Menampilkan: 161 - 165 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Tabrakan Maut Di Loloda Akibatnya RW Meninggal Dunia

Loloda,beritasumbernews.com
Akibat kurang hati hati dan lalai sehingga melaju dengan kecepatan tinggi akhirnya terjadi kecelakaan maut dan berujung pada kematian.

Satu kecelakaan maut terjadi di Desa Posi Posi, Kec.Loloda, Kab Halut, antara satu kendaraan roda dua Zusuki Satria FU DG 6160 E, dengan 1 (satu) Unit Mobil Isuzu Panther Pick Up DG 8063 NA. Kamis 29/07/2021

Informasi tabrakan maut yang terjadi itu, berhasil di kumpulkan media ini kemarin atas informasi yang berkembang dari sumber yang jelas bahwa” pengendara kendaraan roda dua RW (22) yang tidak menggunakan Helm,tidak juga miliki SIM, dan tidak memiliki STNK motor mengendarai Sepeda motor Suzuki Satria melaju dari arah Selatan menuju kearah Utara atau dari Desa Bobisingo dengan tujuan ke Desa Pocao untuk menonton pertandingan sepak bola piala cup. Pocao.

Menurut sumber RL (22) status Mahasiswa, namun sesampainya di lokasi kejadian Desa Posi-posi tepatnya naik tanjakan tikungan tanjung perang Posi-posi datang dari arah Utara menuju ke arah Selatan mobil Isuzu Panther Pick Up yang di kemudikan oleh saudara JN (50) dengan kecepatan tinggi sehigga terjadi tabrakan.

Akibat dari Kecelakaan tersebut sehingga pengendara sepeda mengalami luka pada bagian wajah, kedua kaki dan luka robek di paha serta benturan di kepala, dan akhirnya pengendara roda dua tersebut meninggal dunia. (Endy-21)

Kecelakaan

Sempat Hilang Kontak Warga Titawai Di Temukan Selamat

Titawai,beritasumbernews.com

Satu Warga Titawai yang sempat di kabarkan hilang kontak saat melaut mencari ikan sebagai nelayan kini berhasil di temukan selamat oleh Tim SAR Gabungan.

Dalam Rilis yang di sampaikan oleh Basarnas Ambon pada media ini menyampaikan bahwa” Ops SAR H.2 terhadap 1 orang Warga Desa Titawaai Pulau Nusalaut Allhamdulilah menuai hasil maksimal.

Sejak pukul 07 : 30 WIT dengan membagi 3 SRU Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap Pria 55 tahun tersebut.

Pencarian yang berfokus ke arah Barat dan Barat Daya ini sebelumnya hingga pukul 13 : 00 WIT belum mendapatkan hasil yang maksimal.

Pencarian di lanjutkan kembali hingga Pukul 14 : 33 WIT, Tim mendapat informasi dari Teis Siaila (Kel.Korban) melaporkan bahwa korban a.n Dominggus Siaila berhasil ditemukan oleh Masyarakat Nelayan pukul 12 :26 WIT sekitar 10 NM di Perairan Laut Haya dan dievakuasi ke Dusun Sapulesi Negri Tehoru (Kab.Maluku Tengah) dalam keadaan Selamat namun lemas.

Sebelumnya diketahui, korban pergi melaut menggunakan Perahu Katinting di sekitar Perairan Pulau Nusalaut dari tanggal 17 Juli
pukul 08 : 00 WIT dan rencana kembali pada pukul 14 : 00 WIT, Namun naas hingga OPS SAR H.1 dilaksanakan korban tak kunjung kembali.

Upaya pencarian pun sudah dilakukan Keluarga Korban namun nihil hasilnya.

Kini korban sudah di temukan dan bisa kembali pada sanak saudara dan keluarga dalam keadaan selamat, Unsur SAR yang terlibat yakni” Tim Rescue Kansar Ambon,
Polairud Polda Maluku dan
Masyarakat sekitar.

Alut yang digunakan saat mencari korban RIB 01 Kansar Ambon 1 Unit KP Elang Laut Polairud Polda Maluku 1 Unit, KP Murai Polairud Polda Maluku 1 Unit, Longboat masyarakat : 5 Unit

Dengan ditemukan nya korban dalam kondisi selamat, maka Ops SAR dinyatakan selesai dan ditutup seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih. ( Veja)

Kecelakaan

Tujuh Penumpang Berhasil Di Selamatkan, Saat Kapal Penumpang Sempat Mati Mesin Di Perairan Laut Kei Besar

Tual,beritasumbernews.com

Tujuh orang penumpang yang menumpangi salah satu kapal penumpang yang hendak melayari perairan antara Kei Besar dan Kota Tual, di kabarkan sempat mati mesin.

Informasi di ketahui oleh Tim Rescue Pos SAR Tual, kemudian oleh Tim tersebut bersama Unsur Potensi SAR diberangkatkan menuju LKK guna melaksanakan OPS SAR.

Tak butuh waktu lama pencarian, dengan menggunakan KN SAR BHARATA Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Kapal tersebut dengan ke tujuh orang didalam nya dalam keadaan selamat.

Kapal tersebut berhasil di temukan pada koordinat 5°33,347′ S – 134°45,436′ E di antara Perairan Kei Besar dan Kota Tual. Ke 7 korban langsung dievakuasi menuju Kota Tual dengan KN SAR BHARATA. Pukul 0018 WIT, KN SAR BHARATA tiba dan sandar di pelabuhan PSDKP TUAL seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan langsung diserahkan kenapa pihak keluarga.

Adapun nama – nama korban yang berhasil di selamatkan tersebut yakni”
Menas Rahayaan (27), Otis Tayanan (31), Abe Tayanan (22), Stevi Tayanan (31), Radid Tayanan (4), Jastin Tayanan (8), Nataniel Tayanan (52).

Cuaca yang di tempuh Tim SAR saar melakukan upaya pertolongan pada ketujuh penumpang tersebut harus menghadapi cuaca Hujan Ringan,
Angin timur – tenggara 4-20 knot dengan Tinggal gelombang 2,5-4 M.

Serta Alut yang digunakan untuk mencari korban yakni”Rescue Car Type I
KN SAR BHARATA dan Unsur SAR yang terlibat Bakamla, Brimob Kota Tual, Polairud Kota Tual, dan Keluarga Korban.

Dengan ditemukannya Korban selamat, maka OPS SAR dinyatakan selesai/ditutup seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke Satuannya masing-masing dengan Ucapan Terimakasih.  (Rdks)

Kecelakaan

Itong Pardjer Sempat Hilang Kontak, Saat Di Temukan Sudah Meninggal

Dobo,beritasumbernews.com

Itong Pardjer, (35) di kabarkan sempat hilang kontak saat melaut dalam pekerjaan sebagai nelayan, berhasil di temukan oleh Tim SAR Pos SAR Dobo sudah tidak bernyawa.

Informasi ini di sampaikan oleh Basarnas Ambon Kamis (17/6/2021), Pardjer ditemukan 11 mil dari desa Tabarfane, Kabupaten Kepulauan Aru dengan titik Koordinat 6°6’32 70″ S – 133°57’100″T oleh Tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia dan dievakuasi.

Tim yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah Pardjer terdiri dari rescuer unit Siaga SAR Dobo sebanyak 4 orang. Camat Aru Selatan Utara, satu orang Polairud Dobo dan 2 orang personel Polsek Taberfane, 2 orang prajurit Koramil 1503 dan 2 orang staf BPBD Dobo serta 10 orang warga Aru.

Sementara peralatan yang di gunakan guna mencari korban tersebut yakni” Alat utama yang digunakan berupa truk, kemudian speedboat milik BPBD Dobo dan longboat milik Warga.

Cuaca saat di temukan korban oleh Tim SAR keadaan cuaca sedang hujan ringan, dan Angin berkecepatan 5 – 15 Knots sedangkan tinggi gelombang 0.5 – 1.25 M. (Rdks)

 

Kecelakaan

Gedung Asrama SPK Di Kudamati Hangus Di Lalap Si Jago Merah

Ambon,beritasumbernews.com

Di Kudamati, sekitar pukul 21 : 30 tadi tepatnya di jln. dr. Kayadie Kota Ambon yang mana telah terjadi insiden kebakaran pada Gedung Asrama milik SPK (Sekolah Perawat Kesehatan) Kudamati Ambon. Minggu 13/06/2021

Kasubag Humas Polresta Ambon dan PP.Lease Ipda.Isack Leitemia kepada media ini menjelaskan bahwa” insiden kebakaran tersebut terjadi yang mana sesuai keterangan saksi dari Bapak Yulius Regan (43), menjelaskan bahwa” awalnya saksi pada saat itu akan menjual BBM jenis premium enceran di depan jalan, namun sebelum menjual saksi mengukur takaran BBM tersebut didalam botol air mineral per 1 liter untuk di jajakan. Sebut Leitemia

Namun saat pengukuran BBM di botol air mineral tersebut datang Yosep Mancino dan saat itu juga ada BBM yang tertumpah di tanah, kemudian Yosep Mancino berkelakar dan mengatakan bahwa ” Beta Tes Bakar Ee” namun dilarang oleh Sdr saksi akan tetapi tidak dihiraukan oleh Yosep Mancino dan langsung mengutik Korek Api dan langsung api menjalar di sekitar TKP dan menghanguskan sekira 60 Liter BBM dan juga menghanguskan tempat sekitar. Ungkap Leitemia

Setelah melakukan perbuatan tersebut Yosep Mancino langsung melarikan diri dari TKP, sejumlah warga sekitar berusaha membantu memadamkan api yang dengan cepat menghanguskan lokasi sekitar, namun upaya Masyarakat itu gagal, sampai tiba mobil pemadam kebakaran.

Dari peristiwa kebakaran tersebut telah menghanguskan satu blok Gedung yang terdiri dari 2 lantai yang mana telah di tempati oleh warga.

Sementara Untuk lantai 1 ditempati oleh Keluarga Yulius Refan, Keluarga Ibu Joice Matatula dan Keluarga Bapak Noce Matatula, Untuk Lantai 2 di tempati oleh keluarga Cale Matatula

Kata Leitemia” untuk Jumlah kerugian dari peristiwa tersebut sekira Rp 150.000.000 yang mana kerugian material tersebut berupa perabotan rumah tangga dan 2 unit KR2 antara lain” KR2 Merk Mio Soul GT dengan No Pol DE 6061 AY, pemilik Naomi Noach.

Kemudian” KR2 Merk Kawasaki Ninja RR Pemilik Rommy Elkel, sedangkan Untuk korban jiwa Nihil.

Namun, tambah Leitemia,n pelaku pembakaran tersebut berhasil di amankan oleh personil anggota Polsek Nusaniwe. (Veja)

[instagram-feed]