Berita

Terima Pemuda Muhammadiyah, Kapolda Maluku Dorong Peran Strategi Pemuda Rajut Persatuan dan Jaga Kamtibmas

Ambon – beritasumbernews.com – Dalam upaya memperkuat sinergi antara Kepolisian dan elemen pemuda sebagai bagian dari civil society, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan dari Pengurus Pemuda Muhammadiyah Wilayah Maluku.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan ini dilaksanakan di ruang tamu Kapolda Maluku, Selasa (13/1/2025). Pertemuan membahas pentingnya situasi keamanan dan peran strategis organisasi kepemudaan dalam menjaga kamtibmas serta kontribusi pemuda dalam meredam berbagai polemik dan konflik sosial yang terjadi di Maluku.

Dalam pertemuan silaturahmi tersebut Kapolda didampingi Direktur Intelkam dan Kepala Bidang Humas Polda Maluku. Sementara dari Pemuda Muhammadiyah Wilayah Maluku hadir Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), Bendahara Umum, serta para ketua bidang yang merepresentasikan unsur kepemudaan dari berbagai daerah di Provinsi Maluku.

Kapolda Irjen Dadang Hartanto menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada jajaran Pemuda Muhammadiyah Wilayah Maluku. Ia menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah merupakan mitra strategis Polri, khususnya dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.

“Hubungan Pemuda Muhammadiyah dengan Polda Maluku sudah berjalan baik dan perlu terus kita tingkatkan. Muhammadiyah secara nasional dikenal sebagai organisasi yang kuat dalam bidang pendidikan dan intelektual, dan ini merupakan modal besar bagi pembangunan Maluku,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan antar organisasi kepemudaan, agar dapat menjadi motor penggerak dan perekat persatuan, terutama di tengah dinamika sosial dan konflik yang belakangan marak terjadi.

“Kita tidak ingin Maluku ini retak akibat polemik konflik. Kontribusi organisasi pemuda dalam menjaga kamtibmas sangat penting dan strategis,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua OKK Pemuda Muhammadiyah Wilayah Maluku menyampaikan terima kasih atas kesediaan Kapolda Maluku menerima audiensi tersebut. Ia menjelaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah Maluku terdiri dari pemuda lintas daerah, mulai dari Ambon, Seram, Tenggara, hingga wilayah lainnya di Maluku.

“Keberagaman ini kami rajut menjadi satu persekutuan dan kekeluargaan sebagai anak-anak Maluku. Kami berupaya menjadikan Pemuda Muhammadiyah sebagai ruang dialog, bukan ruang konflik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pasca pelantikan kepengurusan, Pemuda Muhammadiyah telah melaksanakan Dialog Kebangsaan dengan menghadirkan tokoh agama dan akademisi untuk membahas akar permasalahan konflik sosial serta solusi jangka panjang.

Menurutnya, keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.

“Tidak zamannya lagi menyelesaikan persoalan dengan kekerasan. Pemuda harus hadir membawa gagasan, edukasi, dan solusi untuk memajukan Maluku dari luka-luka masa lalu,” tegasnya.

Selain itu, Pemuda Muhammadiyah juga melaporkan telah melaksanakan kegiatan Baitul Arqam sebagai bagian dari kaderisasi dan latihan dasar kepemimpinan, guna memperkuat wawasan kebangsaan serta membentengi pemuda dari isu-isu provokatif yang dapat memecah belah persatuan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Maluku secara terbuka menyampaikan sejumlah tantangan penegakan hukum di Maluku, salah satunya adalah masih kuatnya egoisme komunitas dan budaya melindungi pelaku kejahatan.

“Setelah pelaku ditangkap, sering kali berlindung di balik orang kampung atau komunitasnya. Sikap melindungi tersangka inilah yang menjadi hambatan serius penegakan hukum,” ungkap Kapolda.

Kapolda juga mengakui masih adanya
keterlambatan pelayanan kepolisian
di beberapa kasus. Sebagai bentuk komitmen perbaikan, Kapolda membuka Call Center Hotline Kapolda agar masyarakat dapat menyampaikan aduan secara cepat dan langsung.

“Saya ingin melihat langsung penanganan kasus-kasus menonjol yang belum terselesaikan,” tegasnya.

Kapolda juga menyinggung salah satu akar konflik, seperti yang terjadi di Desa Liang, yaitu pengelolaan dan pengawasan dana desa yang tidak adil. Ia mendorong peran aktif civil society, termasuk Pemuda Muhammadiyah, untuk ikut mengawal transparansi dan keadilan sosial.

Kapolda menekankan dua hal penting yang harus diubah bersama, yakni egoisme komunitas melalui edukasi publik, serta tradisi dendam antarkelompok yang selama ini menjadi sumber konflik berulang. (Chey)

POLDA MALUKU

Polda Maluku Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar Tetap Sesuai Prosedur

Ambon – beritasumbernews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menegaskan bahwa penanganan kasus dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dengan nilai kerugian sekitar Rp 5 miliar yang dilaporkan oleh saudara Rezky Sulaiman tetap berjalan dan tidak pernah dihentikan. Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K, untuk menanggapi pemberitaan yang menyebutkan perkara dimaksud “belum memiliki titik terang”, sekaligus memberikan gambaran utuh kepada publik mengenai tahapan penyidikan yang telah dilakukan.

Menurut Kombes Rositah, Polda Maluku melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) telah melakukan serangkaian langkah penyidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pendalaman alat bukti, hingga pelaksanaan gelar perkara.

Ditreskrimum Polda Maluku telah melaksanakan Gelar Perkara Penetapan Tersangka, sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Gelar Perkara (LHGP) yang telah dibuat dan dilaporkan.

Namun, hasil gelar perkara tersebut menyimpulkan bahwa penetapan tersangka belum dapat dilakukan karena adanya kendala mendasar dalam pembuktian.

Adapun kendala utama dalam perkara ini sebagaimana disebutkan dalam laporan hasil gelar perkara adalah belum diserahkannya barang yang perlu disita penyidik untuk dijadikan bukti utama oleh pelapor/korban,

Sebagaimana diketahui bersama Barang bukti tersebut sangat dibutuhkan untuk dilakukan penyitaan sebagai objek perkara, yang merupakan bagian penting dalam proses pembuktian dan penetapan tersangka, kata Kombes Rositah.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kombes Rositah, bahwa sesuai dengan keterangan pelapor bahwa Barang yang akan disita tersebut sempat digadaikan kepada pihak keluarganya di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan,

Dalam perkembangan selanjutnya, pelapor juga menyampaikan kepada penyidik bahwa Barang yang akan disita sebagai barang bukti tersebut telah dijual, sehingga hingga kini barang yang akan disita dimaksud tidak pernah diserahkan kepada penyidik, ungkap Kombes Rositah

Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, penyidik telah menyampaikan Surat Pemberitahuan Hasil Perkembangan Penyidikan (SP2HP) secara berkala kepada pelapor, antara lain pada: tanggal 23 Oktober 2025 dan 2 Desember 2025.

SP2HP tersebut menjelaskan secara rinci langkah-langkah penyidikan yang telah dilakukan, kendala yang dihadapi, serta upaya lanjutan yang dapat ditempuh.

Berdasarkan fakta-fakta yang telah dijelaskan diatas, sekali lagi Kabid Humas Polda Maluku menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, objektif, dan tidak berpihak kepada siapa pun. Penegakan hukum tidak dapat dilakukan semata-mata berdasarkan opini atau tekanan publik, melainkan harus berlandaskan alat bukti yang sah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Apabila barang bukti dimaksud dapat dihadirkan, penyidik memastikan proses hukum akan segera dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku. Pungkas Kombes Rositah.

Pemberitaan mengenai perkara hukum yang masih dalam tahap penyidikan membutuhkan kehati-hatian dan perspektif yang berimbang. Dalam kasus dugaan penipuan Rp 5 miliar yang ditangani Polda Maluku, fakta menunjukkan bahwa belum adanya penetapan tersangka bukan disebabkan oleh stagnasi penyidikan, melainkan adanya kendala objektif berupa ketiadaan barang bukti utama.

Polda Maluku telah menunjukkan akuntabilitas melalui pelaksanaan gelar perkara, penyampaian SP2HP secara berkala, serta keterbukaan informasi kepada pelapor. Hal ini mencerminkan upaya penegakan hukum yang tidak hanya cepat, tetapi juga taat asas dan prosedur.

Sehingga sangat diharapkan, penting bagi publik untuk memahami bahwa proses hukum memiliki tahapan yang tidak dapat dilompati. Penyidikan yang berhati-hati justru merupakan bentuk perlindungan terhadap prinsip keadilan, baik bagi pelapor maupun pihak terlapor. Oleh karena itu, penyajian informasi yang utuh dan berimbang menjadi kunci agar kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga. (Chey)

Berita

Humanis namun Tegas, Dirresnarkoba Polda Maluku Pimpin Apel KRYD 2026 Jelang Operasi Pekat dan Ketupat

Ambon – beritasumbernews.com – Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol Indra Gunawan, S.I.K., M.H., memimpin apel pelaksanaan Operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Tahapari Polda Maluku, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan Operasi Pekat dan Operasi Ketupat.

Apel tersebut diikuti oleh seluruh personel Polda Maluku yang terlibat langsung dalam Operasi KRYD. Kehadiran personel lintas fungsi ini mencerminkan kesiapan institusi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas secara terukur dan terkoordinasi.

Dalam arahannya, Kombes Pol Indra Gunawan menegaskan bahwa Operasi KRYD merupakan upaya preventif dan preemtif Polri untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas yang berpedoman pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing satuan.

“Setiap personel harus memahami perannya dan melaksanakan tugas secara profesional. Operasi KRYD bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari kesiapan kita dalam menghadapi agenda operasi besar ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dirresnarkoba Polda Maluku menekankan pendekatan humanis sebagai prinsip utama dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan, tanpa mengabaikan ketegasan dalam penegakan hukum. Menurutnya, keseimbangan antara sikap persuasif dan ketegasan hukum menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap Polri.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjunjung tinggi integritas, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta menjaga sikap dan perilaku yang dapat mencederai citra institusi di mata masyarakat.

“Kepercayaan publik adalah modal utama Polri. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan beretika,” ujarnya.

Selain itu, Kombes Pol Indra Gunawan menegaskan pentingnya pelaporan setiap kegiatan secara berjenjang, baik sebelum maupun setelah pelaksanaan, termasuk dalam forum analisa dan evaluasi (anev) serta pelaporan ke posko operasi. Hal tersebut dinilai krusial untuk memastikan pelaksanaan Operasi KRYD berjalan optimal, terukur, dan terkoordinasi.

Dengan pelaksanaan apel ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan keamanan yang berkeadilan, mengedepankan nilai humanis, serta memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional dan bertanggung jawab demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Maluku. (Chey)

Berita

Modus Roti Berisi Sabu Terbongkar, Polisi Tangkap Pelaku Penyelundupan Shabu ke Lapas Ambon”

Ambon – beritasumbernews.com – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon berhasil digagalkan berkat ketelitian petugas dan respons cepat aparat penegak hukum. Seorang pria berinisial AP berhasil diamankan dalam pengungkapan kasus yang menegaskan bahwa lapas masih menjadi sasaran empuk jaringan peredaran narkotika.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, (4/1/2026), saat petugas Lapas Kelas IIA Ambon melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang titipan untuk warga binaan. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam roti.

Namun, pelaku yang menitipkan roti tersebut sempat melarikan diri sebelum petugas menyadari adanya narkotika di dalam barang titipan. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan pihak Lapas kepada Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Penanganan kasus selanjutnya dilakukan melalui investigasi gabungan antara Polresta Ambon dan Polda Maluku, sebagai bagian dari penguatan sinergi dalam pemberantasan peredaran narkotika.

Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol. Indra Gunawan, S.I.K., MH, membenarkan bahwa pelaku pengantar narkotika telah berhasil diamankan.

“Betul sekali, namun lebih tepatnya ini merupakan investigasi gabungan antara Polda dan Polresta. Untuk tersangka yang mengantarkan barang tersebut sudah berhasil kami amankan,” ujar Kombes Pol. Indra Gunawan, Rabu (14/1/2026).

Tersangka diketahui berinisial AP, pria kelahiran 1993, yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa dan berdomisili di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. AP diamankan di salah satu wilayah yang masih berada dalam kawasan hukum Polresta Ambon.

“Saat ini proses penyidikan dan pengembangan terhadap kasus tersebut masih terus dilakukan,” tambah Kombes Pol. Indra Gunawan.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa lembaga pemasyarakatan masih menjadi target peredaran narkotika, meskipun sistem pengawasan terus diperketat. Diperlukan kerja sama lintas institusi serta penegakan hukum yang tegas dan berkelanjutan agar peredaran narkotika dapat diputus hingga ke akar jaringannya. ( chey)

TNI AL

Pererat Silaturahmi, Dankodaeral IX Gelar Fun Shooting Media Gathering Bersama Insan Pers Ambon

Ambon – beritasumbernews.com 

Dalam upaya mempererat sinergitas dan silaturahim dengan lnsan Pers sebagai pilar keempat demokrasi, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut lX (Kodaeral IX), Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas S.H., menggelar Fun Shooting Media Gathering dengan para wartawan di Kota Ambon pada Selasa (13/1/2026).

Acara yang digelar di Lapangan Tembak Mako Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku ini, digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi, memperkuat sinergi, kolaborasi dan komunikasi antar Kodaeral IX dengan insan pers yang ada di Kota Ambon sebagai jembatan informasi kepada masyarakat.

Fun Shooting Media Gathering kali ini, juga menjadi ruang dialog yang segar dan santai antara Kodaeral lX dengan insan pers. Pada kesempatan tersebut, diisi kegiatan latihan menembak pistol eksekutif bagi para insan media.

Mereka tampak antusias mengikuti prosedur latihan menembak, dilanjutkan mencoba penggunaan senjata pistol dengan diarahkan dan dibimbing para pelatih handal dari Kodaeral lX.

Dankodaeral IX menyampaikan bahwa insan pers khususnya yang berada di Kota Ambon ini, sebagai mitra strategis Kodaeral lX untuk membangun citra positif, menyebarkan informasi akurat, menangkal hoax, kontrol sosial, mengedukasi publik, dan mendukung program pemerintah untuk Maluku yang lebih sejahtera.

“Saya meyakini dengan jalinan sinergi dan silaturahmi yang terus dibangun dan diperkuat, kita dapat menciptakan pemahaman publik tentang tugas Kodaeral lX dalam upaya menciptakan wilayah Maluku yang aman, nyaman dan kondusif,” tegasnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Guru Besar dan Praktisi Hukum UMI, Dosen Tetap UMI, Kadis Kominfo Prov. Maluku, Kabag Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo Kota Ambon, para PJU dan Kasatker Kodaeral IX, Kepala TVRI Maluku, Kepala LPP RRI Ambon, Ketua PWI Maluku, Kepala LKBN Antara Maluku, dan rekan – rekan media di Kota Ambon lainnya.

Pada Fun Shooting Media Gathering kali ini juga diadakan sesi penilaian bagi para peserta fun shooting, nilai tertinggi kali ini diraih Jenderal dari media Tribun Ambon dengan nilai 165 poin, Ahmad dari TVRI Ambon di posisi kedua dengan nilai 71 poin dan Budi Nugroho dari RRI Ambon diposisi ketiga dengan nilai 55 poin. (Chey01).

Berita

Satu Unsur KRl Kembali Merapat di Dermaga Tawiri Kodaeral IX

Ambon – beritasumbernews.com -Setelah KRl Banjarmasin-592 kemarin, satu unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRl) yakni, KRl Teluk Palu- 523 kembali merapat dan berlabuh di Dermaga Ksatrian Tawiri Komando Daerah Angkatan Laut lX (Kodaeral lX), Kota Ambon, Maluku pada Rabu pagi (14/1/2026).

KRl Teluk Palu- 523 yang berada di bawah jajaran pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) yang dikomandani Letkol Laut (P) Barkah Ardianto, saat ini tengah melaksnakan tugas Operasi Trisula Jaya-26 Angkutan Laut Dukungan Satgas PAMTAS RI – PNG Mobile Kewilayahan TA. 2026.

Serpas dan Sermat Satgas PAMTAS RI – PNG Mobile Kewilayahan TA. 2026 tersebut, membawa 900 personel dari Bataliyon 744/IX/UDY dan Bataliyon 136/XIX/TT.

Di tempat terpisah, Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. mengucapkan selamat datang di “Ambon Bumi Para Raja” kepada prajurit KRl Teluk Palu-523 dan Satgas Pamtas.

Ia berpesan agar dalam menjalankan operasi yang diemban, tetap mengedepankan keselamatan personel dan material.

Hadir dalam Merplug kali ini antara lain Dansatrol Kodaeral IX, Kolonel Laut (P) Hapsoro A. Purbaningtiyas, Kadissyahal Kodaeral IX, Letkol Laut (P) Akhmad Effendy Kurniansyah, Kasubbag Kesla Rumkit, Paur Silmil Akun dan Pleton Merplug. (Chey01).

Berita

Rayakan HUT Yayasan Hang Tuah, Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Berikan Kejutan

Ambon – beritasumbernews.com – 

Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas memberi kejutan bingkisan bagi siswa dan guru disela acara peringati Hari Ulang Tahun ke-79 Yayasan Hang Tuah Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara SMP Hang Tuah Mako Kodaeral IX pada Rabu (14/1/2026).

Peringatan HUT ke-79 yang diperingati setiap tanggal 14 Januari kali ini, mengusung tema “Dengan semangat jiwa bahari, Yayasan Hang Tuah siap mewujudkan generasi emas untuk menuju Nusantara baru, Indonesia Maju”.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI didampingi oleh Wakil Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI beserta Pengurus Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI.

Kegiatan diawali dengan berkumpulnya seluruh jajaran pengurus di lapangan upacara untuk memberikan penghargaan atas dedikasi Yayasan Hang Tuah dalam dunia pendidikan.

Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI berharap peringatan ini dapat menjadi momentum rasa syukur dan soliditas antar pengurus cabang serta pusat dalam mendukung visi misi yayasan dalam mencetak generasi emas bangsa. (Chey01).

Berita

Komandan Kodaeral lX Buka Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau dari Universitas Muslim Indonesia

Ambon – beritasumbernews.com – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut lX (Kodaeral lX), Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. membuka Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar yang digelar di Gedung Manggala Loka, Mako Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku, Rabu (14/1/2026).

Tampak hadir dalam sosialisasi ini Wadan Kodaeral lX, Laksma TNl Dr. Muhammad Risahdi, Irkodaeral lX, para Asisten Dankodaeral lX, para Kepala Satuan Kerja jajaran Kodaeral LX dan perwakilan Perwira, Bintara dan Tamtama Kodaeral lX lainnya.

Dankodaeral lX dalam sambutannta mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Ketua Tim Sosialisasi RPL UMl Makasar, Prof. Dr. La Ode Husein S.H., M.H. yang telah berkunjung dan memberi pencerahan tentang RPL yang sangat bermanfaat untuk peningkatan SDM.

Menurut Dankodaeral IX, pendidikan tinggi diselenggarakan dengan prinsip satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multi makna. Dengan prinsip tersebut, maka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi menjadi lebih terbuka.

Untuk itu lanjutnya, pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 26 Tahun 2016 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau, yang berbasis pada saling pengakuan antar capaian pembelajaran yang diperoleh seseorang melalui berbagai jalur dan jenis pendidikan.

Tujuan utama RPL ini kata Dankodaeral, adalah memberikan pengakuan resmi terhadap capaian pembelajaran seseorang dari pengalaman formal, non formal, informal atau kerja, untuk mempercepat akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualifikasi akademik, dan mempercepat penyelesaian studi agar lebih relefan, serta menghemat waktu dan biaya pendidikan.

“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Prof.La Ode Husein beserta tim,
Saya yakin melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan khususnya bagi para perwira dan bintara Kodaeral lX tentang strata perkuliahan, sehingga menjadi keberhasilan dalam dinas kedepan,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Tim Sosialisasi RPL UMl mengatakan bahwa RPL ini, merupakan salah satu cara untuk mendukung program pembelajaran sepanjang hayat (life long learning) guna meningkatkan jumlah tenaga kerja terdidik.

RPL lanjutnya, memberikan kesempatan yang lebih luas bagi individu dengan pengalaman kerja untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, tanpa ada batasan usia bagi peserta didik.

Pengalaman dan kompetensi kerja calon mahasiswa akan dinilai, kemudian ditentukan sebagai jumlah SKS yang diperoleh. Sisa SKS dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1 sampai 2 tahun. +(chey01).

Berita TNI AL

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral IX), TNI Angkatan Laut dan Insan Pers Mendukung Keterbukaan Informasi Serta Pembangunan Maluku.

Ambon – beritasumbernews.com –Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral IX) Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas menegaskan pentingnya sinergi strategis antara TNI Angkatan Laut dan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi serta pembangunan Maluku.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Fun Shooting Media Gathering yang digelar di Lapangan Tembak Komplek Kodaeral IX, Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Selasa (13/1/2026). Dalam sambutannya, Laksda TNI Hanarko mengapresiasi kehadiran para jurnalis dan menilai media sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi secara cepat dan akurat kepada masyarakat.

“Teman-teman wartawan ini mitra yang sangat strategis. Kalau kita tidak saling mengenal, kita tidak tahu. Dengan kegiatan seperti ini, komunikasi bisa lebih dekat, cepat, dan tanpa ragu,” ujarnya.

Menurut Hanarko, di era keterbukaan informasi saat ini, arus berita bergerak sangat cepat. Bahkan, tidak jarang informasi awal justru diperoleh dari rekan-rekan media di lapangan sebelum sampai ke institusi.

“Kadang-kadang justru kami bertanya dulu ke wartawan. Informasi di lapangan sering lebih dulu diketahui teman-teman media,” katanya.

Kegiatan Fun Shooting ini, lanjut Hanarko, dikemas secara santai tanpa agenda tanya jawab formal, sebagai ruang silaturahmi dan saling mengenal antara Kodaeral IX dan insan pers di Maluku. Lebih jauh, Hanarko menyinggung posisi strategis Maluku secara geopolitik yang sejak masa lalu telah menjadi wilayah penting. Ia mencontohkan keberadaan bunker peninggalan Jepang, benteng-benteng kolonial, hingga lokasi penyimpanan amunisi yang menjadi bukti kuatnya nilai historis wilayah Maluku, khususnya Ambon.

“Dari dulu Maluku ini sudah sangat strategis. Banyak bunker, benteng, dan peninggalan sejarah militer. Artinya, wilayah ini memang memiliki nilai pertahanan yang penting,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara geografis posisi Ambon berada di titik tengah Indonesia bagian timur, sehingga memiliki peran strategis dalam pengendalian wilayah utara dan selatan. Hal ini menjadi dasar pengembangan kekuatan dan pembangunan TNI Angkatan Laut ke depan di wilayah Maluku.

“Kita berada di tengah. Mau ada ancaman dari utara atau selatan, posisi ini sangat strategis,” ujarnya.Dalam kesempatan itu, Dankodaeral IX juga membuka fasilitas olahraga di lingkungan Kodaeral bagi insan pers, mulai dari lapangan tembak hingga olahraga air, sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan.

“Silakan kalau teman-teman wartawan mau olahraga di sini. Fasilitas kita lengkap, kapan saja,” kata Hanarko.

Ia berharap, melalui kebersamaan antara TNI AL dan media, semangat membangun Maluku yang lebih maju, indah, dan berdaya saing global dapat terus diperkuat, sekaligus mengangkat kembali sejarah kejayaan Maluku di mata dunia. (Chey01)

Berita

DPRD Kota Ambon Usul Mediasi TNI AL dan Negeri Halong, Soroti Klaim 58,5 Hektare

Ambon – beritasumbernews.com Anggota DPRD Kota Ambon Komisi I, Zeth Pormes, mendorong penyelesaian sengketa lahan Pantai Halong antara TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Negeri Halong melalui pendekatan kemanusiaan dan sosiologis.

Hal itu disampaikan Pormes dalam pertemuan Pemerintah Negeri Halong dengan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX Ambon di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Ambon, Selasa (13/1/2026).

Pormes menegaskan, komitmen Negeri Halong terhadap pertahanan NKRI tidak perlu diragukan. Sejak leluhur, masyarakat Halong secara sukarela menyerahkan tanah, rumah, hingga pusara nenek moyang untuk pembangunan fasilitas TNI AL.

“Ini bukti nyata loyalitas. Tidak pernah ada niat menghambat atau menolak kepentingan pertahanan negara,” tegas Pormes.

Ia meminta TNI AL memahami prinsip tersebut agar tidak muncul keraguan terhadap sikap masyarakat Halong dalam konteks kebangsaan.

Pormes mengingatkan, UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI mengatur bahwa tugas pokok TNI bukan hanya pertahanan negara, tetapi juga melindungi segenap rakyat Indonesia, termasuk hak kewilayahan, hak dati, dan hak adat masyarakat.

“Undang-undang menegaskan TNI bertugas melindungi rakyat, bukan hanya menjaga stabilitas pertahanan, tetapi juga hak-hak masyarakat adat,” ujarnya.

Terkait aspek yuridis, ia menyinggung UU Nomor 18 Tahun 2021 dan PP 18 Tahun 2021 soal hak pengelolaan tanah. Menurutnya, sertifikat hak pakai aset negara memang tidak berbatas waktu dan hanya dapat dibatalkan melalui putusan pengadilan.

Pormes mempertanyakan klaim TNI AL atas lahan 58,5 hektare di Pantai Halong. Ia heran, saat Pemerintah Negeri Halong membangun gazebo dan infrastruktur pariwisata di lokasi tersebut, tidak ada larangan dari TNI AL.

“Kalau sejak awal diklaim wilayah strategis pertahanan, kenapa aktivitas pariwisata tidak dilarang? Ini jadi pertanyaan besar secara sosiologis,” katanya.

Ia juga menyoroti kabar rencana penutupan usaha air bersih milik warga oleh oknum tertentu. Jika benar, Pormes menilai kebijakan itu tidak dibenarkan karena menyangkut mata pencaharian rakyat.

“Kehadiran TNI harus dirasakan manfaatnya. Jangan sampai mematikan usaha rakyat,” tegasnya

Menurut Pormes, ada dua opsi rasional untuk menyelesaikan persoalan Pantai Halong.

pendekatan sosiologis dan kemanusiaan dengan duduk bersama membahas mekanisme pengelolaan kawasan, termasuk kerja sama dan pembagian hasil yang adil. “Kita bicara baik-baik, satu meja. Atur kontrak dan bagi hasil secara transparan,” ujarnya.

Pemerintah Negeri Halong memiliki bukti perjanjian penyerahan lahan, maka pembatalan sertifikat hak pakai hanya bisa lewat putusan pengadilan. “Tidak ada lembaga yang bisa membatalkan sertifikat selain pengadilan,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Pormes mengusulkan agar Komisi I DPRD Kota Ambon melakukan kunjungan ke Kementerian Pertahanan. Tujuannya memastikan kejelasan status aset TNI, tidak hanya di Halong, tetapi juga di Tawiri dan wilayah lain.

“Kita tidak mencari siapa salah atau benar, tapi solusi agar tidak timbul gejolak sosial,” pungkasnya.

(Chey)

[instagram-feed]