Menampilkan: 71 - 80 dari 165 HASIL
Kecelakaan

Hujan Dan Banjir Serta Longsor, Memakan Korban Jiwa Di Kab.SBB

SBB,beritasumbernews.com,Hujan dan Banjir yang datang dengan begitu deras menghantam bumi Saka Mese Nusa tepatnya di daerah pegunungan tembaga (wiuwiu) Dusun Hulung, Desa Iha, Kec.Huamual, Kab.SBB, yang mana akibatnya meluap air pada sunyai – sungai kecil sehingga menimbulkan longsor.

Kejadian tersebut berdasarkan amatan awak media ini kemarin, bahwa” sekitar pukul 00 : 15 Wit, sejak Senin malam sampai Selasa malam daerah tersebut di guyur hujan deras yang tak henti – henti. Selasa 5/07/202

Akibat dari bencana tersebut terjadi korban jiwa, yang mana di ketahui sebanyak tujuh orang yang terseret dan tertimbun oleh tanah longsor.

Dari ke tujuh korban akibat terseret dan tertimbun tanah tersebut, dua di antaranya di ketahui selamat sementara lima di antaranya di nyatakan meninggal.

Sampai berita ini tayang Kades Iha belum dapat terhubung, berhubung di daerah tersebut sulit terhubung dengan jaringan telekomunikasi, sementara kepala badan bencana Daerah Kab. SBB (BPBD) Thomas Wattimena yang di hubungi awak media ini belum bisa berbicara banyak karena pihaknya belum dapat laporan ril serta belum turun ke lokasi kejadian.

Warga masyarakat sangat menyesalkan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) yang punya tanggung jawab pada hal tersebut namun dalam tanggungjawabnya lemah dan terkesan lamban, padahal sudah ada korban jiwa, pejabat Bupati harus segera mengevaluasi kinerja kepala BPBD dan bila perlu di copot dari jabatannya.

Korban selamat dalam insiden tanah longsor tersebut yakni” Faisal (30), alamat Dusun Pawate/tanah goyang, Desa Loki, Ripaldi (20), juga asal Dusun Pawate, Desa Loki.

Sementara korban meninggal terpantau awak media di ketahui yakni” Vival (26) asal Dusun Pawate/Ani, Desa Loki, Kemudian Ny.Abdul Rahman (48) asal Desa Kawa, Kec.Seram Barat.

Tiga di antaranya di nyatakan hilang dan belum di temukan masih dalam pencarian oleh warga masyarakat yang di bantu TNI, Polri.

Tiga korban hilang yang belum di temukan tersebut di ketahui Abd Rahman Samal (58) asal Desa Kawah, Kec. Seram Barat, kemudian dua orang anak kembar yang berusia 8,9 tahun.

Sementara untuk korban akibat terseret banjir yakni dua orang Laridwan (40) asal Dusun Ani di nyatakan selamat, sedangkan Sajir Basir (43) juga asal Dusun Ani yang di ketahui meninggal namun Jazatnya hingga saat ini belum di temukan, dan masih dalam pencarian.

Para Korban adalah para penambang Ilegal Batu sinabar di Gunung Tambaga Desa Luhu Kec. Huamual, Kab.SBB.

Kronologis singkat yang sempat di himpun awak media ini yakni” Para Korban pada Saat kejadian Longsor dan Banjir berada pada Tenda/Kamp di lokasi Gunung Tambaga.

Dalam dua insiden tersebut, yakni banjir dan tanah longsor, hingga saat ini terlihat TNI dan Polri bersama warga masyarakat sekitar masih giat terus mencari korban hilang. (Yan.L)

 

Kecelakaan

Satu Long Boat Bermuatan 4 Orang Mati Mesin Di Perairan P.Meti

Halut,beritasumbernews.com
Berdasarkan informasi yang di terima dari warga masyarakat Kabupaten Halut yang di sampaikan kepada pihak Basarnas Halut bahwa ada satu Long Boat Bermuatan 4 orang di ketahui mati mesin di perairan pulau Meti, Kab.Halut.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala Basarnas Tobelo Rizal kepada Redaksi beritasumbernews.com Via sambungan Whatsaap-nya yang menyampaikan bahwa” pihaknya menerima informasi tersebut pada tanggal 3 Juli 2022, sekitar pukul 00 : 45 Wit tengah malam atas informasi dari Taufik salah satu orang yang ada dalam Long Boat tersebut. Minggu 3/07/2022

Kejadian tersebut di laporkan ke Basarnas Tobelo lewat telpon serulernya, yang saat kejadian terjadi mati mesin lansung menghubungi pihak Basarnas. Sebut Rizal

Saat di ketahui kata Rizal seraya menambahkan bahwa” 4 orang yang berada dalam Long Boat tersebut yakni” Taufik (26), Sur (24), Zainudin (22), dan Ari (29), dan seluruh korban berasal dari Tobelo. Jelas Rizal

Rizal memaparkan kronologis singkat kejadian tersebut yang mana pada tanggal 2 Juli 2922, sekitar pukul 21 : 45 Wit, Long Boat tersebut dengan 4 orang, berangkat dari Tobelo hendak menuju perairan pulau Meti dengan tujuan memancing ikan.

Naas Sekitar pukul 23.00 WIT terjadi hujan deras dan korban memutuskan untuk kembali ke Tobelo akan tetapi mesin Long Boat mati (OFF) dan akhirnya ke 4 (Empat) Orang korban hanyut dan terombang ambing disekitar koordinat 1°38’12″N/ 128°01’49″E.

Dari informasi tersebutlah, saat menerima informasi dari salah satu korban maka Basarnas Tobelo Lansung bergerak cepat menurunkan tim SAR dengan menggunakan Rip 3 guna menyelamatkan korban.

Tim SAR yang di turunkan itu yakni yang terlibat dari Unsur SAR yaitu
Tim Rescue Pos SAR Tobelo 3 Orang, Pos Polairud Tobelo 1 Orang, Pos AL Tobelo 1 Orang.

Kata Rizal” Alut dan Palsar yang di gunakan yakni” RIB 03 Tobelo, Palsar Evakuasi, dan Palsar Medis, dengan menempuh cuaca” Prakicu Berawan, Angin 1-5 kts dari Arah Utara, dengan tinggi Gelombang 0.1 sampai 0.5 Meter.

Upaya pencarian di lakukan oleh Tim SAR gabungan tersebut akhirnya korban bersama Long Boatnya berhasil di temukan dalam keadaan selamat tepat sebelah Utara dari lokasi kejadian. Sebut Rizal

Korban bersama Long Boatnya di evakuasi oleh Tim SAR gabungan menuju pelabuhan Tobelo. Tutup Rizal (Endy)

 

Kecelakaan

Sempat Terombang Ambing, ABK KM.Rizky Mulia Berhasil Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Ambon,beritasumbernews.com
Setelah menempuh jarak kurang lebih 118 NM, KN SAR Abimanyu yang bertolak dari Dermaga LIPI Ambon sekitar pukul 7 pagi dengan membawa 23 personil gabungan, berhasil tiba di Pulau Mai Kepulauan Lucipara Kabupaten Maluku Tengah.

Selanjutnya, seluruh korban berhasil dievakuasi ke atas KN SAR Abimanyu pada pukul 13.20 WIT dan dibawa menuju Kota Ambon guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. Jumat 1/07/2022

Pukul 18.30 WIT, KN SAR Abimanyu tiba dan sandar di Dermaga LIPI Ambon selanjutnya seluruh korban di serahkan kepada pihak Perusahaan untuk dibawa menuju Rumah Sakit terdekat guna mendapatkan perawatan.

Menurut keterangan dari Nahkoda, KM Rizky Mulia berangkat dari Kabupaten Asmat Provinsi Papua sejak tanggal 28 April 2022.

Berlayar memasuki Laut Banda, kapal sempat mengalami kerusakan pada mesin utama, namun berhasil diperbaiki dan kembali melanjutkan pelayaran.

Pada tanggal 31 Mei, kapal motor tersebut dikawal Kapal TNI AL masuk ke Kota Ambon guna pemeriksaan dokumen pelayaran. setelah selesai, di tanggal 18/6 KM Rizky Mulia kembali melanjutkan pelayaran menuju Probolinggo dengan muatan Gaharu Kemedangan sebanyak 2.300 karung.

Minggu 19/6 KM Rizky Mulia dihantam gelombang tinggi di Perairan Laut Banda yang menyebabkan patahnya kemudi dan terombang-ambing selama empat hari sebelum tenggelam di Perairan Pulau Mai Kabupaten Maluku Tengah.

Beruntung kedelapan korban berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan dari Baubau Sulawesi Tenggara dan dievakuasi menuju Pulau Mai Kab, Maluku Tengah guna diserahkan ke petugas penjaga mercusuar (DISNAV AMBON) untuk mendapatkan perawatan.

Data korban selamat :
La Deni 37 – Nahkoda
Mahudi 31 – KKM
Askari 25 – ABK
Yuskar 25 – ABK
Usman 32 – ABK
Sulaiman 50 – ABK
Ode Yasmin 25 – ABK
Yusri 23 – ABK

Data cuaca :
Hujan sedang
Angin timur – tenggara, 8 – 20 knots
Tinggi gelombang : 1 – 2 M

Unsur yang terlibat :
Rescuer Basarnas Ambon : 5
ABK KN SAR Abimanyu : 12
Polairud Polda Maluku : 6

Alut yang digunakan :
KN SAR Abimanyu : 1 Unit
Emergency kit (medis)

Dengan dievakuasi nya korban, maka Ops SAR dinyatakan selesai seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih. (Rdks)

Kecelakaan

Satu Kapal Angkut Kopra Dari Buli Haltim Hangus Terbakar

Halut,beritasumbernews.com
Satu Kapal bermuatan 200 Karung Kopra dan 150 Karung Arang saat kapal hendak tambat di pelabuhan Tobelo, Kapal penumpang KM. Harapan Mujur dari Buli Kabupaten Halmahera Timur.

Informasi ini berhasil di himpun Redaksi beritasumbernews.com malam ini lewat komunikasi dengan Danramil Tobelo Kapten Inf. Hadi Talaohu yang di hubungi Redaksi saat berada di TKP.

Kata Danramil” kejadian tersebut terjadi tadi sekitar pukul 29 : 35 Wit setengah jam berlalu dari sekarang, dan kapal tersebut saat terbakar, beruntung para penumpang sudah turun dari kapal.

Kapal tersebut memiliki 10 ABK, saat kebakaran terjadi personil Koramil 01/Tobelo bersama unit Intel Kodim Tobelo Lansung bertindak cepat berada di TKP dan membantu memadamkan api.

Selain itu bergerak cepat Dua Unit mobil Damkar Kabupaten Halut di kerahkan ke lokasi kebakaran dan langsung memadamkan api yang sedang membakar kapal tersebut. Ucap Danramil (Endy)

Kecelakaan

Tabrakan Maut Di Tulehu, Satu Anggota Polri Meninggal

Tulehu,beritasumbernews.com
Kecelakaan maut terjadi di Negeri Tulehu, Kec.Salahutu, Kan.Malteng, mengakibatkan satu anggota Polri meninggal.

Insiden kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 07 : 15 Wit, tepatnya di jalan raya Tulehu antara due kendaraan roda dua. Kamis 23/06/2022

Dua kendaraan roda dua tersebut yakni” Honda Beat DE 5949 NA, yang di kendarai oleh RPAP (24), dan Yamaha Vega DE 3615 AN yang di kendarai oleh HT (18). Ungkap Kasi Humas Polresta Ambon Ipda.Moyo Utomo kepada wartawan di ambon

Menurut Kasi Humas” akibat dari insiden tersebut pengendara Honda Beat DE 5949 NA akhirnya meninggal dunia, sementara pengendara Yamaha Vega DE 3615 AN, mengalami bengkak pada kaki bagian kanan.

Sementara kendaraan roda dua lain yakni Yamaha vega No.pol DE 2653 LS, yang di kendarai oleh MGT (34), yang berboncengan dengan GS (33).

Kasi Humas memaparkan singkat kronologis kejadian kecelakaan maut tersebut bahwa” Pada saat SMRD merek Honda beat DE 5949 NA bergerak dari arah liang hendak menuju arah Ambon sesampai di TKP dari arah lorong kiri jalan SMRD merek yamaha vega DE 3615 NA tiba-tiba keluar dan tabrakan pun tak terhindarkan.

Kemudian pengendara SMRD Honda beat DE 5949 NA terlempar dan mengenai pengendar SMRD merek yamaha Vega DE2653 LS yang sedang berboncengan dengan GS hingga terjatuh.

Akibat dari kejadian tersebut pengendara SMRD Honda beat DE 5949 NA mengalami luka-luka, dan dalam perjalanan ke RSU Tulehu korban meninggal dunia. Tutup Kasi Humas (Rdks)

Kecelakaan

Nyaris Terbawa Arus Laut, Nyawa Sekawael Tak Terselamatkan

Ambon,beritasumbernews.com
Satu warga Kel.Benteng, Kec.Nusaniwe Kota Ambon sempat terbawa arus dan tidak terselamatkan.

Kasi Humas Polresta Ambon Ipda.Moyo Utomo kepada wartawan mengatakan bahwa” korban YS (31) dari kronologis yang di sampaikan bahwa korban saat berenang bersama dengan anak – anaknya dengan posisi di bagian belakang, Ucap Kasi Humas Polresta Ambon sore tadi. Minggu 19/06/2022

Kejadian tersebut terjadi Tepatnya di pesisir pantai santai Beach Negeri Latuhalat, Kec. Nusaniwe Kota Ambon, sekitar pukul 15 : 45 Wit.

Menurut Kasi Humas Polresta Am nobon bahwa” Saat tenggelam, korban menggunakan Celana Jeans berwarna Hitam tanpa menggunakan baju.

Berdasarkan keterangan saksi Menjelaskan bahwa” Awalnya saksi bersama korban dan rombongan keluarga sementara melakukan aktifitas mandi di pantai santai beach.

Pada saat itu saksi yang sementara berada di bibir pantai sedang melihat anak – anak saksi dan korban yang sedang berenang yang mana saksi juga melihat korban yang sedang berenang di belakang anak – anak saksi dan korban dengan tujuan menjaga anak – anaknya agar tidak terbawa arus air laut.

Lebih jelas Moyo mengatakan saksi menambahkan bahwa” Berselang beberapa menit kemudian saksi melihat korban yang telah terseret arus air laut menjauh dari bibir pantai.

Saksi juga sempat melihat korban melambaikan tangan untuk meminta pertolongan kepada saksi dan keluarganya.

Melihat hal tersebut saksi dan salah seorang saudaranya yakni” LANDO berhasil berenang menggapai korban kemudian saudara LANDO langsung mengangkat korban dan berenang ke arah tepian pantai.

Setelah tiba di bibir pantai kemudian saksi dan keluarga yang melihat kondisi korban yang sudah tidak sadarkan diri langsung membawa korban ke RSUD Dr. Haulussy untuk mendapatkan pertolongan serta melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Piket Polsek Nusaniwe.

Tepat Pukul 17. 00 wit korban tiba di RSUD Dr. Haulussy dan langsung mendapatkan penanganan medis namun nyawa korban tidak terselamatkan dan di nyatakan meninggal dunia oleh petugas medis RSUD Dr. Haulussy.

Jenasah korban di pindahkan dari ruang ICU RSUD Dr. Haulussy menuju ke ruang Jenasah untuk di bersihkan selanjutnya menunggu kehadiran orang tua korban untuk di bawa pulang ke kadiaman korban. Tutup Moyo (Veja/Red)

 

Kecelakaan

Sempat Jatuh Akibat Tabrak Bola, Korban Akhirnya Meninggal Di RSUD Tobelo

Halut,beritasumbernews.com,Selasa 14 Juni 2022, korban menabrak bola yang di tendang oleh empat orang anak usia dini dari lapangan Kantor Camat Kao Utara sore kemarin, mengakibatkan korban jatuh dan Kedokan harinya meninggal.

Insident tersebut terjadi sore selasa 14 Juni kemarin, sekitar pukul 15 : 00 Wit, berdasarkan informasi yang di terima Redaksi beritasumbernews.com lewat Humas Polres Halut yang menyampaikan terkait meninggalnya korban saat ini. Rabu 15/06/2022

Korban MT (61), meninggal di RSUD Tobelo, sekitar pukul 15 : 00 Wit pada Rabu 15 Juni 2022, korban asal Desa Kukumutuk, Kec. Kao, Kab. Halut.

Menurut sumber Humas Polres Halut mengatakan bahwa” dalam insiden kecelakaan tersebut di ketahui pelaku dan saksi yakni anak di bawah umur, NT (pelaku), DA (saksi), VU (saksi), dan KL (saksi).

Kerugian yang di perkirakan dalam kejadian kecelakaan tersebut kurang lebih sekitar Rp. 500.000,-.

Kata sumber Humas Polres Halut bahwa” berdasarkan kronologis yang di himpun personil di TKP yakni” Pada hari selasa tanggal 14 juni 2022 pukul 15.00 korban lewat depan kantor camat dari arah utara ke selatan hendak pulang ke rumah didesa kukumutuk, dan dilapangan kantor camat ada 4 orang anak masing masing NT, DA,VU, dan KL.

Saat mana mereka sedang bermain sepak bola tiba -tiba dari arah lapangan kantor camat ada menggelinding sebuah bola yang di tendang oleh NT ke arah jalan, tepat korban lewat, lalu korban menabrak bola tersebut dan jatuh.

Kemudian ke empat anak tersebut melarikan diri karena takut lalu datang warga sekitar menolong korban untuk di bawa ke RSUD untuk mendapat pertolongan medis dan pada hari Rabu tanggal 15 Juni 2022 korban meninggal di RSUD Tobelo. Tutup Sumber (Endy)

Kecelakaan

Rem Blong, Mobil Angkut Semen Milik NHM Terbalik

Halut,beritasumbernews.com
Satu mobil pemuat semen milik PT. Sus di Sofifi terbalik usai menabrak satu tiang listrik akibat rem blom akhirnya melaju dan terbalik, tepat di lokasi gunung Potong Desa Tetewang, terseret sejauh 25 meter di atas jalan raya trans Sofifi Halut. Jumat 10/06/2022

Menurut sumber terpercaya satu warga Desa Tetewang Ichal yang di temui Redaksi beritasumbernews.com mengatakan siang tadi di lokasi kejadian bahwa” mobil tersebut bermuatan semen kurang lebih 25 Ton.

Lanjutnya” berdasarkan informasi yang ia dapat bahwa mobil tersebut dari arah Sofifi menuju PT.NHM dengan membawa semen milik PT.NHM, dan di ketahui sopir yang mengemudi kendaraan tersebut yakni” Deni Mulyadi.

Kata Ichal” sopir akhirnya jadi korban salah satu kakinya patah akibat tertcepit, namun tidak di katakan kaki mana, hanya yang di ketahui salah satu kakinya patah.

Mobil memuat semen tersebut adalah mobil Izuzu FWM bernomor Polisi L 9713 UU, berwarnah putih, serupa mobil tengki. Ungkap sumber

Lebih jelas di katakannya bahwa” insiden tersebut terjadi kemarin malam sekitar pukul 19 : 00 Wit, yang mana saat mana sumber hendak pulang dari kebun dan di dapati mobil tersebut sedang berada di tengah jalan dalam posisi terbalik.

Akibat patah kaki, sopir tersebut sempat di rawat di puskesmas Tetewang namun karena luka yang di alaminya sangat serius sehingga lansung di bawa lari ke rumah sakit Ternate. Tutup Sumber

Tiang listrik yang patah dan roboh akibat tabrakan yang begitu keras sudah di perbaiki pihak PLN, sementara itu pipa air yang putus belum di perbaiki, dan mobil tersebut rusak parah dan masih berada pada posisi terbalik. (Endy)

Kecelakaan

Atas Perintah Danlantamal IX Ambon, Posal Tutpateh Evakuasi KM.Putra Masbuar

MBD,beritasumbernews.com

Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI (MAR) Said Latuconsina M.M., M.T., memerintahkan personil Posal Tg. Tutpateh pulau Letti untuk melaksanakan pengevakuasian kapal motor laut Putra Masbuar yang hilang di perairan laut luang dan terdampar di perairan laut Letti (Luhulely).

Komandan Pos TNI AL Tg. Tutpateh, koptu Ttu Adi Himawan Susanto mengatakan, dirinya menerima laporan dari Bhabkamtimas désa Luhulely pukul 15.30 WIT.

Komandan Posal Tg. Tutpateh melalui anggota Pratu Mar Sofian Hadi bersama dengan jajaran personil Polsek Serwaru dan Koramil 1511-04 Sewaru menuju lokasi desa Luhulely. Dan bersama masyarakat melaksanakan evakuasi dan pengamanan motor laut. Selanjutnya dua kru kapal motor Putra Masbuar dievakuasi menuju ke puskesmas serwaru untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan aman dan sehat.

Adapun identitas kru kapal dari motor laut, Yustus okmemera alias yugan (18 th) dan Yusuf imimpia alias sawal (39 th) pemilik motor laut. Keduanya adalah warga yang beralamat di Masbuar.

Berdasarkan penyampaian dari kru KM Putra Masbuar Pada hari Minggu tanggal 29 Mei 2022 motor laut Putra Masbuar keluar dari desa luang Timur menuju pulau tepa, Namun di tengah perjalanan motor laut tersebut kehabisan bahan bakar (solar) kemudian,1 orang kru kapal turun di perairan pulau Luang  untuk meminta bantuan, seterusnya motor laut dengan 2 kru kapal terombang ambing sampai terdampar di perairan Letti (Luhulely) selama 11 hari dan bertahan hidup dengan beras 3 kilo, 2 buah labu, memancing ikan dilaut dan meminum air hujan.

Sementara kapal motor laut di amankan di perairan laut Letti (Desa Luhulely) dalam keadaan aman dan tidak mengalami kerusakan. Dan selanjutnya akan dikordinasikan dengan pihak BPBD kabupaten Maluku Barat Daya utk evakuasi korban ke Moa.

Ditempat terpisah, Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI (MAR) Said Latuconsina. M.M., M.T., mengatakan “TNI AL dimanapun berada harus memberikan manfaat kepada rakyat, dan cepat tanggap dengan kesulitan dan permasalahan rakyat”.

Komandan Lantamal IX Ambon Brigjen TNI (MAR) Said Latuconsina, M.M., M.T., juga mengapresiasi kesigapan prajurit jajarannya yang secara cepat melaksanakan evakuasi bersama instansi terkait dalam menangani kejadian tersebut. (Rdks)

Kecelakaan

Hari Ke 3 Pencarian Kapal Hilang Kontak Di MBD, Belum Di Temukan

MBD,beritasumbernews.com,Ops SAR terhadap Kapal Motor Putra Masbuar yang hilang sejak tanggal 29/5 beberapa pekan lalu hari ini kembali dilanjutkan.

Dengan membawa 18 orang, terdiri dari 2 anggota keluarga korban , 4 personil Rescuer Basarnas Ambon, dan 12 ABK, KN SAR Abimanyu bertolak dari Dermaga LIPI Ambon sekitar pukul 4 dini hari menuju Perairan Maluku Barat Daya guna melaksanakan Operasi SAR pada koordinat 9° 23′ 5″ S – 125° 44′ 12″ E
6° 13′ 38″ S – 129° 2′ 3″ EE.

Diperkirakan estimasi 13 jam KN SAR Abimanyu tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan Pencarian di sekitar Perairan Pulau Babar dan Pulau Pulau sekitarnya.

Diketahui Kapal jenis kayu dengan panjang kurang lebih 12 m lebar 3 m tersebut diketahui pada tanggal 29/5 membawa muatan kayu bertolak dari Pulau Lurang menuju Pulau Babar Kab, Maluku Barat Daya untuk dijual.

Namun naas kapal motor yang diawaki tiga orang ini kehabisan BBM hingga hanyut terbawa arus, Barulah pada tanggal 4/6 sekitar pukul 23.00 WIT kapal masih dalam keadaan hanyut, selaku nahkoda Yusuf Imimpia memerintahkan Ari Onarely (ABK) turun menggunakan sampan kapal guna meminta bantuan ke Desa Rotnama Pulau Sermata.

Enam jam lamanya mendayung sampan, Ari Onarely tiba di Pulau Sermata dengan kondisi lemas, beruntung masyarakat langsung menemukan korban dan menerima informasi terkait KM Putra Masbuar.

Namun pada saat datangnya bantuan KM Putra Masbuar sudah tidak berada ditempat.

Sejak pertama diterimanya informasi ini tanggal 6/6, Basarnas Ambon langsung bergerak memapelkan ke seluruh Stasiun Radio Pantai (SROP) guna menginfokan kepada kapal-kapal yang melintasi area kejadian bila menemukan kapal motor tersebut agar memberikan pertolongan.

Data Korban Dalam Pencarian :
Yusuf Imimpia, Yustus Okmemera, sementara korban selamat Ari Onarely, cuaca yang di hadapi tim dalam pencarian yakni” Hujan ringan, Angin Timur Laut – Tenggara : 2 – 20 Knots, dengan Tinggi gelombang : 1 – 2 M.

Unsur yang terlibat yakni” Rescuer Basarnas Ambon 4 orang, ABK KN SAR Abimanyu 12 orang, Keluarga korban 2 orang. (Rdks)

 

[instagram-feed]