Halut,beritasumbernews.com
Apel Gelar Pasukan Oprasi kepolisian kewilayahan “Bina Kusuma Kie Raha 2022.” dengan Tema Pencegahan preman, premanisme dan penyakit masyarakat dalam rangka wujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Halmahera Utara.

Kegiatan tersebut menurut Humas Polres Halut lewat Rilisnya kepada wartawan kegiatan di laksanakan tepat pada pukul 09 : 00 Wit, yang bertempat di lapangan Apel Polres Halut pagi tadi. Rabu 15/06/2022

Mewakili Kapolres dalam mengambil apel tersebut yakni” Waka Polres Halut Kompol Alwan Sifat, dan di hadiri oleh para Kabag, para Kasat, Serta gabungan peleton apel gelar pasukan.

Sementara pasukan yang terlibat dalam apel tersebut yakni” 1 (satu) peleton sat Samapta Polres Halut, 1 (satu) peleton siswa latja Spn Polda Malut, 1 (satu) peleton gabungan staf Polres Halut, 1(satu) peleton gabungan sat intelkam dan sat reskrim Polres Halut.

Saat memimpin apel Amanat Kapolda Malut di sampaikan oleh Waka Polres mewakili Kapolres Halut yakni” Pertama tama marilah kita memanjatkan puji syukur ke hadirat allah swt, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas kehendaknyalah kita masih diberikan kesempatan tugas-tugas dan kekuatan untuk melaksanakan kepolisian dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, serta memberipelayanan kepada masyarakat.

Lanjutnya” dan saat ini kita berkesempatan hadir dalam mengikuti apel gelar pasukan operasi bina kusuma kieraha 2022 polda maluku utara.

Kata Waka dalam penyampaian amanat Kapolda mengatakan” apel gelar pasukan ini, adalah langkah awal dalam rangka melakukan pengecekan terhadap kesiapan sebelum pelaksanaan operasi, baik pada aspek perssonel, sarana prasarana, serta kelengkapan dalam pelaksanaan operasi rangkaian materiil, pendukung lainnya.

Pasalnya” sehingga nantinya semua kegiatan dapat dan berjalan dengan lancar memperoleh hasil yang optimal.

Tambahnya” Operasi bina kusuma kieraha-2022 ini, adalah operasi kepolisian yang di gelar oleh ditbinmas polda maluku utara dan jajaranya merupakan operasi kepolisian dengan bentuk operasi harkamtibmas dengan mengedepankan polisi berseragam yang diarahkan pada sasaran potensi gangguan (pg) dan ambang gangguan (ag) agar tidak menjadi gangguan nyata (gn).

Lebih lanjut di katakannya” Operasi ini bertujuan untuk mencegah dan menangkal segala bentuk tindak kriminal/kejahatan yang diakibatkan oleh perilaku atau tindakan preman dan premanisme akibat dari gejolak sosial ekonomi masyarakat.

Selain itu, operasi bina kusuma kieraha 2022 2022 ini memiliki tugas untuk membangun dan menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Menjamin kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktifitasnya. dengan sasaran operasi yaitu tempat-tempat atau lokasi yang dimungkinkan dapat dipergunakan untuk melakukan aksi preman dan terminal premanisme seperti terminal angkot, pelanbuhan penyebrangan, area perbelanjaan umum, parkiran umum serta lokasi lainnya. dan cara bertindak (cb) mengedepankan kegiatan pembinaan dan penyuluhan pre-emtif dalam setiap tindakan kepolisian.

Kemudian mengutamakan kegiatan sambang (door to door) dan dalam melakukan kegiatan pembinaan penyuluhan kepada masyarakat yang berkaitan dengan preman dan premanismme serta penyakit
masyarakat lainya.

Sedangkan waktu pelaksanaan operasi selama 15 (lima belas) hari, terhitung mulai tanggal 15 juni s/d 29 juni 2022.

Di sadari sunggu pula bersama bahwa pandemi covid-19, tentu ekonomi akan berdampak pada situasi sosial masyarakat.

Situasi tersebut apabila tidak diantisipasi berpotensi dan dikelola dengan baik dapat menimbulkan kerawanan dan kecenderungan meningkatnya ancaman terhadap keamanan baik dalam bentuk kejahatan konvensional, transnasional maupun menimbulkan kejahatan lainya yang dapat terganggunya stabiltas kamtibmas.

Untuk itu dalam pelaksanaan operasi ini, di harapkan agar mampu membangun harmonisasi dengan setiap elemen masyarakat termasuk para tokoh dengan lebih fokus kepada pencegahan
serta penangkalan terkait gangguan kamtibmas, serta isu provokatif yang tidak kasus-kasus menutup kemungkinan di picu melalui penyakit masyarakat.

Adapun daerah operasi bina kusuma kie-raha 2022 meliputi seluruh wilayah hukum polda maluku utara, dengan target operasi: preman yang dapat meresahkan masyarakat, seperti: perilaku mabuk-mabukan, geng motor, meminta secara paksa uang di berbagai tempat (pelabuhan, bandara terminal, pertokoan dan lain-lain).

penyakit masyarakat, seperti: pembuat, penjual, pengkonsumsi miras/narkoba serta pelaku bisnis prostitusi dan perjudian.

Untuk itu saya kapolda maluku utara selaku penanggung jawab kebijakan operasi, dirbinmas beserta jajaranya untuk melaksanakan memerintahkan operasi ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan dalam pelaksanaanya wajib mempedomani peraturan serta perundangan yang berlaku, agar setiap langkah teknis dan taktis selama operasi tidak terjadi kesalahan, baik secara administrasi maupun. Tutupnya (Endy)