Menampilkan: 131 - 140 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Saat Melaut, Satu Warga SBT Hilang Kontak Belum Di Temukan

SBT,beritasumbernews.com
Hilang kontak saat melaut, Burhanudin Kaisuku (51) dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

Kantor SAR Ambon menerima informasi dari Bapak Arif melaporkan adanya long boat, 1 orang hilang kontak saat melaut di perairan Desa Miran Kab, Seram Bagian Timur sampai saat ini belum kembali.

KN SAR Abimanyu tiba dan melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi di Perairan Desa Miran Pulau Gorom Kab, Seram Bagian Timur, Penyisiran pun dilakukan selama beberapa jam hingga pukul 19 :00 Wit, KN SAR Abimanyu menyudahi Pencarian akibat buruknya cuaca.

Ops SAR hari ke 2 akan dilanjutkan kembali hari ini pada pukul 06 : 00 Wit, bertolak dari Pelabuhan Tehoru Kab, Seram Bagian Timur tempat KN SAR Abimanyu berlabuh.

Sebelumnya korban dilaporkan pergi melaut menggunakan long boat pada tgl 24 Desember pukul 0400 WIT di sekitar perairan desa Miran kab, Seram bagian timur namun sampai sekarang korban tak kunjung kembali, Upaya pencarian pun sudah dilakukan oleh masyarakat sekitar namun nihil hasilnya.

Selama Ops SAR cuaca diselimuti hujan ringan, angin barat – barat laut berkecepatan 10-20 knots, dan tinggi gelombang mencapai 1,25 – 2,5 M

Unsur SAR yang terlibat Rescuer Basarnas Ambon, ABK KN SAR Abimanyu, Polairud Kab, Seram Bagian Timur di tambah Masyarakat setempat.

Alut yang digunakan KN SAR Abimanyu 1 Unit, KP. XV – 1007 Polairud Kab, SBT 1 Unit, long boat masyarakat 3 Unit. (Rdks)

Kecelakaan

Pohon Tumbang Di Ambon, Hingga Memakan Korban

Ambon,beritasumbernews.com
Angin kencang yang di sertai hujan menghantam kota Ambon kemarin, akibatnya banyak pohon yang tumbang dan akibat dari pohon Tumbang itu akhirnya memakan korban.

Salah satu pohon di Ambon, tepatnya pada depan Bank Danamon Jl Diponegoro Kec Sirimau Kota Ambon, terpantau media ini Telah terjadi peristiwa Pohon Tumbang yang mengakibatkan salah seorang pengendara SMRD Merek Jupiter Z warna Hitam dengan No Pol. DE 4784 NI atas nama Salfatoris Onyaresepan 52) yang adalah tukang ojek, Ketiban pohon dan mengalami patah tulang pada bagian tangan sebelah kiri. Rabu 22/12/2021

Dari kronologis singkat yang di sampaikan saksi yakni” Gilberth Tethol (22) Menerangkan bahwa” awalnya saksi yang sementara mengendarai Mobil milik saksi dari arah Tugu Trikora dan hendak menuju ke arah Bank BRI tiba-tiba saksi melihat sebuah pohon yang berada tepat didepan Bank Danamon sudah mulai miring sehingga saksi langsung menancapkan gaz mobil milik saksi hingga melewati pohon tersebut.

Setelah itu saksi langsung mengehentikan mobil milik saksi dan hendak keluar untuk memeriksa mobilnya namun saksi mendengar teriakan minta tolong dari arah seberang jalan.

Mendengar hal tersebut saksi langsung segera mencari sumber suara dan menemukan korban sementara tertimpa pohon.

Kemudian saksi langsung menolong korban dan membawa korban ke RS Bakti Rahayu guna mendapatkan pertolongan medis.

Pasca insiden tersebut selang waktu yang tidak lama kemudian datanglah ke lokasi, Pers SPKT Polresta Ambon, Pers Sek Sirimau, Piket Laka Lantas Polresta Ambon dan 1 regu Damkar Turun ke TKP guna membantu membersihkan pohon yang sementara menutupi badan jalan raya.

Perstiwa tersebut telah ditangani langsung oleh Piket Laka Lantas dan SPKT Polresta Ambon, Kejadian tersebut terjadi pada saat hujan disertai angin kencang. (Rdks)

Kecelakaan

Nelayan Di Bursel Hilang Saat Melaut, Belum Di Temukan

Bursel,beritasumbernews.com
Basarnas Ambon melalui Pos SAR Namlea menerima informasi dari Bapak Jai (BPBD Buru Seletan) melaporkan adanya salah satu nelayan yang pergi melaut di sekitar perairan desa masnana (kab buru selatan) sampai saat ini tak kunjung kembali.

Selepas di terimanya informasi ini, pukul 07 : 25 WIT, Tim Rescue Pos SAR Namlea diberangkatkan guna melaksanakan Operasi SAR. Menggunakan RIB 03 Tim berangkat menuju lokasi pada titik koordinat 4° 11′ 10.50″ S – 126° 41′ 34.40″ E, dan Heading 202.79° arah selatan dari Pos SAR Namlea.

Pria 38 tahun asal Negri Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten SBB (seram bagian barat) yang berdomisili di Desa Masnana (Kabupaten Buru Selatan) ini pada hari selasa tgl 21 Desember pukul 15 : 40 WIT terlihat pergi melaut di sekitar Perairan Desa Masnana.

Namun sampai sekarang korban tak kunjung kembali. Beberapa nelayan yang sedang melintas di perairan masanana menemukan longboat milik korban namun naas korban tidak berada di tempat.

Pencarian pun Sempat di lakukan oleh masyarakat dan nelayan sekitar namun nihilnya.

Korban tersebut Abdullah Pellu (38),tim SAR dalam melakukan pencarian terhadap korban di hadapi dengan kondisi cuaca Hujan Ringan, Angin Barat – Barat Laut kecepatan 8 – 15 knots, dan Tinggi gelombang mencapai 1,25 – 2,50 M

Unsur yang terlibat diantaranya, Basarnas (Pos SAR Namlea), Polair Polda Maluku, dan BPBD Kabupaten Buru Selatan

Alut yang digunakan RIB 03 Pos SAR Namlea 1 Unit, Long boat masyarakat 5 Unit. (Rdks)

 

Kecelakaan

Di Terpa Gelombang Speed Inarissa Dari Kamariang Menuju Tulehu, Satu Korban Meninggal

Salahutu,beritasumbernews.com
Kecelakaan laut menimpa Speed Kamariang Inarissa di perairan laut Pulau Pombo pagi tadi sekitar pukul 07 : 30 Wit, menelan korban hingga meninggal.

Speed Inarissa yang di kabarkan berangkat dari Desa Kamariang subuh tadi menuju Negeri Tulehu dengan mengangkut 100 penumpang dan 3 buah kendaraan roda dua (motor) alami musibah kecelakaan laut di perairan Pulau Pombo. Senin 20/12/2021

Akibat musibah yang di alami Speed Inarissa dari Kamariang akhirnya satu korban meninggal dunia, korban Sedek Sosal (60) asal Desa Latu, Kec.Amalatu, Kab.SBB.

Informasi ini berhasil di himpun Redaksi beritasumbernews.com siang ini dari keterangan saksi Clara Putirulan (17) seorang Mahasiswi yang mana dari keterangannya bahwa” Speed Inarissa mulai bertolak dari Desa Kamariang sekitar pukul 7 : 00 Wit, dengan mengangkut penumpang kurang lebih 100 orang, hendak juga membawa 3 buah kendaraan roda dua (motor).

Kata Clara” Speed INARISSA Dalam perjalanan dari Desa Kamarian menuju Desa Tulehu dan sekitar Pukul 08.20 wit, Speed INARISSA mendekat P. Pombo dan mendapati cuaca yang kurang baik berupa ombak.

Kemudian selang waktu yang tidak lama Speed INARISSA mengalami oleng di karenakan gelombang yang mengakibatkan speed oleng ke kiri dan penumpang panik, akibat kepanikan penumpang yang mengakibatkan speed miring ke kiri sehingga penumpang yang duduk di atas speed langsung melompat ke laut.

Pada saat setelah terjadi speed oleng ke kiri para penumpang yang di dalam speed langsung keluar melompat kelaut dan berusaha berenang menyelamatkan diri menunju P. Pombo yang tidak jauh dari TKP, setelah speed kembali normal kemudian Nahkoda dan beberapa ABK langsung menarik speed menuju P. Pombo.

Pasca kejadian tersebut, tak lama kemudian Speed milik warga Kailolo sebanyak 15 buah melakukan evakuasi penumpang dari P. Pombo menuju pangkalan speed kailolo Desa Tulehu.

Keterangan yang sama pula di sampaikan oleh Nahkoda Fery Sapteno (43), hal yang sama di benarkan Kapolsek Salahutu Iptu.Sam Soleh.

Di sampaikan bahwa korban meninggal di duga kehabisan tenaga saat hendak menyelamatkan diri, kemudian 6 Orang sementara di rawat Di RS. Ishak Umarella.

Korban tersebut yang sedang di rawat yakni” Yofantata Hehanussa, (36) asal Stain, Wa Adia (39), asal Stain, Cai Pattimura (65) asal Desa Latu, Amin Patty (48) asal Desa Latu, Rusda Patimura (50) asal Desa Latu, Gasim Patty (54) asal Desa Latu.

Kerugian yang di alami saat terjadi kecelakaan tersebut yakni tiga buah unit motor roda dua dan sejumlah barang bawaan penumpang, dan akibat dari kecelakaan tersebut juga merupakan faktor Adanya kelalaian Nahkoda yang mengangkut penumpang dan barang melebihi kapasitas muat kapal, sehingga mengakibatkan kecelakaan laut karena tidak memperhitungkan kondisi alam.

Enam korban lain sempat di rawat di Rumah Sakit RSU Umarella Tulehu, namun usai di periksa kemudian dapat di pulangkan. (Veja)

Kecelakaan

Jatuh Dari Plafon, Amir Di Dapati Tak Bernyawa

Ambon,beritasumbernews.com
Penjaga Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 13 Ambon, Amir Difinubun (52), ditemukan sudah tidak bernyawa setelah terjatuh dari atas plafon sekolah. Sabtu 4/12/2021

Sekitar pukul 08.00 WIT itu berawal saat, Kasim Siolimbona (45), yang sedang melakukan pekerjaan perbaikan bangunan sekolah itu dan sekitar pukul 07.30 datangi sekolah tersebut, Saat Kasim hendak berganti pakaian untuk bekerja, tiba-tiba kasim mendengar bunyi benturan cukup kuat yang berasal dari lantai dua sekolah.

Oleh karena merasa penasaran dengan bunyi tersebut, kasim kemudian naik ke lantai dua sekolah untuk mengecek penyebab terjadinya bunyi benturan yang cukup kuat di lantai dua itu.

Tepatnya pada sebuah ruangan kelas yang masih dalam perbaikan, Kasim terkejut melihat tubuh korban (Amir Difinubun) yang sudah terkapar dengan kondisi yang berlumuran darah tidak bernyawa, melihat hal itu, kasim langsung berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar.

Pihak sekolah bersama dengan masyarakat di sekitar TKP langsung menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan proses evakuasi jenazah Amir Difinubun.

Dan beberapa saat kemudian Tim Inafis Polresta Ambon tiba di TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara, jenazah di bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum.

Dari hasil penyelidikan sementara diduga kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal yakni korban terjatuh dari plafon sekolah karena kemungkinan korban naik ke plafon untuk mengecek arus listrik.

Sehingga ada dugaan bahwa korban terkejut akibat sengatan listrik dan jatuh ke lantai dengan posisi kepala mengenai dasar lantai dan menimbulkan pendarahan di bagian kepala, dan menyebabkan korban meninggal dunia.

Kepala Sekolah SMA 13 Ambon Drs .Didi Karsidi yang dikonfermasi via pesan Whatsaap, Sabtu, 4 Desember 2021 menyampaikan secara singkat, Bu…maaf beta (saya) sedang kegiatan di Bula Kabupaten Seram Bagian Timur ( SBT).

“Almarhum pagi – pagi naik ke ruang atas yang sedang di rehab oleh tim proyek..saya tidak tahu dalam rangka apa….karena penkerjaan rehab itu sepenuhnya dikelola oleh pihak ketiga.. Nanti selesai acara beta (saya) telp,,sekarang ada acara ramah tamah di Bula.” Almarhum sebagai tenaga honor SATPAM MALAM DI SEKOLAH.” (Sherly)

Kecelakaan

Kapal Kayu Yang Sempat Mati Mesin, Akhirnya Di Temukan Tim SAR Gabungan

Tual,beritasumbernews.com
Kantor Basarnas Ambon menerima informasi dari Ketua DPRD Kota Ambon terkait adanya Kapal yang hendak mati mesin di perairan Maluku Tenggara dengan penumpang 2 orang.

Dari informasi itulah Tim Basarnas Ambon menggerakkan Tim Rescue Pos SAR Tual beserta Unsur Potensi SAR dikerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Ops SAR. Sabtu 4/12/2021

Tim Rescue Pos SAR Tual beserta Unsur Potensi SAR yang dikerahkan dengan Menggunakan KN. Catamaran 507 BAKAMLA Tual.

Satu Jam Pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Kapal kayu tersebut pada pukul 02 : 15 WIT sedang terombang-ambing di Perairan Tanjung Tamedan Maluku Tenggara dengan kondisi kedua korban selamat.

Selanjutnya kedua korban di evakuasi menuju Kota Tual guna mendapat perawatan, kedua korban tersebut adalah Baharudin Ohoirenan (51), dan Jihad Ohoirenan (20), korban merupakan ayah dan anak.

Kedua korban kemudian di evakuasi oleh Tim Rescue Pos SAR Tual ke pelabuhan Tual dan kedua korban lansung di serahkan ke pihak keluarga korban.

Dengan ditemukannya korban dengan keadaan selamat, maka Ops SAR resmi di tutup dan seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih.

Cuaca yang di tempuh saat Tim SAR melakukan Ops SAR mengalami Hujan Ringan, Angin Barat Daya – Barat Laut 2 – 15 Knots,Tinggi Gelombang 0,1 – 0,5 M

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian terhadap Kapal kayu dan dua korban tersebut yakni Rescue Pos SAR Tual 7, BAKAMLA 2 orang,
Keluarga Korban 1, dengan Alut yg digunakan, KN Catamaran 507 BAKAMLA Tual 1 Unit. (Rdks)

Kecelakaan

Akibat Mati Mesin KM.Morero Hanyut Terbawa Arus,Berhasil Di Temukan Tim SAR Gabungan

Halut,beritasumbernews.com
Kapal KM. Morero dengan POB 8 orang yang dikabarkan mati mesin di perairan antara pulau jara-jara dan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, berhasil di Tim Gabungan Basarnas dan di evakuasi ke Tobelo.

Informasi ini di terima pihak Basarnas Halut dari informasi pihak keluarga yang ada di kapal tersebut dan salah satu keluarga yang ada di Tobelo melanjutkan informasi tersebut ke Kantor Basarnas Halut di Tobelo.

Tim Basarnas Kab.Halut yang di bantu Tim gabungan bergerak menuju sasaran lokasi keberadaan Kapal tersebut dengan menggunakan RIB 03 Tobelo.

Menurut Kepala Basarnas Halut Rizal kepada media ini saat di hubungi menyampaikan bahwa” salah satu penumpang yang ada di kapal tersebut menginformasikan kebocoran kapal tersebut kepada istrinya di Tobelo.

Lanjutnya” saat informasinya di terima lansung menggerakkan Tim SAR gabungan dan lansung menuju lokasi dimana kapal tersebut berada, pencarian tersebut di lakukan oleh Tim SAR gabungan yakni Basarnas Tobelo, Polairud Polres Halut, Pos AL Tobelo, KUPP Tobelo, PMI Tobelo. Ucap Rizal

Dalam pencarian malam ini, KM.Morero berhasil di temukan, dan ternyata di dalam kapal terdapat ada 8 orang namun dua di antaranya sudah di evakuasi terlebih dahulu dengan menggunakan Speedboat, tiba dengan selamat di Tobelo. Jelas Rizal

Enam penumpang tersisa kemudian di evakuasi oleh Tim Basarnas gabungan, dan tiba juga dengan selamat di Tobelo, sementara kapal yang sempat mati mesin dan mengalami kebocoran, berhasil di bantu oleh Tim Basarnas gabungan sehingga kapal pun kemudian dapat melanjutkan perjalanan ke Tobelo yang di kawal oleh Tim Basarnas gabungan. Tutup Rizal
(Endy-21)

Kecelakaan

Akibat Laka Lantas Di Pitu Pengendara Mengalami Luka Parah

Pitu,beritasumbernews.com
Telah terjadi Peristiwa Kecelakaan/tabrakan lalulintas di Wilayah Hukum Polres Halmahera Utara tepatnya di Desa Pitu, Kec. Tobelo Tengah, tabrakan atau Laka lantas tersebut tepatnya di jembatan Pitu. Sabtu 20/11/2021

Dalam kronologis singkat yang di sampaikan Kasat Lantas Polres Halut Iptu. Adil. S.AP kepada media ini menjelaskan bahwa” Marsel Loleo (18) seorang mahasiswa dengan menggunakan motor Revo GTR warna merah hitamTidak menggunakan helem, melaju dari arah Selatan menuju ke arah Utara atau dari Kao menuju ke Tobelo sesampainya di jembatan Togala Desa Pitu tepatnya di jembatan jalan tikungan Marsel Loleo menyalip melewati mobil yang di depannya. Jelas Kasat

Lanjut Kasat” tiba-tiba datang dari arah berlawan yaitu dari arah Utara menuju kearah selatan Sepeda motor yamaha Vixion yang di kendarai oleh Riski Mawingkere (25) yang berboncengan dengan seorang wanita Braselia Fofo (20), dan motor Honda Revo GTR 150 Warna hitam yang dikendarai oleh Ronal Ngutuk (20) yang juga membonceng Lestari Fofo (24)
dalam kecepatan tinggi sehingga sepeda motor Yamaha Vixion bertabrakan dengan sepeda motor Honda Revo GTR yang dikendarai oleh Marsel Loleo yang melaju dari arah Selatan ke Utara kemudian sepeda motor Honda GTR yang dikendarai oleh saudara Ronal Ngantuk bersamaan dengan sepeda motor Yamaha Vixion menabrak sepeda motor Yamaha Vixion dari belakang. Beber Kasat

Akibat kecelakaan tersebut Marsel Loleo Mengalami Luka robek di kaki bagian kanan dan luka lecet di wajah, sedangkan Riski Mawingkere mengalami Luka robek di kaki kanan serta Mengalami sakit di dada.

Kemudian pada Lestari Fofo Mengalami memar – memar di bagian muka dan bibir pecah, sedangkan Braselia Fofo mengalami luka robek di kaki kanan.

Personil Sat Lantas Polres Halut kemudian mengamankan barang bukti 1(satu) Unit Sepeda Yamaha Vikson biru hitam, 1 ( Satu ) Unit Sepeda motor Revo GTR merah Hitam, 1(Satu) Unit sepda motor Revo GTR Hitam. Tutur Kasat
(Endy-21)

Kecelakaan

Satu Rumah Di Batu Merah Milik Warga Hangus Di Lalap Api

Ambon,beritasumbernews.com
Tepatnya di Jl.Kawasan Arbes RT.004/RW.017 Negeri batu merah, Kec.Sirimau Kota Ambon, satu rumah milik sepasang suami istri Daeng Sanusi dan Wa Umi hangus terbakar. Sabtu 20/11/2021

Menurut Kasubag Humas Polresta Ambon Ipda.Isack Leitemia menyampaikan kepada media ini sore tadi bahwa” sesuai keterangan saksi Adila Nisa Ardani mengatakan bahwa” awalnya saksi I sementara Bermain Bersama teman-temannya di dalam kawasan puskesmas setelah itu saksi I melihat kumpulan api dari atap seng lantai 2.

Selanjutnya saksi I langsung berlarian ke rumah dan memberitahukan kepada kakaknya (kk hasan ada api di atas loteng) Selanjutnya saksi memberitahukan kepada mamanya (ada api di atas loteng), kemudian saksi I bersama mama dan keluarganya langsung keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri. Terang Leitemia

Kata Leitemia, sedangkan menurut keterangan Daeng Sanusi (saksi 2) bahwa” awalnya saksi II sementara berada di dalam kamar sedang beristirahat, kemudian anaknya berteriak (bapa ada tabakar di atas) selanjutnya saksi langsung keluar dari rumah dan melihat percikan api di atas seng rumah selanjutnya Saksi melihat api menjalar mengikuti kabel yang berada di atas seng selanjutnya saksi langsung bersama warga sekitar berusah untuk memadamkan api menggunakan air dan pasir.

Sementara dari keterangan yang di sampaikan oleh Rais (30) menjelaskan bahwa” awalnya saksi sementara beristirahat dengan istrinya di dalam rumah tiba – tiba saksi kaget mendengar suara warga dari luar rumah bahwa ada kebakaran.

Mendengar hal tersebut saksi langsung keluar dari rumah dan melihat kobaran api yang sudah membesar dari arah atas pondok milik Daeng Sanusi.

Kata saksi” karena panik Saksi langsung berteriak meninta tolong kepada warga untuk menyelamatkan keluarganya serta memadamkan api.

Tidak lama kemudian setelah tiba personil Polsek Sirimau tiba di TKP jelang beberapa menit kemudian tiba juga 5 (lima) unit mobil pemadam kebakaran tiba di TKP dan bersama warga setempat berusaha memadamkan kobaran api, Dan akhirnya api tersebut berhasil di padamkan.

Leitemia juga menyampaikan” Kebakaran menyebabkan 2 unit rumah milik Daeng Sanusi Diantaranya 1 (satu) unit kios, 1 (satu) unit butik, dan 1 (satu) unit koskosan.

Penyebab Kebakaran bermulah dari kediaman Daeng Sanusi akibat adanya kosleting listrik (arus pendek), di kabel induk milik PLN pada lantai 2.

Dalam persitiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, Namun untuk kerugian materil diperkirakan sekitar 450 juta. Tutup Leitemia
(Rdks)

Kecelakaan

Dua Warga Terjebak Dalam Insiden Kebakaran Di Soabali

Ambon,beritasumbernews.com

Kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di kawasan soabali pagi tadi di ambon, pada pukul 06.10 wit pagi tadi tepatnya di kawasan RT. 03/RW.01.

Sampe saat ini belum diketahui sebab akibat dari kebakaran tersebut, kebakaran ini menghanguskan 1 buah rumah yang didalam rumah itu ada sebuah bengkel, foto kopi, semuanya hangus terbakar, oleh karena sumburan api yang sangat besar dan kuat.

Hal ini di benarkan oleh Edwin Patikawa, selaku Ketua Damkar Kota Ambon, saat hendak bersama personil Damkar berjuang memadamkan amukan api yang membakar rumah tersebut.

Kata Pattikawa saat di temui awak media mengatakan bahwa” benar dua warga terjebak dalam kebakaran tersebut hingga akhirnya meninggal.

Korban kebakaran tersebut di larikan ke rumah sakit Bhayangkara Tantui Ambon, dan guna melakukan otopsi.

Mobil pemadam kebakaran kota Ambon yang di turunkan guna memadamkan api tersebut menurut Pattikawa sebanyak 8 yunit Mobil Damkar. (Ona)

[instagram-feed]