Menampilkan: 141 - 150 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Seminggu Tim SAR Mencari Rivana Saleki Yang Hilang Di Laut Tak Kunjung Di Temukan

Ambon,,,beritasumbernews.com,,, Ops SAR H.7 terhadap anak 5 thn asal Desa Waeturan Kota Namrole Kabupaten Buru Selatan dilanjutkan.

Menggunakan Rubber Boat, Sejak pukul 8 pagi Pencarian pun kembali dilanjutkan. Dengan membagi 2 SRU berharap di hari terakhir pencarian ini korban bisa dapat ditemukan.

SRU 1 terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Namlea bergerak menuju koordinat 3°40 ‘ 49.20″ S – 126° 16’ 33.08″ E, jarak -+ 5 NM, dan Heading 136° arah tenggara dari LKK.

Sementara SRU 2 menggunakan beberapa long boat bergerak menuju koordinat 3°41 ‘ 33.50 S – 126°19’ 5.14″ E, jarak -+ 7 NM, dan Heading 249° arah barat daya dari LKK.

Hingga pukul 5 sore, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, dan Tim memutuskan menyudahi pencarian dan kembali ke Desa Waeturan dan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban.

Hasil dari koordinasi tersebut selama Ops SAR dilaksanakan dari H.1 hingga H.7 korban belum dapat ditemukan sehingga Ops SAR resmi dihentikan/tutup seluruh Unsur Potensi SAR di kembalikan ke Satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih.

Dalam pencarian Tim SAR menempuh kondisi cuaca Hujan Lokal, dengan Angin : Timur Laut – Timur, 4 – 15 Knots, sementara Tinggi Gelombang Rendah : 0.5 – 1.25 M

Unsur SAR Yang Terlibat, Rescuer Pos SAR Namlea sebanyak 4 Orang, Polairud Polda Maluku sebanyak 3 Orang, Masyarakat setempat sebanyak 20 Orang.

Alut Yang Digunakan dalam pencarian tersebut yakni” Rescue Car 1 Unit, Rubber Boat 1 Unit, Long Boat Nelayan 5 Unit. (Rdks)

Kecelakaan

Akibat Miras Sopir Mobil Kijang Hilang Kendali Laka Lantas Terjadi Di WKO

WKO,beritasumbernews.com

Kecelakaan antara dua mobil yakni Mobil Kijang No Pol. DG 1129 DU dengan Mobil Inova No Pol. 1808 NU pengemudi dari kedua mobil tersebut Nikson Haringan (45) dan Iki Mandalika (23).

Dari kronologis yang di himpun media ini sore tadi Insiden tersebut terjadi saat mana Mobil Inova dari arah Utara ke Selatan atau dari Tobelo hendak ke Desa Upa dan sesampainya di Desa WKO Mobil Kijang dengan sopir Iki Mandalika akibat miras hilang kendali lansung menabrak mobil inovo saat melintas di di jalan tepat pertigaan. Minggu 7/11/2021

Akibat dari insiden tersebut kedua mobil tersebut mengalami rusak berat pada bagian depan mobil.

Di targetkan kerugian materi dari insiden tersebut mencapai kurang lebih 10 juta rupiah, dan kedua mobil tersebut di amankan oleh pihak Pol Lantas Polres Halut di Mapolres Halut. (Endy-21)

 

Kecelakaan

Satu Warga Makariki Hanyut Terbawa Arus Saat Pulang Hutan

Makariki,beritasumbernews.com
Satu warga Makariki, Kab.Maluku Tengah terpaksa hanyut terbawa arus air sungai yang cukup deras dan hingga kini belum di temukan.

Tim Basarnas Ambon di kerahkan guna mencari korban (Adam Mesinai, 44 tahun) saat Tim Basarnas Ambon awalnya mendapat informasi dari Deni Lasol Babinsa Makariki menjelaskan pada tanggal 26/9 korban bersama ke 3 temannya pergi mencari kayu di hutan, setelah itu mereka pulang dengan menyeberangi sungai menggunakan rakit namun karna arus sungai yang begitu kuat mereka terjatuh.

Ke tiga temannya berhasil selamat namun tidak dengan korban, Salah satu teman korban menjelaskan masih sempat melihat korban terbawa arus sungai namun sesampainya korban di tumpukan kayu login korban terhisap kedalam pusaran air yang berada di tumpukan kayu login tersebut.

Sejak diterimanya informasi ini tanggal 29/9 satu Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan pukul 14.15 WIT menuju Desa Makariki Kabupaten Maluku Tengah guna pelaksanaan Ops SAR.

Melalui jalur darat, menggunakan Rescue Car Type 1 Tim Rescue Basarnas Ambon pukul 20 : 27 WIT tiba di Kantor Pemerintah Negri Makariki guna melakukan Koordinasi dengan Staf Negri Makariki, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Tim Rescue Basarnas Ambon kembali melanjutkan perjalanan ke Kota Masohi guna melakukan Koordinasi dengan Pemda setempat.

Tim Rescue Basarnas Ambon tiba di kediaman Bapak Dr. RAKIB SAHUBAWA, S.Pi. M.Si. selaku Sekda Maluku Tengah guna melakukan koordinasi terkait musibah yang menimpa salah satu warganya di Desa Makariki.

Hasil dari koordinasi tersebut Tim Rescue Basarnas Ambon mendapat dukungan penuh langsung dari Bupati dan Sekda Maluku Tengah dengan menurunkan satu unit alat berat berupa excavator untuk membantu jalannya Ops SAR.

Pada keesokan paginya Tim SAR Gabungan dikerahkan menuju LKK guna melaksanakan Ops SAR pada koordinat – 3°14’59.80″ S – 129°0’24.50″ E.

Pukul 10.22 WIT Tim SAR Gabungan tiba di Lokasi kejadian selanjutnya Tim SAR Gabungan bahu membahu membuat bendung dari tumpukan batu guna membelah jalur sungai agar bisa melaksanakan Pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Pekerjaan pun dilakukan secara manual hingga pukul 13.17 WIT Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pekerjaan dikarenakan debit air sungai yang meluap dan semakin deras.

Hingga pada pukul 14.27 WIT satu unit excavator tiba di Lokasi kejadian dan melanjutkan pekerjaan. Pekerjaan pun dilakukan selama beberapa jam kedepan hingga pada pukul 15.57 WIT Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pekerjaan dikarenakan hujan lebat dan debit air sungai yang semakin meninggi.

Unsur SAR yang terlibat yakni”
Rescuer Basarnas Ambon – 5
Polairud Maluku Tengah – 5
Brimob Maluku Tengah – 10
BPBD Maluku Tengah – 10
Babinsa Makariki – 1
Bhabinkamtibmas – 1
Masyarakat setempat – 60

Alut yg digunakan yakni” Rescue Car Type 1 – 1 Unit, Excavator – 1 Unit, Rubber Boat – 1 Unit
Peralatan Emergency Kit/Medis.
(Rdks)

Kecelakaan

SAR Brimob Diterjunkan Sisir Sungai Ruatah Cari Orang Tenggelam

Amahai,beritasumbernews.com
Satu tim Search and Rescue (SAR) Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku yang dipimpin Danton 1 Kompi 4 Yon B Pelopor Aiptu Andi Nasrullah bersama-sama dengan warga menyisir sungai ruatah yang berada di Kelurahan Holo, Negeri Sepa, Kec. Amahai, Kab. Maluku Tengah menyusul laporan adanya seorang warga yang hilang tenggelam.

“Permintaan bantuan dari ketua RT. Negeri Makariki Bpk. Mo Salampessi, atas laporan masyarakat tersebut Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. M. Guntur, S.I.K.,M.H. menerjunkan sebanyak 1 SST tim SAR membantu warga untuk dilakukan pencarian korban. Rabu (29/09/2021).

Dengan menggunakan kendaraan truk dinas, personel menuju TKP di Kali Ruatah, dengan bantuan Warga Makariki, Babinsa Koramil 1502-02 Amahai dan Babin Kamtibmas Polsek Amahai, Tim SAR mencoba untuk menyebrangi sungai dan menyisiri sungai dengan menggunakan alat bantu tali guna mencari dari titik awalnya korban yang hilang.

Korban atas nama Sdr. ADAM MESINAI, (42) sampai dengan saat ini belum di ketemukan, faktor cuaca serta alam menjadi kendalam Tim SAR Brimob yang dibantu TNI, Kepolisian setempat serta warga masih berusaha dengan menyisir sungai ruatah di km. 12 Kelurahan Holo.

Wadanyon B Pelopor Akp Hidayat, S.I.K saat dikonfirmasi pihak media membenarkan bahwa Tim nya hingga saat ini masih melakukan pencarian bersama-sama dengan warga dan TNI-POLRI. Saya berharap semoga korban dapat segera ditemukan

Sementara itu, peristiwa orang tenggelam di sungai ruatah sudah seringkali terjadi. Dari pengalaman pencarian sebelumnya, mayoritas korban baru dapat ditemukan pada hari kedua maupun ketiga setelah kejadian. (Veja)

Kecelakaan

Angkot Toisapu Terbalik, Menabrak Pengojek, 12 Penumpang Korban Luka-Luka

Halong,beritasumbernews.com
Angkutan Kota jurusan Toisapu terbalik di turunan tanjakan Negeri Halong Batu-batu pada, Selasa (21/9/2021) sore. Angkot ditumpangi sejumlah mahasiswa STAKPN. Sebelum terbalik, Angkot sempat menabrak pengojek hingga mengalami luka berat.

Tidak ada korban meninggal. Namun sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka ringan dan berat.

Rem kenderaan tersebut blong saat turunan Halong, tepat di Belakang Gudang milik Bulog, tak jauh dari SPBU Galala.

Angkot ini kehilangan kendali ketika jalan turunan Halong. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIT. Angkot Biru nomor polisi DE 1765 QU, menghantam sepeda motor Honda Scoppy warna putih
DE 4998 NG.

Sopir Angkot ini dengan pengemudi Marcus Syalatua (53). Pria paruh baya ini menetap Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan.

Dia mengalami luka robek dan lecet pada bagian tangan sebelah kanan.
Angkot ini menabrak Brian Lekahena (21) yang kesehariannya sebagai pengojek, Dia menetap di Halong. Pemuda ini mengalami luka parah dan tidak sadarkan diri.

Dari keterangan saksi, bunyi tabrakan itu seperti suara gemuruh Saksi keluar rumahnya dan melihat, Angkot sudah terbalik Mobil itu terseret sekira 50 meter.

Sementara dari keterangan para penumpang, awalnya pengemudi Angkot, melaju dari arah Halong Atas,depan kampus STAKPEN.

Sebelum setelah tiba di tempat kejadian, Angkot oleng, Dan langsung terbalik.

Angkot itu terseret dan menyerempet pengendara sepeda motor yang sementara melaju dari arah sebelah depan.

Berikut identitas para korban: ELVIN WENNO/WAAS, Umur 38 thun, Ibu rumah tangga, Alamat Negeri Halong Kecamatan Baguala. Korban mengalami Bengkak pada bagian jidat sebelah kiri, luka lecet bagian kaki sebelah kiri.

KIRANA WAAS, umur 9 tahun, Pelajar, Alamat Negeri Halong. Korban mengalami benturan pada bagian kepala dan lecet pada bagian kaki sebelah kiri.

KRISTA TANASALLE, umur 23 tahun, Mahasiswa, Alamat Negeri Latuhalat Kecamatan Nusaniwe, Korban mengalami benturan pada bagian kepala, bagaian dada dan bagian bahu sebelah kanan.

JULIAN LESNUSSA, umur 20 thun, mahasiswa, menetap di Batu Gajah Kecamatan Sirimau. Korban mengalami Benturan pada bagian dada, luka lecet pada bagian kepala dan kaki sebelah kanan.

HERMELINA HAHURI, umur 22 tahun, Mahasiswa, menetap di Negeri Leahari Kecamatan Leitisel. Korban mengalami Benturan pada paha dan kaki sebelah kiri.

IMELDA PATTIATA, umur 20 tahun, mahsasiswa, alamat Desa Passo. Korban mengalami benturan pada bagian kepala dan benturan pada bagian pantat sebelah kanan.

LEDY RISAMENA, umur 20 tahun, Mahasiswa, alamat Talake Kecamatan Nusaniwe, mengalami Benturan pada bagian kepala dan bengkak pada bagian kaki kiri.

NADAP HUKUNALLA, umur 22 tahun, Mahasiswa, Alamat Desa Passo, mengalami luka lecet pada bagian kaki kiri dan benturan pada bagian kepala.

KRISDAMARIA MARUM, umur 21 tahun, Mahasiswa, Alamat Kusu-kusu Kecamatan Nusaniwe, mengalami benturan pada bagian pantat dan paha sebelah kiri.

FRILLIA DE LIMA, umur 20 thun, Mahasiswa, Alamat Negeri Waai Kecamatan Salahutu. Korban mengalami luka lecet pada bagian paha sebelah kanan.

LEYDY TANASALLE, umur 20 thun, Mahasiswa, alamat Batu Gajah. Korban mengalami benturan pada bagian kepala dan bagian bahu sebelah kanan.

Para penumpang dari mahasiswa STAKPEN sementara di rawat pada RS Bhayangkara. Sedangkan dua orang warga telah kembali kerumahnya, masing ELVIN WENNO/WAAS (Ibu) dan KIRANA WAAS (anak). (Chey)

Kecelakaan

KM. Fungka Permata VII, Nyaris Terbakar, Namun Terselamatkan

Sanana,beritasumbernews com
Saat tambat di dermaga pelabuhan Sanan KM. Fungka Permata VII kapal berbodi kayu yang baru tiba di dermaga pelabuhan Sanana nyaris hangus terbakar.

Seluruh penumpang dan ABK kapal tersentak kaget dengan munculnya percikan api yang muncul dari arah salah satu kamar kapal yakni kamar no 2 sebagai tempat penampung barang titipan.

Indikasi dugaan sementara datangnya api tersebut dari adanya kosleting pada kabel yang mungkin saja ada yang rusak.

Kejadian tersebut terjadi kurang lebih sekitar pukul 10 : 20 Wit, dan kondisi kapal dalam keadaan embargasi atau bongkar muatan.

Dari kejadian tersebut semua ABK kapal berusaha untuk madamkan api yang sedang menjilat sebagian kamar kapal hingga atas kapal, bukan sj ABK namun sinergitas TNI Polri ikut terlibat membantu ABK guna memadamkan api dengan peralatan seadanya sampai datangnya satu mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Sanana.

Sinergitas TNI, Polri yang terlibat dalam membantu ABK guna pemadaman tersebut yakni” Babinsa Galau Serda Adi Nyong Umanailo, Kopda Haryanto, Praka Krisna Kodim 1510/Sanana, Sertu Fadli Fatjaipun Babinsa Waebau, , Provos Kodim Praka Makmur Kasim,

Danramil Kodim 1510/Sanana pun turun tangan pada insident tersebut Danramil sanana Kapten Inf. Abdul Malik, di dampingi oleh Pasi Ops Kodim 1510/Sanana Mayor Inf.Rudin Sidangoli.

Sementara personil Polri yang turut membantu yakni” Anggota KP3 Bripka Mahlil, Bripka Wanto, Dan Pos KP3 Aipda Idaham Umaternate, Brigpol Erwin Parai, dan Bripka Armansyah Kelian.

Insident tersebut terjadi sekitar pukul 10 : 20 Wit, yang mana awalnya Datangnya arus api dari kamar titipan barang no 2, yang mana Kapal tersebut baru saja tiba dari Pasipa.

Usai pembongkaran nanti kapal akan bertujuan pesisir selatan ke Kab. pulau Taliabu pesisir selatan Sulawesi tengah sebagai rute dari kapal tersebut, dan dari kejadian tersebut tidak di dapati korban jiwa, hanya beberapa barang titipan yang hangus terbakar. (Endy-21)

Kecelakaan

Hari Ke Lima Ops SAR Terhadap Korban Terbakarnya Kapal KM.Hentri

Ambon,beritasumbernews.com
Hari ini di lanjutkan pencarian korban terbakarnya kapal KM.Hentri yang terbakar di perairan Maluku tenggara Kepulauan Tanimbar,berapa hari lalu.

Basarnas dan Unsur Potensi SAR distandbykan menunggu kondisi cuaca membaik guna pelaksanaan Opserasi SAR.

Basarnas terus melakukan Koordinasi dengan Polres Maluku Tenggara, Dandim 1503 Maluku Tenggara serta Masyarakat yang berada di sekitar Pulau Tanimbar Kei guna membantu pelaksanaan Operasi Pencarian dan memberikan informasi bila menemukan tanda -tanda keberadaan korban.

Basarnas Ambon menerima informasi terkait Kapal KP 3002 Teluk Ambon Polairud Polda Maluku akan bertolak dari Dobo Kepulauan Aru menuju ke Kota Ambon.

Diperkirakan Kapal KP 3002 Teluk Ambon Polairud Polda Maluku sore nanti akan bertolak dari Dobo menuju Kota Ambon bila kondisi cuaca memungkinkan.

Hasil koordinasi lebih lanjut Basarnas Ambon dengan Captain KP 3002 Teluk Ambon Polairud Polda Maluku Iptu.Edwin Terloit.SH guna bantuan Pemantauan dan Penyisiran bila melintasi di sekitar area terbakarnya KM.Hentri tanggal 3 September beberapa hari yang lalu.

Hari ini cuaca yang di tempuh, Hujan Ringan, Angin Timur – Tenggara 15 knots Tinggi gelombang 2,5 M.

Unsur SAR yang terlibat
Basarnas Pos SAR Tual – 3
Polairud Polda Maluku – 7, PSDKP Tual – 7, Polres Tual – 2, PPN Tual – 2
Medis – 2.

Alut yang digunakan” Kapal PSDKP Tual – 1 Unit, Kapal KP 3002 Teluk Ambon Polairud Polda Maluku – 1 Unit. (Rdks)

 

Kecelakaan

Sempat Hilang Kontak Saat Mati Mesin, KM.Jervai Berhasil Di Temukan Tim SAR Gabungan

Ambon,beritasumbernews.com
Tim SAR Gabungan yang bertolak dari Pelabuhan Dobo dengan Kapal KP 3002 Polairud Polda Maluku berhasil menemukan KM.JERVAI pada pukul 18 : 43 WIT.

Saat di temukannya KM.Jervai Tim SAR Gabungan lansung mengevakuasi sebanyak 23 orang penumpang yang terdiri dari Wanita dan Anak-anak.

Selain itu juga Tim memberikan bantuan berupa Accu cadangan untuk dipergunakan dalam perbaikan kapal.

KM.Jervai pun berhasil diperbaiki dan melanjutkan perjalanan kembali menuju Kota Dobo dengan membawa 19 penumpang lainnya.

Dilaporkan awal Kapal jenis kayu tersebut mengangkut sekitar 100 orang berangkat dari Desa Drejol menuju Kota Dobo namun setelah dilakukan pengecekan Oleh Tim SAR Gabungan Data Manifes Penumpang hanya berjumlah 42 orang saja.

KM.Jervai yang di Kawal Kapal KP 3002 Polairud Polda Maluku tiba dan sandar di Pelabuhan beserta seluruh penumpang dalam kondisi selamat.

Data korban :
1. Ema Faifet. 22 Thn
2. Susana Faifet. 25 Thn
3. Herianto. 31 Thn
4. Agustinus Kubela. 12 Thn
5.Etha Dumgair. 28 Thn
6. Sarchi Kubela. 50 Thn
7. Demianus Faifet. 13 Thn
8. Benoni.14 Thn
9. Bertiana. 53 Thn
10. Yeni Japanjatai. 24 Thn
11. Karolina Gutanjala. 58 Thn
12. Benjamin Faifet. 9 Thn
13. Ayup Faifet. 14 Thn
14. Natalia Faifet. 12 Thn
15. Martenci Kubela. 13 Thn
16. Johan Jesajas.34 Thn
17. Anci Kubela. 35 Thn
18. Lin Galanjinjinai. 32 Thn
19. Alfino Letlora. 2 Thn
20. Kristo Alfana Djukut. 14 Thn
21. Marthen Faifet. 6 Thn
22. Estefanus Faifet. 12 Thn.
23. Marsel Pokar. 12 Thn
24. Devi Djukut ,30 Thn
25. Pelipus Faitet, 18 Thn
26. Cak Pokar , 66 Thn
27. Rober Kubela , 23 Thn
28. Mores Kubela, 35 Thn
29. Iskia , 42 Thn
30. Soleman Kubela, 26 Thn
31. Paulus Djuklt , 28 Thn
32. Arnold Kubela, 35 Thn
33. Jejen Faifet, 46 Thn
34. Panus Faifet, 25 Thn
35. Edly Rubela, 61 Thn
36. Yoram Faifet, 39 Thn
37. Mesak Apalem , 36 Thn
38. Asyer Faubun, 31 Thn
39. Jeans Kubela, 41 Thn
40. Luky Faitet, 38 Thn
41. Laban Kubela, 41 Thn
42. Ais Faifet, 38 Thn

Selama Ops SAR cuaca diselimuti Hujan ringan, Angin Timur – Tenggara berkecepatan 15 knot, dan Ratas Tinggi gelombang mencapai 2,5 Meter

Unsur SAR yang terlibat yakni”
Basarnas Unit Siaga SAR Dobo – 5
ABK KP 3002 Teluk Ambon, Polairud Polda Maluku – 7.

Alut yang digunakan yaitu”
KP 3002 Teluk Ambon Polairud Polda Maluku – 1 Unit

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, maka Ops SAR resmi ditutup seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan Terima kasih. (Rdks)

Kecelakaan

Hilang Kontak Akibat Mati Mesin KM.Jervai Saat Melayari Perairan Tabarfane – Aru

Aru,beritasumbernews.com
Kapal Kayu KM.Jervai di kabarkan mati mesin dan posisi saat ini belum di ketahui keberadaannya, dan masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.

Informasi yang di terima Basarnas Ambon dari salah satu warga yang menumpangi kapal tersebut Amos Gandakari sempat menginformasikan kejadian kondisi kapal saat mati mesin.

Kapal tersebut di kabarkan sedang terombang ambing di sekitar perairan Tabarfane Kepulauan Aru, kapal tersebut di kabarkan memuat penumpang kurang lebih 100 orang. Sabtu 11/09/2021

Informasi yang di terima Basarnas Ambon bahwa kapal tersebut berangkat dari Desa Djerol pada pukul 07 : 00 WIT hendak menuju Kota Dobo, estimasi waktu tiba KM JERVAI di Dobo diperkirakan sekitar pukul 13 : 00 WIT namun karena cuaca buruk Kapal tersebut mengalami trouble engine.

dengan menggunakan KP Teluk Ambon 3002 Polairud Polda Maluku, Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo beserta Unsur Potensi SAR dikerahkan menuju Lokasi guna melaksanakan Ops SAR pada koordinat 06°4′ 486″ S – 133° 55′ 748″ E, Jarak -+ 26 NM, dan Heading 222,92° arah Barat Daya dari Pelabuhan Dobo.

Selama Ops SAR cuaca diselimuti Hujan ringan, Angin Timur Tenggara berkecepatan 15 knots, dan Ratas tinggi gelombang mencapai 2,5 M

Unsur SAR yang terlibat :
Basarnas Unit Siaga SAR Dobo – 5
ABK KP 3002 Teluk Ambon Polairud Polda Maluku – 7, dengan alut yang digunakan Kapal KP 3002 Teluk Ambon Polairud Polda Maluku – 1 Unit. (Rdks)

Kecelakaan

Hari Ke Tiga Tim SAR Masih Terus Mencari 25 ABK Kapal KM.Hentri

KKT,beritasumbernews.com
Memasuki hari ke tiga Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo beserta Unsur Potensi SAR masih terus mencari 25 ABK KM. Hentri yang hilang di laut pasca terbakarnya kapal.

Basarnas Ambon mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Dobo beserta Unsur Potensi SAR dengan menggunakan Kapal KP 3002 Teluk Ambon milik Polairud Polda Maluku menuju lokasi Kejadian, guna melaksanakan Ops SAR pada koordinat 6° 18’ 32.10’’ S – 132° 17’ 17.34’’ E, Jarak ± 121,38 NM dengan Heading 253° arah Barat Daya dari Unit Siaga SAR Dobo.

Sementara itu, Pos SAR Tual terus berkoordinasi dengan Dandim 1503 Maluku Tenggara dan Wakapolres Maluku Tenggara untuk melibatkan Unsur Potensi SAR yang ada di Pulau Tanimbar dalam Hal ini Babinsa dan Bhabinkamtipmas.

Hal ini dalam pengarahan Masyarakat setempat untuk pelaksanaan Operasi SAR bila memungkinkan cuaca membaik, dikarenakan sampai saat ini wilayah Perairan Maluku Tenggara terpantau WARNING sampai beberapa hari kedepan.

Basarnas Ambon juga terus berkoordinasi dengan Guspurla Ambon dalam hal Pengarahan Unsur Potensi SAR dengan menggunakan Kapal KRI LAYARAN untuk pelaksanaan Operasi SAR KM.HENTRI diperairan Pulau Tanimbar Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebelumnya Informasi yang diterima BASARNAS AMBON, Pada tanggal 15 Agustus Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Muara Angke Jakarta hendak menuju Merauke Provinsi Papua.

Selama berlayar sesampainya diperairan Kepulauan Tanimbar sekitar 50 Mil antara Perairan Kepulauan Tanimbar dan Pulau Tanimbar (Kabupaten Maluku Tenggara), Kapal diterjang gelombang setinggi 3 meter sehingga mengalami guncangan hebat dan muncul asap hitam tebal dan kobaran api dari dalam kapal sekitar pukul 5 dinihari tanggal 3 September 2021.

Naas KM.HENTRI terbakar hebat sementara para ABK berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat ke dalam air.

Dalam kejadian ini menurut informasi 2 orang ABK tewas terjebak di dalam kapal, 5 orang ABK berhasil selamat, dan 25 orang ABK lainnya dinyatakan hilang.

Ke 5 korban yg berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh nelayan asal Pulau Tanimbar Kab,Malra saat ini berada di Desa Mun Pulau Tanimbar guna mendapatkan perawatan, sampai saat ini korban sudah dalam kondisi membaik.

Direncanakan ke 5 korban akan dievakuasi ke Kota Tual oleh Tim Rescue Pos SAR Tual namun masih terkendala peringatan WARNING dan cuaca ekstrim.

Selama Ops SAR cuaca diselimuti Hujan ringan, Angin Timur – Tenggara berkecepatan 25 knots, dan Ratas tinggi gelombang mencapai 5 Meter.

Unsur SAR yg terlibat diantaranya
Unit Siaga SAR Dobo, Pos SAR Tual
Polairud Polda Maluku, Polairud Polres Dobo, Lanal Tual, Lantamal IX Ambon, sementara Alut yang digunakan yakni” KP 3002 Teluk Ambon, Kapal KRI LAYARAN. (Rdks)

[instagram-feed]