Galela,beritasumbernews.com,Satu warga Desa Samuda, Kecamatan Galela Barat, Kab.Halut, Provinsi Malut, meninggal saat hendak di bawa lari ke rumah sakit akibat di tikam dengan sebilah parang.
Korban meninggal DM (50) di tikam oleh YB (70) warga Desa Samuda, Kec.Galela Barat, insiden penikaman tersebut terjadi pada pukul 15 : 30 Wit sore kemarin. Minggu 03/04/2022
DM meninggal dunia saat sedang dalam perjalanan ke rumah sakit Tobelo, dan informasi ini di terima Redaksi dari Kasi Humas Polres Halut Iptu.Kolombus. G, Sore tadi Via Whatsaap.
Menurut Kolombus” ada 4 saksi yang melihat insiden penikaman tersebut, yakni” IL, AP, HM, dan AP, masing – masing saksi adalah warga Samuda.
Kata Kolombus” menurut keterangan saksi sekitar pukul 13 : 00 Wit, YB (pelaku) dan DM (korban) sedang duduk bersama sambil mengkonsumsi miras di depan rumah anak korban HM (saksi).
Selang waktu yang tidak terlalu lama Toba – tiba korban dan pelaku terjadi adu mulut, dan akhirnya pelaku merasa tersinggung dengan ucapan korban yang berkata “Om ini pang aniaya”, sehingga pelaku pulang ke rumah mengambil sebilah parang.
Pada saat pelaku berjalan menuju rumah korban dengan membawah sebilah parang pelaku langsung berpapasan dengan korban sehingga kembali terjadi adu mulut, namun dilerai oleh IL (saksi) dan sempat diamankan sebilah parang tersebut oleh saksi IL.
Lanjut Kolombus” pelaku dan korban dibawah pulang ke rumah masing-masing, dalam perjalanan pelaku sempat berteriak “Kira cuma itu kita pe parang, masi ada lagi”. Sahut pelaku
Kata Kolombus lagi bahwa” Sesampai dirumah, pelaku mengambil sebilah parang yang kedua dan langsung menuju kerumah korban, sesampai dirumah korban pelaku langsung mengetuk pintu dan dibuka oleh istri korban EP (saksi).
Namun melihat pelaku memegang sebilah parang istri korban ketakutan dan langsung lari menuju pintu belakang dengan panik lalu meminta pertolongan kepada tetangga AP (saksi).
Selanjutnya istri korban dan saksi AP kembali ke rumah dan langsung masuk akan tetapi korban sudah tergeletak dilantai dengan luka di bagian dada, istri korban dan saksi AP langsung mengangkat korban untuk dilarikan ke rumah sakit namun masih dalam perjalanan korban sudah meninggal dunia.
Dari insiden penikaman tersebut pihak keluarga korban melaporkan insiden tersebut pada pihak Polres, ternyata korban dan pelaku tidak pernah ada terjadi ketidak cocokan, namun insiden tersebut terjadi akibat pelaku sedang di pengaruhi miras. Tutup Kolombus (Endy)