Berita

ASDP Ambon Siap 11 Kapal Penyebrangan Layani Arus Lebaran Tahun 2026

AMBON – beritasumbernews.com – ASDP Indonesia Ferry (Persero) Unit Ambon mengelola dua segmen usaha penting di sektor transportasi laut wilayah Maluku, yaitu segmen pelayaran antar pulau dan segmen pengelolaan Pelabuhan Jenderal Menger (GM) Galala yang menjadi gerbang utama transportasi laut bagi masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya. Pihaknya telah mengumumkan kesiapan penuh menghadapi musim libur Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Kepala Unit ASDP Ambon, Samsyudin Tanassy, dalam keterangan resmi kepada awak media pada hari Jumat (13/03/2026), secara tegas menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang sejak beberapa waktu lalu. Mulai dari penguatan armada kapal hingga penyusunan sistem operasional yang lebih efektif, semua dilakukan untuk menjamin kelancaran perjalanan bagi penumpang yang akan mudik atau melakukan perjalanan lainnya jelang dan pada hari raya.

Untuk mendukung operasional maksimal dan menampung kebutuhan transportasi laut masyarakat pada momen tersebut, ASDP Ambon telah menyiapkan total 11 unit kapal dengan spesifikasi dan fungsi masing-masing. Armada tersebut secara strategis didistribusikan untuk melayani dua wilayah utama, yaitu Maluku Tenggara yang memiliki kebutuhan transportasi antar pulau signifikan, serta kawasan sekitar Kota Ambon yang menjadi pusat aktivitas transportasi laut di Provinsi Maluku.

Sebanyak tiga unit kapal ditempatkan khusus untuk Maluku Tenggara, dengan KMP Lobster sebagai kapal utama yang mengoperasikan berbagai lintasan penting bagi masyarakat di wilayah tersebut untuk melakukan perjalanan antar kota dan kabupaten.

Lintasan yang dilayani KMP Lobster mencakup rute penting bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat, antara lain Tual-Ella yang menghubungkan Kota Tual dengan Kecamatan Ella, Tual-Tayangan yang menjadi akses ke kawasan Tayangan, serta Tual-Dukur Pantai yang menghubungkan pusat kota Tual dengan kawasan pesisir Dukur Pantai. Markas operasional kapal tersebut berada di lokasi strategis.

Sementara itu, delapan unit kapal lainnya fokus beroperasi di sekitar Kota Ambon dan melayani berbagai lintasan utama perjalanan antar pulau. Beberapa di antaranya adalah kapal yang telah dikenal masyarakat luas dan memiliki kapasitas penumpang serta muatan yang cukup besar untuk mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang pada momen Lebaran.

Lintasan komersial utama yang menghubungkan Pelabuhan GM Galala dengan berbagai tujuan di Pulau Seram menjadi salah satu jalur yang mendapatkan perhatian khusus. Lintasan ini biasanya mengalami kenaikan jumlah penumpang yang signifikan pada setiap musim libur besar, termasuk Lebaran yang akan datang.

Kapal KMP Feri Wayangan menjadi salah satu kapal utama yang mengoperasikan lintasan Galala-Pulau Seram dan menjadi fokus pemantauan khusus untuk memastikan kelancaran perjalanan. Selain itu, lintasan Honeymoon juga menjadi sorotan nasional karena sering digunakan masyarakat untuk perjalanan antar pulau di wilayah Maluku.

Untuk mendukung kelancaran operasional di lintasan Honeymoon, ASDP Ambon telah secara khusus menyiapkan kapal ampar berupa dua unit kapal pancakarya dengan spesifikasi handal dan siap siaga setiap saat, yaitu SGP Tubuh Inalika dan Roket Tenda Erana yang telah terbukti mampu menangani berbagai kondisi operasional dengan baik.

Tak hanya kedua kapal tersebut, pihaknya juga menambah satu unit kapal pancakarya lain yang memiliki pengalaman panjang menangani kepadatan penumpang pada libur besar, yaitu Tanjung Buah Kok. Meskipun tergolong kapal jadul, performanya tetap handal dan dapat diandalkan untuk mendukung operasional Lebaran kali ini.

Pada kondisi normal, ASDP Ambon hanya melakukan 13 trip per hari untuk melayani seluruh lintasan yang menjadi tanggung jawabnya. Namun pada momen Lebaran, jumlah trip akan dinaikkan menjadi 17 trip per hari untuk mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang yang diantisipasi.

Peningkatan jumlah trip dijalankan dengan skema operasional terstruktur, yaitu menggunakan 5 unit kapal yang beroperasi bergantian tanpa jeda terlalu lama. Sehingga setiap saat ada kapal yang siap berangkat dari dermaga dan menjamin tidak ada penumpang yang harus menunggu lama untuk mendapatkan jadwal keberangkatan.

Selain peningkatan trip, pihaknya juga menerapkan sistem waktu porting atau proses bongkar muat yang disesuaikan dengan kondisi kepadatan penumpang. Untuk kondisi normal dengan jumlah penumpang sesuai kapasitas, waktu bongkar muat ditetapkan selama 1 jam penuh. Jika terjadi kepadatan tinggi, waktu tersebut akan dipersingkat menjadi 45 menit secara efisien.

Sistem operasional yang diatur cermat ini telah berhasil diterapkan pada periode libur Natal dan Tahun Baru tahun lalu. Hasilnya sangat memuaskan karena tidak ada penumpang yang mengalami kesulitan menunggu atau mengantri untuk mendapatkan jadwal keberangkatan kapal.

“Pada saat menerapkan sistem ini pada Natal dan Tahun Baru lalu, kami berhasil menjamin bahwa setiap 1 jam ada kapal yang siap berangkat dari dermaga, sehingga tidak ada saudara-saudara yang menyeberang ke Pulau Seram maupun tujuan lain yang merasa tidak nyaman karena harus menunggu lama. Karena keberhasilannya tersebut, kami akan menerapkan sistem yang sama pada musim Lebaran kali ini dengan harapan saudara-saudara yang akan menyeberang dapat merasa puas dengan pelayanan yang kami berikan,” jelas Samsyudin Tanassy dengan penuh keyakinan.

Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, ASDP Ambon akan melakukan operasional khusus dengan menggunakan kapal KMP Trubuk yang akan dioperasikan 24 jam non-stop pada tanggal 17 dan 18 April mendatang. Langkah ini diharapkan dapat membantu menurunkan kepadatan penumpang pada lintasan utama.

Setelah melewati periode puncak kepadatan pada tanggal 17 dan 18 April, seluruh armada kapal akan kembali beroperasi sesuai jadwal normal yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memberikan kestabilan dalam pelayanan transportasi laut bagi masyarakat setelah momen libur besar tersebut berlalu.

Untuk memastikan seluruh operasional berjalan aman dan lancar tanpa kendala, ASDP Ambon telah melakukan perencanaan mendalam serta pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh kapal secara bersama dengan UPT Tulehu yang memiliki keahlian dalam perawatan dan pemeliharaan kapal. Semoga kita semua dapat berdoa agar tidak ada kendala yang terjadi dan setiap perjalanan berjalan aman hingga tujuan.

Bagi masyarakat yang akan mudik atau melakukan perjalanan antar pulau pada musim Lebaran kali ini, ASDP Ambon sangat menyarankan untuk memesan tiket secara online melalui situs resmi tripveriji.com. Tujuannya agar proses pemesanan dilakukan dengan lebih mudah dan praktis tanpa harus datang langsung ke pelabuhan, serta membantu mengatur jadwal perjalanan lebih baik sesuai kebutuhan masing-masing.

Selain itu, ASDP Ambon juga bekerja sama erat dengan Angkasa Pura untuk menyediakan 800 tiket gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun perlu diklarifikasi bahwa ini bukan program mudik gratis secara keseluruhan, melainkan hanya tiket perjalanan yang disediakan secara gratis dan telah dilengkapi dengan jaminan asuransi bagi setiap penumpang. Jika hanya diberikan gratis tanpa jaminan asuransi, akan sulit memberikan santunan atau perlindungan jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Seluruh proses pengelolaan tiket gratis tersebut akan diatur langsung oleh Angkasa Pura yang telah menyusun mekanisme jelas dan terstruktur.

Berita

Dirjen Dukcapil Kemendagri Ungkap Jumlah Penduduk RI Sebanyak 288 Juta Jiwa per Akhir 2025*

Jakarta – beritasumbernews.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi mengungkapkan data kependudukan bersih semester II tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk Indonesia per 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 288.315.089 jiwa. Jumlah itu mengalami kenaikan sebanyak 1.621.396 penduduk dibandingkan dengan rilis semester I tahun 2025.

“Dibandingkan dengan semester I per 30 Juni 2025, penduduk Indonesia bertambah kurang lebih 1,6 juta,” ujar Teguh dalam acara Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Ia merinci, jumlah penduduk tersebut terbagi menjadi dua, yakni 145.498.082 penduduk laki-laki dan 142.816.997 penduduk perempuan. Dengan demikian, jumlah penduduk Indonesia masih didominasi oleh laki-laki.

Teguh menambahkan, berdasarkan data yang sama, sebaran penduduk di Indonesia terbanyak berada di Pulau Jawa dengan angka 55,81 persen. Sementara itu, posisi kedua berada di Pulau Sumatera dengan angka 21,88 persen.

Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan agama, ungkap Teguh, didominasi oleh agama Islam dengan angka 87,15 persen. Sementara itu, penduduk yang menganut agama Kristen sebesar 7,37 persen, Katolik 3,07 persen, Hindu 1,66 persen, Buddha 0,69 persen, Konghucu 0,03 persen, serta penganut kepercayaan 0,034 persen.

Sementara itu, Teguh juga memaparkan jumlah penduduk berdasarkan status perkawinan per semester II tahun 2025. Data tersebut merinci 131 juta jiwa belum kawin, 137 juta jiwa telah kawin, 5 juta jiwa cerai hidup, dan 14 juta jiwa cerai mati.

“Artinya sebenarnya penduduk di Indonesia lebih banyak yang sudah atau pernah menikah,” ujar Teguh.

Dalam kesempatan yang sama, Teguh juga menguraikan jumlah penduduk usia produktif, yakni usia 15–64 tahun, di Indonesia. Jumlah tersebut mencapai 199 juta jiwa atau 69,03 persen dari total penduduk.

“Kalau kita melihat usia produktif 69,03 persen, inilah kita bersyukurnya. Bahwasanya sampai tahun 2030 sekian yang namanya bonus demografi. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan usia produktif tersebut,” kata dia.

Teguh menekankan, penerbitan rilis data kependudukan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil melakukan rilis data kependudukan dalam dua semester, yakni semester I pada 30 Juni dan semester II pada 31 Desember.

“Kenapa perlu dirilis? Data kependudukan itu digunakan untuk semua keperluan, basis semuanya. Apakah itu pelayanan publik, maupun apa pun juga,” tandas Teguh.

Puspen Kemendagri

Berita

kuota tiket gratis Menjelang Lebaran 2026 Capai  14.000 Tiket

AMBON – beritasumbernews.com – Kabar gembira bagi masyarakat Maluku yang akan mudik Lebaran 2026. PT Dharma Indah mengumumkan peningkatan signifikan kuota tiket kapal gratis yang disediakan untuk momentum mudik tahun ini. Program yang telah berjalan selama tiga tahun ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta pemerintah daerah.

General Manager PT Dharma Indah, Tres Lona, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, kuota tiket gratis bagi masyarakat Maluku mencapai sekitar 14.000 tiket. Angka ini melonjak sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 10.604 tiket.

“Kami ingin menyampaikan bahwa ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan program tiket gratis. Untuk tahun 2026, kuota yang diberikan kepada masyarakat Provinsi Maluku meningkat dibandingkan tahun 2025,” ujar Tres Lona kepada media di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Kamis (12/3/2026).

Program tiket gratis ini bertujuan mulia, yakni membantu masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik Lebaran menggunakan kapal laut dengan rute tertentu. Salah satu keberangkatan perdana telah dijadwalkan pada 12 Maret menggunakan kapal milik perusahaan.

Tres Lona menegaskan bahwa keberhasilan program ini tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, terutama kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan RI kepada PT Dharma Indah untuk menyelenggarakan program mudik gratis ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia serta Pemerintah Provinsi Maluku yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan mudik gratis ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya, juga mengapresiasi pengawasan dan arahan dari Pemerintah Provinsi Maluku serta instansi terkait.

Harapan besar menyertai program ini, yaitu agar tiket gratis dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku untuk pulang kampung dan merayakan Hari Raya bersama keluarga dengan aman, nyaman, dan lebih terjangkau. “Semoga program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi warga Maluku yang ingin pulang kampung untuk merayakan Hari Raya bersama keluarga,” pungkas Tres Lona. ( Chey)

Berita

PATTIMURA AMBON SIAPKAN SEGALA HAL UNTUK LEBARAN 2026 – DENGAN DISKON TIKET DAN BANTUAN PENYEBERANGAN GRATIS

Ambon – beritasumbernews.com – Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon telah secara resmi melaksanakan apel bersama sebagai momentum awal pengaktifan posko penanganan periode Lebaran tahun 2026. Pihak manajemen bandara menyatakan akan melakukan upaya peningkatan menyeluruh serta menyempurnakan strategi operasional guna memastikan kelancaran aktivitas selama musim mudik dan balik, demikian diungkapkan Johan Seno dalam wawancara sesudah acara apel pembukaan posko yang berlangsung pada hari Jumat pagi ini.

Sebagai bagian dari persiapan yang direncanakan dengan matang, tim teknis bandara telah melakukan serangkaian langkah kerja komprehensif. Termasuk di antaranya pemantauan berkala dan evaluasi mendalam terhadap seluruh fasilitas terminal penumpang, pemeriksaan menyeluruh sistem pendingin udara untuk memastikan kenyamanan pengguna jasa, hingga verifikasi terhadap prasarana pendukung operasional penerbangan seperti jalan landasan, area parkir, dan fasilitas keamanan. Semua dilakukan agar tidak ada kendala yang mengganggu operasional selama periode posko 13 Maret hingga 30 Maret tahun ini.

Pihak manajemen bandara juga menegaskan komitmen untuk menjaga serta meningkatkan tiga aspek utama pelayanan: keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama, keamanan yang mencakup keselamatan penumpang dan prasarana, serta kualitas layanan yang terus dioptimalkan. Hal ini bertujuan memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengguna fasilitas Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon, baik untuk perjalanan bisnis, pribadi, maupun mudik dan balik menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah.

Selain fokus pada peningkatan layanan dan keamanan, pihak bandara kembali mengeluarkan kebijakan bermanfaat bagi masyarakat dengan memberikan potongan harga sebesar 50 persen terkait biaya Pembayaran Jasa Pengelolaan Bandar Udara (PJP2U) dan Pembayaran Jasa Bandara (PJB). Total nilai kontribusi telah melalui proses potongan sesuai ketentuan dan disalurkan kepada Angkasa Pura, sebagai usaha konkret untuk menekan beban biaya tiket penerbangan bagi masyarakat yang akan mudik dan balik.

Pihak manajemen berharap kebijakan potongan biaya dapat memberikan manfaat nyata serta dukungan bagi masyarakat dalam berkumpul dengan keluarga di hari raya Lebaran. Mereka juga berharap seluruh operasional selama periode arus mudik dan balik dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi semua pihak yang terlibat.

Untuk mewujudkannya, pihak bandara telah melakukan koordinasi erat dan berkelanjutan dengan berbagai pihak terkait, termasuk seluruh maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara, perusahaan jasa ground handling, serta stakeholder penting seperti instansi pemerintah daerah dan pusat. Khususnya dengan TNI dan Polri yang akan bekerja sama sinergis untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kelancaran lalu lintas di sekitar Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon selama periode Lebaran.

Tak hanya melalui potongan biaya tiket penerbangan, pihak manajemen juga melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL/CSR) menyusun program bantuan khusus bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada bulan ini, pihak bandara akan menyalurkan sekitar 800 tiket gratis untuk penyeberangan antar pulau yang akan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat.

Program bantuan tiket gratis ini akan didistribusikan pada minggu ini di Pelabuhan Liang, bekerja sama dengan Sekretariat Daerah Transportasi Perhubungan (STP) dan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku. Kedua instansi tersebut akan membantu dalam verifikasi calon penerima manfaat serta pelaksanaan pendistribusian secara teratur dan transparan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam menyampaikan perkiraan volume penumpang, Johan Seno menjelaskan bahwa berdasarkan analisis data awal dari berbagai sumber termasuk data riwayat tahun sebelumnya, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 17 hingga 18 Maret mendatang dengan volume sekitar 3.000 orang per hari. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan rata-rata harian pada kondisi normal yang berkisar antara 2.200 hingga 2.500 orang per hari.

Untuk menghadapi peningkatan volume tersebut, pihak bandara telah melakukan langkah antisipasi seperti penambahan jumlah petugas di berbagai pos pelayanan, peningkatan frekuensi pembersihan dan sanitasi fasilitas, serta penyesuaian jadwal kerja agar seluruh layanan dapat berjalan optimal. Meskipun belum ada penambahan penerbangan ekstra, pihak manajemen mengakui permintaan kupon tiket akan meningkat signifikan dan telah berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan ketersediaan tiket sesuai permintaan.

Kondisi cuaca yang sering berubah cepat menjadi perhatian utama dalam operasional bandara di wilayah Maluku. Oleh karena itu, pihak manajemen telah melakukan koordinasi terus-menerus dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tingkat provinsi maupun pusat. Pada acara apel pembukaan posko, pihak BMKG mengirimkan perwakilan kepala bagian meteorologi yang akan memberikan informasi cuaca secara berkala dan akurat.

Informasi cuaca terutama terkait kecepatan dan arah angin memiliki peran krusial bagi para pilot dalam mengambil keputusan saat pendaratan atau menerapkan prosedur operasional lainnya untuk menjaga keselamatan penerbangan. Meskipun cuaca selama Natal dan Tahun Baru sebelumnya berjalan baik, pihak bandara tidak menganggap remeh kemungkinan cuaca buruk seperti badai, hujan lebat, atau angin kencang pada periode Lebaran tahun ini.

Sistem koordinasi dengan BMKG telah disiapkan agar informasi cuaca dapat diperbarui real-time dan disebarkan cepat kepada semua pihak berkepentingan, sehingga keputusan yang diambil didasarkan pada data akurat dan terkini. Selain itu, pihak bandara juga melakukan persiapan teknis seperti pemeriksaan menyeluruh terhadap peralatan navigasi udara, sistem komunikasi, dan fasilitas pendukung lainnya untuk menghadapi kemungkinan gangguan akibat cuaca buruk.

Seluruh petugas yang akan bertugas selama periode posko Lebaran telah melalui pelatihan dan pembekalan khusus terkait penanganan berbagai situasi yang mungkin terjadi, termasuk keadaan darurat akibat cuaca buruk, penanganan keramaian penumpang pada puncak arus mudik dan balik, serta penanganan masalah teknis yang muncul secara tiba-tiba.

Sebagai bagian dari komitmen memberikan pelayanan terbaik, pihak bandara mengimbau masyarakat yang akan berpergian melalui Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon untuk selalu memeriksa informasi jadwal penerbangan secara berkala, datang lebih awal untuk menghindari antrian panjang, serta mematuhi seluruh peraturan dan prosedur yang berlaku demi kelancaran perjalanan.

Johan Seno menutup dengan menyampaikan harapan bahwa seluruh persiapan yang dilakukan bersama stakeholder terkait dapat berjalan sukses, sehingga periode Lebaran 2026 menjadi momen berkumpul yang bahagia dan penuh kebersamaan tanpa kendala, dengan perjalanan mudik dan balik yang aman, nyaman, serta lancar dari awal hingga akhir.”Pungkas”Johan Seno Tutup Johanis bawollo

Berita

Polda Maluku Kerahkan 2.201 Personel Amankan Operasi Ketupat Salawaku 2026, 78 Pos Pengamanan Disiapkan

Ambon  – beritasumbernews.com – Polda Maluku mengerahkan 2.201 personel gabungan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku 2026 untuk mengamankan rangkaian perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Maluku.

Operasi pengamanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon.

Apel dipimpin oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan dihadiri Kapolda Maluku Dadang Hartanto, unsur TNI, Forkopimda, tokoh agama, serta perwakilan instansi terkait.

Operasi Ketupat Salawaku 2026 dilaksanakan untuk memastikan keamanan masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, termasuk pengamanan malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, serta aktivitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran.

Ribuan Personel dan Puluhan Pos Pengamanan Disiapkan
Berdasarkan data Polda Maluku, total 2.201 personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut terdiri dari: 252 personel Polda Maluku, 1.696 personel Polres jajaran, 637 personel dari instansi terkait dan stakeholder

Untuk mendukung pengamanan di lapangan, Polda Maluku juga menyiapkan 78 pos operasi, yang terdiri dari:

44 Pos Pengamanan (Pos Pam)

24 Pos Pelayanan (Pos Yan)

10 Pos Terpadu

Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pelayanan, pengamanan, serta informasi bagi masyarakat selama pelaksanaan mudik dan libur Lebaran.

Selain pengamanan jalur transportasi, Operasi Ketupat Salawaku 2026 juga memfokuskan pengamanan pada 1.807 lokasi strategis di wilayah Maluku.

Lokasi-lokasi tersebut meliputi:

1.256 masjid

88 objek wisata

10 bandara

41 pelabuhan

380 lokasi pelaksanaan Salat Id

32 pusat perbelanjaan

pasar dan berbagai fasilitas publik lainnya.

Pengamanan dilakukan guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas Lebaran dengan aman dan nyaman.

Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan bahwa Operasi Ketupat Salawaku 2026 merupakan bentuk kesiapan Polda Maluku bersama seluruh unsur terkait dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat Salawaku ini merupakan wujud komitmen Polda Maluku bersama TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujar Kapolda.

Menurutnya, pengamanan Lebaran tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas mudik, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, objek wisata, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memastikan keberhasilan operasi tersebut.

“Keberhasilan Operasi Ketupat sangat bergantung pada soliditas dan koordinasi seluruh pihak. Dengan kerja sama yang kuat, kita dapat memastikan masyarakat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan penuh kebahagiaan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan mudik, serta memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan.

Selain pengamanan lokasi ibadah dan pusat keramaian, personel yang terlibat dalam operasi juga akan meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan.

Beberapa potensi gangguan yang diantisipasi antara lain kejahatan konvensional, balap liar, serta konflik sosial di tengah masyarakat.

Polda Maluku juga mengoptimalkan layanan call center 110 sebagai sarana pelayanan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian selama masa mudik dan libur Lebaran.

Melalui Operasi Ketupat Salawaku 2026, Polda Maluku berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. (**)

Berita

500 TIKET MUDIK GRATIS DAN KEBIJAKAN KHUSUS PENUMPANG DIPERSIAPKAN PT. DARMA INDAH UNTUK ARUS LEBARAN

Ambon – beritasumbernews.com – Musim liburan Lebaran yang selalu menjadi momen perjalanan besar bagi jutaan masyarakat Indonesia kembali menghadang, dengan perkiraan jumlah penumpang yang akan menggunakan fasilitas pelayaran laut dari dan menuju Pelabuhan Ambon terus menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya.

bahkan pada periode tertentu seperti tahun 2012 silam dan persiapan yang matang dilakukan menjelang Lebaran tahun 2026, pihak pengelola unit pelayaran kapal Lestari di bawah PT. Darma Indah telah menyusun berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran serta kenyamanan bagi seluruh penumpang yang akan melakukan perjalanan, sebagaimana disampaikan oleh Tres Jabatan General Manager PT. Darma Indah dalam sambutannya pada hari Kamis (12/03/2026).

Dalam hal ini, salah satu ketentuan utama yang ditegakkan secara tegas adalah bahwa seluruh penumpang yang akan naik kapal harus memiliki tiket perjalanan yang sah dan resmi, karena tiket menjadi bukti sah serta syarat wajib untuk mengakses fasilitas pelayaran yang disediakan, sehingga tidak ada satupun penumpang yang diizinkan melakukan perjalanan tanpa membawa tiket yang telah terdaftar dan diverifikasi oleh pihak pengelola.

meskipun ketentuan ini diterapkan dengan konsisten, pihak pengelola juga menyatakan bahwa upaya untuk memastikan setiap orang yang membutuhkan dapat memperoleh tiket akan terus dilakukan secara maksimal, sehingga tiketnya tetap akan ditemukan dan disediakan dengan berbagai alternatif yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada momen Lebaran.

Salah satu kebijakan khusus yang menjadi perhatian utama adalah terkait penanganan penumpang yang berasal dari atau akan melakukan perjalanan menuju negara Singapura,

dimana secara tegas ditetapkan bahwa penumpang tersebut tidak akan dikenakan biaya pembayaran tiket sama sekali, sehingga mereka dapat melakukan perjalanan dengan lebih mudah dan tidak perlu khawatir tentang beban biaya tiket perjalanan.

kebijakan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012 ketika menghadapi arus balik dan pulang kampung Lebaran yang melibatkan banyak penumpang lintas negara, dan sejak saat itu kebijakan tersebut terus dipertahankan serta diperbaiki untuk memberikan kemudahan yang lebih baik bagi para penumpang yang berasal dari atau akan menuju Singapura.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, pihak pengelola juga telah menyiapkan sebanyak 500 tiket gratis yang akan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat,

dengan pembagian tiket gratis tersebut difokuskan untuk kapal Lestari 8A dan kapal Lestari 8B yang merupakan dua unit pelayaran utama yang melayani rute strategis dari dan menuju Pelabuhan Ambon.

kapal Lestari 8A telah dijadwalkan berangkat pada pukul 13.00 Waktu Indonesia Timur (WIT) dengan rute yang telah ditentukan sebelumnya, sedangkan kapal Lestari 8B akan berangkat dengan jadwal yang disesuaikan dengan kondisi arus penumpang serta ketersediaan fasilitas pelayaran yang ada, sehingga kedua kapal ini diharapkan dapat membantu mengangkut sejumlah besar penumpang dengan aman dan nyaman.

Untuk tiket yang tidak termasuk dalam kuota 500 tiket gratis yang telah disiapkan, pihak pengelola menyediakan opsi pembayaran fleksibel dimana penumpang dapat membayar biaya tiket secara bertahap dalam bentuk seri, sehingga beban keuangan yang harus ditanggung oleh masyarakat dapat ditekan dan menjadi lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

proses pembayaran secara bertahap ini juga diatur dengan sistem yang jelas dan transparan, termasuk penetapan jangka waktu pembayaran serta jumlah cicilan yang dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan masing-masing penumpang, sehingga tidak ada kesalahpahaman atau masalah yang muncul terkait dengan proses pembayaran tiket perjalanan.

Dalam menyelenggarakan seluruh rangkaian aktivitas pelayaran pada musim Lebaran ini, tidak hanya pihak pengelola kapal yang berperan aktif, namun para pihak dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah provinsi Maluku serta kota Ambon juga selalu menunjukkan peran yang sangat penting dan signifikan dalam memastikan kelancaran serta keberhasilan dari seluruh kegiatan pelayaran.

pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen yang terjaga dengan baik terhadap prinsip kebersamaan dalam menghadapi setiap tantangan yang muncul pada musim Lebaran, dimana seluruh pihak bekerja sama secara sinergis untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan, dan komitmen ini telah terbukti sejak tahun 2020 ketika seluruh elemen masyarakat dan pemerintah bekerja sama untuk menghadapi kondisi khusus sekaligus memastikan bahwa perayaan Lebaran tetap dapat berjalan dengan baik dan seluruh penumpang dapat tiba di tujuan dengan aman.

Selain itu, pemerintah pusat dan pemerintah daerah juga melalui berbagai saluran komunikasi telah menyampaikan bahwa masyarakat di hari-hari berikutnya setelah periode Lebaran akan terus dihimbau untuk selalu mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang terkait dengan pelayaran laut dan perjalanan umum;

himbauan ini tidak hanya terkait dengan peraturan tentang keharusan memiliki tiket, namun juga mencakup segala peraturan yang berkaitan dengan keselamatan perjalanan, mulai dari persiapan sebelum berangkat hingga tiba di tujuan akhir perjalanan, dan pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki pemahaman yang baik tentang segala peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan, karena pemahaman yang benar akan membantu masyarakat untuk dapat mematuhi serta menjalankan segala ketentuan dengan lebih baik dan konsisten.

Seluruh penumpang juga diharapkan untuk selalu mematuhi segala syarat dan ketentuan yang berlaku untuk pelayanan kapal, termasuk mengikuti petunjuk dari awak kapal, menjaga kebersihan di dalam kapal, serta menghindari segala tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun keselamatan penumpang lainnya;

syarat dan ketentuan yang berlaku ini telah disusun berdasarkan standar keselamatan internasional serta peraturan nasional yang berlaku di Indonesia, sehingga seluruhnya bertujuan untuk memastikan bahwa setiap perjalanan yang dilakukan dengan menggunakan kapal pelayaran berjalan dengan aman dan tanpa adanya masalah yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan;

dalam kesempatan yang sama, pihak pengelola kapal juga menyampaikan bahwa meskipun seluruh persiapan telah dilakukan dengan sebaik-baiknya, namun tidak menutup kemungkinan adanya beberapa hal yang tidak dapat diantisipasi secara sempurna selama pelaksanaan perjalanan.

Oleh karena itu, pihak pengelola kapal serta seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayaran pada musim Lebaran ini dengan tulus menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penumpang jika terdapat segala bentuk ketidaknyamanan atau masalah yang muncul selama perjalanan;

permintaan maaf ini juga menjadi bentuk bukti bahwa pihak pengelola selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik serta selalu mendengarkan masukan dan keluhan dari masyarakat, dengan harapan bahwa seluruh pelayaran pada musim Lebaran ini dapat berjalan dengan lancar dan seluruh penumpang dapat merayakan Lebaran bersama keluarga dengan bahagia dan penuh kebahagiaan. (Chey)

Berita

Presiden Prabowo Tunjuk Dirjen Bina Keuda Agus Fatoni sebagai Pimpinan BAZNAS RI*

Jakarta – beritasumbernews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menetapkan dan menunjuk Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni sebagai Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa bakti 2026–2031.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Pimpinan dan Anggota BAZNAS Periode 2026-2031 yang diserahkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Ruang Pelantikan Lantai 2 Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Susunan Pimpinan BAZNAS periode 2026–2031 terdiri dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. Dari unsur masyarakat yaitu Dikdik Sodik Mudjahid, Zainut Tauhid Sa’adi, Rizaludin Kurniawan, Saidah Sakwan, Syarifuddin, Idy Muzayyad, Mokhamad Mahdum, dan Neyla Saida Anwar. Sementara dari unsur pemerintah yaitu Abu Rokhmad, Agus Fatoni, dan Mochamad Agus Rofiudin.

Pengangkatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai lembaga resmi negara yang mengelola zakat secara nasional. Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah diharapkan semakin profesional, transparan, dan akuntabel sehingga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Fatoni yang pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) tahun 1998 dan menjadi Mahasiswa Teladan IIP tahun 1999, memiliki pengalaman panjang di bidang keuangan publik dan tata kelola pemerintahan daerah, termasuk sebagai kepala daerah. Ia dikenal sebagai pejabat dengan rekam jejak cukup lengkap. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Gubernur di sejumlah provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Papua.

Dalam masa kepemimpinannya, Fatoni mendapatkan berbagai penghargaan dan apresiasi, termasuk dinobatkan sebagai Pj. Gubernur Terbaik berdasarkan penilaian Kemendagri bersama Tempo Media Group pada 30 Agustus 2024. Ia meraih dua kategori sekaligus, yakni total kinerja terbaik dan kinerja terbaik bidang ekonomi daerah. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari BAZNAS sebagai gubernur yang berhasil mendukung program BAZNAS di Papua.

Selain itu, yang terbaru, Fatoni juga meraih penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026 dalam ajang Indonesia Top Achievements of The Year (ITAY) 2026, serta CNN Indonesia Awards 2024 kategori Most Inspiring Leader.

Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga meraih penghargaan Best Social Engagement dan Leading Public Infrastructure Management pada 9 Agustus 2024. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Pin Emas dari Kapolri tahun 2023 dan 2024.

Puspen Kemendagri (**)

Berita

KORPRI PUSAT Bangun 8 Sumur Bor di Daerah Rawan Kekeringan, Tegaskan Komitmen Membantu Masyarakat.

Ambon – beritasumbernews.com -:Setjen DPKN, Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) terus memperkuat kiprah sosialnya melalui Program “KORPRI Peduli Berbagi Sumur Bor” yang menyasar wilayah-wilayah rawan kekeringan dan kesulitan akses air bersih. Program ini pertama kali diluncurkan bertepatan dengan peringatan HUT ke-54 KORPRI pada 24 November 2025 sebagai bagian dari agenda bakti sosial nasional.
Ketua Umum DPKN, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan fundamental yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Air adalah sumber kehidupan. Ketika masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, maka yang terdampak bukan hanya kesehatan, tetapi juga pendidikan, ekonomi, dan kualitas hidup secara keseluruhan. KORPRI hadir untuk memastikan ASN tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga turun langsung membawa manfaat nyata bagi rakyat,” ujarnya saat meresmikan sumur bor di Dusun Semuten, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Senin (9/2/2026).

Hingga awal Maret 2026, program ini telah dilaksanakan di delapan titik, yakni:
1. Kampung Panangkapi, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
2. Dusun Kubang, Desa Mulya, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
3. Semuten, Jatimulyo, Dlingo, Bantul, Yogyakarta.
4. Bulusari, Srimartani, Piyungan, Bantul, Yogyakarta.
5. Mojosari, Wonolelo, Pleret, Bantul, Yogyakarta.
6. Padukuhan Karangpilang, Rejosari, Semin, Gunungkidul, Yogyakarta.
7. Padukuhan Pudak, Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta.
8. Padukuhan Dengok, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta.
Dari delapan lokasi tersebut, enam titik telah rampung dan dimanfaatkan masyarakat. Tiga titik di wilayah Gunungkidul masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan tuntas pada Maret 2026.
Sebelumnya, sejumlah daerah seperti Kabupaten Lebak, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, dan Kabupaten Tasikmalaya juga telah mengajukan permohonan pembangunan sumur bor. Di Kabupaten Gunung Kidul, misalnya, tiga desa menjadi prioritas penerima bantuan, yakni Desa Pudak (Kecamatan Tepus), Desa Panca Rejo (Kecamatan Semanu), dan Desa Rejosari (Kecamatan Semin), dengan total ratusan kepala keluarga penerima manfaat serta kedalaman sumur bervariasi antara 60 hingga 100 meter.
Di Kabupaten Bantul, pembangunan sumur bor dilakukan di tiga dusun dengan kedalaman antara 100 hingga 120 meter. Sementara di Kabupaten Lebak, bantuan diberikan kepada warga Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung. Adapun di Kabupaten Tasikmalaya, bantuan menyasar Dusun Kubang Sidamulya yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh air bersih.

Dalam sambutannya di Bantul pada 8 Februari 2026, Prof. Zudan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Program KORPRI Peduli.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Program KORPRI Peduli sebagai wujud kepedulian dan pengabdian KORPRI kepada masyarakat. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi mitra aktif dalam penyelenggaraan program ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa selain pembangunan sumur bersih, Program KORPRI Peduli juga telah menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Sumatera dan Kabupaten Pati. Pada 2025, pembangunan sumur bersih telah dilaksanakan di Kabupaten Lebak, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Gunung Kidul, dan Kabupaten Bantul.
“Di tahun 2026, program ini akan terus berlanjut. Dalam waktu dekat, pembuatan sumur bersih akan menyusul di Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Wonogiri,” tambahnya.
Prof. Zudan menegaskan bahwa KORPRI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi bagi ASN, tetapi juga sebagai wadah pengabdian sosial.
“Kami ingin menegaskan bahwa KORPRI bukan hanya organisasi profesi ASN, tetapi juga wadah pengabdian sosial. Semoga sumur-sumur ini menjadi sumber keberkahan, memperkuat ketahanan masyarakat, dan menjadi simbol solidaritas ASN untuk Indonesia,” tegasnya.
Melalui program ini, DPKN berharap keberadaan sumur bor dapat membantu masyarakat menghadapi musim kemarau, mengurangi beban biaya kebutuhan air, serta meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga di daerah-daerah terdampak krisis air. Komitmen tersebut sekaligus menegaskan peran strategis KORPRI dalam mendukung percepatan pembangunan nasional melalui aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat. (**)

Berita

WUJUD KEPEDULIAN DI BULAN SUCI, BANDARA INTERNASIONAL PATTIMURA AMBON SALURKAN BANTUAN INJOURNEY AIRPORTS SAFARI RAMADHAN KE NEGERI LAHA

Ambon – beritasumbernews.com – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447H, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Program Injourney Airports Safari Ramadhan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/03/2026) ini difokuskan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah sekitar bandara, khususnya di Negeri Laha.

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk selalu hadir dan berbagi dengan masyarakat. Pada tahun ini, total nilai bantuan yang disalurkan mencapai *Rp158,354,000- (Seratus Lima Puluh Delapan Juta Tiga Ratus Lima Puluh Empat Ribu Rupiah).*

General Manager Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, menyampaikan bahwa bantuan tersebut dialokasikan ke dalam tiga rangkaian utama program, yaitu:
1. Renovasi Masjid: Bantuan perbaikan untuk Masjid Al-Ikhlas Hamid BSA.
2. Santunan: Pemberian dana santunan bagi anak yatim, hafiz qur’an di Negeri Laha.
3. Sembako: Penyaluran sebanyak 250 paket bahan pokok.
“Kami menyadari bahwa momen Ramadhan adalah saat yang penuh makna untuk mempererat tali silaturahmi. Melalui program Injourney Airports Safari Ramadhan ini, kami ingin memastikan kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat luas dan membantu meringankan beban masyarakat di sekitar wilayah kerja kami,” ujar Johan Seno Acton.

Melalui sinergi yang terjalin dalam program Safari Ramadhan ini, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Pattimura Ambon berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat yang berdampak langsung bagi warga serta besar harapan kolaborasi positif dengan Pemerintah Negeri Laha dan para pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan di masa depan, sejalan dengan visi perusahaan untuk senantiasa memberikan kontribusi nyata serta nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.

(Chey)

Berita

Gubernur Maluku Buka Rakor Bersama KPK, Perkuat Pengamanan Aset dan Tata Kelola Barang Milik Daerah

Ambon – beritasumbernews.com – Gubernur Maluku menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Progres Pengamanan Barang Milik Daerah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (12/03/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala KPK RI atau yang mewakili Budi Santoso beserta jajaran, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku memiliki komitmen yang kuat untuk terus melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Salah satu aspek penting dalam upaya tersebut adalah penguatan tata kelola dan pengamanan Barang Milik Daerah (BMD).

Gubernur menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Pemerintah Provinsi Maluku telah melakukan berbagai langkah penertiban dan pengamanan barang milik daerah. Langkah tersebut antara lain melalui penarikan kendaraan perorangan dinas yang masih dikuasai oleh pensiunan, penertiban penggunaan rumah dinas, serta penguatan pengamanan aset daerah melalui percepatan proses sertifikasi tanah milik Pemerintah Provinsi Maluku.

Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku juga telah menetapkan Keputusan Gubernur Maluku Nomor 2319 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Gabungan Penertiban dan Penelusuran Barang Milik Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Tahun 2025 dengan masa kerja hingga tahun 2028.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pada tahun 2026 penertiban Barang Milik Daerah difokuskan pada percepatan sertifikasi tanah yang menjadi lokasi gedung perkantoran pemerintah serta gedung sekolah SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku.

Gubernur juga menekankan kepada seluruh pimpinan OPD agar memberikan perhatian serius terhadap pengamanan aset daerah. Pimpinan OPD diharapkan proaktif dalam melakukan pengamanan aset yang berada dalam penguasaannya, termasuk melakukan penarikan kembali aset yang masih dikuasai oleh pihak ketiga.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Maluku turut menyampaikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atas pendampingan dan monitoring melalui program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) yang bertujuan mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah.

Menurutnya, pendampingan tersebut sangat penting dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan pemerintahan daerah.

Gubernur juga berharap kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selaku perangkat daerah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan barang milik daerah untuk terus melakukan perbaikan secara sistematis, termasuk melalui penguatan sistem pengelolaan aset serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Melalui rapat koordinasi ini, Gubernur Maluku berharap dapat terbangun sinergi yang lebih kuat antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam upaya pengamanan aset daerah serta penguatan sistem pencegahan korupsi di daerah. (Chey)

[instagram-feed]