Seram,beritasumbernews.com
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melakukan kegiatan panen raya padi dan pencanangan IP 400 di Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah.

Target tersebut tercapai setelah warga ikut serta dalam penanaman Padi di pertanian, yang dulunya menanam 2 kali dalam 1 tahun.

Kini dengan program IP 400 petani dapat mempercecap penanaman 4 kali dalam 1 tahun.

Kegiatan panen Raya ini juga di hadiri oleh Gubernur Maluku Irjen. Pol (Purna) Drs Murad Ismail beserta TIM Panen Raya yang lansung memberikan sumbangan bantuan berupa Perluasan sawa 100 hektar, rehabilitasi cengkeh 100 hektar, alat pengolahan sagu 1 unit, bantuan beni padi Genja 15 kg.

Penyerahan pupuk MPK 44 TON untuk 440 Hektar bagi kelompok tani, bantuan ternak sapi 30 ekor dan penyamatan jaket Maluku Integrated Farming.

Selain itu juga ada pemberian bantuak kepada 425 wirausaha sebesar 850 juta rupiah, 8 sarana peribadatan mesjid dan Gereja, bantuan Sosial Bahan makanan, Bantuan perindustrian, Beasiswa untuk anak-anak di kobisonta berupa bantuan beasiswa, dan pemberian dana KUR dari perbank-kan. Kamis,(10/03/2022).

“Saya Optimis Produksi Beras dan Produk-produk ungulan pertanian lainnya agar terus dapat di tumbuh kembangkan. Ungkap Gubernur Maluku saat ikut panen Raya

Kata Kalauw” Harapan prmerintah Daerah dan seluruh masyarakat kabupaten Maluku Tengah semoga kedepan sektor pertanian di Kabupatn Maluku Tengah akan semakain mendapat perhatian dari pemerintah ptovinsi maluku.

Hal ini sebagai upaya bersama mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan perhatian kementrian RI dalam upaya peningkatan produksi khususnya padi di kabupaten Maluku Tengah demi mendukung ketahanan pangan Nasional”. Ungkap Asisten III Bpk M Behrum Kalauw,SH. Dalam sambutan

“Gubernur Maluku memberikan apresiasi kepada masyarakat kususnya masyarakat kobisonta dalam tercapainya kegiatan Panen Raya dan pencanangan IP 400. Dalam panen raya dapat memberikan cakupan asuransi usaha bagi tani padi, dan usaha ternak sapi serta mendorong pembentukan koperasi tani”.

Gubernur juga berharap dalam sambutannya, kawasan Seram Utara dapat menjadi salah satu sentra produksi beras yang poyensial di wilayah provinsi Maluku.

Acara tersebut di hadiri Gubernur Maluku Bpk Irjen Pol (Purn) Drs. Murad Ismail, besera Ketua pengerak PKK ibu Widya Pratiwi Murad, Frokopinda Provinsi Maluku: Kapolda, Pangdam, Kajati, Lantamal, Lanud, Ketua DPR dan Wakil DPR, Bupati maluku Tengah Tuasikal Abua, Kepala Bank Maluku Provinsi Maluku, Kepala OJK Wilaya Maluku, dan Pimpinan ODP instansi Vertikal Provinsi Maluku.

“Petani merasa bersyukur karena Desa Waiasih di berikan kepercayaan untuk melaksanakan program IP 400.

Maryarakat berharap Maluku dapat memproduksi beras dari dalam dan bahkan Maluku bisa memproduksi beras ke luar lagi.

Kepercayaan untuk mengembangkan padi biofortifikasi IR Nutrizinc (padi kaya Gizi) yang manfaatnya dalam membantu padi super Genja untuk menunjang IP 400.

Program IP 400 yang di canangkan dapat di perluas menjadi 1225 Hektar, perlu adanya perbaikan irigasi, perbaikan jalan usaha tani, pupuk harus di perlancar, dan membantu dalam proses untuk mendapatkan KUR program IP 400.

Untuk mempercepat panen jangan lagi kita melakukan secara manual tetapi kita harus di perlengkapi dengan combine harvester, dan untuk mencega hama jangan lagi kita mengunakan insektisida karena hanya akan akan meningkatkan populasi hama (Resisitensi Hama).

Kami ingin di dorong secara inovasi, di dukung, dan di bantu dengan membasmi hama secara alami yaitu: mengunakan lampu penangkap hama (Light Trap) yang memiliki multi manfaat dan sangat efektif.” Tegas Kelompok Tani Komar Zaman (Rkds)