Menampilkan: 121 - 130 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Satu Warga Kao Barat Tewas Di Sambar Petir

Kao – beritasumbernews.com

Satu warga di Kecamatan Kao Barat kemarin di sambar petir saat hendak memotong padi di ladangnya.

Prihadi (45), warga Desa Wonosari, Kecamatan Kao Barat, Halmahera Utara, seketika tewas tersambar petir saat sedang memotong padi di sawahnya. Senin 18/01/2022

Hal tersebut pun di benarkan oleh Camat Kao Barat Apner Tukang saat di hubungi pagi ini lewat Via Whatsaap membenarkan hal tersebut terjadi pada salah satu warga Kecamatannya, namun sangat di sayangkan hal tersebut tidak ada laporannya ke Kecamatan. Ujar Camat

Sementara pihak keluarga korban yang di hubungi Redaksi lewat Via telpon selulernya Muth menyampaikan bahwa” dirinya mengaku, Prihadi, tewas tersambar petir saat sedang memotong padi di sawahnya.

Kata Muth” Jadi setelah tersambar petir seketika Prihadi kehilangan nyawa,” jelas Muth sambil bersedih.

Dalam kejadian tersebut, lanjut dia, Prihadi tak sendiri melainkan bersama dengan 2 rekannya, Hanya saja jaraknya berjauhan, tetapi, mereka berdua pun sempat tak sadarkan diri. Beber Muth

Peristiwa seperti ini menurut Mut, sudah sering terjadi disini, Tahun lalu tercatat sebanyak 2 orang harus kehilangan nyawa akibat mengalami hal serupa. Ungkap Mut

“Disini memang rawan petir, tahun lalu 2 orang juga meninggal dunia, Makanya, kami minta kepada Pemeintah baik Kabupaten maupun Provinsi agar segera membuat penangkal petir,” harapnya.
(Endy-21)

Kecelakaan

Satu Warga Mahia Sempat Hilang Saat Mancing, Di Temukan Meninggal

Mahia – beritasumbernews.com

Basarnas Ambon terima informasi dari salah satu warga Dusun Mahia Soni Muskita, terkait kondisi membahayakan nyawa manusia.

Hal tersebut di sampaikan oleh Humas Basarnas Ambon dalam Rilisnya kepada awak media kemarin yang mana sekitar pukul 22 : 30 Wit bahwa diinformasikan salah satu warga Dusun Mahia hilang di laut saat hendak memancing. Kamis 13/01/2022

Korban Aristo de Tretes (19) yang awalnya di informasikan hilang di laut saat hendak memancing ikan,
hilang saat memancing di pesisir pantai Jereung desa Mahia.

Dari informasi itulah Basarnas Ambon langsug bergerak cepat ke lokasi kejadian dan melakukan penyisiran dengan melibatakan unsur potensi SAR yang terdiri dari masyarakat setempat dan Bhabinkamtibmas dusun Mahia melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Tim Sar gabugan berhasil menemukan korban tidak jauh dari lokasi kejadian, Namun naas Korban ditemukan dalam kondisi meniggal dunia.

Korban kemudian di evakuasi menuju rumah duka, Dengan ditemukannya korban dalam kondisi meniggal dunia maka operasi SAR di nyatakan selesai.
(Rdks)

Kecelakaan

Kurang Hati – Hati, Pengendara Motor Mio Di Hantam Mobil Hilux Di Galela

Galela – beritasumbernews.com
Kecelakaan lalu lintas kini terjadi kembali, kali ini sekitar Kecamatan Galela antar satu unit mobil Hilux DG 1081 XY dengan satu unit kendaraan roda dua motor Mio DG 5439 QK.

Hal ini di sampaikan Kasat Lantas Polres Halut AKP. Baktiar saat di konfirmasi Redaksi beritasumbernews.com sore ini Via Whatsaap (WA) kepada Redaksi Baktiar menyampaikan bahwa siang tadi sekitar pukul 13 : 35 Wit terjadi Laka Lantas di Galela.

Insiden tersebut terjadi tepatnya di sekitar tikungan jalan trans Galela – Tobelo tepatnya pada Desa Pure yang mana berdasarkan keterangan yang berhasil di kumpulkan Sat Lantas Polres Halut bahwa” melintas dari arah Utara dengan kecepatan tinggi melaju mobil Hilux DG 1081 XY tersebut.

Tiba di TKP berpapasan dengan kendaraan roda dua motor Mio DG 5439 QK yang kebetulan dari arah bersamaan di dapati kendaraan roda dua tersebut hendak akan putar balik.

Namun karena kurang hati – hati tidak memperhatikan adanya kendaraan dari arah belakang yakni mobil Hilux tersebut, dan akhirnya setibanya di TKP mobil Hilux lansung menghantam atau menabrak motor Mio tersebut. Jelas Kasat

Insiden tabrakan tersebut terjadi akibat Mobil Hilux sempat kaget sehingga tidak bisa menghindar lagi dan akhirnya menabrak motor Mio tersebut.

Untuk saat ini pengendara motor Mio sedang dalam penanganan medis pada RSUD Tobelo, dan belum di pastikan luka akibat tabrakan terjadi, pihak Sat Lantas Polres Halut masih menunggu informasi dokter dari hasil pemeriksaan.

Pengemudi Mobil Hilux untuk sementara sedang di amankan di Rutan Polres Halut untuk sementara waktu. Tutur Kasat
(Endy-21)

Kecelakaan

Warga Leihitu Di Temukan Terapung, Akibat Terseret Ombak

Leihitu – beritasumbernews.com
Sore tadi di Kec.Leihitu satu warga di temukan terapung terseret ombak beberapa meter dari bibir pantai.

Sekitar pukul 16.50 Wit sore tadi atau jam 4 setengah lima lewat, ditemukan mayat Laki-laki yang mengapung di Pantai Pasar pelabuhan Hitu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah, Korban meninggal dunia akibat tenggelam dan terseret arus laut beberapa meter dari bibir pantai. Sabtu 8/01/2022

Korban meninggal MS (46) warga Hitumessing, Kec.Leihitu, Kab.Malteng, temuan mayat tersebut di ketahui dari tiga saksi yakni GP (41), HL (43), SAP (45).

Dalam keterangan saksi GP mengatakan” yang mana awalnya sementara mencuci mobil di areal pelabuhan pasar Hitu mendengar teriakan bahwa ada orang tenggelam dan saksi berlari menuju ke tepi laut melihat almarhum sudah dalam keadaan terlentang dan saksi berteriak meminta tolong kepada warga yang ada sekitar lokasi pelabuhan hitu.

Tidak lama kemudian warga melalukan pertolongan mengangkat korban dari air.

Sementara Menurut keterangan saksi SAP yang juga adalah istri korban menyampaikan bahwa” sekitar Pukul 16.30 Wit korban keluar dari rumah dengan tujuan untuk melakukan terapi di Pantai Pasar Hitu.

Setelah beberapa jam kemudian ia diberitahukan oleh keluarganya bahwa suaminya sudah tenggelam dan telah dilarikan ke Puskesmas Hitu.

Sedangkan Menurut keterangan HL awalnya ketika sedang duduk di rumahnya ia didatangi oleh Sdr. Dedi Slamat yang menginformasiakan bahwa ia melihat korban tenggelam di Pantai Pelabuhan Hitu.

Mendengar kabar tersebut saksi langsung bergegas ke Pasar Hitu, Sampai disana ia melihat almarhum berada di tepi laut dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Melihat hal tersebut Ia langsung melakukan penyelamatan dengan menyebur ke laut dan menarik korban ke daratan.

Tak lama kemudian mobil patroli Polsek Leihitu tiba dilokasi dan langsung membawa almarhum menuju ke Puskesmas perawatan Hitu.

Sesampai di Puskesmas, tenaga medis melakukan berbagai upaya pertolongan berupa RJP (Resusitasi Jantung Paru) dan Amubek (Alat Bantu Pernapasan) namun nyawa korban sudah tidak dapat ditolong. (Rdks)

Kecelakaan

Akibat Tabrakan Di Ambon, Pengendara Fino Meninggal Dunia

Ambon – beritasumbernews.com
Akibat kurang hati hati, terjadi laka lantas di Ambon, sehingga mengakibatkan pengendara Yamaha Fino meninggal dunia.

Kejadian laka lantas tersebut terjadi di sekitar jalan Sultan Baabullah tepatnya dekat RM. Makan Maduraan Silale, Kec.Nusaniwe Kota Ambon, antara Mobil Avanza DE 1529 AR, SMRD Yamaha Fino DE 4713 AR, dan SMRD Honda CRF DE 4265 NV, sekitar pukul 18 : 30 Wit. Kamis 06/01/2022

Pengemudi mobil Avanza Mozez Sukur Y Radiena (41) akibat kejadian tersebut di tahan di Polresta ambon, sementara korban boncengan SMRD Yamaha Fino Aulia Sangaji (17), sedangkan pengendara SMRD Honda CRF Edwin Matatula (28), dengan boncengannya Sintia Lawalata/Matatula (24).

Menurut Iptu. Isack Leitemia Kasubag Humas Polresta Ambon lewat Rilisnya kepada wartawan menyampaikan bahwa” kronologisnya berdasarkan keterangan yang di sampaikan yakni” Pada awalnya Mobil bergerak keluar dari tempat cuci mobil tirta mandiri menunu ke arah Masjid Alfatah.

Setibanya di TKP pengemudi kaget dengan pengendara SMRD Yamaha Fino yang pada saat itu melintas didepannya sehingga pengemudi hendak menginjak rem, namun karena kurang berhati-hati sehingga pengemudi bukannya mengincak rem dia menginjak gas.

Akibatnya” mobil langsung menabrak SMRD Yamaha Mio dan menyeret pengendaranya kemudian mobil terus melaju ke arah kanan lalu menabrak SMRD Honda CRF yang terparkir di kanan jalan. Terang Leitemia

Akibat kecelakaan ini pengendara SMRD Yamaha Fino mengalami luka-luka sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Alfatah untuk mendapatkan perawatan medis dan beberapa saat kemudian korban meninggal Dunia. Tutup Leitemia (Rdks)

 

Kecelakaan

Longboat Terbalik Di Perairan Buru, Tim SAR Berhasil Evakuasi 17 Orang

Buru,beritasumbernews.com
Kantor SAR Ambon melalui Pos SAR Namlea saat menerima informasi dari salah satu warga Bapak Hajis Besi yang menyampaikan bahwa” Longboat dari Kota Namlea tujuan Desa Namlea ilath dihantam gelombang tinggi pada pukul 13 : 30 Wit dan terbalik di Perairan Desa Pela Kab. Buru.

Pos SAR Namlea merespon cepat adanya informasi ini dengan mengerahkan RIB 03 Dengan Unsur SAR Gabungan menuju ke lokasi kejadian guna melaksanakan Ops SAR pada koordinat 3°22’13.84″ S – 127°16’3.82″ E, dengan jarak -+12,73 NM dan Heading 118,72° arah tenggara Pelabuhan Namlea.

Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi seluruh korban ke Desa Pela Kota Namlea Kab. Buru untuk mendapatkan perawatan.

Dalam peristiwa ini disampaikan 16 orang berhasil selamat sedangkan 1 orang penumpang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Basarnas Ambon Mustari, S.E M.M dalam keterangannya menjelaskan longboat tersebut berangkat dari Kota Namlea tujuan Desa Namlea Ilath dengan membawa 5 orang penumpang dalam laporan awal, namun ditengah perjalanan longboat tersebut di hantam gelombang tinggi dan terbalik di depan perairan Desa Pela Kota Namlea Kab. Buru.

Baru setelah seluruh korban dievakuasi ke Desa Pela dan di data kembali jumlah penumpang yang tercatat dalam manifest berjumlah 17 orang, 16 diantara selamat 1 meninggal dunia. Pungkasnya”

Dalam tindakan tim SAR mengevakuasi korban tersebut, Tim SAR harus hadapi cuaca sedikit
Berawan, Angin barat laut – Utara 8-25 knots, dengan Tinggi gelombang 2 M.

Unsur SAR yang terlibat yakni”
Pos SAR Namlea, Direktorat Polair Polda Maluku, Polair Polres Buru,
Polres Pulau Buru.

Alut yg digunakan Rescue Car Type II yakni”1 Unit, RIB 03 Pos SAR Namlea 1 Unit, Longboat nelayan 3 Unit.

Ops SAR resmi ditutup, seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih. (Rdks)

Kecelakaan

Satu Warga Silalayang Jatuh Motor Meninggal Di Tempat

Silalayang,beritasumbernews.com
Satu warga Desa Silalayang meninggal di tempat saat jatuh motor, usai pulang pegang tangan tahun baru kemarin sore.

Kejadian jatuhnya warga Desa Silalayang tersebut kemarin sore sekitar pukul 17 : 30 Wit, tepatnya di jalan lintas antara Puao dan Nyaolako, Kec. Wasile Tengah, Kab.Halmahera Timur. Sabtu 1/01/2022

Informasi tersebut di himpun Redaksi media atas informasi Sekdes Desa Silalayang YO (38) saat menyampaikan kepada Redaksi bahwa” kemarin sore sempat ibu dari korban mengingatkan bahwa hari ini hari sabat jadi tra boleh jalan keluar”.

Namun tidak lama kemudian pada waktu kejadian tiba – tiba orang tua dari korban di kagetkan atas informasi yang datang dari salah satu warga Desa Hatabako yang mana warga Desa tersebut menginformasikan bahwa saat melintasi di jalan yang sama sempat melihat kendaraan Roda dua yang di gunakan korban namun saksi tidak bisa pastikan korban itu siapa.

Menurutnya” saksi tidak berani menyentuh korban karena merasa takut akan adanya tuduhan pada dirinya, karena di temukan korban sendiri tidak ada siapapun di lokasi kejadian, yang mana korban dalam posisi tiarap atau tengkurap.

Saat mendapat informasi dari saksi ayah dari korban pun lansung bergegas menuju lokasi kejadian guna memastikan siapa yang menggunakan kendaraan miliknya hingga terjadi kecelakaan tersebut.

Saat tiba di lokasi ayah korban RM lansung membalikan tubuh korban yang sedang tergeletak guna melihat wajah korban, dan saat terbalik RM lansung sentak kaget karena di ketahui korban adalah anaknya sendiri.

Setelah di ketahui anaknya lansung RM mengangkat korban bersama beberapa orang dan di bawa ke rumahnya, korban di dapati terjatuh dari motor terseret kurang lebih 20 meter dari motornya.

Hingga saat ini belum dapat di pastikan sebab akibat kronologis penyebab terjadinya kecelakaan hingga mengakibatkan kematian pada korban Kif Makatika (16), salah satu pelajar SMP Kelas 3 pada SMP Advent Tobelo.

Pihak Sub Sektor Polsek Kec. Wasile Tengah, hingga berita ini naik belum dapat terhubung, sementara korban kecelakaan dengan menggonakan kendaraan Roda dua ZBR 150 B dengan nomor Polisi DG 3879 TB. (Endy-21)

Kecelakaan

Satu Unit Rumah Di Latuhalat Ludes Terbakar

Latuhalat,beritasumbernews.com
Satu unit Rumah milik Keluarga Benjamin Nampasnea, dusun Waimahu I, RT.002/004, Negeri Latuhalat ludes terbakar.

Sekitar pukul 15 : 45 Wit sore tadi atau jam setengah empat liwat, insiden kebakaran yang menimpa rumah milik Keluarga Benjamin Nampasnea. Jumat 32/12/2021

Hal ini di sampaikan Kasubag Humas Polresta Ambon Ipda.Isack Leitemia kepada wartawan di Ambon bahwa” informasi insiden kebakaran tersebut terjadi berdasarkan keterangan saksi Benjamin Nampasnea (46), pekerjaan pengemudi, yang mana awalnya saat saksi tiba di rumah waktu pulang dari kota, saksi sempat menyuruh anaknya Fenesia Nampasnea (16) untuk memasak air panas.

Kata saksi” setelah menyalahkan kompor dan menaruh air, kemudian saksi mengambil bensin di jerigen untuk di tuangkan ke ember Boyo.

Ketika saksi menuangkan bensin dari jerigen ke ember Boyo tiba tiba terjadi percikan api yang mana saksi menuangkan bensin tersebut dekat dengan kompor yang lagi menyala.

Ketika percikan api terjadi api langsung melahap benda benda yang di dalam dalam dapur, karena kobaran api besar saksi kemudian menarik anaknya untuk keluar dari dalam dapur.

Kemudian saksi keluar dan langsung meminta pertolongan dari warga sekitar dan langsung bersama saksi menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api.

Informasi yang sama di sampaikan pula oleh saksi 2 yakni anak dari pemilik rumah Fanesia Nampasnea (16), yang mana ia sedang duduk saat ayahnya pulang dan menyuruh dia masak air panas.

Selang waktu yang tidak begitu lama tiga unit mobil pemadam kebakaran kota Ambon tiba di lokasi kebakaran dan bersama warga padamkan api. (Rdks)

Kecelakaan

Hilang Kendali Saat Di Tikungan, Pengendara Keluar Jalur Tabrak Tiang Listrik Meninggal Di Tempat

 

Kao,beritasumbernews.com

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kab.Halut tepatnya di Desa Kao, Kec.Kao satu unit sepeda motor hilang kendali keluar jalur dan menabrak tiang listrik

Kendaraan roda dua DG 5996 NC Yamaha MX warna hitam yang di kendarai Aman Sambo (52), hilang kendali saat melaju dari arah timur Desa Kao menuju ke arah barat Kec.Malifut sekitar pukul 06 : 00 Wit pagi tadi keluar jalur dan menabrak tiang listrik.

Laka lantas tersebut terjadi tepatnya pada tikungan perusahan sagu, setibanya di TKP pengendara hilang kendali dan lansung keluar jalur akhirnya menabrak tiang listrik yang ada di tepi jalan.

Hal ini di saksikan oleh Naser Langgar (51) pekerjaan sebagai Kades pada Desa Kao, saksi membenarkan adanya kejadian laka lantas tersebut, dan Akibat insiden tersebut pengendara lansung meninggal dunia di tempat.
(Endy-21)

Kecelakaan

Kapolsek Leihitu Bersama Personil Dan Personil Koramil Serta Satgas BKO Arhanud 11, Berhasil Evakuasi 31 Penumpang Speed Boat

Hitu,beritasumbernews.com
Kapolsek Leihitu Iptu.Julkisno Kaisupy bersama personil Polsek Leihitu yang di dampingi juga Satgas BKO Yon Arhanud 11/WBY Hitu serta personil Koramil Leihitu bersama – sama sinergitas bantu evakuasi 31 penumpang speed boat tujuan Hitu dari dusun Katapang.

Sekitar pukul 10 : 00 Wit pagi tadi terjadi angin kencang dan gelombang menghantam speed boat dari Dusun Katapang Desa Lokki tujuan Hitu, mengakibatkan mati mesin dan terombang ambing di hantam gelombang dan angin kencang. Selasa 28/12/2021

Kapolsek yang di hubungi salah satu penumpang yang ada pada speed boat “Rikma” meminta pertolongan Kapolsek saat speed boat yang di tumpangi ya bersa AKB speed sedang terombang ambing akibat mati mesin.

Atas informasi itulah Kapolsek Leihitu berkoordinasi dengan Danramil Leihitu dan Satgas BKO Yon Arhanud 11 WBY dan juragàn speed Boat Teluk Huamual Star untuk melakukan pertolongan dan evakuasi.

Usai berkoordinasi beberapa waktu kemudian Kapolsek Leihitu bersama Personil Polsek Leihitu, Personil Koramil Leihitu, dan Personil Satgas BKO Yon Arhanud 11 dan beberapa Masyarakat Hitu Menggunakan Speed Boat Teluk Huamual Star menuju ke tengah laut untuk Membantu melakukan pertolongan dan Mengevakuasi Penumpang Dari Sped Boat Rikma Dengan Jumlah 31 org yang terdiri dari 5 ABK, Penumpang 26 Orang Yang Terdiri Dari 19 Orang Dewasa Dan 7 Anak – anak.

Menurut Keterangan ABK Sped Boat Rusdin Papalia Yang Mana Pada Awalnya Speed Boat Rikma Dengan 3 Mesin Yamaha 40 PK Namun 2 Mesin Yamaha 40 PK Sementara Gangguan Dan Sped Boat Rikma Keluar Dari Dusun Katapang – Desa Loki Sekitar Pukul 09.00 Menuju Hitu Dengan Menggunakan 1 Mesin 40 PK ,Jarak kira – kira 7 Mil Laut Dari Daratan.
(Rdks)

[instagram-feed]