Menampilkan: 61 - 70 dari 246 HASIL
Pendidikan

Tahun ini Beda Dari Tahun Lalu, Minat Anak Masuk SMA 1,2,11 Dan 13 Sangat Tinggi

Ambonberitasumbernews.com Penerimaan siswa baru tingkat SMA dan SMK lingkup Kota Ambon sesuai laporan Kepala Sekolah banyak siswa berminat masuk SMA 1, 2, 11 dan 13 sangat tinggi.

Pernyataan ini disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Samson Atapary, kepada wartawan di balai rakyat karang panjang Ambon. Senin (10/7/2023)

Saat pihaknya bersedia memberikan komentar soal minat siswa masuk belajar di sekolah favorit yang mereka inginkan.

Menurutnya, tidak ada laporan ke dewan soal penerimaan siswa baru tingkat SMA, SMK yang intinya murid tidak mendapat bagian dalam penerimaan siswa hanya saja sekolah tertentu banyak peminat terutama SMAN 1, 2,11 dan 13 walaupun sudah diterapkan sistim penerimaan siswa dengan sistim sonasi tapi yang mendaftar sudah melebihi jumlah kursi yang tersedia, dengan adanya persoalan terjadi Komisi IV DPRD Provinsi Maluku telah mengundang kepala sekolah dari ke empat sekolah tersebut untuk mengevaluasi.

“Sistim penerimaan secara umum jumlah siswa yang mendaftar di keempat sekolah tersebut mencapai 800 sampai dengan 900 siswa sedangkan kuota tersedia sekitar 220 -230 kursi sehingga dengan sendirinya ada yang gugur dan ada yang diakumudir tetapi mekanisme digugurkan tidak jelas sebab ada siswa yang protes siswa dekat dengan sekolah tidak lolos tapi yang jauh tempat tinggal lolos olehnya rencana dewan setelah ini Komisi IV DPRD Provinsi Maluku akan undang sekolah tersebut dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku untuk mengatur satu sistim penerimaan siswa baru yang tidak gaduh seperti yang terjadi sekarang,” ujar Atapary.

Lebih lanjut kata Atapary, penerimaan siswa baru kita harapkan lewat jalur alternatif, Prestasi, Jalur Kepindahan dan Jalur Sonasi bila pendaftaran empat jalur penerimaan siswa baru melebihi kuota maka kita minta seleksi lewat tes, misalnya penerimaan lewat jalur sonasi 800 orang ternyata kursi tersedia hanya 200 maka sebaiknya lewat jalur tes dengan sistim online jadi selesai di tes saat itu maka nilainya akan keluar sehingga hasil yang diakumudir adalah rengking 1-200 itu diakumudir sesuai dengan ketersediaan kursi, sedangkan tidak masuk rengking akan didistribusi ke sekolah lain, hal ini menurut kami adil.

” Tanggapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku terkait dengan persoalan terjadi sampai sekarang belum tapi pihak sekolah menerima dan sonasi hanya 200 lalu mereka menyeleksi dengan cara apa 200 diakumudir tapi sisanya dengan acak sehingga seluruh Kelurahan masuk sonasi tapi kedepan kita akan buat sistim yang transparan sehingga tidak menimbulkan protes dari siswa maupun masyarakat mengingat banyak siswa tidak lolos datang ke Komisi IV DPRD Provinsi Maluku meminta dewan fasilitasi, hal ini adalah cara tidak baik dan tidak sehat olehnya kedepan diatur sistim yang lebih baik lagi,” ujar Atapary. (Chey)

Pendidikan

SMA Swasta GMHK- 7 Ambon Terancam Tutup, Akibat Belum Bayar Lahan

Ambon,beritasumbernews.com,SMA Swasta GMHK-7 Ambon yang terletak di gunung nona Kec. Nusaniwe terancam tutup oleh pemilik lahan tanah Evert Alvons.

Kemarin sekitar pukul 16 : 00 Wit, sore kemarin, orang suruhan Alvons datangi pihak sekolah dan bertemu kepala sekolah guna meminta pihak Kepala Sekolah untuk segera kosongkan lokasi lahan dimana sekolah di dirikan.

Kedatangan orang suruhan pihak Alfons itu, secara tegas memberikan waktu kepada pihak kepala sekolah GMHK-7 Bob Nusawakan, untuk segera kosongkan lahan tersebut, dalam waktu satu Minggu.

Ketegasan itu di jawab oleh pihak sekolah dalam hal ini jawaban Kepsek hanyalah ” iya pak, iya pak”

Kata Kepsek Bob Nusawakan” saya tidak bisa bicara apa – apa lagi, karena saya dalam kondisi sakit, saya sudah berusaha, tetapi seperti inilah kenyataannya. Ucap Kepsek

Ditambahkan lagi oleh Kepsek” dirinya sedang mencari donatur, guna bisa membantu, namun hingga saat ini belum dapat. Tutur Kepsek

Menurut Kepsek, ia akan berusaha temui pa Alvons guna berbicara secara baik – baik dan berikan waktu untuknya untuk melunasi lahan yang di gunakan oleh pihak sekolah, Kepsek pun berjanji akan berusaha melunasinya. Terang Kepsek

Kepsek pun dalam keterangannya kepada media, untuk saat ini ia belum bisa memberikan keterangan apa – apa, karena dirinya sedang bingung, ia sendiri sudah tidak tahu mau bagaimana lagi, ia pun terpikir bagaimana siswa – siswa yang sedang menempuh pendidikan pada sekolah GMHK-7.

Walau pun dalam kondisi sakit dan tidak tenang, namun dengan jiwa semangat kepsek mengatakan bahwa ia akan berusaha dengan cara apapun agar sekolah tersebut tidak akan di tutup karena belum bayar biaya lahan. Tutup Kepsek  (Chey)

Pendidikan

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Ancam SMA Siwalima Untuk Tes Ulang, Menerima Siswa Melebihi Kuato

Ambon, beritasumbernews.com Sesuai hasil kesepakatan antara komisi IV DPRD Provinsi Maluku dengan Dinas Pendidikan Maluku juga SMA Siwalima Ambon bahwa tahun ajaran baru ini penerimaan siswa hanya 70 , namun SMA Siwalima terima 90 orang.

Terhadap permasalahan ini DPRD Maluku mengancam membatalkan hasil Tes awal dan akan melakukan Tes ulang untuk masuk SMA Siwalima Ambon supaya lebih terbuka dan transparan.

Dasar ancaman dari komisi IV DPRD Maluku itu, karena sudah ada kesepakatan antara DPRD Maluku dan Dinas Pendidikan dan sudah di setujui oleh Gubernur Maluku untuk penerimaan siswa baru SMA Siwalima harus siswa yang orang tuanya
mampu di 11 Kabupaten dan Kota serta kuota 70 orang tidak di laksanakan.

Kepada wartawan di Rumah Rakyat Karang Panjang Ambon, senin (12/06/2023), ketua Komisi IV DPRD Maluku, Samson Atapary, SH. Menyampaikan bahwa ,
“Kita sudah temukan fakta ada beberapa anak murid yang Tes disitu bukan anak yang orang tua tidak mampu, tapi orang tua suami dan istri bekerja”.

Data-data itu sudah ada, sehingga kalau ini menyimpang kita akan minta Tes yang di lakukan oleh Dinas Pendidikan itu di batalkan dan harus Tes ulang sesuai dengan apa yang sudah di putuskan , kecam Atapary.

Menututnya,Kalau ini tidak di lakukan , ini akan menjadi polimik terus , dan persoalan SMA Siwalima ini akan berulang lagi.

Kita sudah bilang 70 sesuai kapasitas anggaran, ini di terima 90 orang . lalu anggaran sisa ini dari mana. Akhirnya nanti katering yang di siapakan tidak berkualitas dan bisa lagi orang keracunan, kesalnya.

“ini menampar Pemerintah Daerah Maluku juga DPRD , dengan tata kelola SMA Siwalima Ambon yang tidak baik dan amburadul”.

DPRD sudah wanti-wanti kepada Kadis Pendidikan, karena ini barometer penilaian publik, dan akan agendakan untuk minta penjelasan Kadis Pendidikan.

” Nanti kalau kita lihat penerimaan itu tidak sesuai dengan apa yang disepakati ini harus di lakukan Tes ulang” ujar Atapary.(Chey)

Pendidikan

SMA Siwalima Langgar Komitmen DPRD Provinsi Maluku Kecewa

Ambon, beritasumbernews.com  Komisi IV DPRD Provinsi Maluku cukup kecewa dengan SMA Siwalima Ambon dan Dinas Pendidikan Maluku yang melanggar komitmen terkait dengan penerimaan siswa baru pada pada tahun ajaran 2023-2024 ini .

Komitmen Dinas Pendidikan untuk SMA Siwalima Ambon dengan Komisi IV DPRD Provinsi Maluku dan sudah di setujui oleh Gubernur Maluku untuk penerimaan murid hanya 70 orang dan berasal dari anak berprestasi yang orang tuanya tidak mampu dari 11 Kabupaten dan Kota yang ada di Maluku.

Namun SMA Siwalima Ambon telah menerima 90 orang murid dan ada yang berasal dari orang tua yang mampu.hal ini di sampaikan Ketua komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Samson Atapary pada wartawan di Ambon, senin (13/06/2023).

Menurut Atapary, Ada orang yang tidak mampu tidak di terima , dan ini berarti tidak komitmen .kita sudah sepakati bersama untuk tidak ada titipan-titipan.

Anggota DPRD ini banyak orang yang datang banyak untuk menitip anaknya masuk SMA Siwalima, tapi kita tolak , karena sudah komitmen yang kita putuskan ketuk palu bahwa tidak lagi ada alasan titip-titip.

Di tambahkannya,Saat rapat dengan Dinas Pendidikan dan SMA Siwalima, Kita minta waktu ,agar hari itu tes dan nilai juga keluar . Namun ini ada jedah juga , ini berarti tidak beres penyelenggara penerimaan siswa baru SMA Siwalima Ambon.

Kita bilang yang berhak mendapat subsidi itu anak-anak yang orang tuanya tidak mampu . orang yang mampu itu tidak berhak mendapat subsidi . karena perubahan SMA Siwalima itu sudah di tetapkan.

Kalau dulu awal pembentukan itu kata Atapary, adalah rekonsiliasi. Jadi 11 Kabupaten dan Kota yang masuk itu berimbamg dari segi Agama , supaya dari situ mereka bisah komunikasi bahwa persoalan agama itu tidak ada masalah paska kerusuhan itu.Sehingga itu bisah membawah pesan damai kepada orang-orang di kampung yang mereka berasal .

Inikan sudah tidak relepan , makanya yang kita minta , relepan itu ada subsidi bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu . kalau tidak orang bisah gugat ke Pemerintah Daerah . Kenapa APBD hanya di berikan pada SMA Siwalima, kanapa SMA yang lain tidak, padahal di SMA yang lain juga ada orang yang miskin.

“Ini kita juga akan mempertanyakan ke Dinas Pendidikan Maluku, kenapa apa yang kita putuskan bersama yang juga sudah di setujui oleh Gubernur, lalu kenapa tidak di laksanakan.” ujarnya.

Kita akan minta tes ulang apa bila kita temukan fakta terkait masalah ini, sebut Atapary.(Chey)

Pendidikan

Nobar Film Orpa, Mahasiswa Papua Apresiasi Kapolda Maluku

Ambon -berotasumbernews.com  Kepolisian Daerah Maluku menggelar nonton bareng (nobar) film “Orpa” bersama sejumlah pemuda dan mahasiswa Papua di kota Ambon.

Nobar film Orpa dilaksanakan di Studio 4 Bioskop Cinema XXI Ambon City Center, Kota Ambon, Sabtu sore (10/6/2023).

Film Orpa menceritakan tentang cita-cita seorang anak perempuan yang hidup di pedalaman Papua. Namanya Orpa yang berkeinginan kuat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

“Saya memberikan apresiasi kepada bapak Kapolda bersama jajaran Polda Maluku yang telah mengundang kami nonton bareng hari ini,” kata salah satu mahasiswa Papua di Ambon, Martalus Aboda, yang didampingi sejumlah rekannya.

Martalus mengaku senang sekali dapat mengikuti nobar bareng Kapolda dan jajaran Polda Maluku.

“Saya sangat senang sekali karena diundang langsung oleh bapak Kapolda Maluku,” tambahnya.(Chey)

Pendidikan

Rumah Belajar “EDUCATE PEOPLE THROUGH DANCE” Butuh Perhatian Pemerintah Daerah Kab. SBB.

Piru,beritasumbernews.com,Pendidikan Merupakan Kebutuhan dasar Bagi generasi indonesia khususnya generasi yang ada di Desa Piru dan sekitarnya.(31/05/2023).

Hal ini di sampaikan oleh penanggung jawab rumah belajar Leader Ruma Balajar EDUCATE PEOPLE THROUGH DANCE, Theodora Melsasail, oleh semangat inilah, Melsasail memberanikan diri untuk membangun Rumah Belajar di Dusun Manipa, Desa Piru Kec. Seram Barat, Kab. SBB, serta mengajarkan kurang lebih 20 orang siswa – siswi tingkat SMP/SMA tidak mampu namun berprestasi untuk di didik serta di bina.

Saat di temui media beritasumbernews.com, di Rumah belajar, terlihat kurang lebih 10 anak yang sedang di latih dan di bina, saat di wawancarai Melsasail yang sering di panggil kaka onco ini menjelaskan bahwa Rumah Belajar ini sengaja di bangun karena rasa tanggung jawab sebagai anak daerah, saya ingin melihat adik – adik saya tumbuh dan berpendidikan serta memiliki sifat, Religius, Jujur, Toleransi serta memiliki Disiplin agar dapat menjadi generasi muda yang mampu bekerja Keras, Kreatif serta Mandiri dalam menghadapi tantangan jaman yang semakin sulit. Tutur Melsasail

Dari mana biaya operasional pendidikan di dapat sedangkan Rumah Belajar tidak menagih biaya apapun (gratis) dari siswa siswinya, onco menyampaikan bahwa untuk memenuhi kebutuhan belajar mengajar selama ini Di rogoh dari kantong pribadinya dan ada juga masyarakat yang empati dengan Kegiatan Rumah belajar yang membantu. Terangnya

Menurutnya,”Rumah Belajar yang sudah di jalankan oleh wanita lulusan Sarjana Pendidikan ini, sudah berjalan dari Tahun 2021 dan ini bisa berjalan dan eksis sampai saat ini hanya bermodalkan semangat, tanggung jawab dan rela berkorban”.ungkap Melsasail

“Kami tidak berharap banyak dari Pemerintah Daerah Kab. SBB, yang kami inginkan adalah Pemda lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.SBB dapat turut serta bersama kami serta dapat membantu Rumah Belajar agar semakin Berkembang dan menjadi Berkat Bagi generasi emas yang menjadi penerus masa depan Daerah yang kita cintai ini”. Ujar Melsasail penuh harap (Yan)

Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Himbau Orang Maluku Harus Berijasah

Ambon,beritasumbernews.com,Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku,Dr.Ir.Insun Sangadji.M.Si., menghimbau pada semua Kepala sekolah dan Dewan Guru yang ada di Provinsi Maluku termasuk di kota Ambon agar semua Siswa harus berhasil lulus guna memiliki ijasah pada sekolah tingkat Menengah Atas SMA dan SMK.

Mengenai kelulusan kemarin Sangadji menegaskan tidak boleh ada anak yang tidak lulus,dan Untuk mengatasi hal tersebut,sangadji telah menyarankan kepala sekolah serta para guru untuk melakukan pendampingan sebagai Warning kepada siswa didik dengan mendatangi rumahnya menjumpai siswa serta keluarga dari orang tua siswa.
Hal ini dikatakannya kepada wartawan di ruang kerjanya,Selasa(16/5/2023).

Lebih lanjut di katakan Sangadji,semua warning sudah di lakukan oleh kepala sekolah dan wali kelas pada semua pihak sekolah namun hasilnya berpulang pada anak didik itu sendiri yang malas hadir di sekolah.
Dan Ternyata ada juga anak yang tidak hadir ke sekolah dan tidak mengikuti ujian, sampai pada ujian keahlianpun ada yang tidak mengikutinya.
Hal ini di dapati setiap sekolah ada satu orang anak didik ada juga yang dua orang anak didik maka mereka di nyatakan tidak lulus.

Sangadji menegaskan bagi siswa yang tidak lulus pada tahun pelajaran ini,dia harus mengulang pada tahun pelajaran yang baru dan jika benar benar Anak tersebut tidak mau mengulang juga,maka akan di usahakan untuk dia bisa mengikuti paket C yang di usahakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maluku agar semua anak yang ada di provinsi Maluku termasuk di kota Ambon Harus mempunyai ijasah,” tutup Sangadji.(Rdks)

Pendidikan

Ujian Kelulusan Paket A,B,C, Ketua PKBM Melatih Optimis Menghasilkan Siswa Terbaik

Ambon,beritasumbernews.com,Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang di singkat PKBM, kini menyelenggarakan ujian pendidikan kesetaraan di kantor PKBM kemarin siang pada pukul 14 : 00 Wit. Minggu 14/05/2023

Sebanyak kurang lebih 70 peserta yang mengikuti ujian kesetaraan tersebut yang terdiri dari paket A, B dan paket C.

Jalannya kegiatan tersebut di awasi lansung oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon.

Farida Tomasoa selaku pengelola PKBM Melatih Provinsi Maluku kepada media ini menjelaskan, sebagai pengelola ia akan terus berusaha menjadikan PKBM ini yang terbaik untuk masyarakat Maluku.

Hal ini di sampaikan ya, karena Tomasoa berfikir, di Maluku ini banyak anak yang putus sekolah baik SD, SMP dan SMA sehingga pihaknya akan berusaha terus setiap tahapan menarik perhatian masyarakat untuk mengikuti pendidikan Kesetaraan di PKBM Melatih.

Selain pendidikan yang berkualitas di dapatkan Tomasoa juga mengatakan, para siswa di berikan juga ketrampilan lain guna kemandirian para siswa saat tamat dari pendidikan kesetaraan dan memiliki Ijzah yang sama fungsi-nya dengan Ijazah yang di dapatkan secara lurus oleh anak – anak yang lain Tampa putus sekolah.

Berbagai ketrampilan kemandirian yang di ajarkan saat siswa belajar pada pendidikan kesetaraan di PKBM Melatih, sehinggasaat tamat dan miliki ijazah para siswa mandiri dan bisa bekerja atau berusaha sendiri dengan ketrampilan yang sudah di dapatkan.

Harapan besar Tomasoa, bagi masyarakat yang masih di luar sana, jangan sungkan, jangan malu, jangan ragu, untuk merapatkan diri ke PKBM Melatih, guna mendapatkan pendidikan kesetaraan, karena banyak manfaat yang di dapatkan, dan sangat bermutu ilmu pendidikan yang di terima tidak kalah jauh dari sekolah yang sebenarnya. Jelas Tomasoa (Veja)

 

Pendidikan

Jelang Ujian Pendidikan Kesetaraan, PKBM Melatih Di Kunjungi Staf Dispend Kota Ambon

Ambon,beritasumbernews.com,Jelang ujian pendidikan kesetaraan yang di gelar PKBM Melatih pekan depan, staf Dinas Pendidikan Kota Ambon Ny. Juliana. M. Samalo mengunjungi PKBM Melatih yang terletak pada Jl. Sultan Babullah-Waihaong-Kec.Nusaniwe-Kota Ambon.

Kunjungan Samalo ke PKBM Melatih tidak lain adalah meninjau persiapan PKBM Melatih dalam menghadapi ujian kelulusan pendidikan Kesetaraan bagi para siswa terdidik yang menempuh pendidikan kesetaraan guna bisa memiliki ijazah baik SD,SMP, maupun SMA, yakni” paket A.B. dan paket C.

Kata Samalo saat di temui awak media di sela – sela kesibukannya saat meninjau PKBM Melatih bahwa” pihak Dinas mengutusnya guna melihat kesiapan dan juga para siswa.

Selain itu Samalo juga mengatakan” pihaknya merasa bangga dengan kinerja dan perkembangan pendidikan yang di kelola oleh PKBM Melatih selama ini, yang mana telah menghasilkan para siswa yang keluar dari pendidikan kesetaraan memiliki kompeten dan skill serta ilmu yang sangat mengagumkan. Bangga Samalo

Samalo berpesan” kepada pihak pengelolah, maupun para siswa agar tetap menjaga peningkatan mutu pendidikan yang telah di berikan oleh pihak PKBM Melatih bagi anak Bangsa dan para siswa tetap bersemangat karen sekalipun ijzahnya paket C namun itu setara dengan SMA dan sama penting manfaatnya. Tutur Samalo

Di tempat yang sama Pengelolah PKBM Melatih Ida Tomasoa yang di temui awak media menjelaskan bahwa” dengan adanya program pemerintah di bidang pendidikan kesetaraan ini dapat membantu masyarakat untuk sebuah kemajuan ke depan lebih baik.

Lanjut Tomasoa” bukan saja masyarakat yang menempuh pendidikan di pendidikan kesetaraan tersebut bukan saja bertujuan untuk mencapai ijazahnya, namun dengan memiliki ijazah tersebut ke depannya dapat bermanfaat dengan baik bagi mereka para siswa didik.

Tomasoa juga menambahkan bahwa” di kesetaraan ini bukan saja pendidikan akademik yang di dapat namun juga pendidikan kewirausahaan, bahkan pendidikan life skill juga dapat, sehingga tidak sia – sia, sehingga para peserta didik setelah lulus san memiliki ijazah, mereka sudah bisa secara mandiri membuka lapangan kerja baru bagi mereka. Jelasnya

Tomasoa juga menjelaskan bahwa” sebanyak 77 orang siswa pendidikan kesetaraan di PKBM Melatih yang siap pekan depan mengikuti ujian kelulusan, dan 29 dari antara 77 orang itu adalah masyarakat yang akan mengambil ijazah paket C.

Pesan terakhir Tomasoa kepada seluruh warga masyarakat Maluku, agar kalau boleh jangan menganggap pendidikan kesetaraan ini tidak bermanfaat atau jangan memandang rendah namun pendidikan kesetaraan paket A,B dan C itu tidak kalah saingnya dengan pendidikan formal. Jelas Tomasoa

Besar harapan Tomasoa kepada seluruh warga masyarakat Maluku dan kota Ambon secara khusus, agar jangan ragu atau jangan sungkang – sungkang akan kualitas atas pendidikan kesetaraan paket A,B dan C yang ada di PKBM Melatih. Imbau Tomasoa

Pendidikan kesetaraan bukan saja mempersiapkan siswanya untuk mendapatkan ijazah akademik saja, namun juga bisa melatih warga binaan untuk bisa menciptakan lapangan – lapangan kerja baru. Pungkasnya. (Veja)

Pendidikan

PKBM Melati Ambon Gelar Simulasi Ujian Kesetaraan (UK)

Ambon,beritasumbernews.com,Sejumlah pelajar mengerjakan soal dalam simulasi Ujian Kesetaraan (UK) di PKBM Melati Ambon, Rabu (3/5/2023).

Simulasi ini di ikuti oleh program layanan Paket A setara SD, Paket B setara SMP dan Paket C setara SMA, Simulasi Ujian Kesetaraan digelar menjelang pelaksanaan ujian dan untuk memberikan pelatihan pada para peserta didik agar saat ujian dapat memperoleh nilai yang maksimal.

Pengelola PKBM Melati, Ida Tomasoa kepada media ini saat di temui di ruangannya siang tadi menjelaskan” pihaknya akan terus mempersiapkan pelaksanaan Ujian Kesetaraan.

Lanjutnya” Selain melengkapi sarana prasarana untuk ujian, kesiapan peserta didik menjelang ujian juga ditingkatkan, Simulasi Ujian Kesetaraan ini diselenggarakan selama 2 hari mulai dari tanggal 3-4 Mei 2023. Ungkap Tomasoa

Kata Tomasoa” Simulasi menjelang ujian kesetaraan memiliki banyak manfaat, selain untuk memperkenalkan perangkat yang digunakan dalam ujian kesetaraan, simulasi ini juga bermanfaat memberikan pengetahuan peserta didik melalui latihan soal mata pelajaran yang diujikan. Sebut Tomasoa

Harapannya dengan simulasi peserta didik bisa lebih siap sehingga pada saat ujian kesetaraan berlangsung dapat mengerjakan soal dengan baik dan hasilnya maksimal. Jelas Tomasoa

Pengelola PKBM Melati, Ida Tomasoa, juga menambahkan” untuk persiapan pelaksanaan Ujian Kesetaraan tidak ada masalah karena perangkat komputer dan server yang dimiliki sudah memadai. Tutur Tomasoa

Selain itu Tomasoa juga mengatakan” saat ini jajarannya fokus membekali peserta didik untuk pelaksanaan ujian kesetaraan, diharapkan dengan berbagai persiapan ini maka hasil ujian dapat maksimal. Pungkasnya (Veja)

[instagram-feed]