Menampilkan: 151 - 160 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Si Jago Merah Menghanguskan Pabrik Roti Srijaya, Di Duga Puluhan Juta Ludes

Gosoma,beritasumbernews.com
Tampa di sadari api membakar sebagian besar bangunan Pabrik Roti Srijaya siang tadi sehingga membuat kepanikan semua orang sekitar dan juga karyawan pabrik.

Informasi ini di terima Redaksi beritasumbernews.com dari Kasubag Humas Polres Halut
Aiptu Hopni Saribu, S.H dalam Rilisnya yang di sampaikan kepada media menjelaskan bahwa” siang tadi itu, benar Pabrik Roti Srijaya di lalap si jago merah.

Sekitar Pukul 12 : 35 Wit di Desa Gosoma Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, telah terjadi kebakaran di salah satu Pabrik Roti Srijaya.

Dari informasi yang berhasil di kumpulkan bahwa pemilik Pabrik Roti Srijaya adalah Budiyono (42) yang mana lewat keterangan saksi yang juga adalah karyawan pabrik Andi Kurniawan (23), serta juga Lin Londongpudi (56) sebagai saksi juga.

Dari keterangan yang di sampaikan saksi bahwa” Awalnya api muncul dari tempat perebusan air, sehingga percikan apinya merembet sehingga terjadi kebakaran. Ungkap saksi

Lanjutnya” sehingga ketika terlihatnya percikan api, maka semua karyawan lansung bertindak dengan minyiram memakai air yang kebetulan ada di bagian  dalam pabrik tersebut. Tutur Saksi

Kemudian saksi lain juga mengatakan” Saya bersama keempat orang karyawan sementara melakukan aktifitas kerja, tanpa disadari kami melihat api sudah menyala, respon kami kemudian memadamkan api dengan cara menyiram secara manual

Mendengar kejadian tersebut, warga setempat juga membantu kami untuk sama – sama memadamkan api. Kata salah satu karyawan yang juga adalah saksi

Kemudian kata Saksi III” Waktu terjadi peristiwa kebakaran, pada saat itu Camat Tobelo semantara berada di rumah orang tuanya yang kebetulan berdekatan dengan lokasi kebakaran, sehingga Pa Camat kemudian menelepon Pamadam Kebakaran.

Dari hasil komunikasi Camat Tobelo itulah maka, dua unit Mobil Pemadam kebakaran di kerahkan oleh Kasatpol PP menuju lokasi kebakaran dan saat Mobil Damkar tiba di lokasi dan kemudian melakukan penyiraman sisa – sisa kebakaran di bagian belakang Pabrik.

Dari insiden tersebut tidak di dapati adanya korban jiwa namun kerugian materil kurang lebih mencapai puluhan juta rupiah.

Aksi Pemadaman kebakaran dilakukan oleh Anggota Damkar dan Anggota Dalmas, serta Berkat bantuan warga setempat dengan kerja sama yang baik maka api dapat dipadamkan. (Endy-21)

Kecelakaan

Akibat Menabrak Mobil Mitsubishi Dump Truck, IDS 35 Tahun Meninggal Di TKP

Tobelo,beritasumbernews.com
Sepeda motor Yamaha Fino DG 5935 LD, Warna Hitam melaju dengan kecepatan tinggi saat keluar dari tikungan pengendara sepeda motor Yamaha Fino keluar jalur ke kanan di sebabkan karena kecepatan tinggi sehingga terjadi tabrakan antara sepeda motor Yamaha Fino dengan mobil Dump Truck.

Hal ini di sampaikan oleh Kasubag Humas Polres Halut Aiptu Hopni Saribu, S.H via Whatsaap kepada media ini tadi malam bahwa” kejadian tersebut terjadi pada Rabu 01 September 2021 sekitar pukul 18 : 36 Wit sore kemarin, tepatnya di jalan Trans Halmahera Tobelo Sofifi Desa Paca Kecamatan Tobelo Selatan Kabupaten Halmahera Utara. Ungkap Kasubag

Lanjutnya” korban meninggal IDS saat mengendarai kendaraannya tidak memiliki STNK,SIM dan saat itu tidak menggunakan helm.

Pengemudi FB (36) mengemudikan mobil Dump Truck warnah kuning dengan muatan Batu melaju dari arah Utara menuju kearah Selatan atau dari Tobelo menuju ke Kao dengan kecepatan sekitar 60 Km/Jam saat sampai di jalan umum Desa Paca tepatnya masuk tikungan datang sepeda motor Yamaha Fino yang dikendarai IDS.

Saat IDS keluar dari tikungan pengendara sepeda motor Yamaha Fino keluar jalur ke kanan di sebabkan karena kecepatan tinggi sehingga terjadi tabrakan antara sepeda motor Yamaha Fino dengan mobil Dump Truck kemudian pengendara sepeda motor terseret oleh mobil Dump Truck dan tergialas oleh ban mobil depan bagian kanan.

Akibat dari Peristiwa Kecelakaan lalu lintas tersebut sehingga pengendara sepeda motor Yamaha Fino mengalami luka pada bagian wajah dan kedua kaki patah serta Meninggal Dunia di Tempat. Tutup Kasubag (Endy-21)

Kecelakaan

Laka Lantas Di Kao Akhirnya Satu Pengendara Meninggal

Kao,beritasumbernews.com
Kecelakaan lalulintas antara Sepeda motor Yamaha Mio Soul GT dengan Sepeda motor Honda Revo Fit yang mengakibatkan pengendara motor Yamaha Mio soul GT meninggal dunia

Dalam keterangannya Kasubag Humas Polres Halut Aiptu. Hopni Saribu, S.H kepada Redaksi beritasumbernews.com menjelaskan bahwa” Tepatnya di atas bahu jalan trans Halut tepatnya di Desa Kao Kec. Kao komplek pasar Kao telah terjadi kecelakaan lalulintas antara Sepeda motor Yamaha Mio Soul GT, warna putih, nomor polisi DB 3795 FA dengan Sepeda motor Honda Revo Fit warna hitam, nomor polisi DG 2142 MI yang mengakibatkan pengendara motor Yamaha Mio soul GT meninggal dunia. Ungkap Kasubag

Kata Kasubag” korban meninggal DB (24) asal Desa Gayok Kec.Malifut, sementara pengendara motor Honda Revo Fit Sofian SB (20) asal Desa Aketolo, Kec.Sahu Timur,Kab Halbar bersama boncengannya SSP (26).

Kata Kasubag” pengendara motor Honda Revo Fit Tidak mnggunakan Helm, sementara korban meninggal tidak menggunakan helm dan juga tidak memiliki SIM.

Menurut Kasubag” dalam kronologis kejadian sesuai keterangan saksi SB bahwa” saksi SB berbonceng dengan SSP (pemilik motor) dari arah barat menuju timur (Waringin lelewi -Kao), sesampai di bengkel Mas Bambang, SB menghentikan kendaraan di samping bahu jalan sebelah kanan lalu turun dan menuju bengkel dengan maksud memeriksa motor yang sementara di perbaiki.

Sesaat setelah saksi SB ke bengkel motor, kemudian SSP mengambil alih kendaraan dan memutar kendaraan dengan tujuan kembali ke desa Waringin lelewi (timur-barat).

Saat memutar kendaraan di atas bahu jalan (tidak melewati garis tengah), dari arah barat datang korban DB mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul GT dengan kecepatan tinggi, hilang kendali dengan posisi kendaraan sebelah kanan bahu jalan kemudian menyerempet kendaraan yang dikendarai SSP lalu korban DB membanting setir ke arah kiri bahu jalan hingga keluar jalur dan menabrak pagar tembok lalu jatuh terpental mengenai marka jalan.

Saksi SB dan 2 orang masyarakat lainnya mengangkat korban DB ke tempat duduk bengkel Mas Bambang, setelah itu Anggota Polsek Kao tiba di tempat kejadian perkara, lalu melakukan tindak penyelamatan dengan membawa korban DB ke Klinik utama Kao, menggunakan mobil pick up, Sedangkan SSP (pengendara motor Honda Revo Fit) tidak ada di TKP.

Setelah Tiba di klinik utama Kao, dilakukan pemeriksaan dan pengobatan oleh petugas medis dan dari hasil pemeriksaan tim medis/visum ditemukan Luka lecet di pinggang kiri sampai rusuk (akibat benturan), Benturan pada dada, Luka lecet di pinggang kiri dan tangan kanan, tampak pucat dan sesak nafas, pasien terpasang oksigen (O2), infus, tensi nadi tidak teraba, kesadaran menurun kemudian dinyatakan meninggal pada pukul 16.00 Wit, karena trauma dalam. Ungkap Kasubag

Pada saat anggota Polsek Kao mendatangi TKP, SSP (pengendara motor Honda Revo Fit) tidak ada di TKP, karena takut sehingga mengamankan diri di desa Waringin lelewi (rumah pacar).

Setelah lewat beberapa waktu kemudian anggota Polsek Kao menuju desa Waringin lelewi dan mendapatkan informasi bahwa SSP telah meninggalkan desa Waringin lelewi pada pukul 13.00 Wit menuju Kab. Halbar, dan setelah melakukan kordinasi dengan saudari Febri Bakari (pacar SSP), pada pukul 20.25 Wit, Kepala Desa Waringin lelewi Arkius Sumtaki, bersama saksi SB, Febri Bakari bersama Sofian Soni Paradi tiba di mapolsek Kao.

Untuk sementara Saat ini pengendara motor Honda Revo Fit saudara SSP sedang diamankan di Polsek Kao. Tutup Kasubag
(Endy-21)

Kecelakaan

Di Duga La Nane Jatuh Ke Laut Dari Perahu Katinting

Ambon,beritasumbernews.com

Sore tadi Kantor Basarnas Ambon menerima informasi yang di terima dari Andi Salah satu keluarga korban yang menyampaikan tentang terjatuhnya keluarganya La Nane (54).

Menurut informasi tersebut La Nane di duga terjatuh dari perahu Katinting saat melintasi laut sekitar perairan Pulau Kelang Kab.SBB. Minggu 29/08/2021

Informasi yang di terima oleh Kantor Basarnas Ambon bahwa sore tadi sekitar pukul 15 : 00 Wit atau jam 3 sore tadi informasi terkait terjatuhnya La Nene.

Saat mendapat informasi tersebut Tim Rescue Pos SAR Namlea di perintahkan bergerak menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Ops SAR pada titik koordinat 03° 13′ 27,13″ S – 127° 50′ 6,77″ E, Jarak -+ 48 NM dan Heading 90,19° arah Timur dari Pelabuhan Namlea.

Menggunakan RIB 03 Tim Rescue Pos SAR Namlea melaksanakan Pencarian disekitar titik koordinat jatuhnya korban, Hingga pukul 6 sore Pencarian belum menuai hasil yang maksimal, Tim memutuskan menghentikan sementara Pencarian dan akan dilanjutkan Ops SAR H.2 besok pagi Senin 30 Agustus 2021.

Ops SAR H.1 diselimuti Cuaca berawan, Angin Timur Tenggara berkecepatan 5 – 15 knots, dan rata-rata tinggi gelombang mencapai 0,5 – 1,25 M.

Unsur SAR yang terlibat diantaranya, Tim Rescue Pos SAR Namlea, Polairud Pulau Manipa, dan Nelayan setempat.

Dalam keterangannya Bapak Andi menjelaskan kepada Basarnas Ambon bahwa korban pergi melaut sejak tanggal 28 Agustus pukul 2 siang disekitar Perairan Desa Kawabi Jaya Pulau Kelang SBB (seram bagian barat), Namun pukul 4 sore perahu katinting milik korban ditemukan oleh nelayan lain ditengah laut namun naas korban tidak berada ditempat, Nelayan lain sempat melakukan Pencarian namun nihil hasilnya. (Rdks)

Kecelakaan

Sempat Hilang kontak saat melaut, Akhirnya Roroa Di Temukan Selamat

Ambon,beritasumbernews.com
Berangkat dari Desa Larat, Pria 36 tahun tersebut dilaporkan hilang kontak saat melaut di pertengahan Perairan Pulau Kei Besar dan Pulau Kei Kecil sekitar pukul 12 siang. Diperkirakan korban kembali dari melaut sekitar jam 5 sore namun hingga saat ini korban belum juga kembali, Tutur Rahmat Roroa kepada Koordinator Pos SAR Tual.

Mendengar informasi ini, pukul 0800 WIT dengan menggunakan KN Catamaran 507 BAKAMLA TUAL Tim Rescue Pos SAR Tual beserta Unsur Potensi SAR dikerahkan menuju LKK guna melaksanakan Ops SAR pada Koordinat 05°46.440′ S – 132°52, 387 E dan Heading 145° arah Tenggara dari Pos SAR Tual.

Beberapa jam Pencarian, Pukul 1030 WIT Tim SAR Gabungan mendapat informasi dari pihak keluarga bahwa korban berhasil ditemukan dan sudah dievakuasi ke Desa Larat dalam keadaan selamat.

Cuaca yang di tempuh saat hendak mencari korban yakni” Hujan Ringan, sementara Angin 4 – 15 Knot dan Tinggi Gelombang : 0,5 – 1,25 M.

Kemudian Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian korban yaitu”
Basarnas (Pos SAR Tual), BAKAMLA TUAL, Brimob Tual di bantu Masyarakat sekitar.

Saat hendak mencari korban Tim SAR menggunakan Alut yaitu”
KN Catamaran 507 BAKAMLA di bantu dengan Longboat masyarakat.

Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat maka Ops SAR dinyatakan selesai dan ditutup seluruh Unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih. (Rdks)

Kecelakaan

Hilang Kendali Akibat Miras, BK Akhirnya Meninggal Karena Laka Tunggal

Bori,beritasumbernews.com
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Bori merengut satu nyawa manusia yang mana adalah pengendara yang melaju akibat hilang kendali karena mengkonsumsi minuman keras.

Informasi berita ini di dapat dari pantauan media ini tadi di Bori yang mana berdasarkan informasi saksi bahwa korban BK melaju dengan kendaraannya yakni kendaraan roda dua Yamaha Vixion Warna Merah tanpa TNKB.

Menurut keterangan saksi JS (17), AM (41), dan JT (21) mengatakan bahwa”  peristiwa Kecelakaan Lalu Lintas (Tunggal) dimana sepeda motor Yamaha Vixion Warna Merah tanpa dilengkapi TNKB yang dikendarai oleh korban BK tersebut melaju dari arah Utara ke Selatan atau dari Tobelo menuju kearah Kao.

Kata saksi” sesampainya di dekat jembatan sungai Boeng Desa Bori Kec. Kao Utara, pengendara yang sudah dipengaruhi Minum Keras (MABUK) tidak dapat mengendalikan laju sepeda motor sehingga mengalami kecelakaan dan terjatuh diatas bahu jalan sebelah kiri arah Utara ke Selatan. Ungkap saksi

Akibat dari kecelakaan tersebut Pengendara Sepeda motor Yamaha Vixion Warna Merah BK tersebut mengalami benturan di bagian kepala dan Meninggal Dunia di TKP.
(Endy-21)

Kecelakaan

Satu Nelayan Hilang Di Banda Masih Di Cari Tim SAR Gabungan

Ambon,beritasumbernews.com
Sampai Ops SAR H.3 kemarin nasib Herson Launga belum diketui. Memasuki H.4 Ops SAR pukul 8 pagi Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap 1 orang nelayan asal Pulau Banda tersebut.

Pukul 0805 WIT, SRU 1 menggunakan RIB 07 melanjutkan pencarian dengan jarak -+ 70 NM dan Heading 271,65° arah Barat dari LKK.

Sementara SRU 2 menggunakan longboat pukul 0810 WIT melakukan penyisiran dengan jarak kurang lebih 24 NM dan Heading 272° arah Barat dari LKK. Penyisiran berfokus pada titik koordinat 4°44’20” S – 128°22’55” E dan 4°21’37” S – 128°22’55” E.

“Kami Berharap di hari keempat Ops SAR ini korban bisa segera di temukan dan dievakuasi. Untuk seluruh Tim yg bertugas di lapangan agar tetap berhati-hati dalam pelaksanaan Ops SAR hari ini dalam memperhatikan kondisi cuaca dan tinggi gelombang, mengingat akhir-akhir ini kita memasuki musim hujan dan gelombang tinggi.” Tandas Mustari Kepala Basarnas Ambon

Diketahui sebelumnya, Longboat/body bobo tersebut bermuatan 28 org berangkat dari Pulau Banda pada tgl 6 Agustus pukul 5 sore hendak menuju Fishing Ground di perairan Pulau Banda Kab, Maluku Tengah.

Setelah selesai melakukan aktifitas memancing, di perjalanan pulang longboat tersebut di hantam gelombang tinggi pada pukul 3 dini hari tgl 7 Agustus yg mengakibatkan longboat itu tenggelam.

Dalam musibah ini setidaknya 26 orang dilaporkan selamat, 1 orang a.n ( La Wole La Hangu ) meninggal dunia dan 1 orang a.n ( Herson Launga ) dinyatakan hilang.

Cuaca saat ini Hujan Ringan,
Angin Timur – Tenggara 2 – 15 knots
Tinggi Gelombang 1,25 – 2,5 M

Unsur SAR yang terlibat, Basarnas (Pos SAR Banda), Polsek Banda, Koramil Banda, Polairud Banda, Masyarakat sekitar. (Rdks)

Kecelakaan

Laka Tunggal Terjadi Di Desa Talaga Paca, Satu Warga Meninggal

Tobelo,beritasumbernews.com

Pagi tadi terjadi kecelakaan di sekitar jalan Desa dari Talaga Paca hendak menuju ke Desa Togoli, Kec.Tobelo Barat, Kab.Halut sekitar pukul 10 : 00 Wit.

Informasi ini berhasil di himpun Redaksi beritasumbernews.com.dari sumber yang jelas telah menyampaikan kepada media ini Via Whatsaap bahwa” 1 (satu) Unit Sepeda Motor Viar DG 2565 NM, Warna Hitam dengan pengendara JB (44), saat mengendara tidak gunakan Helm dan juga tidak memiliki SIM. Jelas Sumber

Menurut sumber Informasi di dapat dari saksi yang melihat kejadian saat berada di lokasi kejadian yakni” RP (40), AO (35), menjelaskan bahwa” JB mengendarai Sepeda motor Viar roda tiga dengan muatan sekitar 10 orang melaju dari arah desa Talaga Paca dengan tujuan ke Kebun Desa Togoli.

Dan saat hendak dalam perjalanan tepatnya masuk di jalan tani masuk kebun naik tanjakan Sepeda motor tidak mampu naik tanjakan kemuadian sepeda motor viar mundur dan terbalik. Ungkap Saksi

Dan menurut keterangan saksi” Akibat dari Peristiwa Kecelakaan lalu lintas tersebut sehingga penumpang yakni SG (47) Mengalami luka-luka dan Meninggal Dunia. (Endy-21)

Kecelakaan

Sempat Rusak Mesin Kapal Nelayan Bitung Nyaris Hilang Kontak

Tobelo,beritasumbernews.com
Kapal Nelayan Bitung KM. Britanic, GT.29 No 1360/kka dengan Jenis kapal HAND LINE, Pemilik Martha Thomas, Nakoda Kapal tersebut adalah Hermanses Patuwo, Kapal juga bermuatan Es 300 Balok, dengan jumlah ABK 15 orang.

Informasi musibah yang di alami oleh Kapal Kapal Nelayan Bitung KM. Britanic, GT.29 No 1360/kka di dapat dari salah satu ABK menelpon pemilik Kapal saat tiba – tiba mendapat Sinyal Jaringan dan dari pemilik kapal menghubungi sahbandar Tobelo dan dari Sahbandar menghubungi Basarnas Tobelo.

Dari informasi yang di terima itulah maka Kepala Basarnas Tobelo Rizal menggerakkan personilnya bergerak cepat menuju titik lokasi yang di kabarkan.

Kapal tersebut sesuai informasi kronologis yang mana mengalami kerusakan mesin di perairan laut Halmahera diseputaran pulau kakara kurang lebih 3 mil arah utara Tobelo kab. Halut.

Pada tanggal 23.07.2021 kapal KM. Britanic yang di Nakodai oleh Hermanses (41) bertolak Kema Sulawesi utara dengan tujuan perairan halmahera utara. pada tanggal 24 juli 2021 pukul 12.00 wit kapal mengalami kebocoran oli pada mesin sehingga mesin mengalami kerusakan pada saat itu juga KKM berusaha memperbaiki akan tetapi karna alat mesinnya yang sudah tidak bisa digunakan lagi yang diharuskan untuk menggantikan alat mesin tersebut selama kapal terombang ambing dilaut.

ABK selalu berusaha untuk melakukan panggilan bantuan lewat radio akan tetapi radio mengalami gangguan yang hanya bisa menerima panggilan tapi tidak bisa memanggil keluar,pada tanggal 02 agustus kapal hanyut mendekati pulau kakara dan mendapat sinyal dari HP sehingga ABK menelepon pemilik kapal dan dilaporkan ke sahbandar tobelo dan diteruskan laporannya ke Basarnas tobelo kemudian basarnas tobelo kordinasikan dengan Danposal Tobelo meminta bantuan untuk kordinasikan dengan kapal nelayan untuk memntai bantuan kapal Nelayan KM. Mega 805 menuju ke titik kapal yang dilaporkan mengalami kerusakan mesin tersebut.

Tim SAR sampai pada lokasi kapal KM. Britanic yang mengalami kerusakan mesin dan langsung mengefakuasi Kapal KM. Britanic dengan cara mengandeng dikapal KM. Mega 805 menuju pelabuhan perikanan Tobelo.

Tim SAR tiba dipelabuhan perikanan Tobelo dan Kapal KM. Britanic disandarkan diDermaga perikanan Tobelo utuk melakukan perbaikan mesin.

15 ABK yang ada pada kapal tersebut yakni” Hermanse. P, Rudi. S, Partikel. P, Raimon. T, Samuel. C, Rian coa, Novelio. S, Reynaldo, Stefanus lang, Hersen. R, Anto. S, Frangki. W, Ismael. P, Kres Saumana, Donald. T.    (Endy-21)

 

Kecelakaan

Long Boat Dengan Penumpang 5 Orang, Alami Kebocoran Di Perairan Buru

Buru,beritasumbernews.com
Satu buah Loan Boat yang di tumpangi 5 orang penumpang alami kebocoran pada Long Boat tersebut di sekitar perairan antara pulau Buru dan Pulau Manipa Kab. Buru.

Informasi tersebut di terima Basarnas Ambon dari Koorpos Namlea yang mendapat informasi dari salah satu keluarga korban yakni” Helmi Tiakoli menyampaikan bahwa” Long boat yang di tumpangi oleh 5 orang penumpang itu dengan Rute Namlea (Pulau Buru) tujuan Pulau Manipa mengalami kebocoran di sekitar perairan antara Pulau Buru dan Pulau Manipa dan sampai saat ini belum tiba di Pulau Manipa.

Dari informasi itulah maka Tim Rescue Pos SAR Namlea beserta Unsur Potensi SAR menggunakan RIB Pos SAR Namlea menuju lokasi pencarian pd Koordinat 3° 23.365’S – 127° 21.359’E, Jarak ± 21,6 NM dan Heading 120.9° arah Tenggara Dari Pelabuhan Namlea (Kab. Buru). Estimasi tiba di LKP PD TW. 0801 1245 WIT guna mencari Long Boat tersebut.

Kemudian di sampaikan ke lima penumpang tersebut yakni” Hindun tomiya, Man salise, Abubar silawane, Eli bugis, Sukarman Tomiya.

Cuaca yang di tempuh saat hendak Tim SAR gabungan mencari Long Boat tersebut Hujan Lokal, Angin : Timur – Tenggara, 5 – 20 Knots dengan Tinggi Gelombang : 0.5 – 1.25 M

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian yaitu” Tim Rescue Pos SAR Namlea sebanyak 5 orang, personil Polair Namlea 3 orang, Juga Keluarga korban 1 orang dan Masyarakat setempat ada 6 Orang.

Salut yang di gunakan guna mencari Long Boat tersebut, RIB Pos SAR Namlea 1 Unit, Long Boat Masyarakat 3 Unit. (Rdks)

 

[instagram-feed]