long boat Nelayan 3 Unit. (Rdks)

Kecelakaan

Dua Pengendara Tertindis Pohon Saat Tumbang Akibat Angin Kencang

Ambon,beritasumbernews.com
Tepatnya di Jln.Jendral Sudirman Tepatnya Di Depan Cafe Red Stone Telah Terjadi Pohon Tumbang Yang Menimpah 2 (dua) Pengendara sepeda motor, sekitar pukul 09 : 45 Wit pagi tadi. Rabu 23/03/2022

Dua pengendara yang tertimpa pohon Tumbang tersebut yakni” Alwin La Tua (28) yang menggunakan kendaraan Merk Supra dengan No DE 3759 AK.

Sementara pengendara yang satunya lagi yakni” Stevan Ardillo.T. Jan (29) dengan menggunakan kendaraan roda dua Merk Honda GT 150 Dengan Nopol DE 4001 NV.

Dari kronologis yang di sampaikan oleh Kasi Humas Polresta Ambon Ipda. Moyo Utomo kepada media siang tadi bahwa” Menurut Keterangan korban 1 Menjelaskan bahwa korban berboncengan dengan istrinya dan anaknya dalam perjalanan tepatnya di turunan Jl. Jendral Sudirman (TKP) di depan cafe Red Stone korban Sempat melihat pohon yang berada tepat di depan cafe Red Stone perlahan tumbang, namun korban tidak sempat untuk menghindar dan korban pun tertimpa pohon bersama istri dan anaknya. Ungkap Moyo

Kata Moyo” Sedangkan untuk korban ke 2 saat ini masi mendapatkan perawatan di RS Siloam di ruangan Radiologi dan belum bisa di mintai keterangan.

Sementara pada Korban 1 Alwin La Tua Mengalami luka Lecet di bawa mata kanan, luka Lecet di hidung, luka Lecet di dahi dan merasa sakit di bagian pinggang dan sesak nafas. (Masih dalam Perawatan di RSB). Ujar Moyo  (Rdks)

Kecelakaan

Laka Lantas Di Liang, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Liang,beritasumbernews.com
Tepatnya di Jln.Negeri Liang, Kec.Salahutu, Kab.Malteng, terjadi kecelakaan lalu lintas antara dua kendaraan roda dua yang mengakibatkan luka robek pada pengendara di bawa umur.

Informasi tersebut di dapat dari Kasi Humas Polresta Ambon Ipda.Moyo Utami menjelaskan kemarin bahwa” sekitar pukul 14 : 40 Wit pada Sabtu 19 Maret 2022 terjadi kecelakaan lalu lintas antara kendaraan roda dua honda revo DE 5994 ND dengan pengendara Fandro Bangun (16).

Sementara pengendara honda scupi DE 4045 NO Umar Mony (46), yang mana dari kronologis kejadiannya Fandri Bangun bekerja sebagai pegawai koprasi jaya perkasa yang beralamat batu meja sirimau Ambon, terpaksa dari kecelakaan tersebut mengalami
luka robek pada kaki kanan dan luka robek pada tangan kanan.

Kata Moyo” sesuai keterangan saksi Ferdi Bangun (24) yang juga adalah rekan korban sama – sama bekerja pada koperasi yang sama menjelaskan bahwa” Pada saat SMRD merek honda revo no.pol DE yg dikendarai oleh Fandro bangun bergerak dari arah morella hendak menuju arah liang sesampai di TKP dari arah berlawanan melaju SMRD merek honda yg dikendarai oleh Umar Mony dan tabrakan pun tak terhindarkan.

Akibat dari kejadian tersebut kedua pengendara mengalami luka-luka kemudian dibawa ke RSUD Tulehu guna mendapat perawatan medis namun pengendara Umar Mony meninggal dunia. Pungkas Moyo
(Rdks)

 

[instagram-feed]