Berita

Kapolda Maluku Pimpin Rakor Forkopimda Bahas Penanganan bentrok Pemuda di Negeri Liang

Ambon – beritasumbernews.com– Kapolda Maluku Irjen Pol.

Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku terkait penanganan bentrok antar sekelompok pemuda di Negeri Liang, Kabupaten Maluku Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Markas Polda Maluku, Senin (5/1/2026), ini dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, Kabinda Maluku, Plh Sekda Maluku, Irwasda Maluku, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku, Asisten Intelijen Kasdam XV/Pattimura, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Maluku, anggota Komisi I DPRD Maluku, Bupati Maluku Tengah, Sekretaris Walikota Ambon, Sekda Maluku Tengah, para Pejabat Utama gabungan TNI-Polri dan Kejaksaan, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Dandim 1504/Ambon, pimpinan OPD lintas Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah, Camat Salahutu, serta tamu undangan lainnya.

Rakor yang dilaksanakan oleh Polda Maluku ini merupakan langkah strategis dan terpadu dalam merespons bentrokan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus sebagai upaya mencari solusi menyeluruh, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Negeri Liang.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pokok permasalahan dibahas secara komprehensif, antara lain legalitas kepemimpinan Raja/Kepala Pemerintahan Negeri serta pengelolaan anggaran dan keadilan distribusi sumber daya; Rehabilitasi kerusakan fasilitas dan penanganan korban konflik; Program pemberdayaan pemuda dan masyarakat sebagai langkah pencegahan konflik; dan Penguatan sistem pengamanan melalui Pos Pam, rencana pengamanan (Renpam), contingency plan penanganan bentrok, serta pembinaan pemuda dan masyarakat dan penegakkan hukum

Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat yang dilaksanakan dengan pola diskusi interaktif ini berorientasi pada tindak lanjut yang nyata.

“Rapat ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi harus menghasilkan langkah konkret. Tujuan utama kita adalah menciptakan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, khususnya terhadap gangguan kamtibmas yang berlatar belakang kekerasan, perkelahian kelompok, hingga konflik sosial,” tegasnya.

Kapolda menekankan pola konflik seperti yang terjadi di Negeri Liang bukan hal baru dan telah terjadi di berbagai wilayah. Oleh karena itu, penanganannya harus bersifat menyeluruh, melibatkan seluruh pemangku kepentingan, serta tidak hanya mengedepankan pendekatan keamanan, tetapi juga aspek sosial, pemerintahan, adat, dan hukum.

Saat rakor, berbagai masukan strategis disampaikan oleh para peserta. Direktur Intelkam Polda Maluku mengungkapkan, wilayah Maluku Tengah memiliki potensi konflik cukup tinggi dengan lebih dari 100 permasalahan yang teridentifikasi, sehingga diperlukan optimalisasi peran perangkat desa dan evaluasi program sebelum pemilihan Kepala Pemerintahan Negeri (KPN).

Sebelum menutup rakor, Kapolda Maluku menyampaikan sejumlah kesimpulan dan penegasan penting. Ia menekankan perlunya sinkronisasi antara hukum positif dan hukum adat dalam kepemimpinan Negeri Liang agar memiliki legitimasi yang kuat di mata masyarakat.

Kapolda juga menegaskan bahwa aktivitas provokatif di media sosial akan terus dipantau melalui tim siber Ditreskrimsus Polda Maluku, dan terhadap akun-akun yang terbukti memicu konflik telah dilakukan pemanggilan serta pemeriksaan.

“Terkait penegakan hukum, kendala utama adalah masyakat tidak menjadi saksi dan kurangnya kelengkapan alat bukti. Pelaku bersembunyi di dalam komunitas dan komunitas melindungi pelaku. Namun hal tersebut tidak akan menghentikan proses penegakkan hukum” tegas Kapolda.

Sebagai langkah tegas ke depan, Kapolda menegaskan bahwa apabila kembali terjadi bentrokan, aparat keamanan akan melakukan tindakan penegakan hukum secara tegas berupa penangkapan, bukan sekadar imbauan atau pembubaran.

Selain itu, Kapolda mendorong agar pada tahun anggaran 2026 dialokasikan program-program kepemudaan yang terarah dan berkelanjutan sebagai sarana pembinaan dan pencegahan konflik sosial. (**)

Berita

BIRO SDM POLDA MALUKU GELAR RAKOR KESIAPAN OPEN BIDDING PENYIDIK DAN PENYIDIK PEMBANTU DI LINGKUP POLDA MALUKU

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Daerah Maluku melalui Biro Sumberdaya Manusia (SDM) akan menggelar kegiatan open bidding atau penawaran terbuka terhadap pengadaan peralatan operasional dalam mendukung tugas-tugas penyidikan.

Sebelum kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ini dihelat, Biro SDM Polda Maluku terlebih dahulu melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihelat di ruang kerja Karo SDM, Rabu (7/1/2026).

Rakor yang dipimpin Karo SDM Kombes Pol. Jemi Junaidi S.I.K, ini dihadiri Direktur Kriminal Khusus, Kabid Hukum, Staf Ahli Kapolda Maluku serta para perwira dari Reskrim Umum, Reskrim Khusus, Reskrim Narkoba, Bidang Hukum dan Paminal dari Bid Propam Polda Maluku.

Kombes Jemi Junaidi dalam arahannya menekankan pentingnya rakor yang dihelat untuk kesiapan kegiatan open bidding yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Kami berharap rakor ini nantinya dapat melahirkan satu kebijakan dan kesepakatan aturan yang nantinya akan direalisasikan dalam pelaksanaan open bidding penyidik dan penyidik pembantu di lingkup jajaran Reskrim Polda Maluku,” harapnya.

Mengingat pentingnya kegiatan tersebut, Kombes Jemi berharap para peserta dapat memberikan saran dan masukan sesuai dengan landasan hukum yang berlaku.

“Semoga kegiatan ini akan berjalan lancar dan sukses dalam mendukung tugas-tugas kepolisian ke depan,” pungkasnya. (**)

Berita

Kapolda Maluku Sapa Masyarakat Desa Fiditan, Tekankan Keamanan, Toleransi, dan Peran Orang Tua Jaga Generasi Muda

Ambon – beritasumbernews.com –Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyapa masyarakat desa Fiditan kecamatan Pulau Dullah Utara, kota Tual dalam kegiatan tatap muka dan silaturahmi.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Hijrah Lingkungan Baru Desa Fiditan pada Rabu (7/1/2026) siang ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban, religius, dan kekeluargaan.

Tatap muka yang dilaksanakan Kapolda Maluku bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta memperkuat sinergi antara Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua MUI Provinsi Maluku, Direktur Intelkam, Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Binmas, Dansat Brimob Polda Maluku, serta Kapolres Tual dan jajaran. Turut hadir pejabat Polres Tual, Kapolsek Dullah Utara, Penjabat Desa Fiditan beserta staf, Badan Saniri Ohoi (BSO) Fiditan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga Desa Fiditan.

Kehadiran seluruh elemen tokoh masyarakat ini mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif, khususnya di wilayah Kota Tual dan Maluku Tenggara.

Kapolda Maluku dalam pertemuan yang berlangsung secara sederhana dan penuh humanis ini menyampaikan rasa syukur atas tugas yang diemban di Provinsi Maluku.

Menurutnya, provinsi Maluku merupakan wilayah yang sangat indah, kaya sumber daya alam, serta memiliki masyarakat yang cerdas dan berkarakter kuat.

Kapolda menekankan kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh situasi keamanan. Tanpa rasa aman, aktivitas masyarakat akan terganggu dan pembangunan tidak dapat berjalan optimal.

“Persyaratan utama sebuah masyarakat untuk maju adalah aman. Kalau kita terus berkelahi dan berkonflik, maka sulit bagi daerah ini untuk berkembang. Keamanan bukan hanya tugas Polri dan pemerintah, tetapi tugas kita semua,” tegas Kapolda.

Seluruh masyarakat diajak untuk memiliki rasa terhadap keamanan lingkungan dan negeri, serta menumbuhkan semangat persatuan sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.

Kapolda menekankan pentingnya menjadikan agama sebagai pedoman tertinggi dalam kehidupan. Ia mengingatkan bahwa manusia diciptakan dengan kesempurnaan akal dan budi, sehingga harus mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

“Ketika kita hadir di suatu lingkungan, lingkungan itu harus tersenyum karena kehadiran kita. Jangan sampai kita hadir justru untuk memperkeruh suasana, menciptakan konflik dan bentrok. Mari kita perjuangkan kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat,” pintanya.

Kapolda menegaskan keberagaman suku, agama, ras, dan budaya di Maluku merupakan kekuatan dan pemersatu bangsa, bukan sebaliknya menjadi sumber perpecahan.

Untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Kapolda turut menyoroti peran strategis orang tua dalam membina dan mengawasi anak-anak, khususnya generasi muda. Ia mengingatkan tantangan generasi saat ini berbeda dengan generasi sebelumnya, terutama akibat derasnya arus informasi dari media sosial dan internet.

“Internet punya sisi positif dan negatif. Anak-anak kita mudah meniru apa yang mereka lihat. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam membimbing dan mengarahkan anak-anak agar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak, toleran, dan bertanggung jawab,” harapnya.

Generasi muda, kata Kapolda, adalah penyambung hidup bangsa. Olehnya itu mereka harus dijaga dan dibina bersama agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa permasalahan adalah bagian dari kehidupan, namun harus disikapi dengan bijaksana. Sehingga ditekankan dua hal utama dalam menghadapi masalah, yakni beribadah dan bersabar.

“Jika kita tidak sabar dan tidak mendekatkan diri kepada Tuhan, maka hawa nafsu dan kebencian akan muncul, yang akhirnya mendorong kita melakukan tindakan yang merugikan orang lain. Mari kita selesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin,” pesan Kapolda.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini berharap masyarakat Desa Fiditan dan Kota Tual pada umumnya dapat terus menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Dalam kesempatan yang sama, sejalan dengan penyampaian Kapolda Maluku, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku Prof. Dr. Hi. Abdullah Latuapo, M.Ag turut menyampaikan pesan moral dan keagamaan kepada masyarakat Desa Fiditan agar terus menjaga persatuan, ketertiban, dan keamanan sebagai bagian dari nilai-nilai ajaran agama.

Ketua MUI menegaskan bahwa menjaga kamtibmas merupakan bagian dari ibadah sosial yang memiliki nilai pahala besar di sisi Allah SWT. Menurutnya, agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab menjaga kedamaian dan keharmonisan antar sesama.

“Keamanan dan persatuan adalah amanah. Ketika lingkungan aman dan masyarakat hidup rukun, maka ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk, pendidikan berjalan baik, dan ekonomi masyarakat akan tumbuh. Karena itu, menjaga kedamaian adalah tanggung jawab bersama,” ujar Ketua MUI.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar, baik yang beredar di lingkungan sekitar maupun melalui media sosial. “Mari kita saring setiap informasi sebelum menyebarkannya. Ketua MUI mengingatkan bahwa fitnah, ujaran kebencian, dan provokasi dapat merusak persaudaraan serta berpotensi memicu konflik. Sesunggunya orang islam itu adalah bersaudara, maka kalau ada salah paham, mohon supaya kita cepat-cepat islah, saling memaafkan satu dengan yang lain.

Jadikan akhlak dan nilai keagamaan sebagai benteng dalam menyikapi perbedaan. Persatuan umat dan persaudaraan kebangsaan harus selalu kita jaga,” imbaunya.

Ketua MUI juga mengajak para orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama membina generasi muda agar tumbuh dalam nilai keimanan, toleransi, dan cinta damai, sehingga mampu menjadi agen persatuan di tengah keberagaman Maluku.

Mengakhiri pertemuan tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Fiditan atas sambutan hangat dan perhatian yang diberikan. Ia berharap tali silaturahmi dapat memperkuat persaudaraan dan menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak.

“Semoga pertemuan ini mendapatkan ridho dari Allah SWT dan membawa kebaikan bagi kita semua,” tutup Kapolda. (**)

Uncategorized

Sambut Tahun Baru 2026, Kapolda Maluku Pimpin Doa Lintas Agama: Perkuat Pela Gandong dan Solidaritas Kebangsaan

Ambon – beritasumbernews.com – Menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung khidmat di Tribun Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Rabu malam (31/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., Danrem 151/Binaiya, Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku dan Kodam XV/Pattimura, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, para tokoh lintas agama, serta perwakilan organisasi kepemudaan, termasuk Ketua Ansor NU Maluku.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa doa lintas agama ini merupakan bagian integral dari rangkaian Operasi Lilin Salawaku 2025, yang bertujuan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Kita berkumpul malam ini untuk bersyukur sekaligus memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaan Ibadah Natal 2025 di Maluku telah berjalan aman dan kondusif. Ini adalah buah dari sinergi, dedikasi seluruh petugas di lapangan, serta dukungan dan doa masyarakat,” ujar Irjen Pol Dadang Hartanto.

Menanggapi dinamika kamtibmas yang sempat terjadi di beberapa wilayah, termasuk kawasan STAIN Ambon, Kapolda Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan.

Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Maluku, khususnya Pela Gandong, sebagai perekat sosial dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Saya mengimbau masyarakat untuk menyikapi setiap peristiwa dengan kepala dingin. Kedepankan persaudaraan, toleransi, dan semangat Pela Gandong. Kedamaian yang kita jaga hari ini adalah modal utama untuk membangun Maluku yang maju, aman, dan sejahtera,” tegas Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga mengajak seluruh peserta doa lintas agama untuk menunjukkan solidaritas nasional dengan mendoakan saudara-saudara di wilayah Sumatera dan Aceh yang tengah dilanda bencana alam.

“Di tengah sukacita menyambut Tahun Baru, kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Mari kita kirimkan doa dan harapan agar mereka diberi kekuatan dan ketabahan. Inilah wujud kebersamaan kita sebagai satu bangsa,” ungkapnya.

Usai pelaksanaan doa bersama, Kapolda Maluku bersama Forkopimda menjadwalkan patroli gabungan berskala besar ke sejumlah titik keramaian di Kota Ambon. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat serta menjamin perayaan malam Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan malam pergantian tahun dengan rasa aman. Patroli ini menjadi simbol komitmen negara dalam menjaga stabilitas hingga fajar tahun baru,” pungkas Kapolda.

Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang dipimpin Kapolda Maluku menjadi simbol kuat komitmen aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat dalam merawat toleransi, persatuan, dan kedamaian di Maluku. Pendekatan humanis melalui nilai Pela Gandong tidak hanya relevan sebagai kearifan lokal, tetapi juga menjadi contoh konkret penguatan harmoni sosial di tengah tantangan kebangsaan.

Di saat berbagai daerah menghadapi dinamika keamanan dan bencana alam, pesan solidaritas nasional yang disampaikan Kapolda Maluku menunjukkan bahwa stabilitas daerah tidak bisa dilepaskan dari empati dan kebersamaan sebagai bangsa. Sinergi lintas sektor, kehadiran negara melalui patroli gabungan, serta doa lintas iman menjadi fondasi penting dalam menyongsong Tahun Baru 2026 dengan optimisme dan persatuan. (**)

Berita

Polda Maluku Gelar Latihan Pra-KRYD 2026, Perkuat Kesiapan Personel Jelang Operasi Pekat dan Ketupat

Ambon – beritasumbernews.com –Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menggelar Latihan Pra Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (Pra-KRYD) Tahun 2026 pada Jumat (9/1/2026), bertempat di Ruang Rapat Utama Basudara Manise Lantai V Mapolda Maluku. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memantapkan kesiapan personel guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pelaksanaan Operasi Pekat dan Operasi Ketupat.

Latihan Pra-KRYD tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Samapta Polda Maluku Kombes Pol Agus Pujianto, mewakili Karo Ops Polda Maluku, didampingi Kabag Kerma Biro Operasi Polda Maluku AKBP Luther Bane, S.H. Peserta latihan merupakan perwakilan personel dari seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Maluku yang akan dilibatkan langsung dalam pelaksanaan KRYD di lapangan.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Agus Pujianto membacakan amanat Kepala Biro Operasi Polda Maluku Kombes Pol Ronald Refli Rumondor, S.I.K. yang menekankan pentingnya keseriusan dan kedisiplinan seluruh peserta dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber.

“Latihan Pra-KRYD ini sengaja dilaksanakan lebih awal untuk menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif menjelang Operasi Pekat dan Operasi Ketupat. Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh arahan dan materi dengan baik serta penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Lebih lanjut, dalam amanat tersebut juga ditekankan bahwa KRYD bukan kegiatan seremonial atau sesaat, melainkan harus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Seluruh personel yang terlibat diharapkan mampu menjalankan tugas secara humanis namun tetap tegas, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan dan citra Polri di mata masyarakat.

Karo Ops Polda Maluku juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan sinergi lintas sektor, khususnya dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, agar pelaksanaan KRYD di lapangan berjalan efektif, terukur, dan berdampak nyata terhadap stabilitas keamanan di wilayah Maluku.

Melalui Latihan Pra-KRYD ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme personel serta menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya menjelang agenda-agenda nasional dan keagamaan yang memerlukan kesiapsiagaan ekstra aparat keamanan.

Pelaksanaan Latihan Pra-KRYD Polda Maluku mencerminkan langkah strategis institusi Polri dalam membangun kesiapan personel secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek teknis operasional, tetapi juga dari sisi pendekatan sosial dan etika penegakan hukum. Penekanan pada pelaksanaan tugas yang humanis, konsisten, dan bebas pelanggaran menunjukkan upaya serius Polda Maluku dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat legitimasi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Selain itu, dorongan untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait memperlihatkan kesadaran bahwa stabilitas keamanan tidak dapat diwujudkan secara sektoral, melainkan melalui kerja sama lintas elemen. Dengan pendekatan ini, KRYD diharapkan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang berkelanjutan di Maluku. (**)

Berita

Tingkatkan Kebugaran Fisik Layani Masyarakat Polda Maluku Gelar Olahraga Bersama

Ambon – beritasumbernews.com –Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan kegiatan olahraga bersama yang diikuti seluruh personel di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (9/1/2026).

Olahraga bersama dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Turut hadir Irwasda Maluku, beserta para Pejabat Utama Polda Maluku.

Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M saat memimpin apel persiapan kegiatan olahraga, mengungkapkan, kegiatan ini penting dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh, serta meningkatkan stamina yang prima.

Kebugaran fisik setiap personel Polri penting untuk selalu dijaga dan ditingkatkan agar tidak menghambat tugas dan tanggungjawab sebagai pelayanan, pelindung dan pengayom masyarakat.

“Kesehatan dan kebugaran tubuh harus selalu dijaga setiap personel dengan cara berolahraga yang cukup, dan mengkonsumsi makanan yang sehat,” pintanya.

Setiap personel Polri juga diminta untuk rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan jasamani. Hal ini penting untuk menjaga stamina yang prima dan terhindar dari berbagai penyakit.

“Dengan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, diharapkan di antara kita tidak ada yang sakit, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal,” pintanya.

Olahraga bersama yang dilaksanakan seluruh personel Polda Maluku bersama para PJU yaitu senam sehat.(**)

Berita

Polda Maluku Audiens dengan Pertamina Papua – Maluku Perkuat Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan audiensi dengan PT. Pertamina Patra Niaga Regional Papua-Maluku yang bertempat di ruang tamu Kapolda Maluku, Jumat (9/1/2026).

Kegiatan yang dilakukan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi pengamanan objek vital nasional, ini dihadiri langsung oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H yang didampingi Karo SDM, Karo Log, serta Dir Pamobvit Polda Maluku.

Dari pihak Pertamina Patra Niaga Regional Papua–Maluku, hadir Executive General Manager (EGM) Awan Raharjo, didampingi para manajer regional dan pejabat teknis, termasuk bidang Supply & Distribution, Corporate Sales, Legal, Human Capital, Communication Relations, hingga unsur pengamanan internal.

Pertemuan silaturahmi tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat kerja sama lintas institusi, khususnya dalam mendukung stabilitas keamanan dan kelancaran operasional sektor energi di wilayah Maluku.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai aspek strategis terkait pengamanan aset dan distribusi energi, peningkatan koordinasi pengamanan objek vital nasional, serta penguatan komunikasi dan respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Sinergi yang dilaksanakan tersebut berperan penting mengingat peran vital Pertamina dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Maluku.

Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni menegaskan Polda Maluku berkomitmen untuk terus mendukung keamanan dan stabilitas operasional Pertamina sebagai bagian dari upaya menjaga kepentingan nasional.

“Kolaborasi yang solid antara Polri dan BUMN khususnya Pertamina diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di sektor energi,” harapnya. (**)

POLDA MALUKU

Polda Maluku Tegaskan Seleksi SIP TA 2026 Berjalan Transparan dan Sesuai Ketentuan, Bantah Dugaan Praktik Curang

Ambon – beritasumbernews.com –Kepolisian Daerah Maluku menegaskan bahwa proses seleksi pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Tahun Anggaran 2026 telah dilaksanakan dengan prinsip BeTAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis, sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri. Penegasan ini disampaikan sebagai klarifikasi atas pemberitaan salah satu media online yang menyebut adanya dugaan praktik curang dalam seleksi SIP di Polda Maluku.

Polda Maluku menyatakan bahwa pemberitaan media online yang menyebut “Adanya dugaan Praktek Curang Seleksi SIP TA 2026 di Polda Maluku”, terkait dengan kelulusan salah satu peserta seleksi, yakni Bripka ST, adalah tidak benar dan tidak berdasarkan fakta.

Bripka ST dinyatakan lulus terpilih Seleksi SIP Angkatan 55–56 melalui kuota Penghargaan Kapolri, yang merupakan salah satu jalur resmi dalam pendidikan pengembangan Polri. Jalur ini diberikan kepada anggota yang memperoleh penghargaan pimpinan atas prestasi, dedikasi, dan pengabdian.

“Perlu dipahami bahwa pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) merupakan pendidikan pengembangan karier, dan di dalamnya terdapat jalur penghargaan pimpinan.dalam hal ini penghargaan bapak Kapolri dan penghargaan bapak Kapolda Maluku. Penilaian terhadap jalur ini merupakan hak prerogatif pimpinan, yang dilaksanakan berdasarkan ketentuan dan mekanisme yang sah,” jelas kabid Humas Polda Maluku.

Terkait proses seleksi pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP), Karo SDM Polda Maluku menegaskan bahwa Bripka ST mengikuti seluruh tahapan seleksi dari awal hingga akhir, sebagaimana peserta lainnya. Tidak ada tahapan yang dilewati atau dikecualikan. Hal ini dibuktikan dengan absensi kehadiran Bripka ST dan berita acara pelaksanaan seleksi.
Jadi tidak benar bahwa bripka ST tidak mengikuti tahapan seleksi Tes Pengetahuan Kepolisian (TPK).

Dengan demikian, pemberitaan yang menyebutkan adanya praktik curang dalam proses seleksi SIP TA 2026 di Polda Maluku tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Menanggapi isu mengenai nilai psikotes yang disebut tidak memenuhi passing grade, Karo SDM Polda Maluku menjelaskan bahwa jalur Penghargaan dalam seleksi pendidikan pengembangan yaitu
“Salah satu ketentuan pada jalur Penghargaan adalah telah dilakukan pemetaan personel yang mendapatkan penghargaan oleh Biro SDM Polda Maluku. Pemetaan ini menjadi bagian dari sistem pembinaan karier yang terintegrasi dan sah secara organisasi,” tegasnya.

Polda Maluku memastikan bahwa seluruh proses tersebut telah dilaksanakan sesuai aturan internal Polri, dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalisme dan integritas.

Polda Maluku dibawah kepemimpinan Irjen Pol.Dr. Dadang Hartanto, S.H, S.I.K, M.SI, berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan seleksi pendidikan dan pembinaan personel yang bersih dari praktik KKN. Setiap tahapan seleksi diawasi secara ketat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Polda Maluku terbuka terhadap klarifikasi dan pengawasan publik, namun mengimbau agar dalam pemberitaan disampaikan secara berimbang, sesuai fakta, tidak berpersepsi, serta tidak membentuk opini publik yang menyesatkan,” tutup Kabid Humas. (**)

POLDA MALUKU

Kapolda Maluku Pimpin Pelatihan SAR di Pantai Ngurbloat Malra, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Dukung Pariwisata yang Aman

Ambon – beritasumbernews.com – – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, memimpin Kegiatan Pelatihan Search and Rescue (SAR) bagi masyarakat dan instansi terkait.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Ngurbloat (Pantai Pasir Panjang), Ohoi Ngilngof, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kamis siang (8/1/2026).

Pelatihan SAR merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolda Maluku di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara yang berorientasi pada penyelesaian konflik, peningkatan keamanan wilayah pesisir, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, khususnya di kawasan destinasi wisata bahari.

Pelatihan SAR dihadiri jajaran Polda Maluku, unsur pemerintah daerah, instansi teknis, serta masyarakat setempat. Turut hadir Ketua MUI Maluku, Kapolres Tual, Kapolres Malra, Kadis Pariwisata Malra, Kepala Basarnas Tual, Sekretaris BPBD Malra dan pejabat lainnya beserta masyarakat.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan instansi lintas sektoral ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sistem keamanan dan keselamatan terpadu, terutama di wilayah pesisir yang menjadi tumpuan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malra dalam sambutannya memberikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kapolda Maluku beserta rombongan. Ia menyebutkan, Kabupaten Malra memiliki 76 destinasi wisata, dengan Pantai Ngurbloat sebagai salah satu ikon wisata unggulan nasional.

Kadis juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kepolisian atas dukungan pengamanan di berbagai event pariwisata, termasuk Festival Meti Kei yang telah masuk dalam kalender pariwisata nasional.

Menurutnya, kehadiran Kapolda Maluku akan memberikan dampak positif bagi promosi dan peningkatan kunjungan wisatawan di Maluku Tenggara.

Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, dalam sambutannya menegaskan pelatihan SAR yang dilakukan memiliki makna strategis, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dari aspek pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Kapolda mengaku, Maluku Tenggara dan Kota Tual memiliki potensi wisata bahari yang luar biasa, termasuk Pantai Ngurbloat yang dikenal dengan pasir putih halus dan panorama laut yang indah.

“Salah satu cara menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, adalah dengan menjamin keamanan dan keselamatan mereka. Kegiatan seperti snorkeling dan wisata bahari harus didukung dengan kesiapsiagaan SAR yang baik,” ungkap Kapolda.

Ia menegaskan, kehadiran Polri bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk menciptakan rasa aman, mendukung promosi pariwisata, serta memastikan destinasi wisata memiliki daya jual yang tinggi dan berkelanjutan.

“Pelatihan SAR diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dan petugas di lapangan dalam merespons cepat setiap potensi kecelakaan laut atau kondisi darurat lainnya, sehingga dapat meminimalisir risiko dan dampak yang mungkin terjadi,” harapnya.

Pelatihan SAR yang dilaksanakan meliputi pengenalan peralatan keselamatan, teknik pertolongan di air, prosedur evakuasi korban, serta simulasi penanganan keadaan darurat di wilayah pesisir.

Masyarakat tampak terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, mengingat wilayah pesisir Maluku Tenggara sangat bergantung pada aktivitas laut dan pariwisata.

Kapolda Maluku menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, serta mendukung pengembangan pariwisata Maluku yang aman dan berdaya saing.

“Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat pesisir yang tangguh, sekaligus memperkuat citra Maluku Tenggara sebagai destinasi wisata bahari yang indah, aman, dan ramah bagi wisatawan,” pungkasnya. (**)

POLDA MALUKU

Wakapolda Maluku Ikut Vicon Anev OPS Lilin Bersama Mabes Polri

Ambon – beritasumbernews.com –Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni Sik., M.H mengikuti rapat Analisa dan Evaluasi terkait pelaksanaan Operasi Lilin dan Aman Nussa Dua tahun 2025 bersama Mabes Polri, Jumat sore (9/1/2026).

Anev yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Desi Prasetyo ini diikuti Wakapolda melalui Video Confrence dari ruang vicon Markas Polda Maluku.

Dalam mengikuti kegiatan tersebut, Wakapolda didampingi Irwasda Maluku dan Kepala Biro Logistik Polda Maluku. Serta para PJU Polda Maluku

Wakapolri dalam arahannya meminta seluruh jajaran Polri hingga tingkat Polsek untuk terus mempertahankan kinerja terbaik yang sudah diberikan selama tahun 2025. Berikanlah rasa aman kepada masyarakat.

“Bapak Presiden telah memberikan apresiasi kepada kita dalam pelaksanaan tugas pengamanan saat Operasi Ketupat dan Opersi Lilin 2025,” katanya.

Wakapolri meminta kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kinerja yang baik dalam melayani masyarakat.

“Saya minta agar kinerja baik ini terus dipertahankan sebab di tahun kemarin hasil survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri naik mencapai 92 persen dan ini sangat tinggi,” ungkapnya.

Kepada para Kapolda sebagai penanggung jawab dan pengambilan kebijakan di daerah, Wakapolri juga menyampaikan ucapan terima kasih atas keberhasilan kinerja yang dilaksanakan.

“Saya atas nama pimpinan Polri mengucapkan terima kasih sebab keberhasilan Polri kemarin merupakan hasil dari kerja sama kita semua dari satuan tingkat paling atas hingga satuan paling bawah. Saya berharap kinerja baik ini harus terus dipertahankan,” pintanya. (**)

[instagram-feed]