Menampilkan: 51 - 60 dari 246 HASIL
Pendidikan

Peduli Pendidikan, Polres SBB Salurkan Ratusan Buku

SBBberitasumbernews.com – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Seram Bagian Barat (SBB), menunjukan kepedulian mereka untuk meningkatkan literasi dan minat baca bagi kalangan pelajar. Kepedulian itu ditunjukan lewat aksi penyaluran ratusan paket buku bacaan kepada SD BPD Laiuen, Kecamatan, Seram Barat, SBB.

Kapolres SBB, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK melalui Wakapolres Kompol La Udin Taher mengatakan, penyaluran tersebut sebagai bukti kepedulian pihaknya terhadap literasi yang menyasar sejumlah desa, dan negeri hingga dusun di kabupaten tersebut.

“Kegiatan bakti sosial Polri peduli budaya literisasi dalam bentuk pendistribusian buku merupakan kepedulian Polri dalam meningkatkan budaya literasi dan minta baca bagi para pelajar. Kegiatan ini sementara kita mulai dari SD BPD Laiuen, Kecamatan, Seram Barat. Ada ratusan buku bacaan berbagai jenis,”kata dia, saat penyaluran ribuan buku tersebut, Jumat (29/9/2023).

Menurutnya, selain literasi juga untuk meningkatkan minat baca masyarakat terutama generasi muda, nantinya dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.

“Kami mengajak kepada kita semua agar mari kita sama-sama membantu generasi muda kita dalam meningkatkan minat baca dengan cara memanfaatkan buku-buku bekas di rumah kemudian di di tempatkan dalam satu wadah perpustakaan,” ungkapnya.

Dikatakan, kegiatan Polri peduli budaya literasi menyasar desa, negeri dan dusun, dapat mensosialisasikan kepada masyarakat lain, agar nantinya minat baca dari generasi muda semakin tinggi.

“Semoga budaya literasi ini bisa terus kita tingkatkan di tengah-tengah kehidupan anak-anak era digitalisasi ini,” ujarnya.

Ditambahkan, pada era teknologi saat ini, buku-buku pun sekarang sudah banyak yang sifatnya bentuk digital sehingga apa yang kita lihat bersama saat ini minat baca anak anak sangat jauh.

Orang nomor satu di Polres SBB ini mengajak, masyarakat terutama para pelajar untuk terus memacu minat baca anak, meskipun era modernisasi saat itu pengaruhnya cukup besar.

“Kita tingkatkan terus budaya baca sehingga generasi kedepannya memiliki ilmu dan pengetahuan yang tidak terbatas,” imbuhnya.

Kapolres berharap, melalui kegiatan tersebut dapat berguna bagi anak-anak dan tidak berhenti sampai di sini saja, akan tetapi berkelanjutan demi generasi selanjutnya. (Yan)

Pendidikan

Operator dan Pengelola PKBM Melati Ikuti Kegiatan Asesmen nasional Tahun 2023, Ini Hasil-nya

Ambon,beritasumbernews.com-Menjadi salah satu rangkaian dalam Asesmen Nasional tahun 2023 Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan dan pendidik (guru).

Survei ini bertujuan untuk memotret berbagai aspek yang terkait dengan lingkungan belajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan, sehingga hasil AN 2023 memberikan informasi komprehensif mengenai input dan proses pembelajaran.

Tingkat partisipasi dan keterisian instrumen survei sangat berpengaruh terhadap hasil analisis dan pelaporan mengenai input dan proses pembelajaran tersebut.

Demi tersaji-nya informasi hasil AN 2023 yang komprehensif, seluruh kepala satuan pendidikan dan pendidik (guru) jenjang pendidikan dasar dan menengah wajib mengisi jawaban dari seluruh pertanyaan di dalam survei.

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku menyelenggarakan Kegiatan dengan tema “Pendampingan Verifikasi dan Validasi Data Calon Peserta Sulingjar 2023 & Pemanfaatan Akun SDM”.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 19-20 September 2023 bertempat di Ruang Aula BPMP Provinsi Maluku. Selasa 19/09/2023

Kegiatan ini juga dihadiri oleh kurang lebih 400 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Operator dari KB, TK, SKB dan PKBM se-kota Ambon.

Dalam kegiatan, pemateri menjelaskan bagaimana cara registrasi akun operator di SDM hingga sampai bisa cetak kartu login untuk mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).

Pengisian Survei Lingkungan Belajar melalui laman https://surveilingkunganbelajar.kemdikbud.go.id/ yang dijadwalkan pada tangaal 11 s/d 24 September 2023 untuk jenjang SMA/SMK/MA/Paket C sederajat, 25 September – 8 Oktober 2023 untuk jenjang SMP/MTs/Paket B sederajat, dan SD/MI/Paket A sederajat yang akan dilaksanakan pada tanggal 9-22 Oktober 2023. (V374)

Pendidikan

Operasi Bina Waspada, Polda Maluku Sapa Siswa SMA Negeri 5 & 13 Ambon

Ambon-beritasumbernews.com  Kepolisian Daerah Maluku menggelar Operasi Bina Waspada tahun 2023 dengan mengunjungi dua SMA Negeri di kota Ambon, Senin (4/9/2023).

Dalam operasi yang bertujuan mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) ini, personel Direktorat Binmas Polda Maluku mengunjungi dan menyapa para siswa di SMA Negeri 5 dan 13 Ambon.

Selain memberikan sosialisasi terkait pentingnya menjaga Kamtibmas, personel Polda Maluku juga menjadi inspektur upacara kenaikan bendera.

Di SMA Negeri 13 Ambon di Hative Kecil, yang menjadi inspektur upacara yakni Kompol Hendrikus Rumsory, Kasubdit Polmas Ditbinmas Polda Maluku. Sementara di SMA Negeri 5 Ambon di Halong, bertindak sebagai inspektur upacara yaitu Iptu Sulaiman Tuatubun, Ps. Paur Sibinorsosmas Ditbinmas Polda Maluku.

Dalam amanatnya, kedua inspektur upacara itu meminta seluruh siswa agar selalu selektif dan berhati-hati dalam pergaulan. Para siswa diharapkan tidak bergaul dengan orang yang baru dikenal, dan dapat mencari teman sebaya yang berperilaku baik. Hal ini dilakukan agar mereka tidak terpengaruh pergaulan bebas yang mengarah pada perilaku dan tindakan tercela, bahkan bisa melanggar hukum.

Para siswa juga diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan kesadaran diri agar dapat terhindar dari pengaruh paham radikalisme, intoleran dan anti Pancasila.

Siswa SMA Negeri 13 dan 5 Ambon juga diminta untuk dapat berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas. Caranya dengan terlibat pada berbagai kegiatan positif dan dapat bermanfaat pada diri sendiri. Bahkan bisa memberikan berkontribusi positif kepada sekolah dan tanah air.

“Kita ketahui bersama bahwa sampai saat ini kelompok radikalisme dan intoleransi masih terus mengembangkan paham mereka di tengah-tengah masyarakat agar mereka bisa mendapatkan kader baru,” katanya.

Ia mengatakan, dengan kemajuan teknologi saat ini, para kelompok radikalisme yang anti pancasila itu pun mengembangkan pemahaman mereka melalui media sosial. Mereka mampu mendoktrin paham mereka kepada orang-orang yang menjadi target di medsos.

“Saya harap adik-adik semua bisa tetap waspada dan dapat mencegah paham radikalisme dan intoleransi karena dengan dimikian maka ruang gerak mereka bisa di persempit,” pintanya.

Untuk diketahui, Operasi Bina Wapada merupakan operasi kewilayahan yang digelar oleh seluruh Polda di Indonesia selama 14 hari. Untuk wilayah Maluku Operasi Bina Waspada telah dilaksanakan sejak tanggal 1 – 14 September 2023 mendatang.(Chey)

Pendidikan

Peduli Pendidikan, Atas Nama Orang Tua Murid, Komite SD Neg. 1 Lateri Beri Bantuan 34 Buah Kursi Meja

Lateri,beritasumbernews.com,Wujud peduli pada lembaga pendidikan, serta peran serta salam kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan, komite SD Negeri 1 Lateri membantu pihak sekolah mengatasi kekurangan fasilitas mkbiler sekolah.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Komite Sekolah SD Negeri 1 Lateri Drs. Hempry Pattiasina kepada media ini saat di hubungi Via WhatsApp menjelaskan” pihaknya membantu pihak sekolah sebagai komite sekolah.

Bantuan tersebut berupa 34 kursi meja yang di berikan guna membantu para siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga siswa dapat menerima pelajaran dengan baik demi bisa terwujud cita cita.

Bantuan tersebut datangnya dari orang tua siswa yang peduli akan lembaga pendidikan, karena orang tua penyumbang juga anak – anak mereka bersekolah di SD Negeri 1 Lateri.

Siswa dan siswi adalah pilar bangsa, tulang punggung dan generasi bangsa, sehingga sebagai Komite yang adalah mitra sekolah dalam mewujudkan pengembangan dan kemajuan sekolah, membantu pihak sekolah dengan kursi dan meja belajar bagi siswa.

Dalam penyerahan bantuan kursi meja tersebut di hadiri oleh kepala Sekolah Selfia ,A. Kumbangsila
S.Pd, sekertaris Dinas Pendidikan Kota Ambon Jhony Frits Sanders S.Pd.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut juga di sertai dengan penandatanganan berita acara penyerahan yang di tanda tangani oleh sekertaris Dinas Pendidikan, ketua komite, dan kepala Sekolah.

Harapannya” dengan adanya kursi meja yang di berikan kiranya bisa dapat membantu siswa dalam menerima pelajaran, dan memperlancar adanya proses belajar mengajar. Pungkasnya

Selain itu Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Ambon Jhony Frits Sanders S.Pd. menyampaikan” selama dirinya berdinas di Dinas pendidikan baru dirinya temukan di SD Negeri 1 Lateri orang tua murid membantu sekolah dengan menyumbang puluhan kursi meja ke sekolah.

Yang di ketahuinya, dalam tanggung jawab pemerintah, hal tersebut adalah kebutuhan dasar yang harus di penuhi. Ungkapnya

Di akhir keterangannya Jhony Frits Sanders S.Pd menambahkan” dalam tanggung jawab tersebut, Dinas juga butuh dukungan semua dewan guru san para orang tua. Tutur Jhony Frits Sanders S.Pd
(Veja)

Pendidikan

Sambangi SMAN 1 Ambon, Ini yang Dilakukan Polwan Polda Maluku

Ambonberitasumbernews.com Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 Kepolisian Wanita Republik Indonesia, Polwan Polda Maluku kembali menggelar kegiatan sosialisasi dengan menyambangi SMA Negeri 1 Ambon.

Sosialisasi yang diikuti sebanyak 148 orang siswa/i di aula SMAN 1 Ambon ini dilakukan pada Senin (22/8/2023). Tema yang diusung yaitu Anak Muda Tangguh di Era Digital Dengan Bijak Bermedia Sosial.

Sosialisasi yang dipimpin ketua tim Iptu Henny Gloria Papilaya, Ps. Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Maluku ini merupakan bentuk kepedulian Polwan untuk memberikan edukasi kepada para siswa.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polwan untuk memberikan edukasi kepada siswa/i baik dalam proses pencegahan maupun penanganannya agar tidak menjadi korban,” kata Pakor Polwan Polda Maluku AKBP Rositah Umasugi.

Rositah berharap, materi yang didapatkan para siswa tentang bermedia sosial dengan bijak ini dapat disosialisasikan kembali kepada orang-orang terdekat baik keluarga, sahabat, teman maupun orang lain.

“Kita harapkan materi yang didapatkan para siswa dapat kembali disosialisasi kembali kepada orang terdekat agar dapat menjadi lebih bijak dalam menggunakan media sosial,” harapnya.(Chey)

Pendidikan

206 Siswa Masuk SMK N 6 Ambon, Ini Pesan Kepsek

Lateri,beritasumbernews.com,SMK N 6 Ambon melaksanakan satu momen kegiatan yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya pada tahun ajaran baru bagi siswa baru untuk kelas X.

Kegiatan tersebut berlangsung di gedung aula SMK N 6 Ambon pukul 09 : 00 Wit, pagi hari tadi menghadirkan kurang lebih 199 orang tua/ wali, dan di hadiri juga oleh Lantara Habir, S.Pd, M.MPd, Pengawas Pembina SMK Negeri 6 Ambon.

Mengawali penyamatan salah satu orang tua murid mewakili ratusan orang tua siswa Kelson menyampaikan pesannya kepada para guru bahwa anggaplah anak – anak orang tua itu sebagai anak – anak para guru sendiri.

Di katakannya” pihak orang tua sangat percaya lembaga sekolah SMK Negeri 6 Ambon sangat pas dengan kondisi perkembangan dunia usaha bahkan lapangan usaha dan tuntutan pemerintah saat ini. Ujarnya

Dengan demikian harapannya” kiranya tidak hanya sebatas materi saja yang di berikan pada siswa namun terpenting adalah muatan – muatan mental spiritual, dan bahkan orang tua lebih percaya dari sekolah SMK 6 akan melahirkan siswa yang berkualitas, yang dapat bersaing di dunia usaha. Ungkapnya

Diakhir penyampaiannya dia mengatakan bahwa” jika nanti dalam perjalanan proses belajar mengajar ada siswa yang bandel atau berkelakuan tidak baik, di harapkan para guru dapat membangun komunikasi baik dengan pihak orang tua. Pintanya

Sementara Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Ambon Eduar Luturmas yang akrap di sapa Edo dalam sambutan-nya menyampaikan” mungkin saja orang tua boleh bertanya atau publik bertanya, mengapa acara ini mesti di lakukan ?

Kata Kepsek” hal ini dibuat karena Ada 2 alasan penting yakni” acara semacam ini menjadi pintu masuk titik awal di mana sebelum anak-anak kita ini menggunakan seragam putih Abu-Abu dan melepaskan seragam putih biru, mesti ada semacam momen penting untuk di maknai dan di refleksikan.

Mengapa ini penting ? Di jelaskan-nya” Karena tidak semua” ” anak-anak berkesempatan untuk menggunakan seragam putih Abu-Abu, putih biru, dan putih merah. Jelas-nya

Menurutnya” Kenapa acara ini kita buat ? Karena tidak semua Sekolah melakukan refleksi terhadap simbol-sombol negara atau tanda-tanda yang di berikan oleh negara kepada generasi bangsa.

Dan karena itu SMK negeri 6 ambon telah menetapkan beberapa tahun terakhir kegiatan ini sebagai tradisi akademik.

Tradisi dalam artian kebiasaan dan kemudian menjadi budaya akademik SMK negeri 6 ambon. Ujar Kepsek

Sebab di sini yang menjadi awal menjadi titik perjumpaan ketika anak-anak mengalihkan status dengan simbolisasi seragam menjadi hal yang sangat penting, dan pada akhirnya anak-anak mengikuti pendidikan di lembaga ini kurang lebih 3 tahun, lalu kemudian pada waktunya ada acara pelepasan atribut itu. Ungkapnya

Jadi acara ini sekaligus menjadi tradisi akademik bagi anak-anak sehingga anak-anak betul memaknai seragam itu, karena bayarannya mahal.

Orang tua begitu berfikir bagaimana cara melunasinya, di katakannya Saya selaku orang tua juga, walau sebagai kepala sekola tetapi saya punya anak juga bersekolah, saya juga merasakan betapa sulitnya mencari uang melunasi pakaian seragam yang cukup mahal. Beber-nya

Kembali di katakan Kepsek” apa arti seragam? Keseragaman itu sekaligus menjadi ruang perjumpaan, ruang kebersamaan, supaya di tengah perbedaan, baik perbedaan suku, agama, ras, tingkat berfikir, asal usul SMP dan berbagai perbedaan.

Ini yang kemudian di sebut pelima yang sedang anda jalani prof proyek belajar pancasila itu, dan salah satu temanya adalah kebinekaan global, dan di tengah perbedaan itu kita sadari sebagai sebuah kenyataan sosial, tetapi juga sekaligus menyatukan kita sebagai anak bangsa tidak ada orang kaya tidak ada orang miskin tidak ada anak pejabat yang lebih hebat tidak ada anak ojek yang lebih rendah dan yang lain tidak. Jelasnya

Semua kita berseragam sama,
Dan karena itu momentum 17 Agustus esok anda secara resmi menggunakan seragam putih Abu-Abu, dan anda harus mengatakan selamat tinggal seragam putih biru. Ucapnya

Semoga kenangan SMP tidak di lupakan, tetapi anda tinggalkan karena menjadi motivasi dan menjadi refleksi untuk anda lebih lagi meningkatkan motivasi belajar dan prestasi belajar di tingkat atau jenjang yang lebih tinggi.

Dan oleh karena itu, 2 alasan itu kemudian kita melaksanakan kegiatan atau momen penyamatan atribut.

Sekali lagi simbol merah putih termasuk topi yang ada tulisan tut wuri handayani semuanya, memberi makna dan membangun kesadaran nasionalisme, membangun kesadaran kebangsaan kita, membangun kesadaran tentang pluralitas kepelbagaian kita sebagai warga bangsa dan menyatu dalam lembaga pendidikan yang namanya SMK negeri 6 ambon, sebagai tempat dimana kita bergumul kita berdoa kita bekerja keras kita membangun kesamaan dan banyak hal akan kita nikmati di SMK negeri 6 ambon.

Anda akan merasakan lapar, anda akan merasakan betapa sulitnya mencari pengetahuan, bagimana membangun komunikasi yang baik dengan sejumlah komponen termaksd guru dan sebagainya.

Semua adalah bagian dari yang kita sebut dengan proses belajar dan yang saya sebut proses bergumul.
Dan karena itu tidak gampang kita menikmati suasana pendidikan pada level SMA/SMK. Tutur Kepsek

Dengan begitu maka Bpk/ibu orang tua, anak-anak kita membutuhkan yang namanya partisipasi aktif dari semua kita.

Baik dari kepala sekolah, pengawas, alumni, dunia usaha dunia industri, komite, orang tua, anak, bahkan komponen lain, guru, pegawai, semua kita sebagai satu kesatuan sistem yang harus di komunikasikan dan meningkatkan partisipasi secara baik, kalau tidak anak-anak ini akan gagal.

Kemudian Lantara Habir, S.Pd, M.MPd, Pengawas Pembina SMK Negeri 6 Ambon dalamnnya sambutannya dijelaskan” Kelebihan masuk SMK yaitu bisa bekerja, Bekerja sambil belajar dan bekerja sambil kuliah.

Dapat ketrampilan, dapat gelar dan dapat kehormatan, 206 siswa tersebar dari 6 jurusan.

Di katakannya” Luar biasa kerja keras kepala sekolah beserta seluruh jajarannya, bisa meraih 206 siswa.

Karena ada Sinenimir sekarang ada isu sekarang bahwa sekolah yang tidak mencapai 20 akan di merger,
Otomatis SMK 6 tidak perlu di perhitungankan untuk merger lagi.

Karena besok kita akan memasuki tanggl 17 Agustus adalah hari proklamasi kemerdekaan Republik kita, maka saya memulai dengan semangat-semangat kebangsaan. Pungkasnya (Veja)

Pendidikan

SMK N 6 Ambon Lepas 208 Siswa PKL Dari Berbagai Jurusan

Ambon,beritasumbernews.com,SMK Negeri 6 Ambon pagi tadi pukul 10 : 00 Wit melepaskan sebanyak 208 Siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun pelajaran 2023-2024 untuk melakukan kegiatan PKL yang tersebar di 31 dunia usaha dan dunia industri.

Kegiatan Pelepasan siswa PKL SMK N 6 Ambon tersebut di laksanakan pada gedung Aula SMK N 6 Ambon yang di hadiri oleh sejumlah perwakilan Dunia Usaha Dunia Industri, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi yang di wakili oleh Pengawas SMK Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Ny. W. Kailola. S.Pd sekaligus melepaskan siswa PKL TA 2023-2024 yang di tandai dengan pemukulan Tifa.

Acara ini di hadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku yang di wakili oleh Pengawas SMK Dinas pendidikan provinsi Maluku Ny. W. Kailola.S.Pd, Kepsek SMK N 6 Ambon, perwakilan Dudi, Komite SMK N 6 Ambon, Ketua Panitia Ny. M. Siahaya.SP. M.Pd, Wakasek, serta ketua dn sek.jurusan, serta para guru dan siswa PKL sebanyak 208 orang.

Berkesempatan pengawas SMK Dinas pendidikan provinsi Maluku Ny. W. Kailola. S.Pd mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku dalam sambutannya sempat menyapa para guru yang di nilai begitu hebat hebat dn luar biasa dalam menyampaikan berbagai materi ilmu pengetahuan pad para siswa.

Di katakannya pula bahwa dari berbagai program – program pendidikan yang ada di SMK N 6 Ambon yang kini mengantarkan SMK N 6 Ambon ke level progres yang lebih tinggi sampai ke tingkat Nasional bahkan internasional. Ujar Kailola saat menyampaikan sambutannya

Tidak hanya itu, Kailola jug memberikan apresiasi kepada komite sekolah, sampai ke tata usaha, bapak ibu guru pengawas, pembina dan juga apresiasi kepada para siswa yang begitu tekun dalam menempuh pendidikan di SMK N 6 Ambon.

Di katakannya juga bahwa” SMK N 6 Ambon sangat luar biasa yang mana saat ini para siswa PKL ini merupakan angkatan terakhir dari kurtilas kurikulum 13.

PKL adalah merupakan salah satu persyaratan dari kelulusan, sehingga di harapkan para siswa harus hadir di setiap tempat dimana melaksanakan kegiatan PKL itu.

Bahkan yang sangat terpenting dalam melaksanakan kegiatan PKL adalah nilai karakter, sehingga harus bisa menampilkan skil pengetahuan yang luar biasa, dan di sepanjang 3 bulan PKL sudah bis berdisiplin tinggi yang belajar dari kondisi situasi dimana laksanakan PKL itu.

Sementara Kepsek Drs. Eduard Luturmas yang di temui di ruang kerjanya menyampaikan” praktik kerja lapangan atau PKL merupakan sebuah proses atau tahapan peningkatan fokasi bagi siswa SMK, Karen itu PKL tentu saja di harapkan memberikan motivasi dan peningkatan serta kompetensi bagi peserta didik di dunia kerja atau institusi mitra dan landasan regulasi.

Faktanya ada pada Inpres presiden no. 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan SDM Indonesia, dan kemudian peraturan presiden no. 68 tahun 2022 tentang revitalisasi pendidikan fokasi dan pelatihan fokasi. Ucap Luturmas

Komponen atau stekholder dunia usaha memiliki ahli yang penting dalam peningkatan kompetensi keahlian.

Kelebihan atau keunggulan dari SMK adalah belajar di satuan Pendidikan dengan berbagai sistem dan kompetensi yang di miliki terapi juga di lengkapi atau di topang dengan proses pendidikan atau suasana pembelajaran di dunia usaha dunia industri. Terang Luturmas

Lanjutnya” Ini karakteristik SMK, oleh karena itu anak- anak di harapkan belajar di dua tempat ini, sehingga mereka betul-betul memiliki kompetensi yang unggul, Karena di satuan Pendidikan Itu tentu saja ada sejumlah keterbatasan dan kekurangan baik dari fasilitas dari sisi SDM bahkan sistem yang terbangun tentu di terbangun dunia usaha dunia industri atau pun sebaliknya. Jelasnya

Oleh karena itu kolaborasi atau kerja sama atau kemitraan dunia usaha dunia industri SMK ini menjadi hal yang sangat urjek menjadi persyarat mutlak, sehingga pada waktunya Anak-anak selesai mengikuti praktek kerja lapangan itu bisa memiliki kompetensi unggul. Sebutnya

Dan memang ada 2 tahapan atau 2 sistem PKL, yang pertama adalah semi blok dan yang kedua adalah blok penuh. Ujar Luturmas

Semi blok itu misalnya dalam seminggu itu ada 1-2 hari atau 3 hari itu di industri anak-anak kita belajar di industri dan 2-3 hari itu di sekolah, itu yang di sebut semi blok.

Dalam kurung waktu atau 2-3 bulan tertentu di oleh satuan Pendidikan di sepakati oleh dunia industri,
Hal yang ke 2 adalah blok penuh artinya sekian semester belajar di sekolah, dan 3 bulan mereka belajar di dunia industri itu yang di sebut blok penuh.

Sehingga di harapkan anak-anak belajar di industri ini mereka memiliki Pencapaian-pencapaian kompetensi yang baik dan pada waktunya bisa membekali anak-anak sampai kepada mereka memiliki yang namanya uji sertifikasi kompetensi.

Uji sertifikasi kompetensi yang di lakukan oleh BNSP atau Asosiasi sertifikasi kompetensi,

Jumlah peserta yang mengikuti Praktek Kerja Lapangan pelajaran 2023 2024 adalah sebanyak 208 orang, terbagi dalam 6 jurusan.

Yang pertama adalah pekerjaan sosial, yang ke 2 adalah asisten keperawatan, yang ke 3 adalah teknologi Laboratorium medik yang ke 4 adalah farmasi klinis dan komunitas, yang ke 5 adalah multimedia, dan yang ke 6 adalah akutansi dan keuangan lembaga.

Tersebar di 31 dunia usaha dunia industri, dan di harapkan mereka akan bersinergi dengan SMK negeri 6 Ambon begitupun sebaliknya dan anak-anak pada waktunya bisa menjalankan prosesi dengan baik.

Ada kurun waktu akhir dari proses ini akan d uji laporan apakah sudah mampu mencapai kompetensi yang di praktekan di dunia usaha atau dunia industri.

Itu yang harus di perhatikan bersama, jika sudah berkompeten maka dunia usaha dunia industri berkenan menerbitkan sertifikat PKL sesuai kompetensi bagi para siswa PKL tersebut. Tutup Luturmas

Siswa PKL tersebut di lepas dengan pemasangan edicart secara simbolis oleh 6 siswa PKL mewakili 6 jurusan yang ada, yang pasangkan oleh pengawas SMK Dinas pendidikan provinsi Maluku. (Veja)

Pendidikan

42 Siswa Kelas 3 SMK Neg. 2 Halut Ikuti PKL

Halutberitasumbernews.com – Dalam rangka meningkatkan skill serta salah satu syarat untuk menuju akhir studi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kabupaten Halmahera Utara (Halut), pihak sekolah lakukan pelepasan sebanyak 42 siswa Kelas 3.

Kegiatan pelepasan tersebut dilakukan guna mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang nantinya akan di turunkan ke beberapa instansi di lima kecamatan lingkar tambang diantaranya baik, polsek, Kantor pertanian, Bandara kuabang kao, kantor camat.

Menurut kepala SMK Negeri 2 Halut Amru Hi. Amin, S.Pd, yang di temui awak media ini menjeleskan” selain meningkatkan pengembangan skill siswa, PKL merupakan salah satu program wajib yang harus di ikuti oleh siswa kelas 3.

“PKL adalah salah satu standar kelulusan siswa yang dilakukan guna menjembatani relevansi keilmuan teoritis dan terapan dalam bidang kejuruan,” ujarnya kepada awak media ini di ruang aula pertemuan SMK N 2 Halut usai kegiatan pelepasan, senin (24/07/2023)

Dari program tersebut, kepala SMK Negeri 2 Halut itu berharap peserta PKL bisa menjalankan kegiatan tersebut layaknya para karyawan di kantor-kantor dan selalu menjaga nama baik sekolah.

“Siswa dapat menjalani aktifitas layaknya pekerja atau karyawan dan mengenal dunia industri atau dunia kerja,” harapnya

Amru juga bilang, PKL tersebut saat ini sudah angkatan ke- 13, “ini sudah angkatan ke tiga belas,” ungkapnya

Diketahui, peserta PKL SMK N 2 Halut terdiri dari, Siswa kejuruan Agrobisnis pertanian, kejuruan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan kejuruan Kesehatan.

Acara pelepasan siswa PKL tersebut di tandai dengan pemasangan atribut berupa Jas dan Idcar PKL oleh kepala SMK Negeri 2 Halut Amru Hi. Amin Spd. akhirnya (yansen)

Pendidikan

Waka Polsek P. Haruku Gelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Dan Penyalagunahan Narkotika

Harukuberitasumbernews.com – Waka Polsek Pulau Haruku Ipda. Boby Dethan yang di dampingi oleh Sekcam P. Haruku dan Sekertaris Kesbangpol Kab. Malteng menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Dan Penyalagunahan Narkotika.

Kegiatan berlangsung pada pukul 09 : 00 Wit, tepatnya di selenggarakan di Kantor Camat P. Haruku.

Kegiatan tersebut di fokuskan pada siswa dan siswi, kususnya pada siswa dan siswi SMA, SMK/ MA sederajat.

Sementara siswa yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi tersebut itu sebanyak 20 orang.

Sekcam dalam sambutannya lebih awal menyampaikan Permohonan maaf atas ketidak hadirannya Camat pulau haruku.

Berkaitan dengan Narkoba, Tidak usah Kita melihat jauh-jauh, sekarang ini di wilayah pulau haruku saja yang berdasarkan data yang kita peroleh penyebaran narkoba terbesar di Maluku itu salah satunya berada di pulau haruku.

Kata Sekcam” Saya berharap bahwa terkait hal ini untuk ade-ade terutama buat ade-ade peserta yang punya masa depan dan cita-cita yang masih panjang maka jangan pernah menyentuh sedikitpun yang namanya barkoba.

Di lanjutkannya” karena apabila kita sudah terpengaruh dengan narkoba susah untuk kita tinggalkan.

Maka dari itu saya harap untuk ade-ade sekalian mari cermati terkait dengan pemberian materi yang akan di sampikan oleh pak wakapolsek.

Dalam arahan yang di sampaikan Waka Polsek P. Haruku, Waka Polsek berharap semua peda peserta yang mengikuti materi agar di harapkan tidak perlu tegang.

Waka Polsek juga mengajak para siswa dan siswi untuk menyimak betul kegiatan sosialisasi dengan baik, agar bisa menjadi bisa di pahami dan bisa melakukannya.

Selain itu Sekretaris dinas Kesbanpol Kab.Maluku Tengah Dra. Ratna Sopamena dalam penyampaiannya Mengatakan” Perlu saya memeberikan himbauan kepada ade” bahwa sesuai dengan program kerja dari badan kesbanpol maluku tengah yang dengan notabennya adalah porgram-program di ambil berdasarkan perkembangan dan kemajuan di wilayah kabupaten malteng.

Narkoba ini adalah program yang sangat penting terutama bagi ade-ade para pelajar karena dari sekarang marilah kita membimbing anak-anak kita sebagai penerus bangsa yang baik.

Karena dengan adanya penyebaran dan penyalagunahan Narkotika ini dapat berdampak sangat buruk bagi ade-ade para pelajar, maka dari itu saya harap tolong di perhatikan betul nanti jika di berikan materi tentang narkoba ini. (Veja)

Pendidikan

Peserta MPLS Di SMA Negeri 1 Halut, Terima Materi Wawasan Kebangsaan Dari Kodim 1508/Tobelo

Halutberitasumbernews.com – Kepala Staf Kodim 1508/Tobelo Mayor Inf Rusmin Nuryadin, memberikan Materi Wawasan Kebangsaan. Pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri I Halmahera Utara Jalan Siswa Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Senin (17/7/2023).

Pada saat pemberian materi, Kasdim 1508/Tobelo menyampaikan bahwa tujuan memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi guna memicu dan memberikan motivasi agar para siswa memahami nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila.

Hakikat Pancasila adalah sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar negara. Dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 alinea keempat tertuang fungsi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Dalam pembukaan UUD 1945 juga tertuang sila dalam Pancasila yang menjadi dasar negara, ujarnya.

Lanjut dikatakan, Arti Bhinneka Tunggal Ika adalah berbeda-beda tetapi tetap satu. Kemudian, Bhinneka Tunggal Ika diusulkan oleh Presiden ke-1 Indonesia Ir. Soekarno untuk menjadi semboyan bangsa. Sebab, memiliki arti yang menggambarkan kepribadian bangsa Indonesia dengan beragam perbedaan, mulai dari suku, agama, ras, hingga adat.

“Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia Fungsi ini mengandung makna semua aktifitas kehidupan bangsa Indonesia harus sesuai dengan sila-sila Pancasila. Adapun nilai dalam isi Pancasila adalah Nilai dan jiwa – Ketuhanan – keagamaan, Nilai dan jiwa kemanusiaan, Nilai dan jiwa persatuan, Nilai dan jiwa kerakyatan-demokrasi, serta nilai dan jiwa keadilan sosial”.

Bahwa perkembangan teknologi, pergaulan dan lainnya yang terjadi di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini cukup memprihatinkan. Yakni, baik disadari atau tidak, hal tersebut telah menjadi sebuah ancaman serius bagi kelangsungan hidup dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan Kepala Sekolah SMA Negeri I Halmahera Utara Martin Manuel,S.Pd.,M.Pd, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri I Halmahera Utara Dra. Dyahwari Sujaningtyas, Ketua Panitia MPLS Lucuana M. Nanlohy,S.Si beserta para Panitia MPLS, para Guru Sekolah SMA Negeri I Halmahera Utara, para siswa siswi SMA Negeri I Halmahera Utara. (Yansen)

[instagram-feed]