Menampilkan: 11 - 20 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Tim SAR Gabungan Cari Longboat Hilang di Namlea

Namlea,beritasumbernews.com,Personil KP.XVI-1008 Ditpolair Polda Maluku yang tergabung dalam Tim Sar Gabungan bersama Personil Basarnas Namlea dan Personil TNI AD Kodim 1506 Namlea yang dibantu oleh keluarga korban berupaya melakukan pencarian terhadap satu buah long boad berpenumpang 3 (tiga) Orang yang hilang karena kehabisan BBM, pada hari Selasa (23/05/2023).

Informasi awal hilangnya Long Boat yang dikemudikan oleh Korban Yano (35 thn) warga Desa Ilath-Namlea dan dua orang rekannya ini diterima sekitar pukul 06.00 Wit dari keluarga korban (Sahrul Ode) yang melaporkan bahwa sekitar pukul 12 00 wit Korban dari namlea kab, Pulau Buru menuju perairan Pulau Manipa Kab. SBB, membantu kakaknya yang mengalami kerusakan mesin, setelah membantu kakaknya korban sama-sama kembali menuju Namlea, namun di karenakan ombak kedua Long Boat terpisah.

Long Boat kaka korban sekitar pukul 15.00 wit tiba di namlea, sekitar pukul 17.00 Wit korban menelpon kakaknya untuk meminta bantuan dikarenakan kehabisan BBM, lokasi pada saat meminta bantuan, Long Boat korban sejajar dengan desa nametek kira – kira 15 Km.

Namun pada saat di cari oleh kakaknya korban tidak di temukan, sekitar pukul 20.00 wit korban menghubungi kakaknya untuk melaporkan posisinya ( dekat dengan rompong). Lokasi di duga pada koordinat 02 56’.88”S 127 08’08”E, bantuan dari kakaknya mencari korban pada lokasi tersebut tidak di temukan.

Menindaklanjuti Laporan tersebut Personil KP.XVI-1008 Ditpolair Polda Maluku yang tergabung dalam Tim Sar Gabungan bersama Personil Basarnas Namlea dan Personil TNI AD Kodim 1506 Namlea yang dibantu oleh keluarga korban pada pukul 08.30 Wit berupaya melakukan aksi pencarian korban. Rabu (24/05/2023)

Direktur Polairud Polda Maluku, Kombespol Handoyo Santoso S.IK, M.Si. mengatakan “Pagi ini Tim Sar Gabungan telah melakukan upaya pencarian terhadap 1 buah Long Boat yang hilang kontak akibat kehabisan BBM yang hilang diantara perairan Namlea dan Manipa sedangkan upaya pencarian tersebut menggunakan RIB Basarnas Namlea”

Lebih lanjut, Handoyo menambahkan“ Area pencarian dilakukan dengan menyisir perairan pulau Buano (SBB) dan sekitarnya tetapi sampai pukul Pukul 14.30 Wit Korban belum ditemukan.

Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara upaya pencarian dikarenakan pada saat proses pencarian di sekitar perairan antara pulau Manipa dan pulau Kelang, Salah satu mesin RIB Mengalami Trebel mesin untuk itu Tim SAR Gabungan mengambil inisiatif untuk kembali ke Namlea untuk melakukan perbaikan Mesin,agar Upaya pencarian dapat di lanjutkan pada esok hari”.

Selang beberapa saat setelah Tim Sar Gabungan Kembali ke Pelabuhan Namlea, Pers KP.XVI-1008 Mendapat informasi dari keluarga korban atas nama Bapa Sony (Mertua korban atas nama la onyong) yang mengatakan bahwa Mertua Korban telah mendapat kabar via telephon seluler langsung dari korban bahwa korban dan rekan-rekannya sudah berada di rumah masyarakat Desa Lifumatola, Kab Sanana, provinsi Maluku Utara.

Para korban di temukan oleh masyarakat nelayan Lifumatola di Perairan Lifumatola, para korban dan long boad dalam keadaan selamat sampai saat ini korban masih berada di Desa Lifumatola. (Tim/Red)

Kecelakaan

Laka Lantas Di Hunut, Honda Scoopy Terseret Sejauh 15 Meter

Hunut,beritasumbernews.com,Kecelakaan lalu lintas kininterjadi lagi, dan kali ini bertempat di jln.Syaranamual depannya Gereja Elim Desa Hunut, Kec. Teluk Ambon , kecelakaan terjadi antara Kr2 Honda Scoopy DE 6695 LK dengan Mobil Angkot Jurusan Hila DE 1147 LU.

Informasi ini di terima dari Kasi Humas Polresta Ambon Ipda. Janete. S. Luhukay kepada Wartawan di Ambon, menyampaikan” sekitar pukul 12 : 30 Wit siang tadi insiden kecelakaan tersebut terjadi. Rabu 24/05/2023

Menurut Luhukay” pengendara Kr2 Honda Scoopy DE 6695 LK Marcho Anthonio Ubleuw (19) pekerjaan sebagai tukang ojek yang adalah warga masyarakat Hunut.

Sementara Pengemudi Mobil Angkot Jurusan Hila DE 1147 LU, Abdul Kabir Payapo (22), warga Hila, Kec. Leihitu, Kab. Malteng.

Menurut Luhukay” dari kronologis kecelakaan yang di sampaikan bahwa” Yang mana pada awalnya Mobil Angkot Jurusan Hila DE 1147 LU dari arah pertigaan Hunut menuju JMP Poka.

Sesampainya di TKP Mobil Angkot Jurusan Hila DE 1147 LU masuk ke jalur berlawanan dan langsung menabrak Kr2 Honda Scoopy DE 6695 LK yang hendak menyeberang dari arah gereja Elim lama ke arah gereja elim baru dan posisi sudah berada di jalur arah gereja elim baru.

Akibat kecelakaan tersebut Kr2 Honda Scoopy DE 6695 LK terseret sekitar 15 meter dari TKP, dan sempat di larikan ke RS.Otokwik dan di rujuk ke RS.Bhayangkara guna mendapatkan penanganan medis. Ungkap Luhukay. (Veja)

Kecelakaan

Longboat Tenggelam, 7 orang Berhasil di Selamatkan

Saumlaki,beritasumbernews.com,Sekitar pukul 10.10 wit, Gleen Tehupuring Koordinator Pos SAR Saumlaki menerima informasi dari Angky Samangun melaporkan, pada pukul 08.16 wit sebuah longboat berpenumpang 7 orang dihantam gelombang dan tenggelam di sekitar perairan Tanjung jasi Kab, Kepulauan Tanimbar.

Pos SAR Saumlaki merespon cepat laporan laka laut tersebut dengan mengerahkan satu Tim Rescue menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR.

Pukul 10.30 wit, dengan menggunakan Kapal Patroli Polairud Saumlaki Tim SAR Gabungan bergerak menuju Tanjung jasi dengan jarak -+ 18Nm arah barat laut dari Pos SAR Saumlaki.

Empat jam perjalanan sekitar pukul 14.27 wit, Tim SAR Gabungan tiba dilokasi kejadian dan berhasil mengevakuasi ketujuh korban dengan selamat, Seluruh korban kemudian dibawa menuju Kota Saumlaki guna mendapatkan perawatan.

Menurut keterangan salah satu korban, “kami berangkat dari Pulau Sera menuju Kota Saumlaki, Namun ditengah perjalanan tepatnya di sekitar perairan Tanjung Jasi kami dihantam gelombang dan tenggelam, beruntung kami semua berhasil berenang ke pulau terdekat, Kami pun langsung mengabari keluarga untuk meminta pertolongan Basarnas untuk evakuasi.

Korban” Fransikus Layan (34),
Engelbertus (44), Yohanes longdar (48), Samon Samangun (34), Mateus Samangun (47), Thomas Lutur Mas (33), Agus Lanyabar (28).

Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, Seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Tim/Red)

Kecelakaan

Laka Tunggal Di Hukurila, Satu Mahasiswa UKIM Meninggal Dunia

Hukurila,beritasumbernews.com,Satu unit Mobil KR4 angkutan umum jurusan Kudamati, warna kuning, jenis Toyota Nopol DE 1608 OU, alami kecelakaan tunggal tepatnya pada ruas jalan utama turunan tanjakan Tugu Selamat Datang Negeri Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon.

Akibat dari insiden kecelakaan tersebut Sofia Samloy (19) salah satu Mahasiswa UKIM meninggal dalam insiden kecelakaan tersebut, pada pukul 14 : 50 Wit, sore tadi. Minggu 21/05/2023

Sopir yang mengendarai kendaraan tersebut yakni” Filip Israel Imlabla (22), mobil tersebut memuat sebanyak 18 penumpang yang adalah Mahasiswa UKIM Ambon.

Menurut keterangan saksi Jems Samloy (20), awalnya Saksi bersama teman – temannya mahasiswa UKIM mengunakan KR4 jenis penumpang jurusan Kudamati dari Kayu Tiga Kecamatan Sirimau Kota Ambon ke Pantai Negeri Hukurila yang melewati Ruas Jalan Jalur Batumeja Kecamatan Sirimau Kota Ambon untuk refreshing setelah selesai Ujian Semester.

Namun sangat di sayangkan saat tiba di Tanjakan Tugu Selamat Datang Negeri Hukurila, Korban yang pada saat itu duduk didepan dekat dengan Pengemudi KR4 tersebut mengatakan kepada Pengemudi KR4 bahwa “Ada Asap Dari Bawah Mobil Itu, Tolong berhenti lalu cek dulu”.

Kemudian Pengemudi KR4 tersebut menjawab kepada Saksi 1 bahwa “tidak ada apa – apa” Saat tiba di turunan Tugu Selamat Datang Negeri Hukurila Mobil Penumpang yang ditumpangi oleh Teman – teman mahasiswa UKIM tersebut melaju dan tidak bisa berhenti kemudian Saksi 1 melihat Pengemudi Penumpang tersebut membelokan Mobil Penumpang dengan cepat sehingga Mobil Penumpang tersebut terbalik.

Saat Saksi 1 keluar dari Mobil, Saksi 1 melihat Korban Sofia Samloy telah tertindis oleh Mobil Penumpang tersebut.

Berselang beberapa menit masyarakat di sekitar lokasi TKP berdatangan dan mengefakuasi para Korban (penumpang).

Sedangkan dari keterangan Saksi 2 Hesti Jangor (20), awalnya Saksi mengikuti teman – temannya yang merupakan mahasiswa UKIM pergi ke Pantai Negeri Hukurila untuk refreshing mengunakan KR4 Jenis Penumpang jurusan Kudamati yang melewati Ruas jalan Batumeja Kecamatan Sirimau ke Pantai Negeri Hukurila, saat di tanjakan ruas jalan Batumeja Mobil Penumpang yang ditumpangi dengan Teman – temannya sudah tidak kuat menaiki tanjakan dan sepanjang perjalanan ke Pantai Negeri Hukurila Saksi 2 yang duduk di dasar dalam Mobil penumpang tersebut mencium bau asap yang menyengat dari bawah mobil penumpang yang ditumpanginya tersebut.

Saat sampai diturunan Tugu Selamat Datang Negeri Hukurila Saksi 2 merasakan kecepatan Mobil Penumpang tersebut melaju dan merasakan secara tiba-tiba mobil penumpang tersebut oleng dan jatuh terbalik.

Saat Saksi 2 Keluar dari Mobil kemudian Saksi 2 melihat Korban Sofia Samloy sementara tertindih dari Mobil tersebut dan kemudian Saksi 2 berteriak meminta pertolongan dari masyarakat setempat.

Beberapa menit kemudian, masyarakat didaerah sekitar berdatangan untuk mengefakuasi para korban/penumpang.

Saat mengefakuasi Korban ke RS saksi melihat Korban Sofia Samloy sudah dalam tidak sadarkan diri dan mengeluarkan buih busa pada mulut korban.

Setelah tiba di RS. Otto Kwik Passo dan dilakukan tindakan Medis oleh Pihak Rumah Sakit, barulah Saksi 2 mengetahui bahwa Korban Sofia Samloy sudah tidak bernyawa lagi.

Menurut Keterangan Korban YUSNUS QUELJUW, (55) awalnya Korban dengan mahasiswa UKIM menaiki Mobil Penumpang jurusan Kudamati yang telah disewa oleh salah satu Mahasiswanya, saat menaiki Mobil Penumpang tersebut dari Talake Kecamatan Sirimau Kota Ambon Korban melihat bahwa ada 18 (delapan belas) mahasiswa yang menaiki mobil Penumpang tersebut.

Setelah menaiki Mobil Penumpang tersebut kemudian Korban melakukan perjalanan dengan mahasiswa UKIM tersebut ke Negeri Hukurila.

Saat dalam perjalanan yang melewati ruas Jalan Batumeja, Korban merasakan bahwa Mobil Penumpang yang dinaikknya sudah tidak mampu untuk menaiki tanjakan di dalam perjalanan, kemudian saat sampai di turunan Tugu Selamat datang Negeri Hukurila Korban mendengar dari salah satu Supir Mobil Penumpang jurusan Hukurila yang mengatakan bahwa “kawan e, oto baasap tu, stop Dolo lalu liat mobil tu Dolo”.

Mendengar hal tersebut kemudian Korban mengatakan kepada Pengemudi Mobil Penumpang yang ditumpanginya tersebut bahwa “pak sopir, stop dolo lalu lia mobil, akang baasap banyak tuj” akan tetapi jawaban dari Pengemudi tersebut bahwa “tidak ada apa – apa pak”.

Setelah selesai percakapan tersebut kemudian Mobil yang membawa para Mahasiswa UKIM dan Korban tiba di turunan Tugu Selamat datang di Negeri Hukurila seketika Korban merasakan dan melihat mobil melaju dan tidak terkendali oleh Pengemudi dan kemudian Mobil Oleng dan jatuh terbalik.

Para penumpang lain yang adalah Mahasiswa UKIM mengalami luka – luka San sementara di rawat pada Rawat Inap Puskesmas Hutumuri. (Tim)

Kecelakaan

Diduga Terjatuh Dari Dermaga, Anak 4 Tahun Dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

Ambonberitasumbernews.com,Sekitar pukul 07.42 WIT, Pos SAR Banda menerima informasi dari Bapak Muhammad, melaporkan telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia, anak berumur 4 tahun diduga terjatuh dari Dermaga Bongkar Muat Ikan Desa Nusantara Pulau Banda Kabupaten Maluku Tengah.

Mendengar informasi tersebut, pukul 08.00 WIT satu Tim Rescue Pos SAR Banda beserta Unsur Potensi SAR dikerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR pada koordinat 4° 31′ 47.52″ S – 129° 53′ 48.58″ E, jarak -+ 1,7 KM, dan Heading 240° arah Barat Daya dari Pos SAR Banda.

Pencarian pun dilakukan Tim SAR Gabungan sejauh sekitar 10 NM menggunakan RIB 07 dengan Heading 89° arah Timur dari lokasi kejadian. Pencarian terus dilakukan hingga pukul 17.00 WIT namun korban belum berhasil ditemukan. Upaya pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Ops SAR hari kedua besok pagi sabtu, 29 April 2023.

Korban terjatuh di ketahui bernama Onyong yang berusia masih 4 tahun.

Diketahui, kejadian bermula pada hari kamis tanggal 27/4 sekitar pukul 17.10 WIT, korban bersama ayahnya pergi memancing di Dermaga Bongkar Muat Ikan di Desa Nusantara Pulau Banda, Selanjutnya korban ditinggal sementara ketika ayahnya hendak pergi mengambil kunci.

Namun naas pada saat ayah korban kembali, korban tak terlihat disekitar Dermaga. Upaya pencarian pun sudah dilakukan keluarga dan masyarakat sekitar namun belum menuai hasil maksimal. (Rdks)

Kecelakaan

Di Nusaniwe, Unes Alami Kecelakaan Dan Meninggal Di Tempat

Nusaniwe,beritasumbernews.com,Tepatnya di Pantai Bintang Siang Dusun Eri RT 007/RW 002 , Negeri Nusaniwe ,Kec. Nusaniwe Kota Ambon, pagi tadi pukul 07 : 15 Wit, satu kendaraan roda dua alami kecelakaan. Sabtu 08/04/2023

Kecelakaan tersebut terjadi yang mana pengendara adalah masih berstatus pelajar yakni” Unes Oktofianus Lakburlawal (15), dengan mengendarai kendaraan Tipe Yamaha fino dengan No.Pol : B 4679 TRM.

Dari keterangan saksi Christian Salhuteru (42), menyampaikan bahwa” sekitar pukul 07.15 wit, Saksi yang pada saat itu sementara melakukan aktifitas pembersian Jalan (tukang sapu) di seputaran area Jalan Tuguh Ambon City Of Fish.

Dan ketika saksi berjalan menuju dinding jembatan, saksi langsung melihat sebuah motor vino berwarna Merah muda telah berada di bawa jembatan karena merasa curiga Saksi mengecek lokasi tersebut dan lansung melihat korban yang sudah tergeletak di dinding jembatan dalam kondisi tidak bergerak.

Setelah itu saksi meminta bantuan warga sekitar untuk melaporkan Kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Neg. Nusaniwe, guna mengevakuasi korban tersebut. Ucap Saksi (Rdks)

Kecelakaan

Terombang Ambing Akibat Mati Mesin, Longboat Dari SBB Berhasil Di Selamatkan Tim SAR Gabungan

Namlea,beritasumbernews.com,Alami kerusakan mesin dan hanyut, longboat berpenumpamg 8 orang, akhirnya berhasil di selamatkan Tim SAR Gabungan.

Sekitar pukul 14.10 wit, Pos SAR Namlea menerima informasi dari Ibu Yam melaporkan, longboat berpenumpang 8 orang mengalami kerusakan mesin, hanyut dan terombang ambing di sekitar perairan Pulau Suanggi Kabupaten Seram Bagian Barat.

Pos SAR Namlea merespon cepat laporan laka laut tersebut dengan mengerahkan Unsur Potensi SAR Gabungan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Ops SAR.

Ops SAR dengan Menggunakan speedboat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Buru, pukul 14.30 wit Tim SAR Gabungan bergerak menuju perairan Pulau Suanggi dengan jarak kurang lebih 10,66 Nm, Heading 118,59° arah Tenggara dari Pos SAR Namlea.

Dua jam pencarian, sekitar pukul 16.30 wit longboat naas tersebut berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan di sekitar perairan timur Pulau Buru.

Selanjutnya seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa menuju Kota Namlea.

Diketahui, Longboat bermuatan buah durian dan 8 orang penumpang tersebut, sempat hanyut dan terombang ambing selama beberapa jam sebelum berhasil di selamatkan Tim SAR Gabungan.

Longboat tersebut bertolak dari Pulau Manipa Kabupaten Seram Bagian Barat sekitar pukul 05.00 wit hendak menuju Kota Namlea Kabupaten Buru.

Namun sesampainya di perairan Pulau Suanggi sekitar pukul 07.09 wit longboat tersebut mengalami kerusakan mesin hingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Data korban yang berad pad Longbot tersebut yakni” Amir Mahu (70), Umar Mahu (40), Isra Mahu (40), Rasid Mahu (27), Randi Mahu (19), Nandar Mahu (17), Anas Mahu (16), Kalsum Wael (40).

Dengan ditemukannya korban, maka Ops SAR dinyatakan selesai atau ditutup, Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. (Tim)

Kecelakaan

Kecelakaan Lalulintas di Desa Waai, Andry Meninggal Dunia

Waai,beritasumbernews.com,Kecelakaan terjadi lagi di ruas jalan raya Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Sabtu (25/3/3).

Kecelakaan lalulintas tunggal yang terjadi sekira pukul 12.30 WIT mengakibatkan pengendara sepeda motor bernomor polisi DE 5739 NE meninggal dunia. Korban bernama Andry Manuputty.

Adry, pria berusia 39 tahun beralamat desa Waai, komplek Sektor Efrata Dua itu saat mengendarai sepeda motor tidak sendiri, Ia memboncengi istrinya, Dolvina Sohaly.

PS Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu Moyo Utomo, menyampaikan menurut keterangan saksi, Dolvina Sohaly dan suaminya, Andry Manuputty, dengan sepeda motor bergerak dari arah Desa Waai hendak menuju arah Desa Suli.

“Sesampainya di lokasi kejadian (TKP) dari keterangan saksi pengendara sempat berteriak kata “hayoo” kemudian kendaraan miring kekiri dan terjatuh kearah kiri jalan,” jelas Moyo.

Akibat dari kejadian tersebut, pengendara mengalami luka robek pada pelipis kiri dan luka lecet pada lutut kiri.” Korban dilarikan ke RSUD Tulehu tetapi dalam perjalanan korban meninggal dunia,” kata Moyo.

Moyo memastikan tindakan yang dilakukan kepolisian pasca kejadian, personil polsek Salahutu turun ke TKP, mengamankan barang bukti, mengecek kondisi korban di RSUD dr. Ishak Uamarela, Tulehu, Kordinas piket Laka Polresta Ambon.

“Menurut keterangan istri korban, sebelum terjadi kecelakaan korban sempat mengeluh tidak enak badan kepada istrinya,” demikian Moyo.(Red)

Kecelakaan

Tabrakan Di Amahusu Merenggut Satu Nyawa

Nusaniwe,beritasumbernews.com,Sore kemarin sekitar pukul 17 : 50 Wit, tepatnya di Jln. Amahusu, Kec. Nusaniwe Kota Ambon terjadi Lalu Lantas antara SMRD Honda Scopy No.Pol DE 3028 NO dengan SMRD Honda Revo Fit No.Pol DE 5728 NS.Selasa 21/03/2023

Akibat kecelakaan tersebut 3 Orang mengalami luka-luka dan 1 orang Meninggal Dunia, dengan identitas korban yakni” SMRD Honda Scopy No.Pol DE 3028 NO Gilberth Nahumury (22) seorang Mahasiswa, Yoseph Pniel Batuwael (21) juga Mahasiswa.

Dari kronologis yang berhasil di himpun Redaksi beritasumbernews.com bahwa” saat dimana kecelakaan terjadi korban di larikan ke rumah sakit dan belum dapat di pastikan siapa pengendara dari kedua pengendara yang berboncengan tersebut.

Hal tersebut di sampaikan Kasi Humas Polresta Ambon Iptu. Moyo Utomo bahwa” korban sampai saat ini belum sadarkan diri yakni” Gilberth Nahumury dan Yoseph Pniel Batuwael meninggal dunia di TKP, bahkan saksi yang melihat langsung pun belum di ketahui siapa. Ucap Moyo

Sementara Pengendara SMRD Honda Revo Fit No.Pol DE 5728 NS Solpianus Bormasa (18) seorang pelajar yang berboncengan dengan
Linda Porsisa (18) juga pelajar.

Menurut Moyo sesuai kronologis kejadiannya” Yang mana awal kejadian SMRD Honda Scopy bergerak dari arah Kota Ambon hendak Menuju ke Arah Latuhalat dan keduanya telah di pengaruhi minuman beralkohol.

Sedangkan Pengendara SMRD Honda Revo Fit dan Boncengan bergerak dengan kecepatan yang cukup tinggi dari arah berlawanan yakni dari arah Latuhalat hendak Menuju ke arah Kota Ambon dan pada saat itu Pengendara tersebut pun telah di pengaruhi minuman beralkohol Setibanya di TKP langsung terjadi Tabrakan.

Akibat dari kecelakaan ini ke dua pengendara dan ke dua Boncengan tersebut mengalami luka-luka Sehingga Langsung di larikan ke RSU Dr.M.Haulussy Kota Ambon untuk mendapatkan perwatan Medis Namun dalam perawatan Medis Yoseph Pniel Batuwael di nyatakan Telah Meninggal Dunia Oleh Dokter yang jaga pada saat itu. Tutur Moyo (Veja)

Kecelakaan

Akibat Tidak Gunakan Lampu Motor, Dua KR2 Di Tulehu Tabrakan

Tulehu,beritasumbernews.com,Bertempat di jalan raya Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Malteng, pad pukul 23 : 30 Sabtu kemarin, terjadi laka lantas antara KR2 tanpa TNKB dengan KR2 No Pol. DE 3150 NP. Sabtu 18/03/2023

Pengendara KR2 tanpa TNKB yakni” Yandri Rumuar (18), seorang pelajar SMA, saat tabrakan tersebut mengalami patah tulang dikaki kanan bagian lutut, sementara boncengannya Husen Ohorella (18) mengalami luka dibagian telapak kaki kanan.

Sedangkan pengendara KR2 Dengan No Pol. DE 3150 NPSamuel Devonti Latuheru (19) mengalami luka dikaki kanan, tangan kanan, pelipis kiri, keluar darah dari hidung.

Menurut Kasi Humas Polresta Ambil Iptu. Moyo Utomo dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon bahwa” dari kronologis yang terjadi yang mana di sampaikan oleh Husen Ohorella bahwa” kendaraan yang di kendarai oleh temannya Yandri itu tanpa lampu, yang bergerak dari arah Darussalam menuju mamokeng, dan sebelum tiba di TKP sempat ke kanan jalan guna mengisi BBM.

Usai isi BBM pengendara menjalankan kendaraannya ke arah kiri dan tiba di TKP, datang dari arah Wahai kendaraan yang di kendarai oleh Samuel dari arah yang berlawanan menuju Ambon, sangking lajunya tidak dapat di hindari lagi tabrakan pun terjadi.

Akibat tabrakan pengendara dan boncengan dari kedua kendaraan tersebut terjatuh dan mengalami luka – luka kemudian di larikan ke RSUD Tulehu, guna mendapat perawatan medis.

Namun sangat di sayangkan pengendara atas nama Yandri akan di rujuk lanjut ke RS. Laimena untuk mendapat penanganan lanjut. Tutup Moyo (Veja)

[instagram-feed]