Menampilkan: 1 - 10 dari 12 HASIL
Pendidikan

Kepala Sekolah SMAN 1 Ambon; Bukan Pergantian Tapi Penunjukan Oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan.

AMBONberitasumbernews.com Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku mendadak melakukan proses penggantian kepala sekolah SMA Negeri 1 SMANSA Ambon secara mendadak. Benar bahwa untuk menggantikan dan atau menempatkan seseorang menjadi pelaksana tugas (PLT) misalnya paling tidak melakukan dan atau melaksanakan konsultatif atau meminta pertimbangan dari mereka yang memenuhi syarat untuk digantikan dan atau yang berpengalaman.

Namun yang menjadi keheranan para guru di SMA Negeri 1 adalah proses penunjukan itu sendiri mengabaikan etika.

Bahkan boleh dibilang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku melalui pihak-pihak yang berkewenangan dinilai tidak memiliki Etika sama sekali. Pasalnya proses penunjukan itu, tanpa melalui surat pemberitahuan resmi kepada pihak sekolah. Entah tiba-tiba empat wakil kepala sekolah dipanggil ke dinas tanpa sepengetahuan kepala sekolah.

Padahal mantan kepala keberadaannya di sekolah, tapi dirinya samasekali tidak diberitahu tentang penunjukan pelaksana tugas kepala sekolah SMA Negeri 1 Ambon.

Proses penunjukan ibu Leonara Wemay dinilai sarat kepentingan. Entah kepentingan siapa dibalik semua itu hanya Tuhan saya yang Maha Mengetahui.

Setidaknya mekanisme proses penunjukan setidaknya dilalui dengan berbagai pertimbangan apakah orang yang ditunjuk sudah memenuhi persyaratan atau belum? Ini yang menimbulkan tandatanay besar dari para kalangan guru SMANSA Ambon.

Menempatkan dan atau menunjuk seseorang menjadi PLT setidaknya memiliki syarat tertentu; misalnya; pernah menjabat wakil kepala sekolah, menjadi guru penggerak,.tidak punya Nuks dan belum pernah ikuti keterampilan pelatihan guru. Kondisi yang dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku seakan mengabaikan syarat tersebut. Dan patut diduga menunjukan oleh dinas ada maksud terselubung dan punya kepentingan.

Mantan Kepsek SMA negeri 1 Ambon, Drs A.R Tahalele, M.Siengakuk adanya penumpukan PLT, ibu Leonara Wemay.
Penunjukan itu adalah kewenangan dinas tetapi satu hal yang sangat disesalkan adalah ibarat kapal selam yang tiba-tiba muncul dipermukaan.
“Saya ada di sekolah, tapi saya sendiri tidak ada pemberitahuan karena tidak ada surat resmi yang menyatakan bahwa ada penunjukan PLT, ini yang membingungkan saya, bagiamana proses penyerahan tanggungjawabnya, “tanya AR Tahalele ketika dihubungi Laskar Maluku.com melalui sambungan telepon, Jumat, (14/2/25) malam.

Penunjukan ibu Leonara Wemay bertepatan dengan hari kasih sayang, tetapi maksud baik dari dinas dinilai tidak punya tatakrama.

“Betul saya memang sudah pensiun, tatapi secara kelembagaan, melakukan penunjukan paling tidak harus meminta pertimbangan pihaknya atau para guru yang berkompeten, kalau sudah seperti itu harus ada surat resmi, ini tidak dilakukan samasekali tidak ada surat resmi. Padahal SMANSa inikan sekolah yang punya kapasitas, “ungkap Tahalele.

Menurutnya pihaknya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku mengundang empat wakil kepala sekolah hanya melalui telepon ini yang menjadi pertanyaan para guru. Lagian orang yang ditunjuk menjadi pelaksana tugas tidak punya kompeten pemenuhan syarat sebagaimana yang disebutkan.

Pelaksana tugas kepala dinas Ui Joisangdji belum berikan penjelasan apapun namun kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Yuspi Tuarita mengemukakan, daribdari sisi menejerial dan kepangkatan yang bersangkutan (ibu Leonara Wemay) dianggap mampu untuk melaksanakan tugas sebagai PLT.

“Untuk sman 1 Ambon bukan pergantian tapi penunjukan plt. kepsek karna kepsek sebelumnya pensiun, terkait dengan memenuhi syarat dan peruntukan? karena statusnya plt jadi dilihat dari sisi manajerial dan kepangkatan yang bersangkutan dianggap mampu untuk melaksanakan tugas sebagai plt sampai adanya seleksi atau penunjukan kepala sekolah definitif, “Ujar Yuspi Tuarita melalui WashAppnya. (Red).

Pendidikan

Polwan Polda Maluku Kembali Sosialisasi Bahaya Kasus Bullying dan Kekerasan Seksual di SD Xaverius Ambon

Ambonberitasumbernews.com Setelah kelas 1 – 2, Kepolisian Wanita Polda Maluku kembali memberikan sosialisasi tentang bahaya kasus bullying/perundungan dan kekerasan seksual kepada siswa-siswi di Sekolah Dasar (SD) Xaverius, Kota Ambon, Jumat (23/2/2024).

Kali ini, kegiatan sosialisasi tersebut dengan nama “Mangente Anak Sekolah” ini diberikan kepada siswa-siswi kelas 3 – 4 SD Xaverius Ambon.

Kegiatan edukasi ini dipimpin Ipda Siti Nur Asmain. Ia didampingi Bripka Mathelda Fransisca Kumdiman, Bripka Ninies Pangandahen, Brigpol Fanesya Soniya Nanlohy, Briptu Dian Novita Lestaluhu, dan Bripda Wiwit Adhita Praatiwi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 71 siswa siswi kelas 3 dan 4. Mereka didampingi Kepala Sekolah, Fransina Laiyan,S.Ag bersama 5 orang guru SD Xaverius Ambon.

“Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk menyikapi maraknya kasus bullying/perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah dan kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi guna penceghan terjadinya kasus-kasus tersebut terhadap anak,” kata ketua tim sosialisasi, Ipda Siti Nur Asmain.

Kegiatan yang dilaksanakan ini, kata Siti, merupakan penjabaran dari program Kapolda Maluku, yaitu “Basudara Manise”.

“Sosialisasi ini kami lakukan juga untuk menindaklanjuti permintaan kepala Sekolah SD Xaverius Ambon agar memberikan edukasi untuk pencegahan kasus kasus tersebut,” ungkapnya.

Berbagai sosialisasi dan edukasi diberikan kepada anak-anak tentang apa itu bullying/perundungan, jenis-jenis bullying, dampak bullying bagi korban, cara pencegahan, dan apa yang harus dilakukan apabila terjadi bullying.

“Kami juga memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah tentang upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual yang menimpa anak di bawah umur dengan cara memberikan pemahaman tentang bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang asing,” jelasnya.

Selain itu, juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga diri dari orang asing yang berusaha untuk melakukan kejahatan serta menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal.(chey)

Pendidikan

Guru – Guru Di SD 266 Dusun Maneo Tinggi Seram Utara Makan Gaji Buta, Tidak Pernah Hadir Di Sekolah

Seram Utaraberitasumbernews.com – Lembaga Pendidikan di Dusun Maneo Tinggi, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku, tepatnya pada SD Negeri 266 Maluku Tengah terlihat tidak pernah beraktifitas akibat Guru – guru malas bersekolah dan jarang terlihat di Kampung.

Hal ini di sampaikan oleh warga Dusun Maneo Tinggi Rode Halamury kepada awak media ini di kediaman-nya siang tadi, yang mana Halamury mengatakan” sudah 2 minggu ini anak – anak kami tidak perna kesekolah, Akibat tidak ada guru yang mengajar anak anak kami, bukan saja baru kali ini namun sudah bayak skali anak tidak beraktifitas sekolah. Ungkap Halamury

Di katakannya” Biasa yang mengajar anak kami ini hanya guru honorer yang berijasa SMA, Nason Halamury dan Dedy Halamury, sementara PNS jarang untuk mengajar anak kami, bahkan tiga sampai 6 bulan baru muncul sekali di sekolah adaa kalanya satu tahun baru muncul sekali, guru PNS dinilai selama ini hanya makan gaji buta namun tidak perna menjelankan tugasnya dengan baik di SD Negeri 266 Maluku Tengah. Beeber Halamury Kesal

Halamury menambahkan” sebenarnya anak kami ini pintar hanya saja tidak ada guru yang serius untuk mengajar anak – anak kami ini pada SD Negeri 266 Maluku Tengah, sayaa akan pindahkan anak saya beersekolah di Sekolah lain saja. Ucap Halamury

Sebab kami orang tua ingin anak kami agar tiap hari bisa bersekolah terus bukan seperti ini, kalau seperti ini maka generasi kedepannya tidak akan maju dan tidak berkembang seperti. Sebut Halamury

Mewakili Masyarakat Dusun Maneeo Tinggi, Halamury berpesan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Maaluku Tengah jangan tidur, di nilai kinerja Dinas Pendidikan buruk, karena tidak hiraukan lembaga pendidikan di daerah terpencil, tempatkan para Guru ASN yang hanya makan gaji buta. Pungkasnya  (Aldri)

Pendidikan

Pemerintah Neg. Soya Sambut Baik Dan Apresiasi Program PKBM Melati Kota Ambon

Soya,beritasumbernews.com,PKBM adalah wadah/fasilitator pertemuan antara kebutuhan dan sumber daya belajar, fasilitator belajar antara masyarakat yang berkebutuhan belajar dengan sumber daya belajar sehingga terjadi sebanyak mungkin terjadi peristiwa pembelajaran.

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Melati Kota Ambon terus menggelar kegiatan sosialisasi guna membantu pemerintah memberantas buta aksara, dan mengurangi pengangguran, serta membantu pemerintah dalam mengurangi angka putus sekolah.

Kali ini kegiatan sosialisasi PKBM Melati Kota Ambon terfokus ke Negeri Soya, yang di gelar siang tadi pukul 14 : 00 Wit, yang di hadiri Sekertaris Negeri Soya Melky Soplanit.

Usai kegiatan sosialisasi yang di gelar di ruang rapat Kantor Negeri Soya tersebut, Melky Soplanit yang di temui awak media ini menjelaskan” pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak PKBM Melati Kota ambon dalam program-nya yang positif.

Di jelaskan-nya Soplanit” kegiatan yang di lakukan PKBM Melati Kota Ambon ini sangat positif dan sangat bermanfaat kusus untuk masyarakat Negeri Soya, karena perlu di akui bahwa ada sebagian masyarakat yang memang karena faktor ekonomi dan hal – hal lain, sehingga bisa terjadi putus sekolah. Jelas Soplanit

Pasalnya” sehingga dengan adanya kerja sama pihak PKBM Melati Kota Ambon dengan pemerintah Soya ini di sambut baik oleh pemerintah Soya, sehingga dalam kegiatan sosialisasi tersebut pihak pemerintah Negeri Soya mengajak semua Ketua – ketua RT/RW se-Negeri Soya, tokoh masyarakat, tokoh Agama guna mengikuti kegiatan PKBM, sehingga mendapat penjelasan yang baik. Tutur Soplanit

Kata Soplanit” setelah mengikuti kegiatan sosialisasi dari pihak PKBM Melati Kota Ambon, maka sekembalinya RT/RW ke lingkungan domisili masing – masing, hal tersebut dapat di sosialisasikan kembali kepada warga masyarakat-nya. Ucap Soplanit

Di katakannya lagi” RT/RW sudah mendengar semua hasil sosialisasi dengan baik sehingga bisa dapat mendata warga – warga mana saja yang membutuhkan untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan paket A, paket B dan paket C. Pungkasnya (V374)

Pendidikan

Berantas Buta Aksara, PKBM Melati Kota Ambon Gandeng Pemerintah Neg. Soya Gelar Sosialisasi

Ambon,beritasumbernews.com,Dalam rangka memberantas anak putus sekolah di Kota Ambon, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Melati Kota Ambon terus melakukan kegiatan sosialisasi program PKBM kepada masyarakat.

Kali ini kegiatan sosialisasi program PKBM Melati Kota Ambon dilakukan di Negeri Soya, bertempat di ruang rapat Kantor Negeri Soya. Rabu, 01/11/2023

Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi RT/RW se-Negeri Soya, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa KKN UNPATTI Ambon.

Kegiatan sosialisasi di buka oleh Sekertaris Negeri Soya J.J. Melkiano Soplanit, S.E.

Dalam sambutannya Soplanit mengatakan PKBM Melati Kota Ambon bekerjasama dengan Pemerintah Negeri Soya dalam rangka untuk memberantas anak-anak putus sekolah, buta aksara, kebodohan dan kemiskinan.

Maka dari itu bagi anak-anak kita yang putus sekolah di tingkat SD, putus sekolah tingkat SMP, dan putus sekolah tingkat SMA, ini adalah kesempatan untuk bagaimana kita membantu anak-anak putus sekolah yang ada di lingkungan R.T/R.W masing-maing. Tutur Soplanit

Dalam kesempatan yang sama Ida Farida Tomasoa, S.H.,M.H. selaku Pengelola PKBM Melati Kota Ambon menjelaskan PKBM adalah wadah/fasilitator pertemuan antara kebutuhan dan sumber daya belajar, fasilitator belajar antara masyarakat yang berkebutuhan belajar dengan sumber daya belajar sehingga terjadi sebanyak mungkin terjadi peristiwa pembelajaran.

Tomasoa menambahkan Dasar Hukum PKBM adalah :

1. Undang – Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Peraturan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku No. 7 Tahun 2019

3. Permendikbud No. 81 Tahun 2013 tentang Pendirian Satuan Pendidikan Nonformal

4. Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan

5. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian.

PKBM memiliki Dasar Hukum yang jelas sehingga masyarakat jangan menganggap Ijazah lulusan PKBM itu tidak bisa di pakai karena itu pemahaman yang salah. Ungkap Tomasoa

Katanya” Ijazah lulusan PKBM bisa di pakai untuk lanjut ke Perguruan Tinggi, Tes TNI/POLRI, Tes Pramugari/Pramugara dan lain-lain. Terang Tomasoa

Lanjutnya, program-program yang diselenggarakan oleh PKBM Melati Kota Ambon yaitu Paket A setara SD, Paket B setara SMP dan Paket C setara SMA, Magang, Kursus dan Pelatihan, Gugus Depan (GUDEP), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Narkotika, Psikotropika, zat adiktif lainya (NAPZA), Eksploitasi Seksual Anak (ESA) dan Program Pemberdayaan Masyarakat lainnya. Jelas Tomasoa

Di akhir penjelasannya, Tomasoa mengajak R.T/R.W untuk sama-sama memberantas buta aksara, anak putus sekolah dan kemiskinan serta menyampaikan kepada masyarakat bahwa pendidikan itu sangat penting karena pendidikan itu sepanjang hayat (tidak mengenal usia). Tutupnya (V374)

Pendidikan

Kapolsek Nusaniwe Rutin Jalankan Program Kapolri” Polisi Ramah Anak Quick Wins Kapolri”

Nusaniwe,beritasumbernews.com,Kapolsek Nusaniwe Iptu. Johan. WM. Anakotta yang di dampingi Bhabinkamtibmas Neg. Amahusu dan 2 Bintara Remaja BKO Polda Maluku melaksanakan kegiatan Program Kapolri” Polisi Ramah Anak Quick Wins Kapolri”.

Kegiatan tersebut di laksanakan pada Sekolah SD Negeri 1 Amahusu, Kec. Nusaniwe Kota Ambon, pagi tadi pukul 09 : 30 Wit. Jumat 27/10/2023 Giat tersebut diikuti oleh Siswa / Siswi SD berjumlah 125 orang, dan Giat Polisi Ramah Anak tersebut dilaksanakan dalam rangka Pembinaan terhadap Anak Sejak Usia Dini guna mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas yang dapat menyebabkan timbulnya Potensi Konflik Sosial, termasuk Masalah Bullying, pelecehan, cabul terhadap anak di bawa umur.

Pada kesempatan dimaksud Kapolsek Nusaniwe memberikan Arahan-nya yakni” Terima kasih dan Apresiasi kepada Kepala Sekolah dan Dewan Guru SD Negeri 1 Amahusu serta seluruh Anak² yang telah bersama-sama Sinergi, Solid dengan aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas yg aman kondusif di Kec. Nusaniwe.

Diingatkan Kepada Anak – anak agar tidak mudah terpengaruh dengan bujukan, rayuan dan ajakan dari orang – orang yg tidak dikenali. Segera melaporkan orang yang tidak dikenali tersebut kepada Guru di sekolah dan oleh Guru dapat segera melaporkan kepada pihak Kepolisian terdekat untuk ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Diingatkan juga untuk Anak – anak agar rajin belajar dan tidak malas – malasan dalam bersekolah sehingga kelak bisa menjadi orang yang berguna bagi Orang tua, keluarga, Bangsa dan Negara.

Mengenali Polisi lebih dekat dengan Anak – anak sehingga Polisi tidak menjadi Momok bagi Anak – anak dan Antisipasi kasus terhadap Anak sejak dini seperti Kekerasan Seksual dalam hal ini Bullying, Perkosaan, Pencabulan dan Pelecehan.

Kepolisian hadir ditengah – tengah masyarakat hanya untuk memberikan rasa Aman dan Nyaman itu karen itu Harga Mati, dan tidak ada kepentingan lainnya. Pungkasnya (V374)

Pendidikan

Kunjungi TK Kemala Bhayangkari Passo, Kapolda Maluku Sapa Anak-anak

Ambon-beritasumbernews.com  Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H. M.Hum, menyapa anak-anak saat mengunjungi TK Kemala Bhayangkari 02 Passo, Kota Ambon, Selasa (23/10/2023).

Kedatangan Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Ny. Evi Lotharia Latif, SH, Ketua Bhayangkari Cabang SPN dan Kepala SPN Polda Maluku, dalam rangkaian kegiatan penyampaian hasil rapat kerja (raker) dan raker tahunan yayasan Kemala Bhayangkari.

Saat menyapa para siswa – siswi TK Kemala Bhayangkari 02 Passo yang sedang belajar, Kapolda menanyakan cita-cita anak-anak ke depan.

Para anak tampak senang dengan adanya kedatangan Kapolda. Mereka ada yang menjawab ingin menjadi Guru, Dokter, Polisi, Pilot, bahkan ingin menjadi Kepala SPN Polda Maluku.

Tak hanya menyapa anak-anak, Kapolda juga tampak menyapa para orang tua yang sementara menanti buah hati mereka di luar ruangan kelas.

Kedatangan Kapolda Maluku dan Ibu secara tiba-tiba ini diapresiasi oleh Monalisa Shandi Latue, S.Pd, guru TK Kemala Bhayangkari. Ia mengaku hal itu dapat memotivasi anak-anak untuk menggapai cita-cita mereka.

“Kami sempat kaget dan juga merasa senang bisa dikunjungi oleh Bapak Kapolda dan Ibu. Kami juga menyampaikan terima kasih atas kunjungannya,” kata Monalisa.(chey)

Pendidikan

Ini Pesan Pj. Wali Kota Ambon Saat Hadiri Kegiatan MPLS SMAN 4 Ambon

Ambonberitasumbernews.com – Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menghadiri Masa Perngenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA Negeri 4 Ambon Tahun Pelajaran 2023/2024, sekaligus menjadi pemateri guna memotivasi para siswa agar belajar dengan giat agar menjadi orang sukses.

“Saya merasa bangga karena sebagai alumni SMA Negeri 4 diundang untuk bertemu dengan calon siswa/i untuk membagikan cerita sukses pribadi saya. Ini tentu hal yang luar biasa,” ungkapnya usai memberikan materi, pada Aula SMAN 4 Ambon, Kelurahan Lateri, Kamis (20/07/23).

Katanya, dengan kehadirannya tersebut tentu dipercaya dapat memberi semangat serta motivasi kepada calon siswa/i ini guna meraih kesuksesan dari hasil kerja keras mereka yakni menempuh pendidikan.

“Saya hadir minimal memberikan semangat, motivasi kepada anak-anak siswa baru supaya mereka mengerti kesuksesan itu tidak seperti membalikan telapak tangan, tapi mesti diusahan dengan proses yang panjang,” ulasnya.

Sehingga dirinya berharap, para siswa/i dapat mengikuti jejak bahkan mengantikan posisinya sebagai pemimpin hebat di masa depan. Termasuk menjadi salah satu bagian proses Negara ini menuju Generasi Indonesia Emas Tahun 2045

“Ya mudah-murahan anak-anak ini mengikuti cerita sukses kami yang ada di hari ini pada waktunya bisa mengantikan kita,” pungkas Wattimena.

Untuk diketahui, Tahun ini SMA Negeri 4 Ambon, menerima siswa sebanyak 338. Dengan jumlah sebanyak ini, maka Kepala Sekolah (Kepsek), Laurenz Makatita, berharap Pemerintah Pusat (Pempus) dalam hal ini Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan yang berkaitan, sampai ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, dapat menyediakan fasilitas layak bagi para siswa/i yang menambah ilmu di sekolah tersebut.

“Jadi kebutuhan, minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka disini, dibutuhkan tambahan bangunan baru kamu sudah berupaya, kami berharap dari Pemprov atau Pempus dapat memperbaiki fasilitas sekolah,” harap Kepsek. (Tim)

Pendidikan

Siswa MPLS Di SMK Dian Halmahera, Danramil 1508-01/Tobelo Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

Halutberitasumbernews.com – Guna menanamkan pengetahuan siswa-siswi didik baru pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Inf I Putu Artana Jaya memberikan materi tentang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di SMK DIAN HALMAHERA Jalan Trans Tobelo Desa Kusuri Kecamatan Tobelo Barat Kabupaten Halmahera Utara, Kamis (13/7/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Inf I Putu Artana Jaya mengatakan, mengajak seluruh generasi muda yang merupakan tongak penerus bangsa, untuk menghindarkan diri dari hal-hal yang bersifat Radikalisme dan tidak melupakan Ideologi yang sudah terkandung dalam Ideologi bangsa Indonesia sendiri yang semua itu akan dapat menghancurkan persatuan bangsa yang telah disatukan mati-matian oleh para leluhur terdahulu.

Nilai-nilai Pancasila sangat penting untuk tetap menjaga eksistensi kepribadian bangsa Indonesia. Pesatnya perkembangan teknologi informatika selain dapat memberikan dampak positif juga berdampak negatif bagi bangsa Indonesia, ujarnya.

Disamping menjelaskan materi tentang wawasan kebangsaan kepada para siswa siswi baru, Danramil juga berpesan kepada generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas.

“Kemajuan teknologi akan memudahkan bagi siapa saja mengakses segala informasi, sehingga sangat penting memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila sebagai filter. Dengan harapan generasi penerus tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas, apalagi sampai mengenal dengan barang terlarang (Narkoba). Selain itu agar menghindari hal negatif seperti menghisap Lem Aibon, Tawuran dll,” tegasnya.

Di akhir materinya, Danramil mengharapkan agar seluruh siswa siswi untuk rajin belajar, taat kepada guru dan orang tua, dapat menjadi suri tauladan di tengah-tengah keluarga. Saya yakin nantinya anak-anak yang ada di depan saya ini ada yang menjadi pejabat, guru, bahkan mungkin ada yang menjadi TNI Polri. Semoga apa yang kalian cita-citakan dapat tercapai, pungkasnya. (Yansen)

Pendidikan

Widya Pratiwi MI Dan Pj.Wali Kota Ambon Launching dan Resmikan Sekolah Binaan Keluarga Lansia (BKL)

Hutumuri,beritasumbernews.com,Widya Pratiwi Murad yang di dampingi Pjb.Walikoya Ambon Drs.Bodewin M.Wattimena M.Si, Sekot Ambon Drs. Agus Ririmase Ap.M.Si, Waka Polresta Ambon AKBP Heri Budianto, S.Ik, M.H, Kepala BKKBN Proprinsi Maluku Sarles Brabar S.E M.Si, Launching dan Resmikan Sekolah Binaan Keluarga Lansia (BKL) di Hutumuri.

Kegiatan tersebut berlangsung pagi tadi pukul 10 : 30 Wit, tepatnya Depan Halaman Kantor Negeri Hutumuri, yang di kawal ketat oleh Bhabinkamtibmas Negeri Hutumuri Aipda Brivol Pattiselanno, serta Babinsa Hutumuri Serka Simon Saleky, dan Bhabinpotmar Sertu Aris Ardiyan bersama Anggota Polsek Leitimur Selatan. Jumat 16/06/2023

Kegiatan Dalam Rangka Launching/dan Persemian Sekolah Lansia BKL (Bina Keluarga Lansia) Nusa Indah Di Kota Ambon Negeri Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan, mendapat respon baik dan apresiasi dari seluruh masyarakat Hutumuri dan sekitar-nya.

Maksud dan Tujuan sekolah di bentuk dalam rangka Program Nasional Lansia Tangguh, yang memiliki 7 lingkup dimensi lansia yang di Ajarkan dalam Sekolah Lansia.

7 lingkup dimensi lansia yang di ajarkan dalam sekolah lansia tersebut yakni”
1. Dimensi Spiritual
2.Dimensi Fisik
3.Dimensi Emosional
4.Dimensi Intelektual
5.Dimensi Sosial
6.Dimensi Profesional dan Vokasional
7.Dimensi Lingkungan

Adapun sekolah lansia tangguh di peruntukan buat umur 60 tahun keatas dan pra Lansia di usia 40 sampai 50 Tahun, adapun peserta sekolah Pertama Lansia sekarang kurang lebih 31 orang dan lama sekolah bagi lansia 6 bulan dan Sekolah Lansia pertama yang terbentuk di Kota Ambon, Proprinsi Maluku.

Kata Widya dalam sambutannya”
Di harapkan dengan terbentuknya sekolah ini, Agar bisa Terwujudnya Lansia yang sehat dan Smart, serta perlu adanya pendampingan Keluarga/Kelompok Lansia untuk mendapatkan hal yang positif bagi lansia yang Produktif dan Sejaterah dan Dampak Besar Bagi Negeri Hutumuri.

Pasalnya” dan akan di kembangkan ke Desa, Kabupaten dan Kota, Merenungkan Kembali arti dari keluarga, karena Kebahagian Lansia adalah kebahagian orang tua kita, sebagai Figur dan Teladan Sombar buat anak cucu kita, Bahkan peringatan Hari Lansia Yang jatuh pada tanggal 28 Mei 2023 yang ke 27 Tahun.

Untuk Kepala Sekolah Lansia Nusa Indah pada saat ini Stefanus Souhuwat dan Pengajar Sekolah Lansia Ny.Khairunissa Rahman, Spsi.,M.psi. (Veja)

[instagram-feed]